6 April 2026
Beranda blog Halaman 39870

DPR: KPK Sudah Obok-obok Kewenangan Presiden

Jakarta, Aktual.co — Anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Al Habsy memperkirakan, pendukung Joko Widodo akan marah besar bila KPK tetap menahan calon Kapolri, Komjen Pol Budi Gunawan setelah dilantik.
“Saya perkirakan, KPK akan dihujat oleh pendukung Jokowi,” kata  Aboe Bakar Al Habsy di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (15/1).
Hal yang sama disampaikan oleh Desmon J Mahesa. Katanya, pendukung Jokowi tentu akan bereaksi bila kebijakan dan keputusan presiden direcoki oleh KPK.
Kata politisi Gerindra itu, KPK adalah lembaga penegak hukum yang merupakan bagian dari pemerintah walaupun sifatnya independen
“Apa yang dilakukan KPK sekarang ini adalah mempecundangi, mengobok-obok kebijakan presiden yang lebih tinggi dari KPK. Pendukung Jokowi pasti marah kepada KPK,” kata Desmon.
Hari ini, DPR RI melalui rapat paripurna DPR RI akan mengesahkan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kapolri dan selanjutnya akan menyerahkan kepada Presiden Jokowi untuk dilantik.
Laporan: Adi Adrian

Artikel ini ditulis oleh:

325 Anggota Parlemen Hadiri Paripurna, Berikutnya Daftarnya

Jakarta, Aktual.co —  Pimpinan sidang paripurna Taufik Kurniawan mengatakan bahwa berdasarkan dari absensi anggota dewan dari kesekjenan DPR RI, tercatat sebanyak 325 anggota dari 555 anggota dewan dalam sidang paripurna hari ini.
“Jam 10.30 WIB, yang tercatat sudah hadir 325 orang anggota,” kata Taufik saat membuka sidang rapar paripurna, di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (15/1).
Politisi PAN itu juga mengatakan jika dlaam rapat sidang paripurna hari ini akan membahas tiga agenda sidang dimana dua agendanya terkait pemilihan serta pengesahan calon pimpinan KPK dan Kapolri.
“Laporan komisi III dan pengambilan keputusan terhadap hasil pembahasan caalon pimpinan KPK dan Kapolri. DanPenyampaian hak mengusulkan dan mempejuangkan program pembangunan daerah pilihan (dapil) dari anggota DPR RI,” sebutnya.
Berikut data absensi kehadiran anggota dewan ;
PDIP : 65 Anggota yang hadir dari 106 anggotaPG 50 dari 90Gerindra 54 dari 73PD 30 dari 60PAN 25 dari 48PKB 27 dari 47PKS 21 dari 40PPP 17 dari 39Nasdem 25 dari 36Hanura 11 dari 16

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Dua Jenazah QZ8501 yang ditemukan Nelayan Dibawa ke Surabaya

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak dua jenazah yang ditemukan nelayan di perairan Maradapan, Pulau sembilan, Kalimantan Selatan, diterbangkan ke Surabaya untuk menjalani proses identifikasi.
Hal ini dikatakan oleh Direktur Operasional Basarnas Marsma SB Supriyadi, di PangkalanBun, Rabu (14/1) malam. Menurutnya, kedua jenazah akan dibawa langsung melalui Banjarmasin.
“Kami sudah kirim anggota kesana. Kemungkinan tak dibawa kesini dulu,” kata dia.
Dengan penemuan ini, total jenazah yang sudah dievakuasi sebanyak 50 jenazah, 38 diantaranya telah teridentifikasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Di Hadapan Panglima TNI, Pesawat T-50i Flypass Perdana

Jakarta, Aktual.co — Pesawat tempur T-50i Golden Eagle tergolong baru masuk jajaran TNI AU, yaitu sejak pertengahan Februari 2014. Sebanyak 16 pesawat (satu skuadron) pesawat yang dibeli pemerintah Indonesia dari Korea Selatan datang dalam beberapa tahap pengiriman sejak tahun 2013.
Pesawat tempur T-50i Golden Eagle digunakan sebagai pengganti pesawat latih lanjut Hawk MK-53 Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi, Madiun dibawah Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) II, Makassar.
Pesawat ini selain digunakan sebagai tempur operasional juga sebagai Figther Lead in Trainer atau melatih calon penerbang tempur TNI Angkatan Udara.
Dalam urusan teknologi, pesawat T-50i Golden Eagle merupakan produk bersama Korea Selatan (KAI) dan Amerika Serikat (Locheed Martin) dan termasuk varian pesawat tempur generasi keempat (modern).
Pesawat T-50i Golden Eagle ditenagai mesin General Electric F404-GE-102 yang mampu menghasilkan daya dorong 17.700 pounds dengan after burner.
Bila dibutuhkan, maka kecepatan maksimal pesawat bisa mencapai 1,5 mach atau 1,5 kali kecepatan suara (1.600 km/jam).

Artikel ini ditulis oleh:

Klub AS Tampung Ronaldo sebagai Pemain

Jakarta, Aktual.co —   Salah satu penyerang terbaik di dunia, Ronaldo Luis Nazario de Lima diberitakan kembali merumput di lapangan hijau dengan membela klub asal Amerika Serikat, Fort Lauderdale Strikers.

Kebenaran berita tersebut juga dibenarkan oleh sang pemain. Dia mengatakan, bahwa dirinya berhasrat untuk kembali bermain sepakbola dan merasakan kembali sebuah kompetisi.

“Saya harus mencoba beberapa pertandingan. Tahun ini saya ingin banyak berlatih,” ungkap Ronaldo seperti dikutip Soccerway, Kamis (15/1).

Peraih tiga gelar pemain terbaik Piala Dunia, bisa kembali bermain setelah dirinya tercatat sebagai salah satu pemegang saham di  Fort Lauderdale Strikers. Dia memiliki sekitar sepuluh persen saham klub kasta kedua di Amerika Serikat itu.

Meski sudah tiga tahun tidak merasakan atmosfer kompetisi, pria berusia 38 tahun itu tetap optimis akan bisa bekerja sama dengan rekan-rekannya di Fort Lauderdale Strikers.

“Klub ini punya sejarah dan tradisi. Sepakbola Amerika telah berkembang. Jadi, saya pikir di kesempatan besar,” katanya lagi.

Sekedar informasi, Ronaldo merupakan pemain yang pernah mencicipi manisnya mengangkat tropi Piala Dunia (1994-2002). Dia sempat membela tujuh klub besar di dunia sebelum akhirnya memutuskan gantung sepatu pada 2011.

Total pertandingan dan golnya di semua ajang baik level klub maupun negara sangat fantastis. Pria yang dikenal dengan sebutan ‘Si Gigi Kelinci’ itu telah melakoni 518 pertandingan dan mengemas 352 gol.

Beberapa klub yang pernah membeli Ronaldo diantaranya, Cruzeiro dan Corinthians (Brasil), PSV Eindhoven (Belanda), Barelona dan Real Madrid (Spanyol), Inter Milan dan AC Milan (Italia).
 

Artikel ini ditulis oleh:

DPRD Setuju Identitas Pejabat DKI Terindikasi Narkoba Disembunyikan

Jakarta, Aktual.co —Sikap ‘tutup mulut’ Pemprov DKI mengenai identitas 13 pejabatnya di eselon II dan III yang terindikasi mengonsumsi narkoba jenis morfin, dianggap benar oleh anggota DPRD DKI.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarief menilai sikap tersebut menunjukkan kehati-hatian eksekutif, sekalipun para pejabat itu digaji rakyat lewat APBD.
“Mungkin dia (Pemprov DKI) punya pertimbangan sendiri. Kita hargai menyembunyikan inisial,” ujar dia, di DPRD DKI, Jakarta, Rabu (14/1).
Menurut politisi Gerindra itu, faktor keluarga si pejabat penting untuk dipertimbangkan agar tidak ada gejolak saat keputusan dilakukan.
“Kalau tahu kan kasihan keluarganya, makanya saya mendukung ini ditutup-tutupi. Kalau korupsi, boleh (dipublikasikan). Kalau narkoba kan harus rehab, bukan pidana,” ujar dia.
Dia juga meminta Pemprov DKI menerapkan sanksi sesuai kesalahan yang dilakukan ke-13 pejabat itu. Kalau terbukti ada yang pengedar, maka tidak ada ampun harus diberlakukan tindakan tegas. Seperti pemecatan dan dilaporkan ke yang berwajib.
“Tapi kalau cuma pemakai, saran saya, diperbaiki dulu. Apalagi kalau kinerjanya bagus,” harap Syarif yang pernah tersandung kasus raibnya kotak suara itu saat masih menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Pusat.
Dia berpendapat seseorang bisa jadi pemakai narkoba disebabkan berbagai faktor. Seperti dipengaruhi atau diajak orang lain.  “Jadi harus dipilih-pilih dulu. Kalau diingatkan enggak bisa, ya dicopot.”
Diketahui, usai melantik 4.676 PNS DKI di Monas,  2 Januari lalu, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama tiba-tiba, menginstruksikan 59 pejabat eselon II dan 890 eselon III bertahan di lokasi.
Mereka lalu diperintahkan untuk menjalani tes urine yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI. Hasilnya, 13 pejabat, delapan perempuan dan lima pria, positif terindikasi menggunakan narkoba jenis morfin.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain