15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39949

Datar, Catatan Ekonomi Tiongkok pada 2014

Jakarta, Aktual.co — Mesin Pertumbuhan Tiongkok pada tahun lalu berakhir dengan catatan yang datar pada sektor pabrik yang tersendat-sendat.
Dilansir dari reuters, Kejadian ini peris seperti Singapura, Korea Selatan, dan Indonesia, selaku produsen yang berjuang terhadap lemahnya permintaan, baik di dalam maupun luar negeri.
Purchasing Managers Index (PMI) Tiongkok, merosot ke 50,1 pada bulan Desember 2014, yang sebelumnya (November) di angka 50,3, dan masuk pada level terendah tahun ini.
Kabar baik datang dari sektor jasa Tiongkok, yang menyumbang hampir setengah dari perekonomian, dimana angka PMI-nya naik menjadi 54,1 pada Desember 2014 dari sebelumnya (November) di angka 53,9.
Namun, banyak analis menduga pertumbuhan ekonomi pada 2014 akan berada dibawah target (7,5 persen) peerintah.
“Dengan tidak ada tekanan inflasi, kami berharap kebijakan pelonggaran lebih pada kuartal pertama. Termasuk 50 basis poin dipotong dalam rasio persyaratan cadangan bank, untuk menopang permintaan domestik,” kata analis di Nomura, seperti dikutip dari Reuters.

Artikel ini ditulis oleh:

Baru Dilantik, Pejabat Pemprov DKI Diminta Berantas Praktik Suap

Jakarta, Aktual.co —Para pejabat di jajaran Pemprov DKI yang baru dilantik Jumat 2 Januari, diminta tidak lagi mentolerir praktik suap menyuap.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta mereka agar segera melapor jika melihat praktik tersebut. Karena dia mengaku sering mendapat laporan mengenai budaya suap menyuap di Pemprov DKI.
“Saya tidak mau dengar lagi sudah dicopot baru lapor sama saya. Saya ditekan, saya diperas, didzhalimi, diminta setoran,” kata dia, di Monas, Jumat (2/1).
Ahok juga mengancam Sekretaris Kota (Sekko) yang juga menjadi Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T). Jika kedapatan ‘bermain’ dalam proses pembebasan lahan, sanksinya bukan lagi hanya pencopotan. Tapi akan diserahkan ke proses hukum.
“Kita akan amati saudara (pejabat) dari gaya hidup, transaksi uangnya. Kita akan monitor habis termasuk yang hobi ke luar negeri. Bila masih korupsi, nekat melakukan kebiasaan lama, atau saudara marah pada saya, saya akan peringatkan pada saudara hati-hati. Karena saya juga marah pada saudara yang masih curi uang rakyat,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Kuliner Lezat yang Meluncur di Tahun 2015, Silahkan Mencoba!

Jakarta, Aktual.co — Tak hanya tren fashion, musik atau  film yang akan meluncurkan genre terbarunya, serta akan muncul di tahun 2015. Namun, juga ada makanan (kuliner) yang akan rilis di tahun 2015 ini. Dan, berikut kami sajikan daftarnya kepada Anda.

Kuliner lokal
91 persen pelanggan lebih tertarik pada makanan lokal, dan 64 persen konsumen lebih mungkin untuk mengunjungi sebuah restoran yang menawarkan makanan yang diproduksi secara lokal. Seperti steak-steak, minuman, hingga makanan penutup, yang banyak dicampurkan dengan bahan segar lainnya.

Dessert
Semakin hari, hidangan penutup  (dessert) semakin menarik dengan olahan yang sangat melezatkan. Dengan banyak campuran hingga pencampuran es krim yang sempurna membuat dessert semakin banyak diminati

Asian food
Makanan Asia (Asian food)  juga akan menduduki makanan yang paling diminati di tahun 2015. Seperti seafood, dan campuran sayur mayur lainnya dengan bahan-bahan alami.

Exotic food
Makanan eksotis (Exotic food) berempah yang banyak dijumpai di negara Asia maupun Amerika Latin. Makanan tersebut mengombinasikan antara rasa pedas, manis, asin, asam, tanpa didominasi rasa tertentu. Semua rasa ada di dalamnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Daan Mogot dan Cengkareng, Penyumbang Kecelakaan Tertinggi di Jakarta Barat

Jakarta, Aktual.co —Jalan Raya Daan Mogot dan Jalan Raya Cengkareng menjadi ‘penyumbang’ terbanyak kecelakaan lalu lintas di Jakarta Barat di 2014. 
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Ipung Purnomo mengatakan dari total 464 kasus kecelakaan di Jakarta Barat, 60 persennya terjadi di dua ruas jalan itu.
Dituturkan dia, tingkat kecelakaan di wilayahnya turun 18 persen dibanding 2013 yang mencapai 566 kasus. Ipung mengklaim penurunan terjadi karena keberadaan puluhan pos pantau yang tersebar di delapan wilayah kecamatan.
Total kerugian akibat kecelakaan lalu lintas di 2014, ujarnya, mencapai Rp1,6 miliar lebih. 
“Dengan korban jiwa 58 orang meninggal dunia, 311 luka berat dan 151 luka ringan,” kata Ipung, Jumat (2/1).
Turun di jumlah angka kecelakaan, namun jumlah pelanggaran lalu lintas justru melonjak drastis. Yakni hingga 91 persen dibanding 2013.  Jika di 2013 ada  33.668 kasus, jumlah pelanggaran di 2014 sebanyak 64.164 kasus.

Artikel ini ditulis oleh:

Tim Sembilan Disinyalir Hanya Evaluasi Keuangan PSSI

Jakarta, Aktual.co — Tim Sembilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dianggap hanya akan mengevaluasi PSSI dari segi keuangan. Hal itu dibuktikan dengan beberapa pernyataan dari Menpora, Imam Nahrawi.

Usai mengumumkan anggota Tim Sembilan, Imam melontarkan pernyataan kepada wartawan terkait alokasi uang pembelian tiket pertandingan Timnas yang diselenggarakan oleh PSSI.

“Seperti ketika Sampean (Anda) nonton bola, bayar karcis, kemana itu uang karcisnya. Padahal di karcis ada cover asuransi. Benar ada gak asuransinya?” tanya Imam di Gedung Kemenpora, Jumat (2/1).

Selain itu, Imam juga mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan peringatan dari Komisi Informasi Pusat (KIP) terkait kewajiban PSSI untuk melakukan transparansi keuangan.

Kata dia, jika PSSI tidak mau membeberkan perihal keuangannya kepada publik, Menpora menjadi orang pertama yang harus bertanggu jawab.

“Kalau Menpora tidak mendorong cabang olahraga untuk melakukan transparansi, Menpora yang kena,” kata Imam.

Bukan hanya melalui pernyataan, bukti jika Tim Sembilan akan terfokus mengevaluasi keuangan PSSI juga terlihat dari disisipkannya pihak kepolisian di dalam keanggotaannya.

Untuk diketahui, salah satu anggota Tim Sembilan yang berlatar kepolisian adalah, Oegroseno, yang pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri).

“Ketika ada indikasi pidana, tidak menunggu laporan, tapi langsung menghukum,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ketum: PSSI Belum Tahu Cara Kerja Tim Sembilan

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah telah mengumumkan anggota Tim Sembilan, yang akan melakukan pengawasan terhadp kinerja PSSI. Namun, federasi sepakbola Indonesia itu, belum mengetahui cara kerja bentukan Kemenpora tersebut.

Dikatakan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, pihaknya belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi terkait kinerja Tim Sembilan.

“Kami baru dengar dari media. Makanya kami belum mengetahui cara kerja mereka,” kata Djohar Arifin Husin di sela peresmian Kantor PSSI yang berada di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/1).

Mantan staf khusu KONI Pusat itu mengungkapkan, pihak Kemenpora tidak pernah melakukan koordinasi dengan PSSI terkait pembentukan tim tersebut.

Seperti diketahui, anggota Tim Sembilan diisi oleh orang-orang dari berbagai lintas sektoral, ada yang dari akademisi, kepolisian maupun olahragawan.

“Kami tidak tahu masalah ini. Yang jelas kami tidak pernah diajak bicara,” ungkapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain