15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39956

Kemenpora: Tim Sembilan Mulai Kerja Pekan Depan

Jakarta, Aktual.co — Deputi V Kemenpora Gatot S Dewa Broto, mengatakan bahwa, Tim Sembilan yang baru saja diumumkan, akan memulai pertemuan perdananya. Dan pertemuan tersebut, akan digelar pada pekan depan.

“Pekan depan rapat koordinasi akan dilakukan. Pada prinsipnya semuanya sudah berjalan setelah ada keputusan,” tuturnya, di sela pengumuman Tim Sembilan, di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (2/1).

Tim Sembilan yang diumumkan oleh Menpora Imam Nahrawi, berisikan dari berbagai kalangan, mulai dari kalangan akademisi, wartawan, mantan pemain dan juga dari mantan anggota kepolisian.

Menurut dia, tim yang ditargetkan bekerja selama tiga bulan ini, akan terus melaporkan semua kegiatannya ke pemerintah (Kemenpora).

“Hasil kinerja tim ini selanjutnya akan direkomendasikan ke pemerintah ada keputusan dari pemerintah akan berbentuk sebuah keputusan yang harus dijalankan,” jelasnya.

Meski telah diumumkan siapa-siapa saja anggota tim Sembilan, Menpora ternyata tidak menyertakan Surat Keputusan (SK) terkait pembentukan tim tersebut.

Padahal, Menpora pada pekan kemarin, telah berjanji untuk mengeluarkan SK pembentukan tersebut, sebelum tahun 2014 berakhir.

Artikel ini ditulis oleh:

Jakpus Ring Satu, Walikota: Harus Bisa Jadi Percontohan

Jakarta, Aktual.co — Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede yang posisinya menggantikan Rustam Effendi mengaku akan segera bekerja untuk membangun wilayah yang dianggap menjadi ring satu.
“Jakarta Pusat itu ring 1, harus bisa jadi percontohan,” katanya kepada wartawan usai pelantikan di Monas, Jumat (2/1). 
Namun kata Mangara untuk membangun wilayahnya, diperlukan pemetaan daerah-daerah yang harus segera dibangun dan diperbaiki. 
“kita akan mempelajari situasi apa saja yang mendesak dan butuh pembenahan,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Menjelang Malam Helikopter Black Hawk US ARMY Turunkan Empat Jenazah

Menjelang malam Helikopter Black Hawk US ARMY kembali menurunkan empat jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 di Lanud Iskandar, Pangkalanbun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1/2015). Sampai hari ini Angakatan Laut Amerika berhasil menurunkan dua belas jenazah korban pesawat AirAsia dari Kapal Angkatan Laut Amerika, USS SAMPSON (DOG 102). AKTUAL/MUNZIR

Pemberlakuan e-Ticket Rp40 Ribu, Masih Menuai Keluhan Pengguna Transjakarta

Jakarta, Aktual.co —Belum semua pengguna jasa Transjakarta mengetahui pemberlakuan tiket elektronik (e-ticketing), meski sudah dimulai sejak 1 November 2014 lalu. 
Salah satunya, M. Khadafi (24). Warga Depok itu memutuskan menggunakan Transjakarta dan meninggalkan motornya di rumah. Dia kaget saat diharuskan membeli tiket langganan seharga Rp40 ribu, dan tidak lagi tersedia tiket harian seharga Rp4 ribu. 
“Ya kaget lah, saya lagi ngga punya uang untuk beli tiket harga segitu. Tiket ‘ketengan’ juga tidak ada. Akhirnya ya batal naik busway (Transjakarta) dan ganti naik P55 ke arah Senayan,” ujar dia, yang naik dari Koridor 9 Halte Cawang, Jumat (2/1). 
Dari petugas BCA Flash di Halte Cawang, dia dapat penjelasan harga tiker Rp40 ribu itu rincian penggunaannya adalah Rp20 ribu untuk biaya tiket. Dan Rp20 ribu sisanya digunakan untuk empat kali perjalanan.
Dia menilai kebijakan itu memberatkan. Karena nilainya dianggap terlalu besar. “Maunya sih kartu dibagiin gratis saja, jadi nanti biar diisi sendiri sama pengguna,” kata dia.
Kata Khadafy, menggunakan angkutan umum seperti yang diharapkan oleh Pemerintah, justru membuat biaya transportasi sehari-harinya membengkak.
“Biasanya naik motor keluar duit hanya 25 ribu untuk beli bensin untuk dua hari. Sekarang malah 25 ribu hanya untuk satu hari satu hari,” keluhnya.
Keluhan yang sama mengenai harga e-ticket juga disampaikan Lauren. Mahasiswi Universitas Paramadina itu juga kaget saat tahu harus membeli tiket seharga Rp40 ribu. 
“Tapi karena saya kebetulan bawa uang, jadi ya saya beli saja tiket langganan,” ucap mahasiswi semester akhir ini.
Diketahui pada 1 November 2014 e-Ticketing berlaku di koridor 8 (Lebak Bulus-Harmoni dan koridor 9 (Pinang Ranti – Pluit). Pada 15 November, untuk koridor 2 (Pulogadung – Harmoni) dan koridor 3 (Harmoni – Kalideres). 
Di 29 November, pemberlakuan e-Ticket berlaku di koridor 5 (Kampung Melayu – Ancol) dan koridor 7 (Kampung Rambutan – Kampung Melayu).
Menyusul pada 13 Desember, e-Ticketing diberlakukan untuk koridor 10 (PGC Cililitan – Tanjung Priok), koridor 11 (Terminal Kampung Melayu – Pulo Gebang) dan 12 (Pluit – Tanjung Priok).
Keluhan juga sudah disampaikan penumpang di awal pemberlakuan tiket elektronik. Lantaran PT Transjakarta dianggap kurang sosialisasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Premium Turun, Harga ‘Cabai Syetan’ Tetap membumbung

Semarang, Aktual.co — Penurunan harga bahan bakar minyak jenis premium dan solar tidak mempengaruhi penurunan harga kebutuhan pokok, terutama cabai syetan di pasar Kota Semarang. 
Pedagang pasar tetap menjual harga cabai seperti sepekan lalu menjelang perayaan natal dan tahun baru 2015 yang mencapai Rp85 ribu per kg.
Berdasarkan pantauan, saat ini harga per kg cabai merah keriting Rp40 ribu, cabai merah Rp60 ribu, harga cabai hijau Rp25 ribu. Sementara, harga bawang putih tembus Rp16 ribu dan bawang merah Rp15 ribu per kg.
Tasmiah, pedagang sayur di Pasar Bulu Semarang mengaku kenaikan harga cabai yang terjadi sejak satu bulan lalu tetap bertahan sampai sekarang. Harga kebutuhan pokok lain pun tetap bertengger pada harga minggu lalu.
“Harga cabai itu pasti naik turun. Ini masih turun Rp2 ribu, sedangkan harga bawang putih dan bawang merah tetap stabil,” ujar dia, kepada Aktual.co, Jum’at (2/1).
Menurut dia, penurunan BBM tidak berpengaruh pada harga kebutuhan, seperti lombok, sayur mayur dan buah-buahan. Hanya saja, penurunan kebutuhan pokok seperti lombok biasanya memasuki musim ketiga (panas).

Artikel ini ditulis oleh:

Tim Sembilan Diberikan Dana Rp2 Miliar untuk Tiga Bulan Kerja

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), menganggarkan dana sebesar Rp2 miliar. Padahal, tim tersebut ditargetkan bekerja selama tiga bulan sejak diumumkan, Jumat (2/1).

Menpora, Imam Nahrawi berdalih, anggaran dana sebesar itu, untuk mendukung kebutuhan tim yang ditugaskan untuk melakukan pengawasan kinerja PSSI.

“Anggaran Tim Sembilan 1-2 miliar rupiah,” ungkap Imam ketika mengumunkan anggota Tim Sembilan, di gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (2/1).

Seperti diketahui, tim khusus pemantau kinerja PSSI diberi waktu untuk menyelesaikan setiap kasus yang ditangani, maksimal tiga bulan. Artinya, dalam setahun, untuk menghidupi Tim Sembilan, Kemenpora harus mengeluarkan dana sebesar Rp8 miliar.

Anggaran tersebut nantinya akan dibebankan pada Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Kemenpora 2015.

“Tim Sembilan akan bekerja selama tiga bulan,” ujar Menpora.

Untuk diketahui, tugas Tim Sembilan Kemenpora sendiri memiliki beberapa tugas pokok antara lain standarisasi kompetensi dan pengelolaan organisasi persepakbolaan serta penyelenggaraan kompetisi sepakbola nasional.

Selain itu, tim tersebut juga bertugas mengembangkan kualitas sepakbola nasional termasuk pembinaan usia dini dan membuat “grand design” pengembangan sepakbola nasional.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain