2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39896

AirAsia Belum Mengetahui Pembekuan Rute Surabaya-Singapura

Jakarta, Aktual.co — Direktur Keselamatan dan Keamanan AirAsia Indonesia, Kapten Achmad Sadikin mengaku belum menerima surat pembekuan sementara izin rute Surabaya-Singapura dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

“Hingga malam ini (Jumat, 2/1) saya belum menerima surat itu, sehingga tidak bisa menjawab pertanyaan masalah izin pembekuan. Dan nanti akan saya baca dulu apabila telah diterima suratnya,” kata Sadikin dalam keterangan persnya di Surabaya, Jawa Timur, Jumat malam.

Ia mengaku tidak mengetahui masalah pembekuan perizinan rute Surabaya-Singapura PP, sehingga tidak berani berkomentar banyak, meski didesak sejumlah wartawan.

Sebelumnya, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub JA Barata dalam keterangan tertulisnya di Jakarta mengatakan pembekuan sementara rute itu berlaku hingga keluarnya hasil evaluasi dan investigasi atas jatuhnya pesawat Airasia QZ8501 pada Minggu 28 Desember 2014 lalu.

Barata mengatakan pembekuan sementara itu tertuang dalam Surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. AU. 008/1/1/DRJU-DAU-2015 tanggal 2 Januari 2015.

“Hal yang melatarbelakangi pembekuan izin rute Indonesia AirAsia tersebut adalah karena PT Indonesia AirAsia telah melakukan pelanggaran persetujuan rute yang diberikan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Petani Kabupaten Lebak Diminta Kembangkan Benih Varietas Unggul

Jakarta, Aktual.co —Untuk meningkatkan pendapatan dan mendukung program swasembada pangan, petani Kabupaten Lebak, Banten, diminta mengembangkan penangkaran benih varietas unggul.
Saat ini hanya beberapa kecamatan saja yang sudah mampu mengembangkan penangkaran benih secara swadaya. 
Mereka yakni petani Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak, Kalanganyar, Sajira, Cimarga dan Warunggunung. Produksi benih varietas yang dikembangkan mereka bahkan sudah diterima PT Sangiang Sri dan Asosiasi Benih Banten.
“Kami berharap petani lainnya bisa mengembangkan penangkaran benih varietas unggul,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Dede Supriatna, Jumat (2/1).
Ujar dia, benih unggul yang dikembangkan petani adalah varietas Ciherang, Cigeulis, Mekongga dan Inpari. Mereka mengembangkan varietas unggul itu lewat pembinaan dari Balai Sertifikasi Benih Provinsi Banten.
Pengembangan penangkaran benih itu untuk memenuhi ketersedian varietas unggul sehingga dapat mendongkrak produktivitas pangan.
Dijelaskan Dede, kelebihan benih varietas unggul selain tahan terhadap serangan hama maupun penyakit tanaman, juga menguntungkan bagi petani. Sebab masa panen hanya 110 hari terhitung dari tanam. Karena itu, pihaknya mengimbau seluruh petani mampu mengembangkan benih varietas unggul.
“Kami yakin tingkat pendapatan petani meningkat jika mereka menggunakan benih varietas unggul,” ujarnya.
Ia menyebutkan, saat ini petani Kabupaten Lebak setiap memasuki musim tanam membutuhkan benih sebanyak 1.000 ton dari areal tanam seluas 47.200 hektare. Tiap hektarenya, mereka butuh ketersedian benih unggul sebanyak 25 kilogram.
Saat ini, kebutuhan benih varietas unggul di Kabupaten Lebak mencukupi karena dipasok dari Balai Benih Induk (BBI) Bojongleles, juga penangkar swadaya serta subsidi.
Pemerintah menyediakan benih subsidi untuk petani Kabupaten Lebak sebanyak 150 ton. “Kami musim tanam Desember 2014 tidak kesulitan mendapat pasokan benih unggul itu,” jelasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemakaman Pramugari AirAsia Dilakukan Malam Hari

Jakarta, Aktual.co — Pemakaman pramugari pesawat AirAsia, Kharunisa Haidar Fauzi, berlangasung pada Jumat malam (2/1). Pemakaman tersebut dilakukan di tempat pemakaman keluarga.

Proses pemakaman pramugari di pemakaman keluarga kawasan Jalan Bukit Lama Palembang itu berlangsung sekitar dua jam, dalam cuaca cukup cerah dengan penerangan menggunakan genset.

Pelaksanaan pemakaman itu disaksikan CEO AirAsia, Tony Fernandes bersama sejumlah pilot dan pramugari AirAsia.

Tony mengatakan, sudah menjadi kewajibannya mengantarkan Khairunisa yang merupakan salah satu dari 162 korban kecelakaan pesawat maskapai penerbangan yang dikelolanya ke tempat peristirahatan terakhirnya, di tanah kelahirannya Palembang.

“Khairunisa adalah bagian dari keluarga besar AirAsia, semoga dengan kehadiran saya bersama rekan-rekan kerjanya di pemakaman ini dan iringan ribuan doa pengantar lainynya dapat dengan tenang diperistirahatan terakhir ini,” ujarnya sambil menangis tersedu-sedu didampingi kedua orang tua korban Haidar Fauzi dan Rohana.

Selain CEO AirAsia dan rombongan serta ribuan keluarga besar, tetangga, dan teman-teman sepermainan serta kuliah korban dari Universitas Sriwijaya juga hadir di pemakaman Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Ishak Mekki dan Ketua DPRD Palembang, Darmawan serta Plt Wali Kota Palembang, Harnojoyo.

Artikel ini ditulis oleh:

Pelaku Pembunuh Axel Tertangkap, Ternyata Teman Dekat

Lumajang, Aktual.co —Misteri pembunuhan sadis di Pasuruan – Jatim yang menewaskan Alexander Axel Elleaza (16), pelajar SMAK Santo Albertus, Malang, di Malam Natal (24/12) pekan lalu, akhirnya terungkap.
Seperti yang diduga kakek korban, Takim Soenarko (75) kepada Aktual.co beberapa waktu lalu, pelakunya ternyata tak lain teman akrab korban sewaktu duduk di SMP Elkana Pasuruan. 
Bahkan, pelaku selama ini kerap datang kerumah korban untuk bermain play station, di saat liburan sekolah.
Dari hasil penyelidikan polisi, pelaku yang berinisial AEL (17), nekat membunuh korban lantaran kesal saat ditagih hutang sebesar satu juta rupiah. 
Saat malam natal itu, tersangka memang mengundang Axel untuk bermain PS di rumahnya. Saat asyik bermain, Axel menagih hutang ke AEL, dan mengatakan akan melapor ke ibunya jika tidak juga dibayar. 
Seketika itu juga pelaku marah, dan nekad menghabisi nyawa korban dengan delapan tusukan di tubuh korban. Tersangka mengaku membunuh korban dengan pisau dapur. Bahkan setelah korban tidak bernyawa, dia masih tega menyayat pergelangan tangannya untuk menghilangkan jejak agar terkesan bunuh diri.
Terkait pembunuhan sadis ini, keluarga korban minta agar tersangka diproses hukum seberat-beratnya. 
“Dia tega bunuh cucu saya dan bahkan sebelum tertangkap dia berpura-pura ikut menyampaikan duka cita di rumah duka sampai proses kremasi, dia juga datang,” ujar kakek korban, Takim, menyesalkan ulah remaja yang sudah dianggap keluarga sendiri. 
AEL merupakan teman korban semasa sekolah di SMP Elkana, Pasuruan. Mereka tetap berteman meski berpisah sekolah. Sejak lulus SMP, remaja asal Jalan Airlangga, Kelurahan Wironini, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan ini tinggal di rumah ibunya di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ambulu, Jember. 
Polisi menangkap tersangka di rumahnya Ambulu Jember, setelah ada bukti-bukti yang menguatkan keterlibatannya dalam aksi pembunuhan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Hujan Lebat, Perkampungan di Pekalongan Banjir

Semarang, Aktual.co — Hujan lebat yang mengguyur kota Pekalongan, Jawa Tengah, sejak Jumat (2/1) petang, mengakibatkan sejumlah perkampungan di wilayah tersebut terendam banjir. Bahkan, hujan lebat mengakibatkan arus jalur Pantura dari arah Jakarta-Semarang macet total, sehingga pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas.

Pantauan Aktual.co di lapangan, ketinggian air menggenang di beberapa titik jalan utama, antara jalan Kurinci, jalan Dr Soetomo, Jenderal Soedirman, dan jalan utama jantung kota. Ketinggian air terparah menggenangi wilayah Kecamatan Pekalongan Utara.

Menurut pengamat tata kota, A Hendri Setiawan, banjir yang menggenang di sejumlah perkampungan di Pekalongan, dikarenakan drainase buruk. Akibatnya, drainase tidak bisa optimal mengurai debit air.

“Selokan-selokan ini yang perlu diperhatikan saat musim banjir. Selain itu normalisasi sungai tidak pernah diperhatikan,” terang dia.

Pihaknya menyarankan kepada stake holder (pemangku kebijakan) terkait, harus mulai memperhatikan drainasi dan sungai. Itu dilakukan sebelum puncak musim penghujan tiba bulan Januari-Maret.

“Mumpung ini masih hujan ringan, gerakan normalisasi sungai dan bersih-bersih saluran harus dimulai dari sekarang,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

KPAI Minta Anak-anak dari Korban AirAsia Diberi Perhatian Khusus

Jakarta, Aktual.co —Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta semua pihak tidak lupa untuk memberi perhatian khusus terhadap anak-anak yang keluarganya menjadi korban dari kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501.
Komisioner KPAI Susanto mengatakan anak-anak itu masih membutuhkan perlindungan dan pemenuhan hak dasarnya di kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya.
KPAI pun menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban musibah AirAsia.
Susanto juga memberikan apresiasi kepada pemerintah atas kesigapannya dalam pencarian dan langkah penanganan darurat terhadap korban.
Di momentum tahun baru ini, dia menyarankan semua pihak berempati terhadap anak-anak.
“Kita perlu berempati terhadap beragam musibah di negeri ini harus kita tunjukkan. Kita perlu menyambut tahun baru dengan cara yang edukatif agar menjadi panutan positif untuk menstimulasi karakter anak,” katanya.
Secara umum, dia mengharapkan setiap pihak membawa visi membangun pada tahun 2015.
“Kita sambut tahun baru dengan visi besar dan penyiapan langkah besar demi kemajuan anak, keluarga, dan bangsa agar pada tahun 2015 menjadi lebih baik,” kata dia.
Susanto mengajak semua pihak menyambut tahun baru dengan ide dan solusi atas masalah yang muncul pada tahun 2014.
“Karena masalah hari datang, sesungguhnya timbul dari solusi masa lalu,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain