18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39536

Ketua Umum dari KIH tidak akan Ada yang Menjadi Wantimpres

Jakarta, Aktual.co —Para ketua umum partai politik mengunjungi Ketua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/1). Dalam pembicaraan di rumah Megawati itu, sejumlah ketum partai politik menyatakan tak akan menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Mereka yang adalah Megawati sendiri selaku tuan rumah, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ketum Partai Hanura Wiranto, dan Ketum PPP versi Munas Surabaya Romahurmuziy (Romi). “Kami pastikan Ibu Mega, Pak Wiranto, Pak Surya Paloh, Pak Muhaimin, dan Pak Romi, tidak masuk struktur Wantimpres itu,” kata Sekjen (Plt) PDIP Hasto Kristiyanto di lokasi.

Tak jelas, siapa yang bakal menjadi anggota Wantimpres itu. Namun yang pasti, Presiden Joko Widodo harus segera mengumumkan nama-nama Wantimpres-nya. “Sepenuhnya itu hak presiden. Yang jelas, sesuai batasan waktu harus diumumkan 20 Januari ini,” kata Hasto.

Lantas, Surya Paloh meninggalkan lokasi pada pukul 21.35 WIB. Lokasi rumah nampak dijaga ketat. Sehingga tak memungkinkan untuk menanyai Paloh secara langsung. Sebelumnya, siang hari, Wiranto dan Muhaimin juga telah menemui Megawati.

Fraksi PDI-P: Pembahasan Perppu Pilkada Diharapkan Dilaksanakan Singkat

Jakarta, Aktual.co —Fraksi PDI Perjuangan di DPR meminta pembahasan Perppu No 1/2014 tentang Gubernur, Wali Kota, dan Bupati diselesaikan dalam waktu singkat. Demikian juga dengan Perppu No 2/2014 atas perubahan terhadap UU No 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, kata anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI-P Arif Wibowo di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Jakarta, Kamis (15/1).

“Fraksi PDI-P mengusulkan pembahasan Perppu Pilkada berlangsung dalam waktu singkat mengingat DPR hanya diberi kewenangan setuju atau tidak terhadap Perppu,” katanya. Dia menambahkan jadwal usulan Fraksi PDI-P dalam pembahasan kedua perppu tersebut diawali dengan meminta pandangan fraksi terhadap pemerintah, lalu pengesahan di tingkat I (Komisi II DPR), kemudian langsung dibawa dalam Rapat Paripurna DPR.

Dia berharap hal tersebut dapat berlangsung hanya dalam waktu satu pekan dan mendapat respon positif dari pimpinan Komisi II DPR RI. “Fraksi PDI-P pun berharap usulan itu mendapat respon positif dari pemimpin Komisi II DPR,” ujarnya.

Menurut dia, Fraksi PDI-P menilai penerbitan kedua Perppu diakhir masa jabatan Susilo Bambang Yudhoyono telah memenuhi syarat. Hal itu menurut dia dilakukan melalui penilaian objektif agar menjamin pemilihan Kepala Daerah berlangsung dengan demokratis seperti yang diamanatkan Pasal 18 ayat 4 UUD 1945.

“Demi menghormati demokrasi perlu dilakukan pilkada secara langsung dengan melakukan sejumlah perbaikan mendasar terutama pilkada melalui DPRD telah mendapat penolakan dari masyarakat luas,” katanya.

Menurut Arif, selain melakukan penilaian secara objektif, Fraksi PDI-P juga telah melakukan penilaian ada unsur kegentingan dalam kurun waktu 2015 yaitu ada 204 kepala daerah yang masa jabatannya berakhir. Hal itu ujar dia menegaskan bahwa pilkada di tahun 2015 membutuhkan payung hukum. “Dalam berbagai pengalaman, pilkada memerlukan berbagai perencanaan matang, minimal dalam waktu 10 bulan,” katanya.

Fraksi PDI-P yakin telah ada persiapan matang, yakni sejak bulan Oktober 2014, waktu ketika kedua perppu itu diterbitkan. Dalam Rapat Kerja itu dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly.

Artikel ini ditulis oleh:

RDP Soal Perppu Diskors

Jakarta, Aktual.co — Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang pembahasan Perppu nomor 1/2014 tentang Pilkada dan Perppu nomor 2/2014 tentang Pemda, bersama dengan pemerintah diskors. Dan digelar kembali pada Jumat (16/1) pukul 14.00 WIB.
Demikian disampai Ketua Komisi II DPR RI, Rambe Kamarulzaman, saat memimpin RDP, di ruang komisi II DPR RI, Jakarta, Kamis (15/1).
“Mohon izin karena sudah pukul 22.30 WIB sidang kita skors dan dilanjutkan besok pukul 14,00 di tempat yang sama,” kata Ketua Komisi III Rambe Kamarulzaman yang memimpin RDP kali ini.
Dalam RDP itu, setidaknya sembilan fraksi sudah memberikan pandangan. Semuanya meminta untuk melanjutkan pembahasan Perppu ini untuk menjadi Undang-undang.
Hanya Fraksi Gerindra yang belum menyatakan pandangannya. Fraksi ini meminta waktu untuk memberikan pandangannya besok.
“Jadi sidang besok juga akan mendengarkan pandangan dari Fraksi Gerindra,” pungkas Rambe

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Andy Abdul Hamid

Hari Ini Pemerintah Berencana Turunkan Lagi Harga BBM

Jakarta, Aktual.co — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, berjanji pihaknya`akan memberikan berita gembira kepada masyarakat Indonesia. Berita baik itu terkait dengan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Besok (Jumat, 16/1) ada berita yang baik,” ujar Sofyan di Jakarta, Kamis (15/1).

Diungkapkan Sofyan, rencana itu berdasarkan perkembangan harga minyak dunia saat ini sebagai acuannya.

Oleh sebab itu, kata Menteri Sofyan, pemerintah sedang menyiapkan dasar hukum dan kajiannya.

Sofyan meyakini, pemerintah pada Jumat ini, akan menurunkan kembali harga BBM jenis premium dan solar. Namun, Sofyan belum mengetahui berapa besar penurunannya.

“Masih dikaji oleh pemerintah, sehingga perhitungannya benar-benar mencerminkan harga keekonomian saat ini,” tegasnya.

Sofyan mengungkapkan, berdasarkan kajian harga minyak dunia hingga hari Kamis, harga dasar premium yang ditetapkan pemerintah ada di kisaran Rp6.500 per liter.

Artikel ini ditulis oleh:

Komisi X Hujani PSSI Kritik Terkait Prestasi Timnas

Jakarta, Aktual.co — PSSI dihujani kritik saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi X DPR RI, Kamis (15/1). Beberapa masalah seperti prestasi Timnas dan ‘sepakbola gajah’ jadi sorotan utama.

Dikatakan salah satu anggota Komis X, Anas Thahir, bahwa sebagai masyarakat pecinta sepakbola, dirinya merasa frustasi dengan prestasi sepakbola Tanah Air.

“Pertandingan PSSI bukan di lapangan. Energi habis bukan di lapangan, tapi di internal PSSI sendiri,” sesal Anas di ruang rapat Komisi X, DPR RI, Jakarta.

Bukan hanya Anas, anggota Komisi X lainnya yang berasal dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Elviana, juga mengkritisi PSSI. Namun, dia lebih menyoroti permasalahan ‘sepakbola gajah’.

Kata dia, sanksi yang telah diberikan oleh Komisi Displin (Komdis) PSSI kepada para pemain yang mempraktekkan skandal sepakbola itu, tidak akan memangkas oknum pengaturan pertandingan sepakbola di Indonesia.

“Ibaratnya Komdis sedang tebang pohon. Pelaku ‘sepakbola gajah’ yang disanksi jadi pucuk pohon. Jadi, Komdis hanya tebang bukan akarnya, tapi pucuknya,” papar Elviana.

Elviana juga sempat memaparkan beberapa temuan dari Komisi X. Salah satu anggota mengatakan bahwa, ada calo pemain pada kompetisis PSSI di provinsi.

“Calo pemain sampai melanda kompetisi di provinsi. Hal itu semakin jauh dengan prestasi,” sesalnya.

Seperti diketahui, kinerja PSSI tengah menjadi sorotan masyarakat pecinta olahraga khususnya sepakbola. Hal itu mulai memuncak setelah kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2014.

Bukan hanya itu, yang paling memalukan adalah kejadian ‘sepakbola gajah’. Peristiwa itu menjadi mendunia dan sempat menyedot perhatian Konfederasi Sepakbola Internasional (FIFA).

Artikel ini ditulis oleh:

Tahun 2014, Ekspor Kopi Indonesia Menurun

Jakarta, Aktual.co —Ekspor kopi secara nasional mengalami penurunan 20-25 persen menjadi 475 ribu ton selama tahun 2014, karena dipengaruhi anomali cuaca di Tanah Air. “Besaran itu secara volume pada tahun 2014. Tapi dilihat dari sisi nilai ekspor tahun lalu maka turun antara 10-15 persen menjadi 1,3 miliar dolar AS dibandingkan tahun 2013,” kata Ketua Umum Gabungan Eksportir Kopi Indonesia(GAEKI), Hutama Sugandhi, ditemui di Surabaya, Kamis (15/1).

Meski demikian, optimistis dia, pada tahun 2015 ekspor kopi Indonesia membaik setelah sempat tertekan tahun 2014. Kalau tahun ini GAEKI melihat iklim dapat kembali normal. ” seperti dikutip rimanews.com, Dengan faktor itulah kami yakin ekspor nasional bisa di posisi yang baik atau normal seperti kinerja tahun 2013,” ujarnya.

Selama tahun 2015, jelas dia, ekspor kopi ditargetkan dapat mencapai 600 ribu ton dengan nilai 1,8 miliar dolar AS. Pada tahun 2013, performa ekspor kopi Indonesia didominasi biji kopi sebanyak 530 ribu ton dan sisa 70 ribu ton merupakan kopi olahan. “Pemicu membaiknya ekspor kopi tahun 2015 di antaranya penurunan suplai dari eksportir kopi lain seperti Brazil dan Vietnam,” katanya.

Ia mencontohkan, pada tahun ini Brazil diperkirakan menghadapi gangguan cuaca. Kemudian kondisi di Vietnam justru mengalami peak season. “Di sisi lain, walaupun tahun 2014 kinerja ekspor kopi secara nasional turun hal itu tidak berlaku di wilayah Jatim yang menunjukkan kenaikan,” katanya.

Ia menyebutkan, pada tahun 2012 ekspor kopi Jatim terealisasi sebesar 52 ribu ton dengan nilai 135 juta dolar AS. Tahun 2013 mengalami kenaikan menjadi 68 ribu ton dengan nilai 165 juta dolar AS. “Berikutnya, tahun 2014 naik lagi menjadi 73 ribu ton dengan nilai 190 juta dolar AS,” katanya. Secara umum, lanjut dia, pencapaian ekspor kopi Jatim didominasi 90 persen biji kopi sedangkan 10 persennya adalah kopi olahan.

Berita Lain