6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 38914

Berkilah Jaga Etika Trading, Daniel Enggan Beberkan Kisaran Harga



Jakarta, Aktual.co —Vice Presiden Integrated Supply Chain (ISC) Daniel Purba mengatakan, pada 22 Januari 2015 pihaknya telah menyampaikan undangan tender kepada 62 Supplier atau Daftar Mitra Usaha Terdaftar (DMUT). Kemudian proses tender ditutup pada 27 Januari 2015, lalu awarding date pada 29 Januari 2015. 
Daniel menjelaskan, dari 62 mitra usaha yang dimiliki ISC-, 20 diantaranya merupakan NOC, 15 mitra usaha MOC atau Producer atau Refiner dan 27 trader. Namun sayangnya, Daniel mengaku tidak bisa membeberkan berapakah kisaran harga yang disepakati dalam tender yang dimenangkan oleh Socar dan tersebut. Hal itu dia katakan dalam agenda jumpa pers yang di gelar di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Selasa, 17, Februari, 2015.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto menambahkan, meski harga tidak dipublikasikan namun revitalisasi ISC harus memberikan harga yang murah dari apa yang telah dilakukan.

Artikel ini ditulis oleh:

Warnoto

Berkilah Jaga Etika Trading, Daniel Enggan Beberkan Kisaran Harga



Jakarta, Aktual.co —Vice Presiden Integrated Supply Chain (ISC) Daniel Purba mengatakan, pada 22 Januari 2015 pihaknya telah menyampaikan undangan tender kepada 62 Supplier atau Daftar Mitra Usaha Terdaftar (DMUT). Kemudian proses tender ditutup pada 27 Januari 2015, lalu awarding date pada 29 Januari 2015. 
Daniel menjelaskan, dari 62 mitra usaha yang dimiliki ISC-, 20 diantaranya merupakan NOC, 15 mitra usaha MOC atau Producer atau Refiner dan 27 trader. Namun sayangnya, Daniel mengaku tidak bisa membeberkan berapakah kisaran harga yang disepakati dalam tender yang dimenangkan oleh Socar dan tersebut. Hal itu dia katakan dalam agenda jumpa pers yang di gelar di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Selasa, 17, Februari, 2015.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto menambahkan, meski harga tidak dipublikasikan namun revitalisasi ISC harus memberikan harga yang murah dari apa yang telah dilakukan.

Artikel ini ditulis oleh:

Warnoto

Samad Yakin Petinggi Polri Tak Berpolitik

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad menyakini, tidak ada satu pun jajaran petinggi di Kepolisian yang mencoba bermain politik untuk menjatuhkan dirinya dari kursi pimpinan lembaga anti rasuah.
Dia menilai, sebagai lembaga yang berwenang untuk menegakan hukum di tanah air, pihak KPK dan Kepolisian selalu berupaya menjaga sinergitas untuk melakukan langkah-langkah hukum yang progresif.
“Jadi saya perlu luruskan bahwa KPK dan Kepolisian sama-sama lembaga yang dibutuhkan oleh negara. Oleh karena itu saya tegaskan bahwa kita terus membangun sinergitas untuk penegakan hukum yang lebih bagus dan pemberantasan korupsi yang bagus,” papar Samad di gedung KPK, Rabu (18/2).
Namun, dalam kesempatan yang sama, Samad sempat melontarkan pertanyaan yang bertolak belakang. Dia mengatakan bahwa mendengar kabar jika telah menjadi target untuk dijebolskan ke penjara.
Hal itu dia kuatkan dengan penetapan status tersangka oleh Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) terkait kasus pemalsuan dokumen. Samad menduga apa yang dilakukan oleh Polda Sulsebar adalah imbas dari proses hukum yang dilakukan KPK kepada calon tunggal Kapolri, Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Budi Gunawan.
“Pada saat kita menetapkan kasus ini (dugaan korupsi Komjen Pol Budi Gunawan) kemudian pertama-tama terjadi adalah penyebaran foto saya, penangkapan pak Bambang Wijojanto,  pelaporan pak Pandu dan pak Zulkarnaen dan hari ini saya ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Samad.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Samad Tak Tahu Penyidik KPK Bakal Dipanggil Polisi

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad tidak tahu jika 21 penyidik KPK akan dipanggil oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.
“Kebetulan saya belum ketemu sama teman-teman penyidik itu. Jadi saya agak susah atau sulit menjelaskan posisi yang sebenarnya,” ujar Samad saat jumpa pers digedung KPK, Selasa (17/2) malam.
Ketika ditanya perihal pemanggilan salah satu penyidik KPK bernama Novel Baswedan, Samad mengaku belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut.
Dari informasi yang didapat awak media, kabarnya Bareskrim Mabes Polri akan memanggil Novel pada Jumat (20/2). Dia akan diperiksa terkait kepemilikan senjata api ilegal.
Seperti diwartakan sebelumnya, Kabareskrim Mabes Polri, Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Budi Waseso mengatakan bahwa penyidiknya tengah menyelidiki laporan masyarakat terkait dugaan kepemilikan senjata api 21 penyidik KPK.
Menurutnya, dalam laporan tersebut menyebutkan senjata api jenis pistol itu ilegal. “Dilaporkan mereka menggunakan senjata api ilegal. Kita telusuri. Ilegal karena senjata itu kepemilikannya tidak sah secara Undang-undang,” papar Budi Waseso di Mabes Polri, Selasa (17/2).

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Dirjen Migas: Harga BBM Februari 2015 Tetap

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Pemerintah menetapkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bulan Februari 2015 tidak mengalami kenaikan atau penurunan atau tetap.

“Pemerintah terus mengikuti secara seksama dinamika mutakhir harga minyak dunia. Hingga kini, harga minyak dunia mulai menunjukan kecenderungan kenaikan yang cukup panjang,” kata Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) I Gede Nyoman Wiraatmaja melalui siaran persnya, Jakarta, Rabu (18/2).

Oleh karena itu, lanjutnya, berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 tahun 2014 Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), yang telah diubah dengan Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2015, Pemerintah memutuskan bahwa harga BBM untuk Bensin RON 88 di wilayah penugasan Luar Jawa-Madura-Bali dan Minyak Solar (Gasoil) serta Minyak Tanah (Kerosene), selama bulan Februari 2015, dinyatakan tetap.

Rinciannya sebagai berikut:
1.    Minyak tanah (Kerosene)    : Rp. 2.500/liter (termasuk PPN),
2.    Minyak solar (Gasoil)        : Rp. 6.400/liter (termasuk PPN dan PBBKB),
3.    Bensin RON 88            : Rp. 6.600/liter (termasuk PPN dan PBBKB).

“Keputusan tersebut diambil atas pertimbangan beberapa aspek, antara lain untuk menjaga kestabilan pengelolaan harga dan logistik (sepanjang perbedaan harga masih belum signifikan), dengan evaluasi dan penetapan harga bulanan, sesuai dengan rekomendasi Komisi VII DPR-RI, namun dengan tingkat harga minyak bumi saat ini dan kecenderungannya naik, rata-rata harga indeks pasar minyak solar (MOPS Gasoil) pada 13 Februari 2015 meningkat sampai lebih dari 73 USD per barel, rata-rata sampai saat ini 5,7% lebih tinggi dari rata-rata pada periode pada saat pembahasan dengan Komisi VII DPR-RI pada tanggal 3 Februari 2015, oleh karena itu maka permintaan penurunan harga minyak solar tidak dapat dipenuhi,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk  menjaga akuntabilitas publik, auditor pemerintah maupun Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dilibatkan. “Audit itu mencakup realisasi volume pendistribusian jenis BBM tertentu, penugasan khusus, besaran harga dasar, biaya penugasan pada periode yang telah ditetapkan, besaran subsidi, hingga pemanfaatan selisih-lebih dari harga jual eceran,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemkot Jakbar Razia Ratusan Obat Kuat Tanpa Izin

Jakarta, Aktual.co — Petugas Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat yang dibantu TNI dan Polri, merazia penjualan obat kuat tanpa izin. Alhasil ratusan obat kuat ilegal dari berbagai merek pun diamankan petugas. 
“Dalam kegiatan tersebut sebanyak lima toko yang menjual obat kuat tanpa izin kami razia,” ujar Camat Grogol Petamburan, Denny Ramdany, Rabu (18/2).
Dikatakan Deny bahwa razia yang digelar oleh pihaknya yakni di sepanjang Jalan Semeru, Kelurahan Grogol, Jalan Latumeten, Kelurahan Jelambar dan Daan Mogot, Kelurahan Wijaya Kusuma.
“Dari lima toko, yang buka hanya tiga toko, dua toko lainnya tutup. Pada tiga toko tersebut kami menyita hampir seratus obat kuat yang dijual tanpa izin salah satunya viagra,” tambahnya. 
Tak hanya di Kecamatan Grogol Petamburan, di Kecamatan Tambora juga melakukan hal serupa. Namun razia yang digelar Kecamatan Tambora dilakukan di Jalan Roa Malaka Utara, Kelurahan Roa Malaka, Jalan Latumenten, dan Jalan Tiang Bendera Raya, Kelurahan Pekojan. Dan dalam razia yang digelar, ratusan obat kuat juga disita petugas dari lokasi tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain