2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40046

WKSI: Sentimen Negatif Masih Selimuti Rupiah

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar Rupiah pekan lalu melemah seiring positifnya nilai Dollar AS. Pasalnya, pelaku pasar kian melihat berlanjutnya pemulihan ekonomi AS.
“Rilis positif dari data-data ekonomi AS, seperti chain store sales, redbook, house price index, new home sales, dan GDP growth rate AS memberikan sentimen positif pada nilai tukar Dollar AS,” tulis Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada dalam risetnya.
Pada Senin (29/12), Reza memperkirakan Rupiah  berada di atas  target level support 12.468, yakni Rp12.478-12.462 (kurs tengah BI). Mendekati penghujung tahun, kata dia, laju Dollar AS masih menunjukkan penguatannya.
“Sentimen negatif masih akan menyelimuti Rupiah, sehingga waspadai potensi pelemahan lanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR Sesalkan Penghentian Sementara Pencarian Air Asia

Jakarta, Aktual.co — Pencarian pesawat Air Asia QZ 8501 yang hilang kontak sekitar pukul 7.00 WIB, Minggu (28/12), pemerintah disarankan melibatkan masyarakat maritim.
Demikian disampaikan Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, Minggu (28/12).
Jelas Bambang, perairan Bangka Belitung selalu menjadi alur pelayaran yang banyak dilalui ribuan kapal setiap harinya selama 24 jam.
Oleh karena itu, pemerintah bisa meminta bantuan kepada mereka untuk membantu mencari jika mereka menemukan penumpang atau serpihan dari pesawat tersebut.
“Saran saya libatkan semua pihak,” ujar pemilik usaha kapal penyeberangan Dharma Lautan Utama ini. Bambang Haryo juga menyayangkan adanya penghentian sementara pencarian pesawat. Pasalnya, penumpang butuh pertolongan cepat. 
“Peralatan SAR dan kapal TNI cukup laik lakukan pencarian,” demikian Bambang. 
Diwartakan sebelumnya, pesawat AirAsia QZ8501 yang terbang dari Surabaya menuju Singapura hilang kontak sekitar pukul 7.00 WIB. Pesawat tersebut kemungkinan besar mengalami gangguan cuaca. Sebelum hilang dari radar ATC di Jakarta, pilot pesawat, Kapten Iriyanto, minta izin untuk mengubah arah pesawat demi menghindarkan awan tebal.
Pesawat membawa penumpang 155 orang dan kru sebanyak 7 orang, total di dalam pesawat 162 orang. Dengan rincian, Indonesia 155 orang, Korea Selatan 1 orang, Singapura 1 orang, Prancis 1 orang dan Malaysia 1 orang.

Artikel ini ditulis oleh:

Pencarian Air ASIA, TNI AU Kerahkan Hercules dan Helikopter

Jakarta, Aktual.co — Pencarian pesawat Air Bus yang membawa penumpang 155 orang dan tujuh awak pesawat itu akan dilanjutkan pada Senin (29/12) pagi dengan mengerahkan empat pesawat.
Keempat pesawat yaitu satu Boeing 737 dari Pontianak, dua Hercules dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma dan sebuah Helikopter Super Puma dari Lanud Atang Sanjaya, Bogor dengan harapan pencarian akan menjangkau wilayah yang lebih luas dan segera ditemukan.
“TNI AU akan selalu berupaya secara cepat mengerahkan personel dan pesawatnya untuk memberi pertolongan dan dukungan bagi pemerintah dan masyarakat yang memerlukan bantuan,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Hadi Tjahjanto, Minggu (28/12).
Perlu diketahui, pesawat Air Asia QZ8501 rute Surabaya-Singapura menghilang dari radar pengendali pesawat di Sukarno-Hatta dan radar Kohanudnas pada pukul 06.18 WIB dan secara resmi dinyatakan hilang pada 07.55 WIB.
Pesawat tersebut membawa 155 penumpang, dua pilot, dan lima kru kabin. Pesawat Airbus 320 Air Asia ini dikemudikan Captain Pilot Iriyanto yang tercatat sebagai mantan penerbang tempur F-5 Tiger Skuadron Udara 14 TNI AU yang setelah menyelesaikan masa dinas pertamanya bergabung di Merpati Airlines dan selanjutnya di Air Asia

Artikel ini ditulis oleh:

Pagi Ini, TNI AU Kembali Lakukan Pencarian Air Asia

Jakarta, Aktual.co — TNI Angkatan Udara akan kembali melanjutkan pencarian dan melakukan operasi Search And Rescue pesawat Airbus 320 Air Asia yang hilang kontak setelah 42 menit terbang dari Surabaya menuju Singapura.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Hadi Tjahjanto, mengatakan pencarian pesawat Air Asia dengan menggunakan pesawat Boeing 737 Intai Maritim dan C-130 Hercules dari Lanud Halim Perdanakusuma, di perairan antara pulau Belitung dan ke timur pulau Galam serta ke utara Pulau Cerutu, masih nihil.
“Sasaran pencarian pesawat diarahkan pada perkiraan titik akhir dari pantauan radar dan arah tujuan pesawat�antara Pulau Belitung dan ke timur Pulau Galam serta ke utara Pulau Cerutu dengan penyisiran kurang lebih 40 Notikel mail,” kata Hadi, di Jakarta, Minggu (28/12).
Skuadron 31 Lanud Halim pada hari pertama pencarian melibatkan sebuah pesawat Hercules A-1323 dengan Pilot Mayor Pnb Akal Juang dan dalam pencarian diikuti 11 wartawan ibukota berangkat dari Halim Perdanakusuma pada pukul 13.10 WIB.
Setelah melaksanakan pencarian di lokasi tempat hilangnya pesawat Air Asia selanjutnya mendarat kembali di Halim pada pukul 18.40 WIB untuk disiapkan kembali melaksanakan misi pencarian pada Senin (29/12).
Diketahui, pesawat Air Asia QZ8501 rute Surabaya-Singapura menghilang dari radar pengendali pesawat di Sukarno-Hatta dan radar Kohanudnas pada pukul 06.18 WIB dan secara resmi dinyatakan hilang pada 07.55 WIB.
Pesawat tersebut membawa 155 penumpang, dua pilot, dan lima kru kabin. Pesawat Airbus 320 Air Asia ini dikemudikan Captain Pilot Iriyanto yang tercatat sebagai mantan penerbang tempur F-5 Tiger Skuadron Udara 14 TNI AU yang setelah menyelesaikan masa dinas pertamanya bergabung di Merpati Airlines dan selanjutnya di Air Asia.

Artikel ini ditulis oleh:

Mendagri: Perppu Pilkada Serentak Masih Dibahas DPR

Jakarta, Aktual.co — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo mengatakan, naskah Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang (Perppu) Pilkada serentak yang akan digelar pada 2015 masih dibahas di DPR.
“Perppu itu masih di DPR, kami siap jika dilaksanakan Pilkada serentak pada 2015, Secara infrastruktur hampir 90 persen daerah itu siap anggarannya,” Mendagri Tjahyo Kumolo saat berada di Kota Jayapura, Papua, Minggu (28/12).
Hanya saja, kata Kumolo,, ada penambahan dari 204 kabupaten/kota dan provinsi yang direncanakan Pilkada serentak pada 2015, kemungkinan mencapai 300 daerah.
“Ada penambahan daerah lagi, tapi semua kan tergantung dari Perppu yang akan di bahas pada tahun depan,” katanya.
“Kalau KPU siap, Kemdagri akan back up, siap. Permasalahannya kan bukan di KPU dan Kemdagri? Yang ada, menunggu Perppu yang akan dibahas hingga tahun depan oleh DPR,” lanjutnya.
Mendagri optimis jika DPR akan menyetujui Perpu tersebut.
“Saya yakin DPR tidak akan mempermalukan Pak SBY, tapi kesiapan KPU dengan penambahan 100 daerah, siap atau tidak, pasti jalan. Karena kalau urusan Plt gubernur, Plt wali kota dan Plt bupati kita siap, anggarannya juga siap,” katanya.
Mendagri menambahkan jika Perpu sudah disetujui dan disahkan, sudah pasti hal itu akan berjalan.
“Hanya problem di Perppu yang belum diputuskan, mungkin ada perbaikan Perppu. KPU juga minta waktu supaya bisa berjalan baik nantinya, kan ada penambahan daerah yang akan Pilkada serentak,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

16 Unit Damkar Masih Padamkan Kebakaran Atrium Senen

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 16 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di komplek pertokoan Atrium Senen, Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Minggu malam (29/12).

“Laporan kebakaran pada pukul 23:15 WIB. Sebanyak 16 mobil damkar (pemadam kebakaran) dari Sudin Jakarta Pusat dikerahkan ke lokasi,” kata petugas Sudin Damkar Jakarta Pusat Poniman ketika dihubungi Antara di Jakarta, Minggu (28/12).

Hingga berita ini diturunkan, para petugas pemadam kebakaran masih bekerja keras memadamkan api yang melanda lantai dasar Atrium Senen.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain