16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39802

Ini Syarat Agung Laksono Jika Islah Dilakukan

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono mengatakan ada tiga syarat untuk islah dengan kubu Partai Golkar versi Munas Bali yang dipimpin Aburizal Bakrie.
“Pertama, yang berhubungan dengan kedudukan partai untuk tidak terikat lagi dengan koalisi apa pun, cukup sampai pilpres. Sehingga kami nyatakan Golkar keluar dari KMP. Bukan berarti pindah,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/1).
Kedua, menurut Agung, agar pemerintahan Jokowi-JK didukung dan dibantu.
“Bukan berarti kami minta jatah menteri, tidak perlu itu. Tapi kami ingin bantu meski masih terbuka ruang demokrasi. Bukan berarti menempel tapi kami masih bisa koreksi. Kami semata-mata ingin perbaiki situasi,” katanya.
Ketiga, partai menurut dia agar menjaga demokrasi. “Ketika ada pilkada, ya langsung. Itu keputusan Munas di Ancol. Pemilihan presiden juga langsung,” katanya.
Selain itu, pihaknya ingin agar pemilu ke depan tetap terbuka dengan suara proporsional, dan dalam budaya berpartai.
“Kalau ada perbedaan pendapat diselesaikan dengan edukatif, jangan sedikit-sedikit pecat, karena itu cikal bakal perpecahan,” katanya.
Ia mengatakan, bila tiga syarat tersebut dipenuhi, maka pihaknya dapat membicarakan islah.
“Kalau kami usulkan bahwa kami menerima untuk merger, kami tidak ingin dalam politik bumi hangus. Mungkin bisa digabung secara selektif,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Amien Rais Mimpi Regenerasi Dalam Kongres PAN

Jakarta, Aktual.co — Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengaku bermimpi Kongres ke-IV PAN tahun ini menjadi ajang regenerasi, rekonsiliasi dan revitalisasi bagi kader.
“Saya bermimpi, mimpi yang tidak muluk-muluk, yaitu kita jadikan kongres PAN nanti itu sebagai sebuah reunifikasi, regenerasi, rekonsiliasi, dan revitalisasi,” kata Amien dalam sambutannya di acara Rakernas PAN 2015, di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (7/1) malam.
Amien mengatakan saat ini sedikitnya terdapat dua calon ketua umum PAN yang akan berkompetisi di Kongres ke-IV PAN, yakni Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan. Keduanya menurut dia, sudah seperti saudara.
“Terus terang agak sulit memilih di antara keduanya. Keduanya sama-sama punya pengalaman di eksekutif maupun legislatif. Jadi sebenarnya masalah kongres akan terpulang kepada keduanya,” kata Amien.
Amien memandang tidak ada masalah serius dari pimpinan DPW atau DPP. Sehingga kepemimpinan PAN akan diserahkan kepada kedua calon.
Pada Rabu malam, DPP PAN menyelenggarakan Rakernas PAN 2015 dengan agenda tunggal yakni menentukan waktu pelaksanaan Kongres ke-IV PAN.
Dalam Rakernas itu hadir sejumlah politisi PAN seperti Amien Rais, Hatta Rajasa, Zulkifli Hasan, Drajad Wibowo, Tjatur Sapto Edi, Joncik Muhammad, Didi Supriyanto, Anang Hermansyah dan lain sebagainya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Saran Amien Rais dalam Kongres PAN

Jakarta, Aktual.co — Ketua Majelis Pertimbangan Pusat PAN Amien Rais menyiratkan keinginannya agar Hatta Rajasa melepaskan jabatan ketua umum pada Kongres ke-IV PAN tahun ini dan masuk ke dalam jajaran Majelis Pertimbangan Pusat PAN.
“Kalau tanya saya, saya cenderung sebaiknya (ketum) lima tahun cukup. Yang lebih senior (Hatta Rajasa) melambung ke MPP, junior (Zulkifli Hasan) ke ketumnya. Plotting saya seperti itu,” beber Amien Rais seusai menghadiri pembukaan Rakernas PAN 2015 di Jakarta, Rabu malam.
Amien mengatakan saat ini terdapat sedikitnya dua calon ketua umum PAN yang akan berkompetisi di Kongres ke-IV PAN, yakni Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan. Keduanya menurut dia, sudah seperti saudara.
“Terus terang agak sulit memilih diantara keduanya. Keduanya sama-sama punya pengalaman di eksekutif maupun legislatif,” kata Amien.
Tetapi menurut dia, apabila Hatta kembali menjabat ketua umum, maka tidak akan ada perubahan. Sementara apabila Zulkifli Hasan menjadi ketua umum maka akan ada pembaharuan.

Artikel ini ditulis oleh:

Hatta Laporkan Kesuksesan di Dalam Rakernas

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum PAN Hatta Rajasa melaporkan kesuksesan yang berhasil diraih partainya sepanjang 2014, melalui pidato politik pada forum Rakernas PAN 2015, di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (7/1) malam.
“Kewajiban saya sebagai ketua umum untuk memberikan laporan. Bahwa kita telah melaksanakan dua agenda besar, yakni kesuksesan pileg dan pilpres,” kata Hatta Rajasa.
Dia mengatakan dalam pemilu legislatif, perolehan suara PAN meningkat signifikan meskipun belum mencapai dua digit. Sedangkan di dalam pilpres, kata dia, dirinya berhasil dicalonkan menjadi pendamping Prabowo Subianto.
“Di dalam pilpres ‘alhamdulilah’ Ketua Umum PAN bisa mencalonkan diri bersama Prabowo menjadi capres-cawapres walau kita belum mendapat apa yang kita harapkan. Tapi setidaknya kita memiliki 67 juta pemilih di pilpres yang bisa menjadi modal,” kata dia.
Dia mengatakan siapapun yang menjadi pemimpin PAN selanjutnya, maka jumlah dukungan itu dapat menjadi modal.
“Kita harus mensyukuri. Sekarang tinggal satu agenda tersisa yaitu kongres. Hari ini kita berada disini (rakernas) untuk menuntaskan agenda itu,” kata dia.
Dia menekankan agar seluruh kader tidak membiarkan adanya ruang intervensi dari luar PAN yang dapat menimbulkan keretakan.
Pada Rabu malam, DPP PAN menyelenggarakan Rakernas PAN 2015 dengan agenda tunggal yakni menentukan waktu pelaksanaan Kongres ke-IV PAN yang akan berlangsung tahun ini.
Dalam Rakernas itu hadir sejumlah politisi PAN seperti Amien Rais, Hatta Rajasa, Zulkifli Hasan, Drajad Wibowo, Tjatur Sapto Edi, Joncik Muhammad, Didi Supriyanto, Anang Hermansyah dan lain sebagainya.

Artikel ini ditulis oleh:

GP Korea Dicoret Dari Kalender F1 2015

Jakarta, Aktual.co — Grand Prix Korea Selatan, yang bertahun-tahun dirundung masalah pembiayaan, dicoret dari kalender kegiatan balap Formula Satu tahun 2015.

Federasi Otomotif Internasional (FIA) mencopot lomba di sirkuit Yeongam itu dari agenda Formula Satu tahun ini. Jadwal terakhir agenda F1 2015 dipublikasikan Selasa malam (6/1) kemarin, dimana kegiatan lomba berkurang menjadi 20.

“Kami berulang kali menyampaikan situasi kami kepada panitia F1 bahwa kami tidak dapat menyelenggarakan lomba itu tahun ini,” kata seorang pejabat GP Korea, dikutip dari AFP, Kamis (8/1).

GP Korea di Yeongam pertama digelar pada 2010 dengan perjanjian hingga 2016 dan opsi pembaruan kesepakatan tiap lima tahun.

Namun sejak awal masalah keuangan terus terjadi dan akumulasi kerugian dalam empat tahun mencapai 190 miliar won (Rp2 triliun).

“Karena kurangnya dukungan finansial baik dari pemerintah pusat maupun provinsi, kami tidak punya pilihan selain melepas event tahun ini,” kata pejabat tersebut.

“Di Korea Selatan pihak sponsor masih belum terlalu tertarik kepada balap mobil,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Liga Arab Kutuk Serangan Mematikan Terhadap Media di Paris

Jakarta, Aktual.co — Liga Arab dan Al-Azhar, yang merupakan pusat pendidikan paling bergengsi Islam Suni, pada Rabu mengutuk serangan mematikan terhadap koran satiris Paris.

“Ketua Liga Arab Nabil al-Arabi mengutuk keras serangan teroris terhadap koran Charlie Hebdo di Paris,” kata Liga Arab dalam sebuah pernyataan.

Al-Azhar mengutuk “serangan kriminal” itu, dengan mengatakan bahwa “Islam mengecam kekerasan dalam bentuk apapun”.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain