16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38813

Penyerang Kroasia Siap Perkuat Sriwijaya FC

Jakarta, Aktual.co — Penyerang asal Kroasia, Goran Ljubojevic siap memperkuat Sriwijaya FC pada musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 dengan tiba di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (7/2).

Goran didampingi agennya turut menyaksikan pertandingan uji coba Sriwijaya FC melawan Tim Sepak Bola Kota Palembang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring yang berakhir dengan kemenangan 8-0.

“Saya tertarik bergabung dengan Sriwijaya FC karena setelah melihat video di youtube tergolong tim hebat di Indonesia. Sejauh ini saya belum mengetahui persis bagaimana Sriwijaya FC,” kata dia usai menyaksikan pertandingan.

Sebagai pemain profesional, Goran mengatakan tertantang bermain di Indonesia apalagi setelah mengetahui seorang pemain asal Belanda yakni Raphael Maittimo juga bermain di Sriwijaya FC.

“Saya pernah beradu tanding dengan Maittimo di Belanda,” ujar dia.

Sementara, berdasarkan informasi agen, Goran dijanjikan manajemen Sriwijaya FC tanda tangan kontrak kerja pada Senin (9/2), karena sudah positif diterima sebagai pemain musim ini.

Lantaran belum tanda tangan kontrak, maka Goran memutuskan belum mengikuti program latihan Sriwijaya FC.

Sementara, Asisten Pelatih Sriwijaya FC Hendri Susilo mengatakan belum menggaransi posisi Goran di dalam tim karena masih memiliki seorang pemain seleksi yakni Raffaele Simone Quinrieri asal Itali yang bermain di Divisi I Liga Aljazair.

“Simone belum bisa menunjukkan performa terbaiknya karena ketika tiba di Palembang langsung cedera hamstring. Jadi masih diberikan kesempatan beberapa hari lagi, sementara terkait Goran tentunya akan dilihat dulu,” ujar Hendri.

Goran Ljubojevic, berasal dari Kroasia dengan tinggi 189 cm, saat ini sudah memasuki usia 31 tahun. Selama berkiprah di Liga Super Singapura terbilang cukup tajam dengan total 20 gol dari 27 penampilan dengan durasi bermain 2.398 menit.

Sriwijaya FC membutuhkan seorang penyerang asing, karena pemain rekrutan sebelumnya Christian Vaquero dinyatakan PT Liga Indonesia tidak lolos verifikasi. “Laskar Wong Kito” telah diperkuat dua orang pemain asing yakni gelandang Morimakan Koita dan bek Abdoulaye Maiga dari tiga orang yang diizinkan regulasi Liga Super Indonesia.

Pada musim kompetisi 2015, Sriwijaya FC menargetkan gelar juara dengan merekrut sejumlah pemain nasional kelas wahid, di antaranya, Ferdinand Sinaga (pemain terbaik 2014), Titus Bonay, Patric Wanggai, dan Raphael Maittimo.

Artikel ini ditulis oleh:

Maria Londa Mengaku Lebih Nyaman Berlatih di Bali

Jakarta, Aktual.co — Atlet atletik peraih medali emas Asian Games Incheon 2014, Maria Londa menyatakan lebih nyaman berlatih di Denpasar, Bali, meskipun fasilitas yang tersedia belum berstandar internasional.

“Saya lebih nyaman berlatih di Bali. Meski lapangannya masih tanah liat bukan lapangan sintetis dan harus membawa cangkul untuk menggemburkan pasir, saya lebih senang di sana,” kata Maria di Palembang, Sabtu (7/2), seusai memberikan motivasi kepada puluhan atlet muda.

Ketika ditanya apakah mau menerima tawaran Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang menginginkan dirinya berlatih di Palembang, gadis asli Bali ini berkata dengan santun menolak niat baik tersebut.

Ia mengatakan, faktor psikologis menjadi alasan utama mengapa lebih memilih berlatih di Denpasar dibandingkan di Palembang.

Meski mengetahui Palembang memiliki arena bertaraf internasional di Kompleks Olahraga Jakabaring, namun bagi Maria, ketenangan ketika berada dekat dengan keluarga menjadi motivasi tersendiri.

“Lingkungan, teman, sahabat, orangtua, adik, dan pelatih menjadi alasan saya ingin di Bali, dan betah di sana. Tahu sendiri, latihan atletik itu demikian membosankan, kalau tidak pintar-pintar mengatur suasana hati maka bisa kacau semua,” ujar dia.

Maria pun berkeyakinan dengan dukungan moral dari orang-orang terdekat akan mampu mempertahankan prestasi pada Asian Games 2018 di Indonesia.

“Saya berharap, ada pihak yang peduli untuk memperbaiki tempat saya latihan di Bali,” ujar dia.

Prestasi gadis kelahiran Denpasar, 29 Oktober 1990 demikian membanggakan karena mampu menyelamatkan muka Indonesia di pentas Asia.

Teranyar, ia menyumbangkan dua medali emas pada ASEAN University Games (AUG) di Palembang, Desember 2014.

Lantaran mengetahui Maria Londa berlatih dengan fasilitas seadanya, menggugah Gubernur Sumsel untuk mengajaknya berlatih di Palembang.

Artikel ini ditulis oleh:

RSUD Sampang Rawat 282 Pasien DBD

Jakarta, Aktual.co — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang, Madura, Jawa Timur, hingga kini, Sabtu (7/2), merawat sebanyak 282 pasien penderita demam berdarah dengue (DBD).

“Jumlah pasien penderita DBD yang dirawat di RSUD Sampang ini mulai Januari hingga tanggal 7 Februari hari ini,” kata Humas RSUD Sampang dr Yuliono di Sampang.

Perinciannya, pada Januari panderita DBD yang dirujuk ke RSUD Sampang sebanyak 248 orang, sedang pada Februari hingga hari ini, sebanyak 34 orang.

Dari jumlah total sebanyak 282 orang itu, sebanyak dua orang di antaranya meninggal usia. Korban masih berusia 7 dan 8 tahun.

“Pasien yang meninggal dunia itu karena terlambat dirujuk ke rumah sakit, dan saat dirujuk kondisinya sudah sangat parah,” kata Yuliono menjelaskan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Firman Pria Abadi menyatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menekan banyaknya penderita penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti itu.

Antara lain, pemberantasan sarang nyamuk dengan meminta warga melakukan “3M” yaitu menguras air di kamar mandi secara rutin, mengubur sampah yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta membersihkan saluran air yang tersumbat, sehingga tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

“Kami juga membagikan abate secara gratis kepada warga yang membutuhkannya,” kata Firman.

Selain itu, Dinkes juga melakukan pengasapan ke sejumlah lokasi yang warganya menderita DBD. “Hingga saat ini, pengasapan telah kami lakukan di tujuh kecamatan dari 14 kecamatan yang ada di Sampang ini,” terang Firman.

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini lebih lanjut menjelaskan, Dinkes juga telah berkoordinasi dengan semua pihak, baik dengan tokoh masyarakat dan tokoh ulama agar ikut berperan serta menyampaikan kepada masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat.

“Lingkungan yang bersih, saluran air yang lancar, serta pola pembuangan sampah yang teratur, akan sangat memengaruhi bagi berkembangbiaknya nyamuk,” kata Firman.

Artikel ini ditulis oleh:

Banjir di Gresik Rendam Ribuan Rumah

Jakarta, Aktual.co — Banjir akibat hujan deras dan meluapnya Kali Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, merendam sedikitnya 1.245 rumah di 29 desa Kecamatan Benjeng, Cerme dan Menganti.

Berdasarkan data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sabtu sore (7/2), banjir hingga kini masih merendam sejumlah desa dengan ketinggian air 30 cm hingga 60 cm.

Sedangkan ribuan rumah yang tergenang, tercatat berpenghuni 1.520 kepala keluarga (KK) atau 4.432 jiwa, dan sawah yang terendam seluas 378 hektare.

Sebelumnya diberitakan, banjir juga menewaskan tiga warga Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, yakni Heni Pratama Putra (15), Sutris (17) dan M Martoni (21).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Abu Hasan mengatakan, tewasnya tiga warga akibat terseret arus deras usai mencari ikan di kawasan Menganti.

“Mereka pulang melalui jalan pintas pematang sawah yang terendam banjir. Saat di pematang sawah ada seorang terpeleset, yang lain akan menolong tapi ikut tercebur, dan saat bersamaan debit banjir naik dengan cepat yang akhirnya menyeret 8 orang,” katanya.

Lima orang berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga lainnya tenggelam terseret banjir dan ditemukan tewas.

Lima korban selamat dilarikan ke Rumah Sakit Islam Cahaya Giri, Kringkang, Menganti, untuk mendapat perawatan, masing-masing Jainuri Eri Erianto (17), Rama (16), Angga (20), Andy Romadhani (18), serta Eko Tri Cahyono (29).

Artikel ini ditulis oleh:

Tangkal Kegaduhan Polri vs KPK, Polda Banteng Gelar “Polisi Sahabat Sekolah”

Jakarta, Aktual.co — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten sekaligus jubir Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar gelar ‘Polisi Sahabat Sekolah’. Hal ini dilakukan sebagai penagkal kegaduhan yang merebak di masyarakat antara Polri dengan KPK.

“Acara ini untuk terus mendekatkan intitusi kepolisian dengan seluruh sekolah. Pelajar dan guru adalah sahabat kami,” kata Boy kepada wartawan di alun-alun barat Serang, Banten, Sabtu (7/2).

Menurut Jendral bintang satu tersebut, acara ini digelar guna mengawali program pendampingan kepada para pelajar dalam memberikan semangat kebersamaan dan juga menanamkan ‘virus’ kebaikan.

“Perlu ada intervensi dalam tanda kutip dari negara untuk menyebarkan virus kebaikan. Sekarang ini kan seluruh pelajar bisa mengakses dunia maya yang di antara kontennya justru tidak sesuai dengan bangsa. Upaya itulah yang kami secara institusi emban dalam acara ini,” ucapnya.

Intan, pelajar SMPN 1 Kramatwatu mengaku senang sekali bisa dekat dengan para polisi dalam acaravyang dimulai sejak pukul 9.00 WIB pagi tadi. “Belum pernah saya selfie sama polisi. Polwannya baik,” jawabnya penuh semangat.

Dalam cara tersebut turut hadir Ketua DPRD Banten, Asep Rahmatullah dan Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Kol. Kav. Ana Supriatna.

Semakin menambah kemeriahan acara yang digelar, seluruh tamu undangan pun disuguhi dengan hiburan serta berbagai atraksi keterampilan dari polwan, polisi cilik (polcil). Dengan melibatkan siswi SD dan SMP Pandeglang, sekaligus penampilan marching band Gita Surosowan Banten turut menambah maraknya suasana.

Artikel ini ditulis oleh:

Hadiri MoU dengan Proton, Jokowi Dinilai Jalani Misi Balas Budi

Jakarta, Aktual.co — Anggota DPR RI, Elnino M Husein Mohi menilai, hadirnya Presiden Joko Widodo dalam acara penandatangan kesepahaman (MoU) antara CEO Proton Holdings, Abdul Harith Abdullah dengan CEO PT Adiperkasa Citra Lestari, AM. Henderopriyono di Malaysia, karena misi balas budi.

Balas budi ini karena, Hendropriyono telah memuluskan jalan mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjadi orang nomor satu di Indonesia.

“Tanpa penjelasan yang masuk akal, maka bukan tidak mungkin ada orang yang membaca kehadiran presiden dalam penandatanganan MoU itu benar-benar hanya sekedar membantu kelancaran bisnis seorang tokoh yang menjadi tim suksesnya,  sebagai balas jasa belaka,” kata Elnino di Jakarta, Sabtu (7/2).

Untuk diketahui, Hendropriyono sempat menjadi tim sukses Jokowi-Jusuf Kalla dalam kampanye Pilpres 2014 kemarin.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain