13 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40009

Digelar Pesta Kembang Api, Ini Titik Perayaan Tahun Baru 2015 di Bandung

Jakarta, Aktual.co — Dalam menyambut Tahun Baru, pada malam ini. Kota Bandung akan menempatkan beberapa titik untuk merayakan pesta kembang api sebagai berikut:

1. Kawasan Trans Studio Bandung, Jalan Gatot Subroto.
2. Grand Pascific Hotel Jalan Pasirkaliki
3. Sepanjang jalan dan Jembatan Pasupati
4. Kawasan Dago, di sepanjang Jalan Ir H Djuanda
5. Grand Hotel Universal Jalan Setiabudhi
6. Paskal Hyper Square Jalan Tjokroaminoto
7. Alun-alun Ujung Berung, Jalan Raya Ujung Berung.

Kembang api juga akan banyak dinyalakan di hotel-hotel, tempat wisata dan tempat-tempat hiburan lainnya hampir di seluruh wilayah Kota Bandung.

Namun demikian, diberitakan sebelumnya bahwa Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, membatalkan acara pesta kembang api pada saat malam pergantian tahun 2015 yang rencananya bakal digelar tengah malam nanti.

Bapak Emil mengatakan, pembatalan pesta kembang api tersebut sebagai wujud empati kepada korban-korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di di Selat Karimata.

Ia mengatakan, bahwa sekarang sedang banyak musibah, Ada aspirasi dari warga agar tidak ada gebyar kembang api, jadi dibatalkan.

Meski demikian, Emil tidak akan membatalkan perayaan lainnya dalam rangka menyambut pergantian malam Tahun Baru 2015.

“Ingin bersimpati bukan berarti bersedih, karena menyambut hal baru juga harus bergembira. Jadi tetap ada kegembiraan di jalan Dago,” ujarnya.

Selain diadakan di Jalan Dago, Emil juga menggelar Istigosah dan doa bersama di Alun-Alun Kota Bandung baru untuk mendoakan para korban kecelakaan pesawat AirAsia serta mendoakan untuk kemajuan Kota Bandung.

Artikel ini ditulis oleh:

Komando Militer Kerahkan Satuan Tempur untuk Bantu Polisi

Jakarta, Aktual.co — Komando Daerah Militer IX/Udayana menyiagakan personel Satuan Tempur dan Satuan Bantuan Tempur untuk membantu aparat kepolisian pengamanan malam pergantian tahun 2014 .
“Kalau Kodam ‘memback-up’ (polisi) jika sewaktu-waktu diperlukan kami ‘on-call’ segera bergerak,” kata Kepala Staf Angkatan Darat Kodam IX/Udayana Brigadir Jenderal Ruslian Hariadi di Denpasar, Rabu (31/12).
Menurut dia, selain menyiagakan Satuan Tempur dan Satuan Bantuan Tempur itu, pihaknya juga menyiagakan semua kekuatan personel lain jika diperlukan.
Namun dia enggan merinci berapa jumlah personel Satuan Tempur itu termasuk seluruh kekuatan Kodam Udayana yang dikerahkan maupun disiagakan untuk membantu polisi, mengingat hal itu merupakan bagian dari strategi.
Adanya pergerakan terkait keberadaan jaringan terorisme termasuk Islamis State of Iraq and Syira atau ISIS, Hariadi menjelaskan bahwa hal itu telah menjadi antisipasi prajurit termasuk ancaman yang sempat dilontarkan oleh salah satu anggota jaringan ISIS yang tersebar di media sosial, Youtube.
“Kami akan selalu berkoordinasi dengan Polda, tidak akan lepas. Kalau lengah sedikit saja termasuk masyarakat, maka kejadian tahun 2002 (Bom Bali I) bisa saja terulang, apalagi ISIS yang akan mencari kelemahan kita.”
Dia pun mengajak masyarakat untuk membantu aparat terkait untuk bergerak menjaga keamanan minimal di wilayah masing-masing. “Setiap RT dan RW memiliki kewajiban untuk siapapun tamu yang datang harus lapor.”
Kodam Udayana, lanjut dia, juga telah memperkuat jaringan intelijen guna mengantisipasi aksi-aksi dari oknum yang ingin mengacaukan kondusifitas di Pulau Dewata menjelang tahun baru.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Malam Tahun Baru, Transjakarta Sediakan Armada Malam Hari

Jakarta, Aktual.co — PT. Transjakarta akan melakukan penyesuaian operasional bus Transjakarta terkait dengan pelaksanaan Jakarta Night Festival malam nanti dan juga perayaan malam tahun baru di beberapa tempat seperti di Ancol dan pusat perbelanjaan. Penyesuaian itu akan dilakukan terutama pada koridor 1,2,3,5 dan 9. Selain itu, akan ada armada bus Transjakarta pada malam hari.  Armada tersebut akan beroperasi hingga pukul 05.00 WIB. 
Berikut adalah halte-halte bus Transjakarta yang akan melayani Armada Malam Hari:
Koridor 1 (mulai jam 02:00): Blok M, Bundaran Senayan, Bendungan Hilir, Karet, Dukuh Atas-1, Tosari, Sarinah, Monas, Harmoni dan Kota.
Koridor 2 (mulai jam 23:00): Pulo Gadung, Pulo Mas, Cempaka Timur, RS Islam, Rawa Selatan, Gambir 1, Juanda dan Kwitang.
Koridor 3 (mulai jam 23:00): Kalideres, Pesakih, Rawabuaya, Jembatan Besi dan Indosiar.
Koridor 5 (mulai jam 02:00): Kampung Melayu, Pasar Jatinegara, Slamet Riyadi, Matraman-1, Salemba UI, Kramat Sentiong, Sentral Senen, Pasar Baru Timur, Jembatan Merah, Gunung Sahari Mangga Dua, Pademangan dan Ancol (dapat terjadi perpendekan rute secara situasional jika terjadi lonjakan penumpang).
Koridor 9 (mulai jam 23:00): PGC-2, Cawang UKI, BNN, Cawang Ciliwung, Pancoran Tugu, Kuningan Barat, Jamsostek, Slipi Petamburan, Slipi Kemanggisan, RS Harapan Kita, Central Park, Grogol-2, Penjaringan dan Pluit.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pencarian AirAsia, Dua Jenazah Dibawa ke Surabaya

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistio mengatakan dua jenazah korban yang diduga penumpang pesawat AirAsia QZ8501 telah dibawa ke Surabaya.
“Saat ini dua jenazah sudah dibawa oleh Boeing kita dari Pangkalan Bun ke Surabaya. Kenapa hanya dua, karena waktu cuaca agak bagus satu helikopter kita bisa masuk kemudian dengan berbagai kapasitas bisa membawa dua (jenazah),” kata Soelistio, Rabu (31/12).
Pada saat bersamaan, ada pesawat yang memang dapat membawa ke Surabaya, karena itu dua jenazah dapat segera dibawa.
“Yang lima saat ini sedang dievakuasi, mudah-mudahan sudah berhasil, dipindahkan dari dua kapal ke satu kapal. Yang satu kapal ini karena cuaca tidak baik, sambil menunggu helikopter bisa terbang dengan ‘limit safety’ kapal yang satu (membawa jenazah) saya perintahkan mendekat ke pantai,” kata dia.
Dengan cara itu akan mempersingkat waktu pemindahan lima jenazah lainnya. “Kita memang bermain dengan cuaca, saya minta semua sabar.” 
Menurut dia, masih ada kemungkinan tim SAR gabungan akan menemukan jenazah lagi, namun semua juga tergantung dengan kondisi cuaca di lokasi pencarian.
Sebelumnya, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tujuh jenazah korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501. Namun demikian, badan pesawat belum dapat ditemukan.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat Nilai Keputusan Menteri Sudirman Said Langgar Keputusan MK

Jakarta, Aktual.co — Pengamat hukum dari Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Muzakir menilai kebijakan menyerahkan harga BBM ke pasar yang dikeluarkan oleh Menteri Sudirman Said itu salah dan melanggar Keputusan Mahkamah Konstitusi pada 15 Desember 2004. 
Keputusan MK yang dituangkan dalam Putusan Perkara Nomor 002/PUU-I/2003 itu menyatakan bahwa dalam Undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi di Pasal 28 ayat (2) yang berbunyi: “Harga Bahan Bakar Minyak dan Harga Gas Bumi diserahkan pada mekanisme persaingan usaha yang sehat dan wajar” tidak sesuai dengan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.
“Kalau itu mengikuti harga pasar, maka itu jelas (melanggar konstitusi). Pemerintah jelas salah dalam hal ini, hal tersebut bakal memberatkan masyarakat. Ini akan jadi ruwet nantinya,” kata Muzakkir ketika dihubungi Aktual.co, Rabu (31/12).
Sebelumnya Menteri Sudirman Said mengatakan, “BBM Umum harganya mengikuti harga pasar. Bukan berarti pemerintah lepas tangan, pemerintah hanya atur cara harga BBM Umum, selain BBM di atas tidak diberikan subsidi”.
Sekadar informasi, Mahkamah Konstitusi  telah menguji Undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Dalam putusan hasil Rapat Permusyawaratan 9 (sembilan) Hakim Konstitusi pada hari Rabu, tanggal 15 Desember 2004, yang dituangkan dalam Putusan Perkara Nomor 002/PUU-I/2003 menyatakan, salah satunya, bahwa menyerahkan harga BBM ke mekanisme pasar bertentanga dengan konstitusi. (Baca juga: Menteri ESDM: Harga BBM Umum Akan Ikuti Harga Pasar)
Demikian putusan MK uang menyebut hal tersebut : “Pasal 28 ayat (2) dan (3) yang berbunyi (2) Harga Bahan Bakar Minyak dan Harga Gas Bumi diserahkan pada mekanisme persaingan usaha yang sehat dan wajar; (3) Pelaksanaan kebijaksanaan harga sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) tidak mengurangi tanggung jawab sosial Pemerintah terhadap golongan masyarakat tertentu”; Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 nomor 136, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4152) bertentangan dengan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.”

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Jakarta Night Festival, Ahok Himbau Warga Untuk Jaga Kebersihan

Jakarta, Aktual.co —  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengimbau agar warga menjaga kebersihan saat menghadiri kegiatan Jakarta Night Festival (JNF) untuk merayakan malam pergantian tahun.

“Jadi, saat berlangsungnya kegiatan JNF nanti malam, bukan cuma bebas kendaraan bermotor, tetapi juga harus bebas sampah. Jadi, kebersihan harus tetap dijaga,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (31/12).

Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, sebelumnya, pada beberapa minggu terakhir, pihaknya telah melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

“Sebelumnya, kita sudah lakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi itu, seperti jangan buang sampah di sembarang tempat kantongi dulu sampahnya sebelum menemukan tempat sampah,” ujar Ahok.

Selain itu, dia menuturkan pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) agar senantiasa menjaga kebersihan di lingkungan sekitar dagangannya.

“Kita minta kepada para PKL supaya bertanggung jawab penuh terhadap sampah dagangannya masing-masing. Tidak boleh dibuang sembarangan dan mengotori lingkungan sekitarnya,” tutur Ahok.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan kembali menggelar Jakarta Night Festival (JNF) di sepanjang Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Monas pada malam pergantian tahun. Kegiatan itu akan dilaksanakan pada Rabu (31/12) mulai pukul 20.00 hingga 01.00 WIB.

Terdapat sembilan panggung yang didirikan untuk memeriahkan JNF 2014. Dua panggung utama akan didirikan di Bundaran HI dan Silang Barat Monas.

Sedangkan tujuh panggung lainnya didirikan di Dukuh Atas, Jalan Teluk Betung, Jalan Sunda (Sarinah), di depan Gedung Jaya, di depan Hotel Sari Pan Pacific, di depan Bank Syariah Mandiri dan di depan Wisma Antara. 

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain