13 April 2026
Beranda blog Halaman 39227

Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham Minta Labora Kembali ke Lapas Sorong

Jakarta, Aktual.co — Selain dilindungi sejumlah kelompok elemen masyarakat, terpidana kasus rekening gendut anggota Polres Raja Ampat, Labora Sitorus ternyata juga dilindungi oleh oknum aparat. 
Hal ini menjadi salah satu faktor yang menyulitkan petugas untuk menangkap dan mengembalikan Labora ke LP Sorong.
Untuk menghindari benturan antara petugas dengan oknum aparat yang diduga bersenjata, pihak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM bersama aparatur hukum yang lainnya mencoba upaya persuasif dengan meminta Labora kembali ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sorong. 
Petugas pun menjelaskan kepada Labora bahwa surat bebas yang dia klaim sebagai alasannya untuk bertahan di luar LP adalah surat tidak sah.
“Dia bertahan, tidak mau kembali ke LP dengan alasan telah mendapatkan surat bebas tersebut. Nah kita jelaskan bahwa surat tersebut aspal (asli tapi palsu),” ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Handoyo Sudrajat saat dihubungi, Kamis (5/2). 
Dia melanjutkan, upaya persuasif ini diharapkan dapat mengembalikan Labora tanpa harus ada benturan di lapangan. Menurut Handoyo, upaya persuasif ini akan dilakukan sampai batas waktu yang dianggap cukup. 
Nantinya, jika upaya persuasif ini tidak membuahkan hasil, maka petugas akan melakukan penjemputan paksa terhadap Labora. “Kita upayakan persuasif dulu. Kita berharap dia kembali. Tapi kalau tidak ditanggapi juga, maka akan kita lakukan penjemputan paksa,” ungkap dia.
Sayangnya Handoyo mengaku belum mengetahui kapan rencana jemput paksa itu akan direalisasikan. Menurutnya hal tersebut tergantung bagaimana tim di lapangan menentukan kapan waktu yang tepat. 
“Itu nanti teman-teman di lapangan yang akan menentukan kapan waktu yang tepat untuk penjemputan paksa,” katanya lagi.
Diungkapkan Handoyo, karena Labora juga dilindungi oknum aparat, maka pihaknya menggandeng seluruh aparatur hukum yang ada. Menurut dia, selain berkoordinasi dengan kejaksaan dan Polda setempat, pihaknya juga berkoordinasi dengan Badan Intelejen Nasional (BIN) di daerah. 
“Selain itu kita juga berkoordinasi dengan unsur TNI. Kita berkomunikasi dengan Danrem setempat,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Jakarta Diperkirakan Hujan Ringan dan Sedang, Bendungan Katulampa Aman

Jakarta, Aktual.co —Cuaca berawan diperkirakan akan terjadi di sebagian besar wilayah Jabodetabek pagi ini. Sedangkan siangnya sebagian besar diperkirakan akan diguyur hujan sedang. Malam, hujan ringan diperkirakan turun di sebagian besar wilayah.
Dari pantauan Aktual.co di situs Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kamis (5/2), di pagi hari, cuaca berawan terjadi di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Depok, Tangerang, Tangerang, Bekasi, dan Bogor. Sedangkan hujan sedang turun di Kepulauan Seribu dan hujan ringan di Jakarta Utara.
Siang hari, hujan sedang diperkirakan turun di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor. Sedangkan hujan ringan diperkirakan turun di Jakarta Timur.
Malam hari, hujan ringan turun di sebagian besar wilayah Jabodetabek. Di Bogor, Bekasi, Tangerang, Depok, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Sedangkan cuaca berawan di Jakarta Timur.
Untuk ketinggian air, dilansir dari situs BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) kondisi di berbagai titik pintu air pagi pukul 08.00Wib, dilaporkan dalam keadaan normal.
Di Bendung Katulampa, ketinggian air turun menjadi 30 cm atau masuk kategori aman. Begitu juga di pos Depok dilaporkan stabil di ketinggian 125 cm. Pintu Air Manggarai juga dilaporkan stabil aman dengan ketinggian 650cm. Pos Pesanggrahan dilaporkan aman dengan ketinggian 70 cm.
Hanya di Pasar Ikan tinggi air dilaporkan naik menjadi Siaga III dengan ketinggian air tercatat 193 cm. 

Artikel ini ditulis oleh:

Rupiah Dibuka Melemah Lima Poin ke Rp12.635

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah tipis sebesar lima poin menjadi Rp12.635 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.630 per dolar AS.

“Laju rupiah masih bergerak stabil, namun bisa terganggu jika angka produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang akan diumumkan badan pusat statitistik (BPS) hari ini (5/2) di bawah ekspektasi,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Kamis (5/2).

Dari eksternal, Rangga mengatakan bahwa bank sentral Eropa (ECB) yang melarang Yunani menggunakan obligasi negara sebagai jaminan untuk pasokan likuiditas bisa memicu aksi jual mata uang berisiko salah satunya rupiah.

Kendati demikian, menurut dia, masih ada sentimen positif bagi pasar uang berisiko yakni pemangkasan Giro Wajib Minimum (GWM) oleh bank sentral Tiongkok (PBOC) yang berlaku hari ini.

“PBOC mengambil kebijakan lebih longgar seiring dengan perlambatan ekonominya, itu akan menjadi sentimen positif di Asia walaupun dibayangi ketegangan Yunani dan ECB,” katanya.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa biasanya pelonggaran kebijakan oleh Tiongkok akan menopang performa mata uang di kawasan Asia, salah satunya rupiah sehingga potensi bergerak ke area positif cukup terbuka.

Di sisi lain, lanjut Ariston, rupiah juga masih memiliki sentimen positif terkait lelang surat utang negara (SUN) yang cukup diminati investor. Pemerintah menyerap dana sebesar Rp16 triliun dari lelang empat seri obligasi negara untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam APBN, dengan total penawaran yang masuk mencapai Rp40,23 triliun. Lelang ini melebihi target indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp12 triliun.

Menurut Ariston Tjendra, jumlah lelang yang melebihi target itu menandakan kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia. Pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pemerintah akan menopang perekonomian secara jangka panjang.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tepis Rumor Pasar, ADHI Tetapkan Right Issue Sekitar Rp4.000 per Lembar

Jakarta, Aktual.co — Manajemen PT Adhi Karya (ADHI) mengemukakan bahwa harga pelaksanaan rencana penawaran umum terbatas atau “right issue” sekitar Rp4.000 per lembar saham.

“Target ‘pricing’ untuk ‘right issue’ ADHI sebesar Rp4.000 per lembar saham,” ujar Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan di Jakarta, ditulis Kamis (5/2).

Ia mengemukakan bahwa pelaksanaan “right issue” itu dilakukan dengan cara mengeluarkan saham dari portepel atau saham yang belum dikeluarkan oleh perseroan.

“Rasio sahamnya belum dihitung karena masih menunggu persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR),” katanya.

Dari aksi korporasi itu, perseroan mengharapkan dapat meraih dana mencapai Rp2,8 triliun. Dana itu rencananya akan digunakan untuk menyelesaikan “mass rapid transit” (MRT) dan properti pendukung.

“Pembangunan tahap I ‘mass rapid transit’ (MRT) meliputi meliputi Cibubur-Cawang-Senayan dan Bekasi Timur-Cawang-Senayan dengan nilai investasi sekitar Rp10 triliun,” paparnya.

Ia mengatakan bahwa pembangunan MRT itu juga sekaligus untuk mendukung pelaksanaan Asian Games ke-18 yang sedianya akan diselenggarakan di Indonesia pada 2018 mendatang.

Sebelummnya beredar kabar di kalangan pelaku pasar, ADHI bakal melakukan “rights issue” dengan harga pelaksanaan sebesar Rp2.525 per lembar saham. Situasi itu membuat harga saham ADHI anjlok sebesar Rp390 atau 10,26 persen menjadi Rp3.410 per lembar saham pada Rabu (4/2).

Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan bahwa adanya pemberitaan itu membuat saham ADHI tertekan cukup dalam dan diikuti beberapa saham-saham konstruksi lainnya.

“Secara psikologis, kabar itu membuat pelaku pasar banyak melakukan aksi jual sehingga membuat indeks properti di BEI ikut menurun,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Jaksa Bacakan Tuntutan Penyuap Annas Maamun

Jakarta, Aktual.co — Sidang lanjutan kasus suap pengajuan revisi alih fungsi lahan perkebunan di Provinsi Riau, dengan terdakwa Gulat Medali Emas Manurung kembali digelar di Pengadilan Tindak Pindan Korupsi Jakarta, Kamis (5/2). 
Sidang yang akan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu akan mengagendakan pembacaan tuntutan jaksa terhadap penyuap Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun.
“Saudara sehat, dan siap menjalani persidangan tuntutan?” Kata ketua majelis hakim Supriyono.
Gulat kemudian menjawab bahwa dia siap menjalani sidang. “Siap pak,” jawab Gulat.
Dalam dakwaan Gulat disebut memberikan uang sejumlah USD166.100 kepada Gubernur nonaktif Riau Anas Maamun. Uang tersebut diberikan supaya Annas mau memasukkan lahan miliknya dan teman-temannya ke dalam surat revisi Kementerian Kehutanan SK.673/Menhut-II/2014 tentang Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan menjadi Bukan Kawasan Hutan.
Atas perbuatannya tersebut, Gulat diancam pidana dalam Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Nantikan PDB, IHSG Dibuka Turun 6,15 Poin

Jakarta, Aktual.co — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah tipis sebesar 6,15 poin ke posisi 5.309,12 didorong sentimen negatif dari eksternal. Sementara itu indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah sebesar 1,55 poin atau 0,17 persen ke posisi 918,79.

“Adanya faktor negatif di pasar ekternal membuat indeks BEI mengalami tekanan namun masih cenderung tertahan seirng dengan pelaku pasar yang sedang menantikan data produk domestik bruto (PDB) Indonesia periode kuartal IV 2014,” kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Kamis (5/2).

Ia mengemukakan bahwa sentimen eksternal terutama dari Tiongkok terbilang negatif. Indeks yang mengukur aktivitas industri (PMI) sektor jasa Tiongkok versi HSBC Holdings Plc dan Markit Economics mengalami penurunan pada bulan Januari.

Ia menambahkan bahwa sebagian indeks Wall Street ditutup melemah tadi malam setelah adanya kabar mengenai bank sentral Eropa (ECB) mencabut surat pernyataan yang memungkinkan bank umum mengunakan obligasi Yunani sebagai jaminan.

Dari dalam negeri, lanjut dia, pengumuman PDB Indonesia akan menjadi salah satu katalis bagi pergerakan IHSG BEI. Jika data rilis lebih baik dari ekspektasi, diperkirakan dapat menjadi salah satu faktor positif bagi bursa domestik pada Kamis ini.

Sementara itu, Analis Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya mengatakan bahwa masih mengalirnya dana asing ke pasar modal domestik akan menjadi salah satu penopang IHSG untuk kembali bergerak menguat.

“Di sisi lain, nilai tukar rupiah yang stabil terhadap dolar AS juga akan menjadi faktor positif bagi pasar saham domestik,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 178,45 poin (0,72 persen) ke 24.858,21, indeks Bursa Nikkei turun 159,63 poin (0,90 persen) ke 17.519,11, dan Straits Times melemah 17,88 poin (0,52 persen) ke posisi 3.399,15.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain