13 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39926

Basarnas Pastikan Penemuan Bagian Besar AirAsia QZ8501

Jakarta, Aktual.co —Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) FH Bambang Soelistyo mengatakan sonar dari kapal tim SAR gabungan berhasil menangkap gambar tiga dimensi (3D) dan dua dimensi (2D) dua objek berukuran besar yang dipastikan bagian dari pesawat AirAsia QZ8501.

“Berdasarkan temuan genangan bahan bakar di permukaan pada Jumat (2/1) malam, tiga kapal yang mempunyai kemampuan deteksi bawah laut terus beroperasi di sektor prioritas. Hasilnya, pukul 23.40 WIB, berhasil dideteksi dua objek cukup besar,” kata Bambang, di Jakarta, Sabtu (3/1).

Bambang menjelaskan objek pertama berdimensi 9.2 x 4.6 x 0.5 meter (dengan 3D) dan objek kedua berdimensi 7.2×0.5 meter (dengan 2D). Kedua objek tersebut ditemukan berdekatan. Saat ini, dia mengatakan kapal Geo Survey sedang mengupayakan untuk mendapatkan visual dari dua objek yang disebutkan dengan menurunkan remotely operated vehicle (ROV).

Namun, Kepala Basarnas mengakui upaya yang dilakukan Kapal Geo Survey memang masih terkendala cuaca dengan gelombang mencapai 2,5 hingga 4 meter. “Secara tiga dimensi dan dua dimensi memang diketahui dua objek tersebut, kita akan pastikan dengan visual dengan menggunakan ROV. Tapi saya pastikan itu bagian pesawat Air Asia yang kita cari,” tandas jenderal TNI AU bintang tiga itu.

Pengangkatan Daniel Purba, Muluskan Kuasai Migas Nasional?

Jakarta, Aktual.co — Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara tidak menampik bahwa sejak awal memang sudah ada keinginan besar dari Soemarno Brothers untuk ‘memangku’ secara penuh dalam peranan migas nasional.

Hal itu terbaca dalam skema terkait pengangkatan Daniel Purba sebagai Vice Presiden ISC Pertamina, dan keluarnya rekomendasi tim reformasi tata kelola migas (RTKM) terkait pengalihan peran impor minyak dari Petral ke ISC.

“Iya memang ada, saya menduga kuat seperti itu, ya sama ada kaitannya Ari Soemarno dan Rini Soemarno, itulah. Ada kepentingan Soemarno Brothers dengan menempatkan Daniel Purba,” kata dia, ketika dihubungi Aktual.co, di Jakarta, Sabtu (3/1).

Menurut dia, aroma untuk menguasai peranan migas nasional itu sadah tercium ‘amis’ pasca kampanye dimana ada niatan untuk membubarkan Petral. Terlebih, sambung dia, peran impor bahan fosil itu melibatkan uang ratusaan triliun rupiah.

“Kok ngangkat orangnya (Daniel Purba, red) begitu saja tanpa ada di fit proper test yang ujug-ujug lalu diangkat itu orang. Kalau bukan karena ada hubungan dan kepentingan tidak akan kayak gini,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Ribuan Warga Yogyakarta Peringati Maulid Nabi dengan Ikuti Grebeg Maulud

Yogyakarta, Aktual.co — Ribuan warga Yogyakarta merayakan peringatan hari Maulud Nabi dengan mengikuti Grebeg Maulud yang digelar Kraton Yogyakarta bertempat di Alun-alun Utara dan Kompleks Masjid Gede Kauman Yogyakarta, pada Sabtu (03/01/2014).

Prosesi Grebeg diawali dengan keluarnya iring-iringan tujuh buah Gunungan dari Kraton menuju Masjid Gede Kauman dengan dikawal sejumlah Prajurit Bregodo Kraton dan 4 ekor gajah. Iring-iringan gunungan berjalan melewati Alun-alun Utara menuju 3 tempat lokasi perebutan. Yakni, Masjid Gede Kauman, Puro Pakualaman dan Kepatihan.

Di Masjid Gede Kauman, ribuan warga masyarakat telah menunggu kehadiran lima buah gunungan sejak pagi. Mereka berdatangan dari berbagai daerah untuk Ngalap Berkah gunungan yang berupa hasil Bumi baik sayur buah-buahan maupun makanan tradisional.

Begitu kelima buah gunungan selesai didoakan oleh Penghulu Masjid, ribuan warga tanpa dikomando langsung menyerbu dan ‘merayah’ semua gunungan tersebut. Tak sampai 5 menit, kelima gunungan itu pun ludes tak menyisakan apapun. Semua benda yang melekat pada gunungan diambil warga mulai dari wajik, kacang panjang hingga bambu penyangga gunungan.

Yang mengherankan, saat semua gunungan telah ludes dirayah warga, sejumlah orang yang tak kebagian pun nampak masih mengorek-ngorek pasir mencari sisa gunungan di sekitar tempat rayahan. Mereka nampak mengambil sisa-sisa bagian gunungan yang terjatuh.

“Ini bisa mendatangkan berkah. Baik kelancaran rejeki hingga keselamatan,” ujar salah seorang warga, Jumali (44) asal Pengasih Kulonprogo.

Artikel ini ditulis oleh:

Tim DVI Polri Dapat Bantuan 1 Kontainer Pendingin

Jakarta, Aktual.co — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri di RSUD Imanuddin, akan mendapat bantuan satu kontainer pendingin dari Pemerintah Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Kontainer pendingin itu untuk keperluan identifikasi awal terhadap jenazah pesawat AirAsia QZ8501 yang sudah berhasil dievakuasi.

“Alhamdulilah‎ kemarin dari bapak Bupati (Ujang Iskandar) dijanjikan untuk bantu sebuah kontainer pendingin ukuran 10 feat untuk diletakkan di RSUD Imanuddin,” kata Direktur Eksekutif DVI Polri, Komisaris Besar Pol Anton Castelani, kepada Aktual.co, di Lanud Iskandar Pangkalanbun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Sabtu (3/1).

Anton kembali menuturkan, bahwa untuk keperluan identifikasi jenazah, memang diperlukan adanya lemari pendingin. Apalagi, selama ini jenazah-jenazah penumpang AirAsia QZ8501 yang sudah berhasil dievakuasi dan teridentifikasi awal hanya menggunakan es batu untuk memperlambat proses pembusukan‎.

“Memang kalau mau idealnya kita harus punya lemari pendingin,” katanya lagi.

Memasuki hari ke-7 pencarian dan evakuasi pesawat AirAsia QZ8501 ini, total sudah 30 jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 yang ditemukan. Rinciannya, 18 jenazah sudah berada di Surabaya dan 12 jenazah sudah diterbangkan dari Lanud Iskandar Pangkalan Bun menuju Surabaya guna proses identifikasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Tak Berjalan Optimal, Menkes: Kedepankan Pemeriksaan Identitas

Surabaya, Aktual.co — Menteri Kesehatan, Nila Juwita Muluk, menggelar konferensi pers di Polda Jatim terkait masalah identitas korban AirAsia QZ 8501.

Dia menyatakan, beberapa kesulitan, bahwa setelah bekerja sama dengan tim dokter Pangkalanbun, Kalimantan Tengah,  didapatkan bahwa kondisi jenazah sudah membusuk sehingga sulit dikenali.

Sementara itu, saat berkoordinasi dengan RS  Bayangkara, temuannya banyak data yang kurang dari keluarga korban sehingga proses identifikasi tidak berjalan optimal.

Penyebab kematian sendiri belum dikethaui karena tidak dilakukan otopsi. Sebab, lanjutnya,  utama tim DVI adalah proses identifikasi.

“Kita sudah berupaya optimal dan mengedepankan pemeriksaan identitas. Memang secara budaya harus dilakukan otopsi, tetapi tidak semua jenazah dilakukan outopsi,” ujarnya, Sabtu (3/1).

Sementara itu, ketua Tim DVI,  Dr Budiyono mengatakan,  untuk tes DNA merupakan data yang akurat. Namun, bila ada data-data yang masuk, DNA tidak perlu dilakukan. Dikatakannya, pemeriksaan identifikasi  sebenarnya tidak lama, hanya analisisnya yang butuh waktu yang lama.

Artikel ini ditulis oleh:

Aktivitas Gunung Sinabung Kembali Menggeliat

Medan, Aktual.co — Aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara tak kunjung mengalami penurunan.

Data yang diterima dari petugas pos pemantau di Kabupaten Karo, Arif Cahyo menyatakan, bahwa sepanjang hari ini, Sabtu (3/1), Gunung Sinabung mengeluarkan 11 kali guguran awan panas.

“Iya, hari ini cukup banyak juga. Dari pukul 00.00 WIB, hingga sekarang telah terjadi 11 kali awan panas guguran, dengan jarak luncuran 200 sampai 4.000 meter ke arah Selatan, dan tinggi kolom abu 500 hingga 3.000 meter,” terang Arif, kepada Aktual.co.

Menurut Arif, guguran awan panas terbesar terjadi sekira pukul 06.29 WIB. Dengan jarak luncuran 4.000 meter dan kolum setinggi 3.000 meter.

“Tapi sekarang sudah mulai menurun,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain