18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39997

Meski Macet, Perayaan Tahun Baru di Bogor Aman

Jakarta, Aktual.co —Perayaan malam tahun baru di Kota Bogor, Jawa Barat berjalan kondusif.
“Semua berjalan lancar tanpa ada gangguan kamtibmas,” kata Kasubag Humas Polres Bogor Kota, AKP Diana Sulistyowati, Kamis (1/1).
Namun, seperti yang sudah diperkirakan, kemacetan terjadi di titik-titik berkumpulnya warga setengah jam sebelum pukul 00.00Wib. Seperti Tugu Kujang, Air Mancur, BNR dan Lapangan Sempur. Penyebabnya, banyak masyarakat yang berhenti di pinggir jalan menyaksikan pesta kembang api.
“Kemacetan tidak terlalu parah, terjadi sesaat sebelum pergentian tahun dan sesudah pesta kembang api,” katanya.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, tambah dia, perayaan tahun baru di Kota Bogor tidak sepadat tahun sebelumnya. Di mana hampir semua ruas jalan mengalami kemacetan.
Situasi kembali normal sekitar pukul 01.00 WIB. Untuk memastikan perayaan malam tahun baru berjalan lancar, jajaran Muspida Kota Bogor melakukan operasi gabungan.
“Operasi gabungan diikuti seluruh Muspida, Wali Kota, Wakil Wali Kota, Kepolisian, TNI, Kejaksaan, Pengadinal, dan Satpol PP semua turun patroli keliling kota,” katanya.
Ia menambahkan, patroli yang dipimpin langsung wali kota berlangsung selama kurang lebih satu jam berkeliling wilayah Kota Bogor.
Perayaan malam tahun baru di Kota Bogor ditandai dengan pesta kembang api yang menyala-nyala dari seluruh penjuru kota. Kemeriahan terasa saat warga menyaksikan pertunjukkan kembang api selama kurang lebih 30 menit lamanya.
Beberapa lokasi tempat kembang api dinyalakan antara lain Tugu Kujang, Lapangan Sempur, Air Mancur, BNR, dan sejumlah hotel serta restoran.

Artikel ini ditulis oleh:

Politisi PDIP Hembuskan Isu Reshuffle Kabinet

Jakarta, Aktual.co — Meskipun perombakan (reshuffle) kabinet merupakan hak prerogatif presiden, akan tetap evaluasi terhadap menteri harus dilakukan.
Begitu dikaitakan salah satu politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Masinton Pasaribu, di Jakarta Kamis (1/1).
“Harus ada evaluasi terhadap menteri. Saya kira dalam enam bulan harus ada evaluasi, meskipun itu hak prerogatif pak Jokowi,” ucapnya.
Masinton yang juga sebagai anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan, Jokowi harus jeli melihat kinerja menterinya. Bila ada kerja menteri yang belum sesuai dengan program pemerintah dan harapan rakyat, maka harus segera dievaluasi.
“Bila perlu diganti,” tegasnya.
Jokowi diharapkan Masinton harus bisa membuat good goverment dengan membuat sistem birokrasi yang efektif sehingga muaranya ada pada kesejahteraan rakyat.
Walau begitu, sambung pentolan Repdem itu, untuk saat ini masih belum mau berkomentar nama-nama menteri yang tidak bagus kinerjanya. Ia berharap dalam waktu minimal enam bulan Jokowi harus bisa menilai mana raport menteri yang kinerjanya di tingkat bawah.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Dibuli Temen Sekelasnya, Pria Ini Tewas Setelah Terbentur Meja

Jakarta, Aktual.co — Sergei Casper, 17 tahun seorang remaja siswa sekolah perguruan tinggi di Moscow, Rusia harus merengang nyawa karena lehernya terbentur meja.
Tewasnya Sergei tersebut karena teman-temannya ingin membuat lelucon. Apalagi Sergei juga sempat dibuli oleh teman-teman sekelasnya dengan cara yang bisa dibilang tidak manusiawi. Dia dibungkus dan direkat dengan isolasi oleh teman–teman sekelas yang membulinya sehingga tidak bisa menggerakkan tangan dan kakinya.
Setelah merekatnya dengan isolasi, teman-teman yang membulinya itu kemudian membawa Sergei ke kamar mandi dan memasukkan kaki satunya ke dalam toilet. Bahkan kegiatan itu dilihat langsung oleh gurunya sendiri.
Setelah melakukan tindakan konyol tersebut, kemudian Sergei dibawa kembali ke dalam kelas yang berada di ibu kota Moskow Rusia, dimana ketika itu ada guru yang sedang duduk dalam kelas.
Sergei yang dibuli itu sudah sangat lelah dan sangat tersiksa, sehingga dia kehilangan keseimbangan dan terjatuh kearah meja guru, lehernya membentur meja. Benturan itu mengakibatkan luka di kerongkongan, dia kemudian terbaring di lantai dengan luka parah di leher, namun teman-temannya malah menertawainya dari belakang.
Menyadari Sergei terluka parah, lantas teman-temannya menolong namun naas Sergei sudah terlanjur kritis dan meskipun ambulans dipanggil, akhirnya dia tewas di tempat.
Atas kejadian tersebut, Polisi melakukan investigasi di tempat kejadian guna mendalami keterlibatan sejumlah pihak atas kasus tersebut. Salah satu teman sekelasnya mengatakan dia dibuli karena kecintaanya terhadap seni.
Alexander yang merupakan teman Sergei mengatakan kepada media setempat, Sergei merupakan teman yang baik, “dia tidak pernah melakukan sesuatu yang buruk kepada siapapun dan dia adalah teman saya.”
Pihak sekolah membantah bahwa mereka mengetahui aksi buli tersebut, dan menambahkan jika siapa saja pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut telah dikeluarkan dari sekolah.
Namun orang tua korban tetap menuntut pertanggung jawaban, mengapa guru yang berada di dalam kelas yang melihat aksi buli tidak melakukan tindakan apapun, dan menurut banyak saksi mata teman-teman sekelasnya, aksi buli tersebut sudah berlangsung selama berbulan–bulan namun tidak ada tindakan apapun dari pihak sekolah.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Anas: SBY Caketum Demokrat, “Menang Ora Kondhang, Kalah Wirang”

Jakarta, Aktual.co — Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengatakan pasti ada yang melatarbelakangi upaya dukungan terhadap SBY untuk terpilih kembali dalam kongres 2015, ecara aklamasi sebagai ketua umum partai berlambang bintang mercy itu.
“Kalau sekarang Pak SBY mau lagi dan dirancang sedemikian rupa untuk aklamasi, tentu ada penjelasannya,” cuit Anas dalam akun twitter @anasurbaningrum, berteger #kisahkongres dengan kode *abah, Kamis, (1/1).
Masih seperti yang dicuitkan, Anas berkeyakinan SBY akan maju kembali dengan meminta kader merancang sebuah metode secara masif. Tujuannya, agar SBY mendapat jaminan menang saat mengikuti Kongres.
“Mengapa dirancang aklamasi? Kalau bisa aklamasi, maka terjamin untuk menang. Jaminan itu penting,” ujar Ketua Umum Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu.
Lebih lanjut, sambung dia, jika Kongres dibiarkan dengan kompetisi terbuka maka ini sama saja membuka semua kemungkinan terjadi dalam Kongres. Dengan kata lain, pemenang Kongres bisa tidak terduga.
Maka dari itu dipilih metode penggalangan agar aklamasi terjadi. Anas pun mengaku sudah mendengar kabar bahwa ada surat dukungan bermaterai untuk menggaransi kemenangan SBY di Kongres
“Kalau kompetisi terbuka, Pak SBY akan terkena situasi ‘menang ora kondhang, kalah wirang’. Artinya, menang tidak jadi terkenal, tetapi kalah malah memalukan. Situasi yang tidak nyaman,” demikian cuitan mantan PB HMI itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Libur Tahun Baru 2015, Jalur Wisata Semarang Macet Total

Semarang, Aktual.co —  Libur pertama Tahun Baru 2015 hampir di semua jalur wisata Semarang macet total. Kemacetan parah terjadi di jalur Pantura Mangkang dari satu arah Semarang-Jakarta.
Kemacetan disebabkan membludaknya pengunjung liburan Kebun Binatang Mangkang. Area parkir kendaraan pengunjung membludak ke luar kawasan wisata satwa sampai meleber di sepanjang jalur utama kendaraan. 
Berdasarkan pantauan Aktual.co, Kamis (1/1) titik kemacetan mulai dari pasar Mangkang. Barulah, padatnya arus lalu lintas mulai mencair setelah melewati Terminal Mangkang memasuki arteri Kaliwungu. 
Antrean panjang terjadi sejak pagi hari hingga saat ini. Kendaraan bernopol luar kota Semarang memadati jalur Mangkang.
“Macet sejak pagi tadi. Rombongan hanya bisa berjalan mengular sampai Terminal bus Mangkang,” kata Bayu Agung Pribadi, pengunjung asal Purwodadi.
Di tempat berbeda, di jalur Bandungan, Kabupaten Semarang kemacetan parah terjadi dari dua arah bahkan beberapa kendaraan mogok.
Jalan antara Jimbaran ke Bandungan memang tidak lebar sehingga sulit menyalip. Kemacetan semakin parah karena ada beberapa pengendara motor yang menyerobot dan melewati marka jalan. 
Beberapa pengemudi mobil yang tidak sabar memilih putar balik sehingga lalu lintas semakin semrawut.
Medan jalan yang naik turun juga menyebabkan mobil dan motor mengalami mogok hingga harus menepi. Kemacetan juga memperlambat laju ambulance dan mobil Binmas Polres Semarang.
Untuk mencegah kemacetan di jalan yang lebih terjal yakni, dari Jimbaran menuju daerah wisata Sidomukti, akses masuk ditutup untuk mobil roda empat.
Kawasan Bandungan, Jimbaran dan Sidomukti memang menjadi pilihan wisatawan berkunjung saat liburan karena pemandangan indah dan udara segar di sana. 

Artikel ini ditulis oleh:

SPBU di Kota Bekasi Mulai Turunkan Harga BBM

Jakarta, Aktual.co —Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai berlakukan harga baru BBM mulai pukul 00.00 WIB di saat pergantian tahun. Menyusul keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kamis (1/1).
Salah seorang pemilik SPBU di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Andi Wasis, mengatakan perintah menurunkan harga BBM justru diperolehnya lewat pesan siaran PT Pertamina sejak Rabu (31/12).
“Tidak ada surat resmi, hanya ‘broadcast’ saja dari Pertamina agar seluruh SPBU kota/kabupaten menurunkan harga BBM-nya,” kata Andi, Kamis (1/1).
Harga BBM jenis Premium, Pertamax, dan Pertamax Plus, serta solar mengalami penurunan.
Premium dari harga Rp8.500 menjadi Rp7.600 per liter, solar dari Rp7.500 menjadi Rp7.250 per liter, Pertamax dari Rp9.950 per liter menjadi Rp9.600 per liter, dan Pertamax Plus dari Rp11.100 menjadi Rp10.750 per liter.
Kondisi serupa juga dilakukan SPBU Jatiasih di Jalan Pekayon-Pondokgede yang banyak didatangi konsumen sejak Kamis pagi.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain