16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39680

DPR Tetap Panggil Menhub Jonan Besok

Jakarta, Aktual.co — Komisi V DPR RI mengatakan akan tetap melakukan pemanggilan kepada Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, pada Selasa, 13 Januari 2015 esok.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Yudi Widiana mengungkapkan pemanggilan itu dalam rangka meminta penjelasan terkait serangkaian kasus jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501 yang saat ini masih dilakukan evakuasi oleh tim SAR gabungan.
“Besok rencananya, tetapi belum disepakati bersama (anggota komisi V),” kata dia kepada wartawan, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (12/1).
Menurut politisi PKS itu, selain Menhub pihaknya juga sudah mengundang pihak terkait lainnya, seperti, Basarnas, KNKT, dan dari pihak AirAsia. Ia pun menegaskan bahwa pemanggilan itu tidak akan mengganggu jalannya proses evakuasi yang sedang berjalan.
Seperti diketahui, Wakil Komisi V DPR RI, Yudi Widiana Adia menilai, tindakan Jonan dinilai tidak memiliki dasar yang kuat serta terkesan terburu-buru.
Menurut Yudi, tindakan Jonan berakibat buruk terhadap aktivitas penerbangan tanah air. Bahkan atas tindakannya tersebut, penerbangan Indonesia ditertawakan negara tetangga yakni, Singapura.
“Kita ditertawakan Singapura dan dunia luar,” keluh Yudi, kepada Aktual.co, di kawasan Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (10/1).

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Jutaan Orang Turun ke Jalan, Ikuti Solidaritas Penyerangan Charlie Hebdo

Jakarta, Aktual.co — Ribuan orang dan sejumlah pemimpin Negara sahabat melakukan aksi jalan bersama di Prancis. Jalan bersama itu untuk memberikan penghormatan kepada 12 orang yang tewas dalam serangan di kantor majalah Charlie Hebdo.

Berdasarkan laman yang dikutip Aktual.co dari Aljazeerah diperkirakan 3,7 juta orang ikut dalam aksi solidaritas itu. Tak hanya itu, keluarga korban serangan yang dilakukan oleh kakak beradik itu pun ikut serta dalam aksi jalan bersama itu.

Untuk diketahui, 12 orang terbunuh dalam serangan di kantor pusat majalah satir Charlie Hebdo, seorang polisi juga ikut ditembak mati dalam serangan terpisah ketika empat orang sandera terbunuh dalam penggerebekan di supermarket milik warga Yahudi.

Dalam serangan itu,  Cherif dan Said Kouachi melakukan aksi peneyarangan sehingga menewaskan 12 orang termasuk beberapa kartunis Prancis yang paling terkenal.

Dipimpin oleh Duta Besar (Dubes)  Prancis, Christophe Lecourtier yang memegang poster bertuliskan ‘Je Suis Charlie’ dan ‘Kebebasan’, berjalan bersama menuju Martin Place, sekitar 50 meter dari Cafe Lindt. Cafe Lindt merupakan lokasi penyanderaan selama 17 jam bulan lalu yang menewaskan Tori Johnson dan Katrina Dawson.

“Kita berbagi nilai yang sama dan ketika Prancis diserang pelan ini Australia merasa sebagai bagian dari peristiwa tersebut,” kata Lecourtier.

“Terutama di sini di Martin Place, Anda semua tahu kekerasan apa yang terjadi disini dan Anda tahu apa makna dari terorisme”.

Warga Perancis, Felix Delhomme mengaku melakukan aksi solidaritas ini untuk menunjukan kepedulianya atas korban serangan di Paris itu. “Dan mengirim pesan yang sama. Pesan dasar berupa kebebasan berbicara dan perdamaian.”

“(Aku sudah) sangat marah tentang apa yang terjadi dan merasa rindu dengan Paris, tidak bersama dengan teman-teman dan keluarga pada saat bersejarah seperti sekarang ini sangat sulit, tapi aku senang melihat begitu banyak orang berkumpul dan kebersamaan dalam situasi seperti ini.”

Katell Kuuine mengatakan, dirinya mengajak anak-anaknya untuk mengikuti acara jalan bersama karena kebebasan berekspresi adalah nilai penting bagi orang-orang di Perancis. “(Saya membawa mereka) untuk membuat mereka mengerti kalau kebebasan yang sangat penting,” kata dia.

Beberapa pejabat negara tetangga yang ikut menghadiri acara termasuk David Cameron, Perdana Menteri Inggris, Mariano Rajoy, Perdana Menteri Spanyol, Kanselir Jerman Angela Merkel bersama dengan Sigmar Gabriel, Wakil Menteri reaktor dan energi, dan Frank-Walter Steinmeier, Menteri luar negeri.

Pejabat lainnya diantaranya, Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, dan Mahmoud Abbas, Presiden Palestina, serta Presiden Ukraina Petro Poroshenko.  Juga ada Raja Yordania Abdullah II bersama Ratu Rania yang juga ikut menghadiri pawai. Kemudian, Netanyahu dan Francois Hollande, Presiden Prancis, mengunjungi Sinagog di Grand Paris. (Laporan: Wisnu Yusep).

Artikel ini ditulis oleh:

Warga Pinggir Kali Kota Tangerang Diminta Waspada Banjir

Jakarta, Aktual.co —Memasuki puncak musim penghujan di akhir Januari- awal Februari, warga Kota Tangerang yang tinggal di pinggir kali diminta waspada banjir.
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menyebutkan kali-kali di wilayahnya yang patut diwaspadai. Yakni Kali Angke di  Kecamatan Ciledug, Karang Tengah, Pinang dan Cipondoh. 
Lalu Kali Cisadane di wilayah Kecamatan Karawaci, Tangerang dan Neglasari. Sedangkan Kali Sabi menyebabkan banjir di wilayah Cibodas, Periuk, Jatiuwung hingga Pinang.
Dengan kata lain, hampir seluruh wilayah di pinggir kali yang melintasi wilayah Kota Tangerang beresiko terendam banjir. 
Pemkot Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah telah menyebar petugasnya untuk memantau dan melapor bila terjadi banjir.
“Kita telah siapkan alat dan keperluan lainnya. Begitu juga dengan evakuasi warga yang dibantu TNI dan polisi serta sukarelawan,” ujar Arief, di Tangerang, Senin (12/1).

Artikel ini ditulis oleh:

Polda Sumut Usut Kasus Pengeroyokan yang Berpotensi Konflik

Jakarta, Aktual.co — Polda Sumatera Utara saat ini tengah mengusut kasus pengeroyokan yang berpotensi konflik massa di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan, kasus pengroyokan itu terjadi pada Minggu (11/1) sore sekitar pukul 16.00 WIB di Desa Sibanggor Jae, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Mandailing Natal.
Pengeroyokan itu berawal ketika sekelompok masyarakat yang berjumlah sekitar 20 orang melakukan pengecatan dinding parit dan tugu kemenangan di Desa Sibanggor Jae, yang merupakan bentuk penolakan atas keberadaan perusahaan pemanfaatan panas bumi di daerah tersebut.
Tidak lama kemudian, lebih jauh dia menjelaskan sekitar 30 petugas keamanan perusahaan yang merupakan warga Desa Sibanggor Jae datang dan melarang pengecatan tersebut. Tidak terima atas pelarangan tersebut, kedua pihak terlibat perkelahian meski tidak berlangsung terlalu lama.
Setelah perkelahian itu berakhir, kelompok masyarakat yang mengecat tugu tersebut menghubungi kelompok lain yang protes atas keberadaan perusahaan pemanfaatan panas bumi tersebut.
Kelompok masyarakat tersebut berasal dari empat kecamatan yakni Kecamatan Penyabungan Selatan, Kecamatan Tambangan, Kecamatan Lembah Sorik Merapi, dan Kecamatan Puncak sorik Merapi. Kelompok massa dari empat kecamatan tersebut mendatangi dan mengepung Desa Sibanggor Jahe, serta melakukan pengroyokan terhadap warga di desa tersebut.
Akibat pengeroyokan itu, dua warga Desa Sibanggor Jahe mengalami luka serius yakni Ali Umar Nasution (37 tahun) yang mengalami luka di bagian kepala dan Ahmad Husein (34 tahun) mengalami kondisi kritis. Ahmad Husein untuk sementara dirawat di RSUD Mandailing Natal dan akan dirujuk ke Bukit Tinggi, Provinsi Sumatera Barat untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.
Setelah mendapatkan pengaduan Ali Umar Nasution, pihak kepolisian memeriksa sejumlah warga dan menetapkan status tersangka sekitar enam orang dari Desa Maga Pasar dan Desa Sibanggor Julu yang melakukan pengeroyokan tersebut.
Kelompok massa yang melakukan pengecatan tugu juga berencana membuat laporan ke Polres Madailing Natal terkait pengeroyokan yang dialaminya. Pihak kepolisian dari Polres Madailing Natal menyiagakan personelnya untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Pihak kepolisian juga meminta perusahaan pemanfaatan panas bumi di Madailing Natal tersebut, agar tidak melaksanakan aktivitas untuk sementara.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Bermaksud Pisahkan Dua Kelompok Tawuran, Polisi Malah Kena Tikam

Jakarta, Aktual.co — Briptu Diki Firmansyah yang merupakan anggota Polsek Bogor Timur tersungkur akibat ditusuk orang tidak dikenal di Jalan Padjajaran, Bogor Timur, Kota Bogor, Minggu (11/1) dini hari. 
Dia pun harus dilarikan ke Rumah Sakit PMI Bogor, karena mengalami luka serius di bagian pundak. Awal mula insiden nahas tersebut, ketika itu Diki akan melerai kedua kelompok yang tawuran di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, persis di depan Bale Binarum. 
Pada pukul 03:00 WIB, Diki yang tidak berseragam karena lepas dinas, malah menjadi sasaran penusukan penusukan. tiga pemuda tidak dikenalnya datang dari arah belakang dan langsung mengeroyoknya.
Kapolsek Bogor Timur Kompol Wasino membenarkan kejadian tersebut. Namun menurut dia, kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polres Bogor Kota untuk ditangani lebih lanjut. 
“Iya betul itu kemarin (kejadiannya). Korban kemarin dirawat di PMI. Langsung ke Kapolres saja ya,” kata Kompol Wasino ketika dimintai keterangan, Senin (12/1). 
Menurut Wasino, sudah ada pelaku yang ditangkap oleh pihak kepolisian. Namun saat ditanya siapa pelakunya, Wasino enggan menjelaskannya lebih lanjut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Keberadaan CVR Diduga 20 Km dari FDR

Jakarta, Aktual.co — Direktur Operasional Basarnas Marsekal Pertama SB Supriyadi mengatakan Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat AirAsia QZ8501 diduga terpisah sekitar 20 kilometer dari penemuan Flight Data Recorder (FDR).
“Menurut laporan di lapangan CVR-nya ada 20 KM dari tempat FDR ditemukan,” kata Supriyadi di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Senin (12/1).
Ada tiga tim penyelam yang masing-masing berjumlah lima hingga tujuh orang disiapkan untuk melakukan evakuasi kotak hitam, baik FDR maupun CVR.
Sebelumnya, Kapal Baruna Jaya I berhasil merekam sinyal akustik berbunyi ping yang diduga berasal dari kotak hitam pesawat AirAsia QZ8501 pada frekuensi 37.5 kilo hertz.
“Posisi pantulan ping datang dari arah 52.1 derajat, jarak 77.7 meter, kedalaman 35 Meter,” kata Geodetic Specialist Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Imam Mudita.
Informasi itu dirangkum dari hasil survei Tim Baruna Jaya BPPT yang terdiri 3 kapal riset yakni Kapal Baruna Jaya I, Kapal Survei Java Imperia, dan KN Trisula. Ketiga kapal tersebut sejak Sabtu (10/1) siang menemukan indikasi lokasi kotak hitam AirAsia.
“Kapal Baruna Jaya I sendiri sudah melakukan berbagai upaya untuk mencari pesawat AirAsia QZ8501 di antaranya dengan mendeteksi keberadaan Pesawat AirAsia QZ8501 menggunakan Sonar yakni Multibeam dan Side Scan Sonar dan Kamera bawah air,” katanya.
Sementara koordinat ping ELT kotak hitam sendiri ada perbedaan sejauh 20 meter antara hasil survei Kapal Baruna Jaya I dan Kapal Java Imperia yang beroperasi di bawah koordinasi Kapal Baruna Jaya.
Kapal Baruna Jaya I menangkap ping pada lokasi 3 derajat 37menit 20.7 detik Lintang Selatan dan 109 derajat 42 menit 43 detik Bujur Timur. Sementara hasil survei Kapal Java Imperia pada titik 3 derajat 37 menit 21,13 detik Lintang Selatan, 109 derajat 42 menit 42.45 detik Bujur Timur.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain