18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39654

Bank Yudha Bhakti akan Mencatat di BEI , Harga Perdana Rp115

Jakarta, Aktual.co —PT Bank Yudha Bhakti Tbk akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan harga penawaran umum perdana sebesar Rp115 per saham. Berdasarkan keterangan resmi BEI, Senin (12/1) di Jakarta. Mereka memapaparkan bahwa total saham yang dicatatkan mencapai 2,49 miliar saham yang terdiri dari saham pendiri sebanyak 2,19 miliar saham dan penawaran umum saham perdana (IPO) sebanyak 300 juta. Dengan demikian dana yang diraih dari hasil IPO itu sebesar Rp34,5 miliar.

Disebutkan, PT Semesta Indovest bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek, sementara PT Equator Securities selaku penjamin emisi efek. Tanggal pencatatan saham Bank Yudha Bhakti Tbk itu rencananya akan dilaksanakan pada 13 Januari 2015 di BEI dengan kode perdagangan saham BBYB. Perseroan akan dicatatkan di papan utama BEI. Tercatat, jumlah aset perseroan per 30 Juni 2014 senilai hampir Rp2,25 triliun menurun dibandingkan 31 Desember 2013 yang sebesar Rp2,29 triliun lebih.

Dalam periode yang sama, pendapatan bunga perseroan sebesar Rp61,93 miliar lebih atau turun dibandingkan 31 Desember 2013 yang sebesar Rp124,45 miliar lebih. Sementara laba setelah pajak perseroan juga mengalami penurunan dari Rp8,96 miliar lebih pada 31 Desember 2013 menjadi hampir Rp6,13 miliar per 30 Juni 2014.

11 Orang Tewas Akibat Bajai Salju di Suriah

Beirut, Aktual.co — Suhu dingin yang ada di Suriah mengakibatkan lima orang tewas. Kelimanya tewas akibat badai salju di kawasan tersebut. Dari data itu tercatat bahwa dalam sepekan belakangan 11 orang tewas akibat suhu dingin. 
Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, di antara korban tewas adalah tujuh anak kecil, termasuk juga sepasang bayi kembar perempuan.
“Badai salju yang melanda sebagian besar Suriah pada Minggu menyebabkan tujuh orang tewas,” kata Observatorium saat memperbarui data jumlah korban, Senin (12/1).
Di antara korban tewas terkini adalah seorang bayi perempuan berusia dua hari di Distrik Firdous yang berada di kota bagian utara Aleppo, yang saudara kembarnya dilaporkan tewas pada Minggu.
“Kedua bayi kembar itu kini tewas akibat cuaca dingin,” kata direktur Observatoriun Rami Abdel Rahman. 
Termasuk di antara korban tewas terakhir adalah tiga anak laki-laki di Beit Sahem –di selatan Damaskus–, di kota bagian timur yang dikuasai kelompok Negara Islam –Albu Kamal–, dan di provinsi bagian selatan Suriah –Daraa.
Korban tewas kelima adalah warga Provinsi Deir Ezzor, yang bertetangga dengan Irak, yang tewas karena kurangnya penghangat ruangan, kata kelompok itu.
Semua korban tinggal di kawasan yang dikuasai pemberontak, tempat makanan, pemanas dan peralatan kesehatan sangat kurang.
Di negara tetangganya, Lebanon, setidaknya dua pengungsi Suriah tewas Rabu lalu karena suhu yang turun tajam.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Aceh Utara Kekurangan 8.900 Tabung Elpiji 3 Kg

Banda Aceh, Aktual.co — Pemerintah Aceh Utara meminta tambahan kuota tabung elpiji 3 kilogram dari PT Pertamina Wilayah Aceh.

Data di Pemkab setempat menyebutkan jumlah pengguna tabung elpiji bersubsidi itu sebanyak 127.373 rumah tangga. Namun, Pertamina hanya memberikan kuota 118.431, artinya terjadi kekurangan stok elpiji tabung 3 kilogram sebanyak 8.900 rumah tangga.

Asisten II, Setdakab Aceh Utara, Abdul Aziz kepada Aktual.co, Senin (12/1) malam menyebutkan pihaknya telah meminta tambahan kuota tabung elpiji 3 kilogram ke Pertamina. Surat resmi telah dikirimkan ke Pertamina Wilayah Aceh baru-baru ini.

“Jika permintaan tambahan kuota itu dikabulkan, artinya ada 5 atau 10 persen tambahan tabung elpiji dari total pengguna elpiji 3 kilogram di kabupaten ini,” terang Abdul Aziz.

Disebutkan, langkah itu diambil untuk mengatasi kelangkaan elpiji tabung 3 kilogram di kabupaten itu. Selain itu, pihaknya juga telah menyelenggarakan operasi pasar di 14 kecamatan dalam kabupaten itu.

Untuk pengawasan, sambung Aziz, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat turut mengawasi penyaluran tabung elpiji bersubsidi tersebut. Sehingga, warga miskin yang berhak yang menggunakan elpiji tersebut. “Jangan sampai orang kaya juga menggunakan tabung elpiji 3 kilogram yang disubsidi pemerintah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Nelayan Asal Buton Hilang di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini

Kendari, Aktual.co —  Dua nelayan asal Buton, Sulawesi Tenggara, La Oga dan Bachtiar yang dilaporkan hilang di perbatasan antara Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) saat melaut (6/1), hingga kini belum ditemukan.

Keluarga korban, Ahmad Najamuddin melalui telepon dari Jayapura mengatakan, tim SAR Jayapura bersama para nelayan setempat dan pihak keluarga sudah menyisir hampir seluruh wilayah perbatasan Indonesia – PNG melakukan pencarian.

Namun hingga hari ketujuh pascahilangnya kedua korban kata dia, belum ada tanda-tanda akan ditemukan.

“Sudah tujuh hari ini kami keluarga bersama teman-teman nelayan asal Sultra dan SAR Jayapura melakukan pencarian, namun belum ada hasil,” katanya, Senin (12/1).

Baik perahu, perlengkapan makan minum atau alat-alat pancing milik kedua korban, belum satu pun yang ditemukan tim yang melakukan pencarian.

“Selasa besok kami pihak keluarga memutuskan menghentikan pencarian, karena gelombang di laut sangat tidak bersahabat,” katanya.

Menurut dia, korban La Oga dan Bachtiar melaut pada Selasa malam di sekitar Rumpon 21 at 51 haluan 80 derajat timur, dengan jarak 70 Mil dari Kota Jayapura.

Kedua korban melaut menggunakan kapal berjenis fiber warga biru tanpa semang dengan kekuatan mesin 15 PK X 2, bersama rombongn delapan perahu nelayan lainnya.

“Perahu kedua korban terlepas dari rombongan perahu nelayan lain pada Selasa malam (6/1), sekitar pukul 01.00 WIT,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

PPP Masih Berduka Tragedi QZ8501

Jakarta, Aktual.co — PPP masih berduka meski gelar Harlah ke-42Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dibawah kepemimpinan Djan Faridz, merasakan kesedihan mendalam atas kejadian jatuhnya pesawat Air Asia ditengah merayakan harlah PPP yang ke 42.
Ketua Umum harian DPP PPP Ibnu Hajar Dewantara mengatakan, maskapai penerbangan harus memikirkan keselamatan penumpang dan kelayakan pesawat sebagai alat transportasi udara.
“Kami turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa Air Asia dan para korban meninggal. Maskapai penerbangan tidak hanya air asia harus memperhatikan kelayakan armadanya (pesawat-red) apakah itu layak terbang atau tidak,” ujar Ibnu saat dihubungi Wartawan, Senin (12/1).
Ibnu menjelaskan, meski ppp sedang merayakan harlah, parta berlambang ka’baah itu juga merasakan duka yang mendalam atas kejadian jatuhnya pesawat air asia tersebut.
“Kita sedih dan tidak bisa senang senang diacara harlah ini, semua kembali kepada takdir tuhan, kan semua sudah ditakdirkan,” jelasnya.
Ibnu mengatakan, PPP juga mempunyai kelemahan dan kelebihan untuk menangani permasalahan baik diluar dan didalam partai.
“Kita punya kelemahan dan punya kelebihan. Kelemahan kita adalah tidak bisa berbuat banyak untuk air asia dikarenakan batasan batasan dari pihak lain, yang bisa kita lakukan saat ini adalah berdoa sambil berharap agar jenazah korban air asia diketemukan semua, tidak memandang agama dan lain lain, itu kelebihan kita,” ungkapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Polresta Bekasi Buru Perampok Motor

Jakarta, Aktual.co — Jajaran Polresta Bekasi Kota saat ini tengah mengejar komplotan perampok sepeda motor yang melukai korban ketika beraksi. 
Demikian disampaikan Kepala Subbagian Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo kepada wartawan, Senin (12/1).
“Korban mengalami luka tembak di bagian perut dan kini dirawat di Rumah Sakit Mitra Cibubur,” katanya.
Menurutnya bahwa kejadian yang menimpa korban atas nama Egi (19) terjadi di Jalan Raya Hankam, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati sekitar pukul 12.30 WIB. Dimana saat kejadian korban yang tengah menata barang dagangan di toko sepatunya, lalu datang dua orang yang bersepeda motor.
Menurut penjelasan saksi di lapangan, dua pelaku itu mengambil motor milik korban yang tengah diparkir di depan toko.
“Melihat hal tersebut, korban berusaha mengejar. Namun, justru dilumpuhkan pelaku yang meletuskan tembakan,” katanya.
Motor korban jenis Yamaha Vixion bernomor polisi B 4355 TDW berhasil dibawa kabur pelaku yang melarikan diri ke arah Pondok Gede.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, kawanan pelaku datang dengan mengendarai tiga sepeda motor jenis matic.
“Akan tetapi, tidak ada yang menghapal nomor polisinya,” katanya.
Para saksi juga tidak bisa memerinci ciri-ciri fisik para pelaku karena kawanan itu datang dengan menggunakan tutup kepala.
“Namun, informasi sekecil apa pun yang kami peroleh di lapangan juga dari para saksi akan dijadikan bekal mengejar para pelaku,” demikian Siswo.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain