7 April 2026
Beranda blog Halaman 39877

Badan Pesawat AirAsia QZ8501 Ditemukan, Kepala Basarnas Berencana Datangi Lokasi

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan SAR Nasional Marsdya FH Bambang Soelistyo akan mendatangi posko gabungan di PangkalanBun terkait penemuan badan pesawat AirAsia QZ8501.
Direktur Operasional Basarnas Marsma SB Supriyadi mengatakan bahwa Kepala Basarnas akan melihat langsung situasi di posko gabungan dan rencananya akan mendatangi lokasi penemuan badan pesawat.
“Nanti mau ke lokasi juga naik helikopter,” kata Supriyadi, Rabu (14/1) malam.
Diketahui, salah satu kapal pencarian korban dan pesawat AirAsia milik Singapore, MV Swift Rescue, telah menemukan bangkai badan pesawat di perairan Laut Jawa, pada Rabu kemarin.

Artikel ini ditulis oleh:

Jelang BI Rate, Danareksa Sebut Ada Peluang Turun ke 7,5 Persen

Jakarta, Aktual.co —  Ekonom PT Danareksa (Persero)  Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan suku bunga acuan (BI Rate) akan tetap berada di 7,75% hingga akhir Januari 2015.

Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) pada hari ini, Kamis (15/1), akan menggelar Rapat Dewan Gubernur yang salah satu keputusan rapatnya adalah menetapkan besaran BI Rate Januari 2015.

“Turun laginya harga BBM di awal Januari membuat inflasi yang rendah. Jadi, BI seharusnya tidak menaikkan BI Rate, meski inflasi setelah kenaikan BBM masih cukup tinggi,” kata Purbaya di Jakarta, ditulis Kamis (15/1).

Menurutnya, penurunan harga BBM di awal Januari akan menekan inflasi ke angka yang lebih rendah. Keputusan BI menetapkan BI rate melihat dari berbagai aspek seperti inflasi yang akan menurun dalam beberapa bulan kedepan, sehingga BI rate tetap stabil dan tidak mengalami perubahan.

“Meskipun Federal Reserve AS dikabarkan akan menaikkan Fed funds rate, kebijakan eksternal itu tidak perlu dibalas dengan menaikkan BI Rate. Kondisi ekonomi kita berbeda dengan AS, jadi tidak perlu serta-merta menaikkan bunga,” ucapnya.

Ia justru berpendapat, di tengah melambatnya perekonomian Indonesia, BI harusnya merespon dengan menurunkan suku bunga.

“Harus cerdas dalam mengambil tindakan ke depan. Kalau naikkan bunga, tentu akan mengganggu pertumbuhan ekonomi dan rupiah,” terangnya.

Lanjutnya, untuk sepanjang 2015, BI Rate masih mempunyai peluang untuk turun ke level 7,5%. Sedangkan, pertumbuhan ekonomi akan berada di kisaran 5,3-5,4%.

“Inflasi di akhir tahun (2015) akan menjadi sekitar 5%,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Bamsoet: Paripurna Setujui BG Jadi Kapolri

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo menyatakan, rapat paripurna akan menyetujui Komjen Pol, Budi Gunawan sebagai Kapolri.
“Budi Gunawan akan disetujui menjadi Kapolri dalam rapat paripurna dan tetap akan dilanjutkan dengan pelantikannya hari ini,” kata Bambang Soesatyo, Jakarta, Kamis (15/1).
Calon Kapolri, Komjen Pol Budi Gunawan telah tiba di Ruang Rapat Paripurna DPR RI. Kedatangan Budi Gunawan adalah untuk menghadiri rapat paripurna yang akan mengesahkan pencalonannya sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol Sutarman.
Dalam agenda rapat paripurna pagi ini, pengesahakan Budi Gunawan dilakukan setelah DPR RI pengambilan keputusan terkait calon pimpinan KPK.
Berikut agenda rapat paripurna yang dimulai pukul 10.00 WIB,
1. Laporan pimpinan Komisi III DPR RI dan pengambilan keputusan terhadap hasil pembahasan calon pimpinan Komisi Pemberantasan korupsi (KPK).
2. laporan Pimpinan Komisi III DPR RI terhadap hasil pembahasan calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri)
3. Penyampaian hak mengusulkan dan memperjuangkan program daerah pemilihan (Dapil) dari anggota.
Laporan: Adi Adrian

Artikel ini ditulis oleh:

Alokasi Dana Desa Tak Sesuai, Lima Kabupaten di NTB Ditegur

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan teguran terhadap lima kabupaten di daerah itu karena tidak sesuai memberikan Alokasi Dana Desa (ADD) sebagaimana diatur di dalam Undang-Undang no.6 tahun 2014 tentang desa.
Kepala Biro Keuangan Setda NTB Hj Putu Sehely Handayani menyebutkan keempat kabupaten itu diantaranya Lombok Tengah, Bima, Kabupaten Lombok Utara, dan Kabupaten Sumbawa Barat.
“Semestinya dana perimbangan yang diterima kabupaten/kota paling sedikit 10 persen setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus (DAK) harus dialokasikan kepada desa. Tetapi, kenyataannya di dalam APBD 2015 yang diajukan keempat kabupaten tidak sesuai dengan Undang-Undang 6 tahun 2014 tentang desa,” kata dia, di Mataram, Kamis (15/1).
Dalam APBD 2015 yang diajukan di kelima kabupaten yaitu Lombok Tengah hanya mengalokasikan Rp24,324 miliar lebih, padahal seharusnya Rp97, 007 miliar lebih. Begitu juga dengan Kabupaten Sumbawa Barat seharusnya Rp18,700 miliar lebih, tetapi Rp2,661 miliar lebih.
Selanjutnya, Kabupaten Lombok Utara seharusnya Rp6,874 miliar lebih, tetapi hanya mengaloikasikan Rp4,307 miliar lebih. Kemudian, Kabupaten Bima Rp3,048 miliar lebih, tetapi Rp2,242 miliar lebih.
“Malah Kabupaten Dompu tidak sama sekali mengalokasikan dana desa di APBD, semestinya ada alokasi sebesar Rp2,103 miliar,” ujarnya.
Menurut dia, pemerintah desa bisa menuntut pertanggungjawaban pemerintah kabupaten karena dianggap telah lalai dengan tidak mengalokasikan dana desa tidak sesuai dengan sebagaimana mestinya.
“Inilah mengapa kami kemudian menolak dan meminta agar APBD 2015 yang diajukan kelima kabupaten untuk segera direvisi ulang, karena tidak sesuai dengan porsi anggaran untuk ADD,” tegasnya.
Jika pemerintah kabupaten tetap ngotot tidak mengalokasikan ADD sesuai dengan yang ada, maka Pemerintah Provinsi tidak akan pernah menyetujui APBD 2015 kelima kabupaten tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Diawali Sholat Dhuha, Komjen Pol Gunawan Hadiri Rapat Paripurna DPR

Jakarta, Aktual.co — Komjen Pol Budi Gunawan hadir dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat, Rabu (15/1).
Agenda paripurna hari ini rencananya menjadwalkan laporan pimpinan Komisi III DPR RI dan pengambilan keputusan terhadap hasil pembahasan capim Kapolri.
Dari pantauan, Komjen Budi Gunawan sudah tiba sekitar pukul 08.45 WIB. Dia tiba di ruang tunggu paripurna. Namun, karena ruang paripurna masih sepi tidak lama kemudian dia turun kembali ke bawah.
“Bapak turun sebentar ya mas. Infonya mau sholat dulu. Nanti juga naik, ikut paripurna kok,” kata petugas kepolisian dari Mabes Polri, AKP A. Yani di luar ruang paripurna, Kamis (15/1).
Seperti diketahui, Komjen Budi Gunawan, Rabu (14/1), saat uji kelayakan didukung sembilan fraksi di Komisi III DPR untuk menjadi Kapolri baru pengganti Jenderal Sutarman. Hanya Fraksi Demokrat yang tidak hadir dan mendukung uji kelayakan terhadap mantan Kapolda Bali itu tetap dilakukan.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Angka Inflasi UK Rendah, Tak Perlu Ditakuti

Jakarta, Aktual.co — Konsultan Ekonomi, George Osborne mengatakan bahwa jatuhnya angka inflasi United Kongdom (UK) tak seharusnya ditakuti.
“Kita tidak seharusnya bingung dengan informasi baik ini terkait ancaman anjloknya deflasi yang kita lihat di Zona Euro,” ujar Osborne saat pidato seperti dilansir BBC Business, Rabu (14/1).
Pidato tersebut dilakukan sehari setelah rilisnya data inflasi UK yang turun 0,5 persen pada Desember 2014, yakni inflasi terendah sejak Mei 2000.
Para ekonom telah memperingatkan bahwa menurunnya angka inflasi berarti kemungkinan adanya penurunan harga secara langsung.
Tapi inti dari pidato Osborne adalah dia mencoba untuk memisahkan UK dari permainan skenario Zona Euro, dimana deflasi menjadi masalah bagi pembuat kebijakan di sana.
“Penurunan yang tajam pada Indeks Harga Konsumen disebabkan karena faktor eksternal, seperti harga minyak yang turun lebih dari setengahnya sejak Juni 2014, dan ini jauh lebih diterima daripada di Zona Euro, dimana inflasi turun -0,2 persen,” kata dia.
Osborne juga mengatakan bahwa UK bisa saja mengalami “Beberapa bulan dengan inflasi yang rendah atau bahkan negatif” tanpa adanya risiko ekonomi yang cukup signifikan.
“Disana (Zona Euro) terjadi perdebatan mengenai bahaya dari deflasi, risiko memperkuat diri dimana kegiatan ekonomi goyah, konumen menunda pembelian sebagaimana harga-harga jatuh dan beban utang menjadi sangat sulit untuk dikelola,” kata dia dalam pidatonya di Royal Economic Society.
“Meningkatkan pendapatan riil, sebuah pemulihan pada semua bagian ekonomi kita, dan anggaran keluarga dapat dilonggarkan lebih jauh lagi. Mari kita rayakan efek inflasi yang rendah, jangan takut,” ucapnya.
Gubernur Bank Inggris, Mark Carney juga melihat secara tenang mengenai risiko deflasi, dia mengatakan UK memiliki beberapa cara untuk mengatasinya.
Pada Selasa lalu, Carney mengatakan tingkat suku bunga pada level terendah bisa menjadi cara mengurangi inflasi yang rendah.
“Seperti pemotongan pajak yang besar bagi perekonomian,” ujar Kepala Sekretaris Liberal Democrat, Danny Alexander.
“Ada perbedaan besar antara sesuatu yang berdampak on-off seperti yang kita lihat, dibandingkan dengan efek yang terus maju, masalah deflasi yang anda lihat di sluruh dunia selama periode yang berbeda dalam sejarah,” katanya pada acara Today.
“Ini membantu rumah tangga di seluruh dunia dengan keadaan keuangan yang sulit seperti orang kebanyakan hadapi.”
Bendahara Kementerian Tenaga Kerja, Shabana Mahmod mengatakan bahwa menekan upah dan hidup yang standart seperti 1.600 Poundsterling tahun terburuk dalam setahun pemerintahan ini, dan jatuhnya harga energi masih berlanjut pada konsumen.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain