30 April 2026
Beranda blog Halaman 38995

Sabu Senilai Rp15 Milyar Asal Malaysia Diamankan

Banda Aceh, Aktual.co — Aparat gabungan dari Kepolisian Resort Aceh Utara dan Unit Intel Kodim Aceh Utara menangkap tiga pria dan seorang wanita yang diduga kuat merupakan anggota jaringan narkoba internasional, di Desa Cempeudak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu (14/2) pagi.

Bersama mereka, disita 19 paket sabu-sabu asal Malaysia dengan berat total 14,4 kilogram atau seharga Rp15 Milyar, lima paspor dan satu mobil Xenia BL 968 F. Tersangka dan barang bukti kini diamankan di Mapolres Aceh Utara, di Lhoksukon.

Tersangka masing-masing berinisial, Mzk Bin Abd (20) dan Rml Bin Arb (49), keduanya warga Desa Calok Geulima, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Hrm Bin Hsn (48) asal Desa Sungai Paoh Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa dan Nn Binti Zn (39), warga Gampong Jawa Tengoh, Kecamatan Langsa Kota.

Informasi dihimpun Aktual.co menyebutkan penangkapan empat tersangka ini berawal dari informasi yang masuk ke anggota Polres Aceh Utara, Brigadir Iswadi, menyebut ada sebuah mobil Xenia BL 968 F sedang mengambil Sabu-Sabu di kawasan Kuala Jambo Aye, Sabtu (14/2) sekitar pukul 07:00 WIB.

Brigadir Iswadi lalu mengajak anggota Unit Intel Kodim 0103 Aceh Utara, Praka Taslim, untuk sama-sama melacak mobil tersebut. Mereka menuju lokasi target dengan sepeda motor, Vario BL 3506 QU milik Praka Taslim.

Setiba di depan Meunasah Desa Meunasah Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, mereka berpapasan dengan mobil target yang sedang keluar menuju jalan raya. Mobil itu langsung dihadang. Namun, mobil itu malah menyerempet sepeda motor petugas, lalu kabur ke arah Lhokseumawe.

Brigadir Iswadi yang duduk di belakang sepeda motor kemudian melepaskan dua kali tembakan peringatan ke udara. Namun, mobil tetap melaju hingga memaksa keduanya terus melakukan pengejaran dengan sepedamotor.

Dalam pelarian, mobil Xenia yang dikendarai Rml ini sempat menabrak dua siswa SMA di Simpang Rawang Iteik, Kecamatan Tanah Jambo Aye hingga luka-luka, lalu berhenti di sebuah “doorsmeer” di pinggir jalan Medan-Banda Aceh Desa Cempeudak, Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Para tersangka memarkirkan mobil di tempat cucian untuk menghilangkan jejak, lalu kabur membawa tas berisi sabu ke rawa-rawa belakang “doorsmeer”. Tapi, karena sudah dibuntuti, arah pelarian mereka terbaca dan petugas dibantu warga sekitar kemudian langsung mengepung para tersangka.

Tiga tersangka diantaranya berhasil ditangkap dalam posisi terjebak dalam lumpur rawa-rawa. Sementara seorang lagi, yang perempuan, ditangkap bersembunyi di semak-semak dekat rawa-rawa tersebut.

“Kemungkinan besar, ini jaringan narkoba internasional. Sabunya diduga dari Malaysia. Kita akan terus kembangkan kasus ini karena bisa jadi ada tersangka lain. Mohon dukungan dan doa semoga cepat terungkap tuntas,” pungkas Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi usai gelar barang-bukti di Mapolres Aceh Utara, Sabtu (14/2) siang.

Dia berharap, seluruh masyarakat melaporkan indikasi penyalahgunaan narkoba ke polisi, sehingga bisa ditindaklanjuti dan pelakunya di bawa ke ranah hukum.

Artikel ini ditulis oleh:

Air Timor Tinggal Menunggu Izin

Jakarta, Aktual.co —Saat ini, alat transportasi udara bukan saja telah membawa Timor-Leste menuju negara lain di belahan dunya, tetapi juga akan  mempermudah dan mempercepat perjalanan masyarakat Timor-Leste dari kabupaten menuju ibu kota negara. Rencana, penerbangan domestik tersebut, walaupun baru akan terrealisasi  pada pertengahan tahun 2015, akan tetapi masyarakat terutama yang belum pernah menggunakan jasa penerbangan udara, sudah tidak sabar untuk terbang bersama Air Timor.

“Seumur hidup saya, kita hanya menggunakan transportasi darat seperti Bis dan Angguna untuk melakukan perjalanan dari Distrik ke Dili. Jadi, apabila Air Timor benar akan terbang menuju kabupaten, maka kami tidak akan melewatkan kesempatan itu untuk merasakan bagaimana rasanya naik pesawat”, kata Alvaro Menezes di Same kepada Tempo Semanal belum lama ini.

Namun ketika mendengar penjelasan bahwa, rute penerbangan pertama hanya Baukau, Atauro dan Oecussi, Menezes berkomentar bahwa, untuk periode penerbangan berikutnya, sebaiknya kabupaten lain di Timor-Leste juga mendapatkan layanan penerbangan Air Timor, agar supaya masyarakat dapat menggunakan penerbangan udara walaupun pertama dan terakhir  dalam hidup mereka.

“Saya fikir, untuk pencobaan bisa hanya tiga distrik saja, akan tetapi untuk seterusnya, sebaiknya dilakukan juga ke distrik lain di teritori Timor-Leste, supaya mereka yang ingin cepat tiba di Dili atapun ke distrik bisa mencapai tujuan dalam waktu beberapa menit, begitu juga yang mungkin sering sakit pinggang, mungkin dehan hadirnya penerbangan domestik, dapat meringankan beban para sakit pinggang”, katak Alvaro dengan sedikit humor.

Namun, pemerintah tentunya harus memuluskan perencanaan penerbangan domestik seperti, ijin terbang, fasilitas bandara dan lain sebagainya. Terutama, tidak boleh ada sedikit intervensi politik dalam hal penerbangan. Karena rencana penerbangan Air Timor menuju distrik, merupakan bagian dari pembangunan negara Timor-Leste pada sektor transportasi udara, mengingat  saat ini belum ada satupun penerbangan domestik.

Untuk mengetahui informasih lebih lanjut seputar Air Timor, berikut kilasan informasih yang disampaikan oleh Deputy Chief Operating Officer (COO), Andisuari Dewi seperti dibawah ini. “Saat ini, Air Timor teleh membuka head officenya di Timor Plasa. Jadi, bagi yang ingin melakukan perjalanan menuju Bali, Singapure bisa langsung datang ke Air Timor di Timor Plaza untuk membeli tiket, ataupun melalu agen-agen di Dili dan melalu website”, katak Dewi. Untuk perkembangan berikutnya mengenai pembuatan tiket, Air Timor akan menyediakan untuk destinasi kelanjutan. Jadi, bisa juga Dili-Denpasar-Jakarta dan Jakarta-Denpasar-Dili. Jadi untuk tahap berikutnya Air Timor akan menyediakan tiket penerbangan seperti itu, katanya.

Sementara itu, menurut rencana, Air Timor juga akan membuka jalur penerbangan baru ke Darwin, Australia. Menanggapi soal rencana tersebut Dewi mengatakan, Darwin merupakan agenda Air Timor, begitu juga untuk penerbangan domestik. Untuk penerbagan Denpasar-Dili-Darwin, kami target paling lambat pertengahan tahun 2015. Hal ini dikarenakan masih ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh Air Timor, sebagai sebuah perusahaan penerbangan. Begitu juga untuk penerbangan rute domestik, rencananya pada tahun ini Air Timor akan melakukan penerbangan untuk rute-rute domestik seperti; Dili-Baukau, Dili-Atauro dan Dili-Oecussi.

Sementara itu, untuk kepastian penetapan agen di Darwin, beliau mengatakan bahwa, untuk Darwin, tahun lalu kami sudah melakukan survey ke Darwin, karena kami beranggapan bahwa, pelaksanaan penerbangan rute Denpasar-Dili seterusnya ke Darwin akan dilakukan. Akan tetapi, untuk mendapatkan aprovelnya masih agak susah, baik itu dari pihak Timor-Leste maupun pihak Australinya.

Namun, untuk menentukan agen di Darwin, kami sudah melakukan pendekatan, Cuma sekarang masih di frees atau berhenti untuk sementara waktu sampai rute itu benar-benar ada. Akan tetapi, untuk Jakarta kami sudah mempunyai agen atau biro perjalanan di Bayuana, dan itu juga suda punya cabang-cabang lainnya di Indonezia seperti di Surabaya, Jokja, Bali dan Jakarta.

Sementara untuk biro-biro perjalanan, COO tersebut mengatakan, saat ini Air Timor mempunyai beberapa yaitu, Bayuana, Bali Trafex, WSP, Sukma Bali, Alden dan Express. Jadi kami punya 6 agen dan itu pun mulai bulan January, kami  menyediakan seorang tenaga pemasaran untuk melakukan pendekatan kepada biro-biro perjalan itu, untuk menambah networking Air Timor. Sementara di Dili, agen-agen di Dili adalah agen Air Timor. Jadi kalaupun ada agen baru yang tertarik untuk menjadi ticketing in sells agen, Air Timor bisa memberikannya. Selain membeli tiket melalui agen, Air Timor juga menyediakan tiket melalui wesite. Jadi bagi yang membeli tiket melalui website, bisa memboking tiket dan mengisinya.

Untuk penetapan dan persediaan sumber daya manusia Dewi mengatakan, untuk tenaga lokal yang kita higher di Air Timor, kita memberikan pelatihan-pelatihan. Jadi, untuk head office Air Timor di Dili, kita menyediakan tenaga kerja yang lebih banyak dan beberapa di di Singapure dan Denpasar. Kalau untuk Jakarta dan tempat-tempat lain, penyediaan tenaga kerja masing-masing dipersiapakan oleh agen penerbangan.

Untuk harga tiket ke Bali, Deputy Air Timor tersebut mengatakan, untuk harga tike ke Bali dimulai dengan harga USD100 dengan promofare ditambah taxes, kemudian ada harga A class USD125, B Class USD140, K Class USD150, M Class USD160 dan paling tinggi USD260. Namun, untuk USD260, kita lepas pada hari terakhir dimana semua harga-harga murah sudah habis terjual. Jadi, harga tiket tergantung pula pada waktu booking dan load penerbangan. Dimana, kalau penerbangannya tinggi maka mungkin susah untuk mendapatkan yang murah, tetapi kalau loadnya sedikit berarti yang murah masih tersedia.

Tetapi, untuk penerbangan ke Singapure, harga tiket dijual berbeda karena penerbangan agak lama yaitu 4 jam. Sehingga harga tiket dijual mulai dari USD225, terus ada USD250, ada USD280, kemudian ada USD300, hingga USD325 dan paling tinggi USD380 untuk oneway atau sekali terbang.

Usai Santap Nasi Dus, Puluhan Warga di Cianjur Keracunan Makanan

Cianjur, Aktual.co —  Puluhan warga Desa Cibeureum, Cianjur, Jawa Barat, dibawa ke RSUD setempat, Sabtu (14/2) sekitar pukul 22.15 WIB, karena diduga keracunan setelah menyantap nasi dus pada acara tujuh bulanan seorang warga.

“Usai Salat Magrib, ada pengajian dan ceramah dari ustaz setempat. Ketika hendak pulang, kami diberi nasi dus dari yang punya hajat. Bahkan, beberapa orang ada yang makan di tempat acara,” kata Aan Husen (32), warga Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang.

Selang beberapa puluh menit usai menyatap nasi dus tersebut, beberapa orang warga mengeluhkan mual, sakit kepala, dan muntah. Beberapa orang di antaranya terpaksa dilarikan ke RSUD Cianjur karena kondisinya mulai memprihatinkan.

Dalam hitungan menit, kata dia, jumlah warga yang diduga keracunan nasi dus tersebut terus bertambah dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Sementara itu, seorang perawat di IGD RSUD Cianjur membenarkan hingga menjelang tengah malam jumlah warga Cibeureum yang mengalami keracunan terus bertambah, yakni dari 11 orang menjadi 53 orang.

“Sebagian besar mengeluhkan hal yang sama mual, pusing dan muntah. Kami belum bisa memastikan penyebabnya karena bukan wewenang kami. Namun, melihat gejalanya sebagian besar warga mengalami keracunan, kondisi mereka sebagian besar mengalami dehidrasi,” kata perawat berkacamata itu.

Ia memperkirakan jumlah warga yang keracunan akan terus bertambah karena informasi yang didapat dari warga yang mengantarkan korban keracunan, jumlah warga yang ikut dalam acara tujuh bulanan itu ratusan orang.

“Saat ini kami cukup kewalahan karena jumlah korban terus bertambah dan diperkirakan akan terus bertambah, sedangkan IGD saat ini sudah penuh, kemungkinan korban lain akan ditangani di luar IGD,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pantai Glagah, Ketika Laguna Dicumbu Ratusan Pemecah Gelombang

Semarang, Aktual.co — Keindahan pantai Yogyakarta tak hanya pantai Parangtritis, beberapa diantaranya yang mengundang decak kagum bahkan belum tersentuh mata wisatawan. Adalah pantai Glagah, salah satu destinasi wisata pantai di Yogyakarta yang terbilang unik, bahkan lebih diminati ketimbang pantai Parangtritis yang tak asing lagi di telinga.

Pun jarak tempuh ke pantai Glagah hanya butuh waktu dua jam saja dari kota Yogyakarta. Pesisir cantik yang terletak di Kabupaten Kulon Progo ini pengunjung dapat menikmati laguna yang tenang berselimut ratusan pemecah gelombang ombak Laut Selatan yang terkenal garang, pun sambil berfoto ria bahkan selfie. Banyaknya pemecah ombak (tetrapod) yang panjang itu menjadi daya tarik yang unik dari pantai Glagah. Setiap sore maupun pagi dini hari pengunjung sembari menunggu indahnya sunset atau sunrise di pantai ini.

Berjalan ke selatan di sekitar laguna, pengunjung bisa menemukan “sea wall” atau tembok laut yang mencapai bibir laut. Namun berhati-hatilah, karena ombak yang sangat besar sewaktu-waktu dapat menghantam tanggul. Ketika ombak menghantam tanggul, ombak akan pecah dan airnya berhamburan ke mana-mana. Anda harus bersiap untuk berbasah-basahan terkena air ombak.

Selain itu, pengunjung juga bisa bermain pasir, bersepeda, naik motocross, naik ATV, sampai naik perahu yang disediakan di tempat ini. Buat yang suka memancing, pengunjung juga bisa melakukannya di Pantai Glagah.

Ingin memuaskan hasrat kuliner?, Anda dapat menikmati berbagai makanan khas laut yang sangat menggugah selera. Di tengah terik, Anda juga dapat menikmati buah naga, semangka, dan melon yang memang menjadi primadona dari petani sekitar Pantai Glagah.

Suasana akan semakin menyegarkan ketika menikmati buah di bawah pepohonan cemara di sepanjang bibir laguna. Tentu sambil mendengarkan deburan ombak yang dipecahkan oleh pemecah ombak di sana.

Artikel ini ditulis oleh:

26.500 Hektar Sawah di Sultra Belum di Irigasi

Kendari, Aktual.co — Sekitar 26.500 hektare sawah di berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), belum memiliki sistem jaringan irigasi atau sawah non irigasi.

Kepala Dinas Pertanian dan Perernakan Sultra, Muhammad Nasir, di Kendari, Minggu (15/2), mengatakan, dari 121 ribu hektare sawah di provinsi itu, hanya 94.500 ha yang merupakan sawah irigasi, sisanya non irigasi.

“Sawah non irigasi tersebut hanya tergantung musim hujan, sehingga hanya bisa dilakukan penanaman sekali dalam setahun,” katanya.

Menurut Nasir, kalau sawah tersebut bisa didukung dengan infrastruktur sistem jaringan irigasi maka bisa lebih meningkatkan produksi beras di Sultra.

Tahun ini, kata Nasir, Sultra mendapat bantuan pengembangan jaringan irigasi bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara yang bertujuan meningkatkan produksi petani.

Ia menyebutkan, daerah yang mendapatkan bantuan pengembangan jaringan irigasi tersebut adalah Kabupaten Konawe Selatan dengan luas 6.800 hektare, Kabupaten Kolaka 3.900 hektare.

Kabupaten Konawe seluas 5.000 hektare, Kabupaten Buton Utara 1.000 hektare, Kabupaten Kolaka Utara 2.400 hektare, Kabupaten Buton 250 hektare.

Selanjutnya Kabupaten Bombana seluas 4.000 hektare, Kabupaten Konawe Utara seluas 2.000, Kota Baubau seluas 150 hektare dan Kabupaten Kolaka Timur seluas 4.000 hektare.

“Bantuan pengembangan jaringan irigasi tersebut nantinya akan mengairi lahan persawahan dengan total luas 29.500 hektare,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Menkeu: Dana Lapindo Senilai Rp781 Miliar bukan “Bailout”

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah dan DPR menyepakati alokasi dana talangan bagi korban lumpur Lapindo sebesar Rp 781 miliar di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015. Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro menegaskan dana baru akan cair setelah ada jaminan pengembalian dari PT Minarak Lapindo. “Kami harus membuat perjanjian secara legal dengan Lapindo karena ini bukan bail out. Jadi harus diganti,” ujar Bambang usai rapat paripurna DPR, Jumat (14/2) malam.

Bambang mengatakan pemerintah akan melakukan negosiasi terlebih dahulu dengan Lapindo mengenai bentuk dan besar jaminan pembayaran yang memadai. Setelah ada kesepakatan, Menkeu mengatakan pencairan baru bisa dilakukan. “Perjanjiannya itu uang harus dikembalikan minarak Lapindo, jadi skema pengembalian pinjaman lah,” tuturnya.

Menkeu menjelaskan setelah pemerintah mengucurkan dana talangan, maka urusan utang-piutang tersebut akan menjadi persoalan pemerintah dengan Minarak Lapindo. “Makanya kita taruh dananya di postur pembiayaan, bukan belanja. Kalo belanja itu berarti pemerintah seperti ganti-rugi atau beli tanah untuk infrastruktur,” kata Bambang.

Beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menjelaskan dana sebesar Rp 781 miliar akan dibayarkan pemerintah dengan jaminan sertifikat lahan terendam lumpur yang telah dibayarkan oleh pihak Lapindo. Apabila dalam empat tahun anak usaha Grup Bakrie tersebut tidak bisa mengembalikannya, maka seluruh aset tersebut menjadi milik negara. “Nilai asetnya Lapindo itu Rp 3 triliun. Sisanya Rp 781 miliar harus dibayar pemerintah, karena Lapindo tak lagi mempunyai uang,” kata Sofyan.

Berita Lain