6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 38904

Dua Menko Jokowi Sambangi DPD

Menko Perekonomian Sofyan Djalil bersama Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mendatangi Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Rabu (18/2/2015). Dua menko ini akan memberikan jawaban Presiden Joko Widodo atas pertanyaan anggota DPD terkait kebijakan Bahan Bakar Minyak. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Pengusaha Kucurkan Dana Hibah Tujuh Miliar ke DKI

Jakarta, Aktual.co —Pemprov DKI kembali mendapat gelontoran dana hibah dari pendiri Tahir Foundation, Dato Sri Tahir. Tak tanggung-tanggung, orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes itu memberi dana hibah sebesar Rp1 miliar. 
Dia tak sendirian. Ada enam perusahaan lain yang juga menggelontorkan dana secara bersama. Yakni, Intiland Rp1 miliar, PT Hanson International Tbk Rp1 miliar, Pulau Intan Rp1 miliar, Sioengs Group Rp1 miliar, Modern Group Rp 1 miliar, dan PT SGB Rp1 miliar.
Jadi total, pagi ini DKI mendapat kucuran dana hibah sebesar Rp7 miliar.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku senang DKI dapat sumbangan sebesar itu. Uang itu, kata dia, bakal dipakai untuk membeli genset dan pompa penyedot untuk penanganan banjir di Ibu Kota DKI.                                                     “Bantuan tidak berupa tunai, tapi Rp7 miliar yang ditransfer ke rekening untuk langsung beli genset,” kata Ahok, saat menerima kunjungan Tahir Foundation di Balai Kota, Rabu (18/2).
“Misal kami repot di APBD lagi, nanti buat beli genset langsung masuk aset (DKI),” sambung Ahok.
Bukan kali pertama Tahir memberi sumbangan ke Pemprov DKI di masa kepemimpinan Ahok. Sebelumnya, Tahir Foundation sudah pernah menyumbang 10 bus TransJakarta, walaupun hingga kini belum bisa beroperasi lantaran terbentur aturan Kementerian Perhubungan di urusan berat kendaraan.

Artikel ini ditulis oleh:

BLH: Oli Bekas Memiliki Nilai Ekonomis

Jakarta, Aktual.co — Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Limbah Bahan Beracun Berbahaya (LB3), Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Sony Runtuwene mengatakan, oli bekas masih memiliki nilai ekonomis karena bisa dijual untuk didaur ulang.

“Karena itu sangat diharapkan bengkel-bengkel motor dan mobil dapat mengumpulkan oli bekas tersebut selanjutnya dijual ke perusahaan yang khusus mendapatkan izin mengumpulkan LB3 tersebut,” kata Runtuwene di Manado, Rabu (17/2).

Dia mengatakan, ketika limbah oli bekas dikumpulkan maka akan meminimalisasi dampak buruk bagi lingkungan karena semakin sedikit yang masuk ke selokan dan bermuara ke laut. Bahkan kata dia, ketika oli bekas hanya dibuang di sembarang tempat dapat memengaruhi mutu air permukaan dan air tanah yang pada akhirnya akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan warga yang mengonsumsinya.

“Oli bekas ketika didaur ulang akan kembali lagi menjadi oli siap pakai. Tapi untuk memanfaatkannya, di Sulut belum ada perusahaan karena masih dikirim ke pulau Jawa melalui kapal angkut untuk diolah,” kata dia.

Dia menambahkan di Provinsi Sulut hanya tiga perusahaan yang diberikan izin oleh Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (Kemhut-LH) melakukan pengumpulan yaitu PT Primanru Jaya, PT Sagraha dan PT Sari Buana.

Namun ke depan harap dia, Kemhut-LH dapat memberikan keluasan kepada pemerintah provinsi mengeluarkan izin mengumpulkan dan memanfaatkan limbah oli bekas tersebut. “Pemerintah provinsi bersama dengan dewan perwakilan rakyat daerah Sulut akan berkoordinasi lagi dengan Kemhut-LH untuk membicarakan peluang kewenangan mengeluarkan izin mengumpulkan dan memanfaatkan LB3 dilakukan daerah,” katanya.

Dari sisi pengawasan, lanjut dia, pengumpul memberikan laporan kepada BLH Provinsi Sulut setiap tiga bulan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berhentikan Samad, Presiden Tunjuk Johan Budi Jadi Komisioner KPK

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo resmi mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ini dilakukan, menyusul dikeluarkannya Keputusan Presiden (Keppres) pemberhentian Abraham Samad dan Bambang Widjojanto.
“Akan mengangkat tiga pimpinan sementara,” ujar Presiden Joko Widodo, ketika jumpa pers, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (18/2).
Selanjutnya, Presiden Joko Widodo resmi melantik Taufikurahman Ruki, Indiarto Senoadji dan Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi Sapto Prabowo.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Presiden Berhentikan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto dari KPK

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo memberhentikan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto sebagai komisioner KPK, karena saat ini keduanya berstatus tersangka di Mabes Polri.
“Karena adanya masalah hukum pimpinan KPK, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto maka sesuai perundang-undangan yang berlaku, kami mengeluarkan Keputusan Presiden (Kepres). Saya akan memberhetikan sementara dua pimpinan KPK,” kata dia di Istana Negara, Rabu (18/2).
Seperti yang diketahui Bambang Widjojanto saat ini menyandang status tersangka di Bareskrim Polri, Bambang terlibat dalam kasus mengarahkan saksi di sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi.
Sedangkan Abraham Samad juga saat ini menyandang status tersangka di Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulsesbar) dalam kasus pemalsuan dokumen.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Klenteng Sin Tek Bio Bagikan 3,5 Ton Beras ke Panti Asuhan dan Yayasan Sosial

Jakarta, Aktual.co — Klenteng Sin Tek Bio yang terletak di Pasar Baru, Jakarta, membagikan sebanyak 3,5 ton beras pada sejumlah panti asuhan dan yayasan sosial sebagai salah satu kegiatan dalam merayakan Tahun Baru China atau Imlek 2566.

“Ini semua sumbangan dari umat. Kami menyalurkannya kepada orang-orang yang membutuhkan,” kata Ketua Yayasan Wihara Dharma Jaya yang mengelola Klenteng Sin Tek Bio Santoso Witoyo di Jakarta, Rabu (18/2).

Ia mengatakan sumbangan beras di klenteng yang dibangun pada tahun 1698 itu berasal dari umat yang ingin berbagi kebahagiaan atas rezeki yang telah diperoleh.

Sumbangan beras itu, katanya, dikumpulkan pada akhir Desember (2014) hingga Januari 2015 yang kemudian disalurkan pada akhir Januari 2015 hingga awal Februari 2015.

Santoso mengatakan berbagi bahan makanan tersebut merupakan suatu cara memaknai Imlek untuk dapat berdampak positif dalam masyarakat luas.

“Kami ingin berbagi kasih dengan sesama,” ujar dia.

Selain beras, lanjutnya, umat juga menyumbangkan sebanyak 10 kilogram gula dan lima kardus mi dan bihun.

Lebih lanjut ia mengatakan sejumlah uang juga disalurkan bagi panti yang membutuhkan dana. Uang itu, katanya, berasal dari sumbangan umat.

Sejumlah yayasan dan panti yang menerima sumbangan itu antara lain Yayasan Sosial Marfati di Tangerang, Banten dan Panti Werdha Kristen Hana di Pamulang, Tangerang.

Kemudian, Panti Werdha Bina Bhakti di Babakan Setu, Tangerang Selatan dan Panti Asuhan Pondok Si Boncel di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

“Mari kita banyak berbuat baik pada sesama,” katanya.

Sebelumnya, Klenteng Sin Tek Bio yang berlokasi di Jalan Pasar Baru, Jakarta Pusat dihiasi sebanyak 200 lampion sebagai salah satu persiapan menyambut dan merayakan Tahun Baru Imlek 2566 yang diperingati pada 19 Februari.

“Pemasangan lampion ini merupakan penerangan saat sembahyang dan bermakna penerangan nasib,” kata Santoso.

Warna merah dan kuning keemasan yang mendominasi ruangan klenteng seperti aksesoris Imlek, lampion dan lilin melambangkan kebahagiaan perayaan Imlek, katanya.

Sembahyang dalam memperingati Imlek di klenteng iti dimulai sejak pukul 05.30 WIB hingga Kamis (19/2) untuk waktu yang tak ditentukan.

Umat datang berdoa dan memanjatkan permohonan untuk memperoleh kehidupan sejahtera, keharmonisan keluarga, rejeki melimpah dan jodoh.

Ia berharap Tahun Baru Imlek membawa berkah dan kebahagiaan bagi setiap keluarga dan negara agar selalu sejahtera, damai dan makmur.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain