12 April 2026
Beranda blog Halaman 39584

Mempersingkat Kunjungan ke India, Obama Kunjungi Arab Saudi

Jakarta, Aktual.co — New Delhi, Aktual.co —Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan mempersingkat lawatannya ke India pada Selasa (27/1) untuk mengunjungi Arab Saudi, menyusul kematian Raja Abdullah, kata sumber di Ibu Kota India, New Delhi, Sabtu (24/1).

Namun, pihak Gedung Putih tidak bisa segera dihubungi untuk memberikan komentar. Presiden Obama dijadwalkan tiba pada Minggu (25/1) untuk kunjungan selama tiga hari ke India, di mana ia akan menghadiri parade Hari Republik atas undangan Perdana Menteri Narendra Modi.

Para analis mengatakan undangan untuk menghadiri perayaan Hari Republik pada Senin (26/1) menunjukkan kedekatan baru antara dua negara demokrasi terbesar di dunia itu. Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Jumat (23/1), Obama mengatakan “bintang-bintang selaras” mendorong Amerika Serikat dan India untuk menjalin kemitraan global.

Karena kunjungan hanya akan berlangsung singkat, Obama pun telah membatalkan rencana untuk mengunjungi Taj Mahal selama perjalanan ke India, kata seorang pejabat pemerintah setempat. Presiden AS itu sebelumnya dijadwalkan untuk mengunjungi monumen terkenal India itu bersama dengan Ibu Negara Michelle Obama pada Selasa (27/1), pada akhir kunjungan selama tiga hari ke negara itu.

Ratusan petugas kebersihan telah dipekerjakan untuk merapikan makam marmer putih dalam persiapan menyambut kedatangan pasangan Barrack-Michelle Obama. Namun, pejabat tinggi administrasi di daerah itu mengatakan telah diberitahu bahwa kunjungan ke Taj Mahal tersebut dibatalkan. “Kunjungan yang diusulkan Obama telah dibatalkan,” kata Pradeep Bhatnagar. “Tidak ada alasan khusus yang disampaikan kepada kami, namun diyakini bahwa perubahan rezim di Arab Saudi bisa jadi salah satu alasannya,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Wartawan Tewas di Irak

Baghdad, Aktual.co —Kelompok Negara Islam (IS), Jumat, membunuh tujuh orang termasuk dua wartawan di Muqdadiyah yang terletak di utara Baghdad, menurut pejabat dan perusahaan media wartawan tersebut. Ali al-Ansari dan seorang wartawan lain yang tidak disebutkan namanya dari televisi satelit Al Ghadeer termasuk diantara korban yang tewas, menurut manajer lokal Karim Fadhel.

Sementara itu Mustafa Hamid dan Qusay Sahib dari televisi Pemerintah Irak terluka, kata pimpinan kantor televisi itu untuk Provinsi Diyala, Uday Abdelkarim. Sejumlah sumber mengatakan bahwa serangan itu hanya terjadi di Muqdadiyah sementara itu yang lain menyebutkan bahwa sebuah bom dan bentrokan juga terjadi di bagian utara kota.

Lima milisi juga tewas dan lebih dari dua lusin orang luka-luka, demikian menurut petugas keamanan dan kesehatan. Irak, yang merupakan salah satu negara paling berbahaya bagi wartawan, menjadi makin berbahaya setelah IS meluncurkan serangan ofensif di sebagian besar negara itu musim panas lalu.

Kelompok itu memenggal wartawan dan juga mengeluarkan ancaman pada mereka yang melakukan liputan di kawasan yang mereka kendalikan. Menurut organisasi hak asasi manusia Reporters Without Borders, empat wartawan tewas di Irak tahun lalu.

Buka Bank Palsu Lima Orang Ditangkap di Tiongkok

Jakarta, Aktual.co — Polisi di Tiongkok menangkap lima orang setelah membongkar adanya bank palsu yang dibangun menyerupai bank asli. Bank palsu yang didirikan di kota Nanjing itu memiliki memiliki petugas berseragam yang berdiri di belakang konter yang terlihat realistis.

Lebih dari 200.000 orang terperdaya dan kehilangan sekitar 32 juta dollar AS setelah dijanjikan suku bunga yang tinggi untuk deposito mereka. Kebanyakan korban penipuan ini adalah para pemilik bisnis dari Provinsi Jiangsu yang tertarik pada suku bunga tinggi yang dijanjikan.

Banyak orang di Tiongkok berinvestasi dalam skema investasi yang tidak diregulasi karena rendahnya bunga di bank-bank resmi. Otak penipuan, yang diidentifikasi sebagai Liu, beserta empat orang asistennya kini berada dalam tahanan polisi, termasuk seporang perempuan yang tadinya sudah melarikan diri ke markas perjudian di Makau dengan membawa serta dana deposito.

Penipuan ini terbongkar setelah seorang investor yang telah menginvestasikan 2 juta dollar AS mengadukan ke polisi bahwa dia tidak dapat mengambil bunga depositonya ataupun menarik dananya.

Raja Salman akan Berhadapan dengan Milisi Syiah

Riyadh, Aktual.co —Untuk menghindari kekhawatiran dan ketidakstabilan dinasti Saud, dan gejolak regional, kerajaan langsung menunjuk adik tiri Abdullah, Salman bin Abdul Aziz, sebagai pengganti dan menunjuk Pangeran Mahkota Muqrin. Keduanya akan menerima janji setia dari anggota keluarga penguasa, kepala suku, pengusaha terkemuka dan pelajaran Saudi lainnya. Raja Salman sebagai pemegang otoritas kerajaan Saudi saat ini, sangat menentukan menghadapi kekacauan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayahnya dan jangka panjang seperti harga minyak global yang terus turun.

Saat ini, kepemimpinan Raja Salman dihadapkan pada persaingan kekuatan Syiah di Irak, Suriah, Yaman, Lebanon dan Bahrain. Bukan tidak mungkin hal itu bisa membuka konflik dua negara tetangga terhadap ancaman militan Islam. Sepertinya, Raja Salman tidak akan mengubah kebijakan luar negeri atau penjualan minyak. Kebijakan pragmatis seperti ini, konon sudah dijalankan Kerjaaan Saudi dalam mengelola keseimbangan ulama, suku, kerajaan dan kepentingan Barat.

“Saya pikir akan melanjutkan warisan Abdullah. Dia menyadari pentingnya hal ini. Dia bukan pribadi yang konservatif, namun menghargai pendapat konstituen konservatif negaranya,” ujar Jamal Khashoggi, kepala saluran berita milik pangeran Saudi. Segera setelah Raja Abdullah meninggal, harga minyak langsung melonjak dan menambah ketidakpastian di pasar energi dunia yang sudah mengalami sejumlah pergeseran terbesar dalam beberapa dekade.

Raja Baru Saudi Ber-“Twitter”

Jakarta, Aktual.co —Di usianya yang menginjak 79 tahun, raja baru Saudi Arabia tak membuang waktu untuk mencuitkan pesan kepada 1.3 juta pengikutnya di Twitter, Jumat (23/1) pagi setelah Raja Abdullah bin Abdulaziz meninggal. Sebagai penerus otoritas tertinggi Kerajaaan Saudi, Salman mengubah nama Twittter dari @HRHPSalman menjadi @KingSalman, setelah Raja Abdullah meninggal dunia. Abdullah dimakamkan di Al Oud, Riyadh.

“Tuhan telah mengangkat jiwa Abdullah bin Abdulaziz dan memberikan penghargaan terbaik untuk rakyatnya,” ujar Raja Salman lewat akun Twitter yang terverifikasi sekira pukul 03.00 waktu setempat. “Aku meminta Tuhan untuk membantuku melayani orang-orang terkasih dan mewujudkan impian mereka, melindungi keamanan dan stabilitas negara dari segala kejahatan,” begitu cuit Raja Salman berikutnya.

Untuk menghindari kekhawatiran dan ketidakstabilan dinasti Saud, dan gejolak regional, kerajaan langsung menunjuk Raja Salman, sebagai raja penerus Abdullah dan Pangeran Mahkota Muqrin. Keduanya akan menerima janji setia dari anggota keluarga penguasa, ulama Wahhabi, kepala suku, pengusaha terkemuka dan pelajaran Saudi lainnya. Raja Salman sebagai pemegang otoritas kerajaan Saudi saat ini, sangat menentukan menghadapi kekacauan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayahnya dan jangka panjang menyoal harga minyak global.

Kiat Jitu Pilih Hijab Sesuaikan dengan Warna Kulit

Jakarta, Aktual.co — Sebagai wanita yang memakai hijab, pastinya selalu senang melakukan pergantian model dan warna hijab untuk digunakan dalam kesehariannya. Namun demikian, pasti beberapa dari Anda (Muslimah) mungkin bingung dengan cara pemilihan warna jilbab yang sesuai dengan kulit tubuh. Karena, apabila salah memilih warna maka akan terkesan tidak enak dipandang.
Berikut adalah tips memilih jilbab yang sesuai dengan warna kulit Hijabers. 1. PutihWanita dengan tubuh berwarna putih sangat cocok mengenakan berbagai warna kerudung, namun demikian ada baiknya Anda mengenakan jilbab dengan warna yang kontras dengan kulit tubuh anda seperti warna hitam, merah marun, atau warna solid lainnya. Dengan begitu akan membuat Anda terlihat lebih cerah serta cantik bersinar. Sebaliknya, disarankan bagi wanita yang berkulit putih untuk tidak mengenakan hijab dengan warna-warni halus seperti putih, kuning muda, pastel karena akan membuat raut wajah Anda tampak pucat.
2. Kuning langsatKebanyakan wanita Indonesia memiliki kulit dengan warna kuning langsat bagi Anda. Muslimah dengan warna kulit medium seperti ini sebaiknya mengenakan jilbab dengan berbagai warna yang cerah seperti kuning, biru, dan juga merah muda (pink). Sebisa mungkin cobalah untuk menghindari warna hijab coklat gelap, krem, hijau daun, karena akan membuat wajah nampak kusam.
3. Sawo matangJika Anda salah satu wanita dengan kulit sawo matang memakai jilbab dengan warna pastel dan gelap akan sangat cocok Anda kenakan dan akan membuat penampilan Anda nampak semakin cantik. Coba langsung dari warna hitam yang memiliki warna coklat gelap karena akan mirip dengan warna kulit sehingga akan membuat Anda tampak kusam.
4. GelapWanita berkulit gelap sangat cocok mengenakan hijab dengan warna terang seperti warna pastel dan neon. Warna-warna netral tersebut akan membuat Anda nampak lebih cantik karena akan kontras dengan kulit Anda.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain