9 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39911

Izin Dibekukan, AirAsia siap Evaluasi Kinerja

Surabaya, Aktual.co — Maskapai penerbangan AirAsia siap melakukan evaluasi kinerja perusahaan setelah menerima pembekukan izin rute Surabaya-Singapura dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. “Terkait dengan pembekuan, kami sedang melakukan rapat evaluasi, dan kami tidak bisa berkomentar banyak sebelum ada hasil evaluasi dari internal perusahaan,” kata Presiden Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widiyatmoko, dalam keterangan pers AirAsia di Surabaya, Sabtu (3/1).

Sunu tidak mau menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil perusahaannya terkait dengan pembekuan, namun pihaknya mengaku akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait masalah tersebut. Sebelumnya, pembekuan sementara penerbangan AirAsia Surabaya-Singapura tertuang dalam Surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. AU 008/1/1/DRJU-DAU-2015 tanggal 2 Januari 2015.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub JA Barata dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, mengatakan pembekuan sementara rute itu berlaku hingga keluarnya hasil evaluasi dan investigasi atas jatuhnya pesawat Airasia QZ 8501 pada Minggu 28 Desember 2014. “Hal yang melatarbelakangi pembekuan izin rute Indonesia AirAsia tersebut adalah karena PT Indonesia AirAsia telah melakukan pelanggaran persetujuan rute yang diberikan,” katanya.

Dia menjelaskan pada Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nomor AU.008/30/6/DRJU.DAU-2014 tanggal 24 Oktober 2014 perihal Izin Penerbangan Luar Negeri Periode Winter 2014/2015, bahwa rute Surabaya-Singapura pp yang diberikan kepada AirAsia adalah sesuai dengan jadwal penerbangan pada hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu. Namun, pada pelaksanaannya penerbangan PT Indonesia AirAsia rute Surabaya-Singapura juga dilaksanakan di luar izin yang diberikan, yaitu antara lain pada hari Minggu.

Bantu Evakuasi AirAsia, Rusia Tiba dengan Pesawat Militer dan 72 Personel

Jakarta, Aktual.co — Rusia mengirim bantuan untuk melakukan pencarian dan evakuasi pesawat AirAsia QZ8501 di perairan selat Karimata. Dengan menggunakan pesawat militer miliknya,‎ BE 200 tim Rusia ini tiba di PangkalanBun, Kalimantan Tengah, Sabtu (3/1) sore ini.

Pantauan Aktual.co, pesawat‎ amfibi itu mendarat di Lanud Iskandar PangkalanBun sekitar pukul 15.30 WIB. Pesawat itu membawa 72 personel khusus dan peralatan-peralatan yang digunakan.

Kedatangan mereka untuk berkoordinasi dengan Basarnas untuk pencarian dan evakuasi AirAsia QZ8501 tersebut.

Wakil Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia, Alexander Shilin mengatakan, bahwa pihaknya‎ menunggu perintah dari Basarnas kapan mereka bisa terlibat langsung untuk melakukan pencarian di perairan Selat Karimata.

“Terserah pemerintah Indonesia kapan kami dilibatkan,” ujar Shilin di Posko Utama Pangkalanbun, Kalimantan ‎Tengah, Sabtu (3/1).

Namun demikian, Shilin mengaku, tim khusus Rusia ini sudah benar-benar siap untuk terlibat. Terutama untuk menyelam ke dasar laut.

“Tapi kami siap menyelam,” kata Shilin.

Saat ini, tim Rusia tengah melakukan instalansi peralatan yang mereka bawa ke sini. Dibutuhkan waktu yang tak begitu lama untuk melakukan instanlansi peralatan mereka.

Berbagai bantuan dari negara-negara luar silih berdatangan kepada Indonesia sejak hari pertama untuk mencari dan mengevakuasi Pesawat AirAsia QZ8501. Diantaranya dari Malaysia, Singapura, China (Tiongkok), Korea Selatan, Australia, Amerika Serikat. Dan, terakhir bantuan datang dari Rusia.

Negara-negara tersebut tak hanya mengirim bantuan berupa personel-personel khusus untuk terlibat di medan pencarian. Melainkan juga mengirim peralatan canggih yang mereka miliki.

Memasuki hari ke-7 pencarian dan evakuasi Pesawat AirAsia QZ8501 ini, total sudah 30 jenazah penumpang yang ditemukan dan dievakuasi Tim SAR Gabungan. Semua jenazah yang sudah ditemukan dan dievakuasi itu kini sudah berada di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk proses identifikasi mendalam oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Artikel ini ditulis oleh:

12 Jenazah AirAsia Sudah Diterbangkan ke Surabaya

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 12 jenazah penumpang pesawat AirAsia QZ8501 kembali diterbangkan dari Lanud Iskandar Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, Sabtu (3/1).. Ke-12 jenazah yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan di perairan Selat Karimata itu akan diterbangkan ke Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur.

Pantauan Aktual.co, sekitar pukul 12.45 WIB, 12 jenazah yang sudah dimasukkan dalam 12 peti ini tiba setelah dibawa dari RSUD Imanuddin Pangkalanbun deng‎an menggunakan mobil ambulance. Usai diberi penghormatan, 12 jenazah dengan nomor peti 019 sampai 030 itu kemudian dimasukkan ke dalam Pesawat Hercules C-1320 milik TNI Angkatan Udara.

Selanjutnya, sekitar pukul 13.00 WIB, Pesawat Hercules C-1320 lepas landas dari Lanud Iskandar. Nantinya di Surabaya 12 jenazah akan diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur.

Memasuki hari ke-7 pencarian dan evakuasi Pesawat AirAsia QZ8501 ini, total sudah 30 jenazah Pesawat AirAsia QZ8501 yang ditemukan. Rinciannya, 18 jenazah sudah berada di Surabaya dan 12 jenazah sudah diterbangkan dari Lanud Iskandar Pangkalan Bun menuju Surabaya guna proses identifikasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat Musik Denny Sakrie Tutup Usia

Tangerang, Aktual.co — Indonesia kehilangan salah satu pengamat musik terbaiknya, Denny Sakrie. Salah seorang penulis musik prolifik Tanah Air ini tutup usia, pada Sabtu (3/1) siang, akibat serangan jantung. “Telah berpulang ke rahmatullah, bapak saya bernama Hamdhan Syukrie bin Abduh Ali (Denny Sakrie) di IGD Siloam Hospital pada pukul 12:25 WIB,” konfirmasi dari Fiqa, putri tunggalnya.

Pria kelahiran Ambon, Maluku, 14 Juli 1963, itu meninggal di usia 51 tahun. Ia‎ meninggalkan seorang istri dan seorang putri. Denny Sakrie bernama asli Hamdhan Syukrie, seorang penulis dan pengamat musik Indonesia terkemuka.

Denny merupakan luusan Ekonomi Manajemen Universitas Hasanuddin, Makassar, dan mengawali kariernya sebagai penulis artikel musik sejak duduk di bangku SMP, pada 1979. Kini, jenazah Denny masih berada di Rumah Sakit Siloam Karawaci, Tangerang. Rencananya, jenazah Denny akan dibawa ke rumah duka, di Perumahan Dasana Indah, Legok, Karawaci.

Kalahkan Burj Khalifa di Dubai, India akan Bangun Gedung Tertinggi

Jakarta, Aktual.co — Sebuah perusahan pengembang India berencana membangun menara tertinggi di dunia di Gujarat, India. Menara setinggi 1,2 kilometer rencananya akan dibangun di tengah proyek “Dream City”. Diperkirakan, pembangunan menara tersebut menelan biaya tak kurang dari 1,2 miliar rupe ata Rp 237,46 miliar dan akan dibangun di atas tanah seluas satu kilometer persegi, seperti dilaporkan Times of India, Sabtu (3/1).

Jika terwujud, bangunan itu akan mengalahkan Burj Khalifa yang terdapat di Uni Emirat Arab, atau bahkan Kingdom Tower yang akan dibangun Arab Saudi (1 km). Burj Khalifa kini memegang rekor sebagai bangunan tertinggi di dunia dengan tinggi 828 meter.

Burj Khalifa memegang sejumlah rekor dunia, di antaranya gedung tertinggi dunia; struktur buatan manusia tertinggi yang pernah ada; apartemen perumahan tertinggi (385 meter); gedung dengan lantai terbanyak (160 lantai); restoran tertinggi dari permukaan tanah (441 meter); lift tertinggi (504 meter); dan dek observasi tertinggi dunia (555,7 meter). India juga tengah membangun patung tertinggi di dunia, Statue of Unity (182 meter), di Gujarat yang merupakan kampung halaman Perdana Menteri Narendra Modi.

BKPM: Layanan Perizinan, Hari Libur Buka

Jakarta, Aktual.co — Layanan penerbitan perizinan investasi online milik Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tetap buka pada hari libur biasa dan nasional. “Pelayanan di hari libur tersebut merupakan komitmen kami untuk memberi kemudahan kepada investor dalam mengajukan permohonan perizinan investasi,” kata Deputi Pelayanan Penanaman Modal BKPM Lestari Indah dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (3/1).

Sejak diberlakukan 15 Desember, sistem layanan penerbitan perizinan online tetap menerima permohonan bahkan pada hari libur Natal dan Tahun Baru 2015. “Pada saat hari Natal tanggal 24-26 Desember, kami menerima sebanyak 141 permohonan. Demikian juga pada saat tahun baru tanggal 30 Desember 2014-1 Januari 2015, kami menerima 227 permohonan. Semua akan diproses sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP) yang berlaku di BKPM,” katanya.

Secara akumulatif, lembaga pimpinan Franky Sibarani itu sudah menerima 1.265 permohonan penerbitan perizinan investasi sejak diberlakukannya sistem online. Layanan perizinan online BKPM meliputi 11 jenis izin dan nonperizinan yakni izin prinsip penanaman modal (baik yang belum dan sudah berbadan hukum), izin prinsip perluasan, izin prinsip penggabungan perusahaan dan izin prinsip perubahan.

Selain itu, BKPM juga melayani secara online izin usaha, izin usaha perluasan, izin usaha penggabungan perusahaan, izin usaha perubahan dan izin kantor perwakilan perusahaan asing. Lembaga itu juga melayani izin fasilitas berdasarkan SK Menteri Keuangan tentang pembebasan bea masuk impor mesin dan SK Menteri Keuangan tentang pembebasan bea masuk impor barang dan bahan. Sesuai SOP yang ada, ditetapkan bahwa izin prinsip maksimal selesai dalam tiga hari, izin usaha dalam enam hari dan izin fasilitas dalam tujuh hari.

Berita Lain