9 April 2026
Beranda blog Halaman 39886

Wushhh..Flypass Pesawat Tempur Warnai Sertijab Kasau

Jakarta, Aktual.co — Prosesi serah terima jabatan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) dari Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia kepada Marsdya TNI Agus Supriatna dimeriahkan flypass puluhan pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara, seperti F-16 Fighting Falcon dan T-50i Golden Eagle.
Upacara sertijab itu langsung dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, di Taxi Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (15/1) pagi.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI Hadi Tjahjanto, menjelaskan flight pesawat tempur F-16 Fighting Falcon yang melintas di atas Lanud Halim Perdanakususma, berada di bawah pimpinan Komandan Skadron Udara 3 Mayor Pnb Muhtadi Anjar Legowo. Yang bersangkutan berangkat langsung dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Madiun.
“Sementara untuk pesawat T-50i dibawah mission commander Letkol Pnb Marda Sarjono melaksanakan take off dari apron Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta,” kata Kadispenau.
Sementara untuk parade, sedikitnya 2.000 lebih prajurit dilibatkan untuk mendukung hajat pergantian Kasau kali ini.
Ada tujuh batalyon (yon) yang dikerahkan, masing-masing adalah Yon Perwira Menengah (Pamen), Yon Perwira Pertama (Pama), Yon Gabungan (Taruna AAU, Wara dan Pomau), Yon Aircrew, Yon Paskhas, Yon Bintara/Tamtama (Ba/Ta) dan Yon PNS.
Untuk flypass, empat pesawat tempur F-16 dan enam pesawat T-50i bergabung dalam satu formasi dengan call sign foxtrot flight. Selama tiga menit mereka melakukan dua manuver, yaitu ‘delta formation’ dan ‘arrowhead formation’ dan aksi terakhir ditutup dengan atraksi boomburst.
Selain aksi pesawat F-16 dan T-50i, juga dimeriahkan flypass empat pesawat angkut C-130 Hercules, empat pesawat CN-295 dan empat Helikopter EC-120 Colibri.
Kegiatan Sertijab Kasau juga dimeriahkan atraksi terjun payung para prajurit Korpaskhas yang diterjunkan dari pesawat C-130 Hercules. Bertindak sebagai Komandan Upacara (Dan Up) adalah Kolonel Pnb Joko Hadi yang sehari-hari berdinas di Koopsau I, Jakarta.

Artikel ini ditulis oleh:

BG Direstui DPR, Ini Kata Kompolnas Tentang DPR

Jakarta, Aktual.co — Komisi Kepolisian Nasional apresiasi komisi III DPR yang telah meluluskan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan dalam uji kelayakan dan kepatutan calon kapolri.
“Kami memberikan apresiasi pada DPR, dalam hal ini komisi III yang menyetujui pak BG sebagai kapolri,” kata Komisioner Kompolnas Edi Saputra Hasibuan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/1) malam.
Namun demikian, Kompolnas menyerahkan sepenuhnya kepastian pelantikan Budi kepada Presiden Joko Widodo. “Kami menyerahkan sepenuhnya pada presiden. Kami yakin bapak presiden sudah memiliki pertimbangan termasuk mempertimbangkan masalah hukum,” kata dia.
Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin mengatakan, sembilan fraksi yang hadir dalam rapat pleno komisi secara aklamasi menyetujui Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian.
“Setelah mendengar pandangan sembilan fraksi yang hadir, menyetujui surat dari Presiden Joko Widodo dengan musyawarah mufakat secara aklamasi,” kata Aziz Syamsuddin di Ruang Rapat Komisi III DPR.
Dia mengatakan kesepakatan sembilan fraksi itu mengangkat Budi Gunawan sebagai Kapolri, dan sekaligus memberhentikan Jenderal Pol Sutarman. Menurut dia, hasil pleno Komisi III DPR itu akan dibawa dan dilaporkan dalam Rapat Paripurna DPR pada Kamis (15/1).
“Kami berikan kesempatan Kapolri terpilih dibacakan di rapat paripurna DPR besok (Kamis 15/1), semoga beliau sehat wal’afiat.”
Komjen Pol Budi Gunawan mengucapkan puji syukur atas keputusan Komisi III DPR yang telah merestui menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Pol Sutarman. Dia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan Komisi III DPR dengan keputusan aklamasi.
“Ini sebuah tanggung jawab cukup berat dan besar, saya bertekad menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” kata Budi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Rupiah Dibuka Turun 20 Poin ke Rp12.600

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, melemah sebesar 20 poin menjadi Rp12.600 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.580 per dolar AS.

“Rupiah pagi ini bergerak melemah namun masih berpeluang untuk menguat. Siang ini ditunggu hasil rapat dewan gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang diperkirakan mempertahankan tingkat suku bunga acuan (BI rate) di level 7,75 persen,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Kamis (15/1).

Ia menambahkan bahwa potensi mata uang domestik itu seiring dengan rencana pemangkasan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, diperkirakan memberikan sentimen positif terhadap rupiah.

Di sisi lain, lanjut dia, menurunnya angka penjualan ritel Amerika Serikat bisa memberi alasan bagi pelaku pasar untuk melepas dolar AS sehingga dapat bergerak turun.

Sementara itu, Pengamat pasar uang dari Bank Himpunan Saudara, Rully Nova mengatakan bahwa harga minyak dunia dan komoditas yang masih dalam kecenderungan menurun masih menjadi salah satu sentimen negatif bagi mata uang rupiah terhadap dolar AS.

Ia mengemukakan bahwa pelaku pasar khawatir terhadap perbaikan defisit neraca perdagangan dan transaksi berjalan Indonesia akan terhambat dikarenakan ekspor Indonesia masih didominasi oleh hasil komoditas.

“Karena menurunnya harga komoditas akan berpengaruh negatif bagi kinerja ekspor Indonesia,” ucapnya.

Di sisi lain, lanjut dia, pelaku pasar uang juga sedang menanti kebijakan Bank Indonesia yang membahas tingkat suku bunga acuan (BI rate) yang sedianya akan diumumkan pada Kamis (15/1) ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

IHSG Dibuka Naik 0,44 Persen, Sentimen Turunnya Harga BBM

Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan hari ini, Kamis (15/1), Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka naik 0,44% ke level 5.180,43.

HD Capital memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak di kisaran support 5.165-5.090-5.040, dan resisten 5.251-5.350-5.451

“Sentimen dari rencana bensin turun, menahan IHSG turun,” kata Periset Senior HD Capital Yuganur Wijanarko dalam risetnya.

Menurutnya, aksi jual pelaku pasar membuat IHSG kesulitan untuk breakout dari formasi sideways jangka pendek, dan breakout diatas resisten all time high 5.251. Namun ini hanya rintangan kecil, rekomen akumulasi saham big cap index driver untuk menunggu breakout ke new high.

“Sentimen positif dari rencana pemerintah menurunkan harga bensin premium dari 7.500 ke 7.000 di Februari dapat memberikan angin segar nantinya dan menahan penurunan lebih lanjut,” ungkapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Badan Pesawat AirAsia QZ8501 Ditemukan, Kepala Basarnas Berencana Datangi Lokasi

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan SAR Nasional Marsdya FH Bambang Soelistyo akan mendatangi posko gabungan di PangkalanBun terkait penemuan badan pesawat AirAsia QZ8501.
Direktur Operasional Basarnas Marsma SB Supriyadi mengatakan bahwa Kepala Basarnas akan melihat langsung situasi di posko gabungan dan rencananya akan mendatangi lokasi penemuan badan pesawat.
“Nanti mau ke lokasi juga naik helikopter,” kata Supriyadi, Rabu (14/1) malam.
Diketahui, salah satu kapal pencarian korban dan pesawat AirAsia milik Singapore, MV Swift Rescue, telah menemukan bangkai badan pesawat di perairan Laut Jawa, pada Rabu kemarin.

Artikel ini ditulis oleh:

Jelang BI Rate, Danareksa Sebut Ada Peluang Turun ke 7,5 Persen

Jakarta, Aktual.co —  Ekonom PT Danareksa (Persero)  Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan suku bunga acuan (BI Rate) akan tetap berada di 7,75% hingga akhir Januari 2015.

Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) pada hari ini, Kamis (15/1), akan menggelar Rapat Dewan Gubernur yang salah satu keputusan rapatnya adalah menetapkan besaran BI Rate Januari 2015.

“Turun laginya harga BBM di awal Januari membuat inflasi yang rendah. Jadi, BI seharusnya tidak menaikkan BI Rate, meski inflasi setelah kenaikan BBM masih cukup tinggi,” kata Purbaya di Jakarta, ditulis Kamis (15/1).

Menurutnya, penurunan harga BBM di awal Januari akan menekan inflasi ke angka yang lebih rendah. Keputusan BI menetapkan BI rate melihat dari berbagai aspek seperti inflasi yang akan menurun dalam beberapa bulan kedepan, sehingga BI rate tetap stabil dan tidak mengalami perubahan.

“Meskipun Federal Reserve AS dikabarkan akan menaikkan Fed funds rate, kebijakan eksternal itu tidak perlu dibalas dengan menaikkan BI Rate. Kondisi ekonomi kita berbeda dengan AS, jadi tidak perlu serta-merta menaikkan bunga,” ucapnya.

Ia justru berpendapat, di tengah melambatnya perekonomian Indonesia, BI harusnya merespon dengan menurunkan suku bunga.

“Harus cerdas dalam mengambil tindakan ke depan. Kalau naikkan bunga, tentu akan mengganggu pertumbuhan ekonomi dan rupiah,” terangnya.

Lanjutnya, untuk sepanjang 2015, BI Rate masih mempunyai peluang untuk turun ke level 7,5%. Sedangkan, pertumbuhan ekonomi akan berada di kisaran 5,3-5,4%.

“Inflasi di akhir tahun (2015) akan menjadi sekitar 5%,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain