17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39982

Korem 152 Babullah Dapat Bantuan Kapal Cepat

Jakarta, Aktual.co — Korem 152 Babullah Ternate, Maluku Utara (Malut), menerima bantuan Kapal Motor Cepat (KMC). Komando Bantuan yang digunakan untuk operasional di daerah ini.
Kapenrem Mayor Inf Anang Setyoadi mengatakan, bantuan ini bagian dari program pemerintah untuk menciptakan kedaulatan laut dan keamanan laut dalam rangka poros maritim.
“Rupanya program ini bukan hanya isapan jempol semata, dibuktikan dengan dukungan satu unit KMC Komando yang diberikan kepada jajaran Korem 152 Babullah,” kata dia di Ternate, Jumat (2/1).
Kapenrem mengatakan, keberadaan KMC Komando juga untuk menjaga perairan Malut yang sering terjadi illegal fishing. Menurut dia, KMC Komando merupakan salah satu master piece buatan putra-putri terbaik Indonesia hasil riset Dislitbang TNI AD dan berbagai pihak dari Universitas Indonesia, dibuat di galangan kapal dalam negeri yang dapat mengangkut 31 orang personel dan 2 ABK serta mempunyai daya jelajah 250 NM (Nautica Mile) dengan kecepatan 45 Knot dan dapat beroperasi di laut, perairan dangkal, rawa, danau dan sungai.
Selain itu, kapal tersebut juga dilengkapi peralatan canggih terbaru baik marine radar, alat komunikasi maupun GPS termodern dikelasnya. KMP Komando juga dilengkapi dengan persenjataan senapan mesin berat jenis M2HB Browning kaliber 12,7 mm dengan sistem bidik menggunakan Remote Control Weapon System dilengkapi optronik sensor yang didalamnya terdapat Laser Range Finder.
Kanpenrem menambahkan, KMP Komando yang diberikan kepada jajaran Korem 152 Babullah untuk membantu mobilisasi pergerakan pasukan di wilayah Maluku Utara yang terdiri dari pulau-pulau dipisahkan oleh laut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Polres Ternate Gagalkan Penyelundupan Miras di Pelabuhan Dufa-dufa

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian dari Unit Reserse Brgade Mobile (Resmob) Polres Ternate, menyita 360 botol minuman keras (Miras) di Pelabuhan penyebrangan Kelurahan Dufa-dufa, Kecamatan Ternate Utara, 
Penyitaan tersebut berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat setempat bahwa, kuat dugaan sebanyak 5 karton berlebelkan rokok yang dibongkar dari kapal motor Pelita jurusan Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) ke Ternate itu, berinisikan miras.
Kapolres Ternate AKBP Anis Prasetyo mengatakan, penyitaan barang haram di dalam karton tersebut seluruhnya berisikan minuman keras jenis Beer. Didalam setiap karton berisi 15 karton berlebel Beer, yang kuat dugaan, barang tersebut dari Jailolo Kabupaten Halbar yang diselundup ke Ternate.
“Barang ini sudah diangkut ke dalam mobil Toyota Avansa dengan nomor Polisi DG 1070 K yang dikendarai oleh Indra, namun belum sempat membawa barang itu, kami langsung menggerebek dan mengamankan mobil yang digunakan mengangkut barang itu,” kata dia di Ternate, Jumat (2/1).
Atas temuan tersebut, pihak Resmob Polres Ternate akan melakukan pemeriksan kepada sopir mobil tersebut untuk dimintai keterangan guna mengetahui pemilik barang haram tersebut. “Pemilik barang ini kami belu ketahui, makanya sopir (Indra) kami amankan untuk dimintai keteranggan guna mengungkap siapa pemilik barang ini.”
Sebelumnya, aparat kepolisian Polres Ternate juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 60 liter minuman keras tradisional jenis cap tikus yang didatangkan dari Bitung, Sulawesi Utara melalui pelabuhan Fery Bastiong Ternate.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Puluhan Korban AirAsia QZ8501 Warga Malang, Pemkot Koordinasi Persemayaman

Malang, Aktual.co — Pemkot Malang berkoordinasi dengan berbagai instansi yang kemungkinan menjadi tempat rujukan persemayaman jenazah para korban Air Asia.
Beberapa instansi yang berkoordinasi dengan Bakesbangpol seperti rumah persemayaman jenazah swasta, krematorium hingga Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang.
“Biar ada rujukannya langsung, intinya kami sudah siapkan fasilitas buat para keluarga korban,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang, J Hartono, Jumat (2/1).
Pemerintah Kota Malang memastikan jumlah korban pesawat Air Asia asal Kota Malang sebanyak 36 orang.
Angka tersebut merupakan angka terakhir selama melakukan pendataan terhadap para korban pesawat nahas tersebut.
“Saat ini data terakhir dan final jumlah para korban adalah 36 orang asal Kota Malang,” Kata dia.
Data itu dipastikan setelah melakukan croscek data manifest penumpang Air Asia dengan data dari Dispendukcapil serta turun langsung untuk memastikan data kepada keluarga.

Artikel ini ditulis oleh:

Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Puing AirAsia QZ 8501

Jakarta, Aktual.co — Selain membawa dua jenazah penumpang pesawat AirAsia QZ 8501, Tim SAR gabungan juga membawa beberapa serpihan badan pesawat bagian dalam.
“Beberapa serpihan pesawat, benda-benda ini yang bisa dilihat merupakan bagian dari pesawat AirAsia (QZ 8501),” kata Direktur Operasional Basarnas Posko PangkalanBun, SB Supriyadi di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1) pagi.
Serpihan itu, lanjut dia, diduga bagian dari pesawat antara lain lapisan pintu bagian dalam pesawat dan sebuah puing sayap pesawat.
“Sepertinya sayap pesawat karena lapisan pintu dalam ada engsel, dan lain-lain. Kemungkinan ini body dalam, mungkin nanti tim investigasi yang bisa jelaskan lebih lanjut,” paparnya.
Dengan terkumpulnya satu persatu serpihan pesawat, akan menjadi petunjuk sebagai bahan-bahan yang digunakan oleh tim investigasi untuk menyelidiki penyebab kecelakaan pesawat.

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Jenazah Berhasil Dievakuasi SAR Gabungan

Jakarta, Aktual.co — Dua jenazah penumpang AirAsia QZ 8501 kembali dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Dua jenazah ini dibawa menggunakan helikopter Bell bersama beberapa puing pesawat pada, Jumat (2/1) pagi.
Pilot helikopter Bell Mayor laut pelaut (P) Sugiran menyatakan dua jenazah diambil dari KRI Banda Aceh. Namun kedua jenazah belum diketahui jenis kelaminnya.
“Dua jenazah ditransfer dari KRI Yos Sudarso dan dari kapal Barunajaya ke KRI Banda Aceh. Lalu kita ambil di KRI Banda Aceh yang ada landasannya,” kata Sugiran di Lanud Iskandar, PangkalanBun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1).
Menurut dia, kedua jenazah ditemukan dini hari tadi. Evakuasi oleh Bell baru dilakukan sekitar pukul 05.00 Wib. “Kita tiba di KRI Banda Aceh jam 5 pagi. Penemuan keduanya tadi malam,” katanya.
Beberapa puing-puing pesawat juga turut dievakuasi. Diantaranya berupa bagian pintu dalam pesawat. “Ini ada bagian puing pesawat juga. Tidak ditemukan bersama mayat tapi penemuan kapal pencari,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Komisi V DPR akan Berangkat ke PangkalanBun

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi V DPR, Yudi Widiana Adia mengatakan hari ini setidaknya sebanyak lima anggota komisi V yang berangkat menuju PangkalanBun, Kalimatan Tengah.
Kata dia, kedatangannya ke lokasi jatuhnya Pesawat Air Asia QZ 8501 jurusan Surabaya- Singapura itu untuk menemui sejumlah pihak terkait, seperti Basarnas, KNKT, maupun Kementerian Perhubungan.
“Pagi ini rombongan komisi V menuju pangkalan bun. Dan akan bertemu dengan KNKT, Basarnas, BMKG, dan Kemenhub,” ucap dia kepada wartawan melalui pesan singkatnya, di Jakarta, Jumat (2/1).
Berikut anggota komisi V yang berangkat di pangkalan bun, Kalimantan Tengah.;
1. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Yudi Widiana Adia dari Fraksi PKS.
2. Damayanti Wisnu Puryanti Fraksi PDIP.
3. Moh. Nizar Zahro Fraksi Gerindra
4. Abdul Hakim Fraksi PKS, dan
5. Musa Zainuddin Fraksi PKB.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain