14 April 2026
Beranda blog Halaman 40066

Lima Maskapai Penerbangan Terkena Sanksi Menhub



Jakarta, Aktual.co —Menteri Perhubungan Ignatius Jonan menggelar jumpa pers untuk menyampaikan hasil audit tertib administrasi dan pelaksanaan perizinan rute penerbangan di kantor Kementerian Perhubungan, jalan Merdeka Barat, Ju’mat 9, Januari, 2015.
Dalam  agenda tersebut, Jonan menegaskan telah memberikan sanksi pada lima maskapai penerbangan dan 61 penerbangan karena melakukan pelanggaran izin terbang. Lima maskapai penerbangan yang diberikan sanksi diantaranya adalah, Garuda Indonesia sebanyak 4 penerbangan, Lion Air sebanyak 35 penerbangan, Wings Air dengan 18 penerbangan, Trans Nusa sebanyak 1 penerbangan serta Susi Air dengan 3 penerbangan.
Selain itu, Jonan juga menegaskan telah memberikan sanksi  terhadap 11 pejabat di lingkungan Direkotrat Jendral Perhubungan Udara. Hal itu, terkait dengan ditemukannya pelanggaran izin terbang dari audit yang dilakukan terhadap maskapai penerbangan Indonesia. Sebelas pejabat itu berasal dari, tiga pejabat setingkat eselon II, tujuh pejabat eselon III dan satu orang Principal operations Inspector (POI) berupa penonaktifan dari jabatannya.

Artikel ini ditulis oleh:

Warnoto

Obama: Perancis Kami Bersama Kalian, Hari ini dan Esok

Jakarta, Aktual.co — Presiden Amerika Serikat Barrack Obama mendukung langkah pemerintah Perancis dalam menangani aksi terorisme. Ia juga menyebut sudah menawarkan bantuan untuk memerangi ancaman dari teroris.
“Saya ingin masyarakat Perancis tahu bahwa Amerika Serikat berdiri di samping anda hari ini, dan juga esok,” kata Obama di Tennessee.
Obama menyebut Perancis adalah sekutu tertua yang dimiliki oleh AS sejak negeri Paman Sam itu berdiri. Ia pun memastikan persekutuan di antara mereka akan semakin erat.
“Presiden Hollande sudah menjelaskan langkah yang dilakukan pemerintahannya untuk menjaga keamanan warganya, dan saya rasa perlu juga diingat bahwa Perancis adalah sekutu tertua kami,” ucap Obama lagi.
Selain itu, Obama memastikan sudah memberikan bantuan kontra-intelijen dan data-data yang dibutuhkan oleh Perancis untuk memburu para teroris. Ia pun menyebut sudah mengerahkan sumber daya kontra-intelijen untuk membantu Perancis.
Obama berbicara beberapa jam setelah penyerbuan terhadap pelaku penembakan majalah kartun satir, Charlie Hebdo, dilumpuhkan. Pelaku yang dilumpuhkan dua orang, dan satu orang lainnya merupakan penyandera sebuah supermarket Yahudi yang juga menewaskan empat orang sanderanya.
“Kami berharap ancaman sudah terselesaikan. Pemerintah Perancis akan terus menghadapi ancaman terorisme, dan harus tetap waspada,” ucap Obama.

Artikel ini ditulis oleh:

Wow..Jokowi Sejalan dengan Ahok Soal Monorail

Jakarta, Aktual.co — Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menilai transportasi masal, apapun jenisnya, sangat diperlukan di Jakarta, terlebih mengingat posisinya sebagai ibukota negara.
“Apapun jenisnya, mau monorel, Mass Rapid Transit (MRT), Light Rapid Transit (LRT), busway dan transportasi masal lainnya memang sangat dibutuhkan di Jakarta,” kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (9/1) malam.
Meskipun demikian, menurut dia, sebelum pembangunan fisik suatu transportasi masal itu dimulai, kajian dan penghitungan yang mendalam tetap harus dilakukan terlebih dahulu.
“Semua transportasi masal memang diperlukan di Jakarta. Tapi tetap saja yang namanya hitung-hitungan harus kita lakukan terlebih dahulu. Tidak bisa langsung bangun begitu saja,” ujar Jokowi.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan apabila kajian atau penghitungan yang dilakukan ternyata tidak sesuai dengan harapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, maka pembangunan tidak dapat dilaksanakan.
“Pada intinya, kalau hitung-hitungan atau kalkulasinya tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh Pemprov, tetap saja pembangunan tidak bisa dimulai. Hitungannya harus sesuai dengan Pemprov DKI,” ungkap Jokowi.

Artikel ini ditulis oleh:

Diharapkan, Calon Ketua Umum PAN Jangan Saling Klaim

Jakarta, Aktual.co — Jelang Kongres pada April 2014 mendatang, para kandidat calon ketua umum diharap tidak melakukan tindakan saling klaim dukungan. Hal itu disampaikan Ketua DPP PAN Viva Yoga Muladi .
Dia mengatakan, partainya tidak pernah membenarkan politik saling klaim dukungan. “PAN tidak pernah mengajarkan seperti itu, PAN berlandaskan kepada akhlak yang mulia, etika, dan moral,” katanya saat dihubungi, Jumat malam (9/1).
Menurut Viva, politik saling klaim sangat berbahaya bagi sistem demokrasi yang sudah dibangun secara baik di internal PAN.
“Bahayanya itu apabila tidak pada kondisi realitas, maka terkesan ada faktor kebohongan. Itu bukan jalan PAN dalam berpolitik,” tegasnya.
Diketahui, pendukung Hatta Rajasa mengklaim telah juga didukung oleh 24 DPW, sedangkan pendukung Zulkifli mengklaim telah didukung oleh 33 DPW.

Artikel ini ditulis oleh:

Pekan Depan, John Kerry Bertemu Menlu Iran

Jakarta, Aktual.co — Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry akan bertemu dengan mitranya dari Iran di Jenewa 14 Januari menjelang putaran berikutnya pembicaraan tentang program nuklir Iran.
Kedua menteri luar negeri akan membahas pedoman bagi tim negosiasi yang akan bertemu di kota Swiss dari 18 Januari 2014, berusaha untuk mencapai kesepakatan sebelum akhir Juni, kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri.
“Kerry dan Zarif akan bertemu pada 14 Januari di Jenewa untuk memberikan instruksi yang diperlukan kepada wakil-wakil mereka sebelum negosiasi program nuklir Teheran,” kata juru runding Iran Abbas Araqchi seperti dikutip oleh kantor berita ISNA.
Araqchi mengatakan delegasi Amerika Serikat dan Iran akan melakukan pembicaraan bilateral pada 15-17 Januari menjelang pembicaraan multilateral antara Iran dan negara-negara P5 + 1.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Kamis, mengumumkan bahwa perundingan akan mulai kembali di Jenewa, saat batas waktu ketiga untuk perjanjian program nuklir Iran dibahas.
Wakil Sekretaris Wendy Sherman, yang telah memimpin delegasi Amerika Serikat selama lebih dari dua tahun, akan memimpin tim pejabat senior dan penasihat ke perundingan itu, katanya.
“Kami juga akan melakukan diskusi bilateral dengan negara-negara lain di kelompok P5 + 1,” demikian Araqchi.

Artikel ini ditulis oleh:

Soal “Charlie Hebdo”, Presiden Iran Kutuk Terorisme Yang Mengatasnamakan Islam

Teheran, Aktual.co — Presiden Iran Hassan Rouhan mengutuk aksi-aksi “terorisme” dan kekerasan yang mengatasnamakan Islam, menyusul serangan maut yang dialami majalah satir Prancis, Charlie Hebdo, di Paris.

Dalam pernyataannya yang dimuat oleh media massa Iran pada Jumat, Rouhani mengatakan “kekerasan dan terorisme, apakah itu di wilayah ini, di Eropa atau di Amerika Serikat adalah tindakan tercela”.

“Mereka, yang membunuh dan melakukan kekerasan serta aksi-aksi garis keras dengan mengatasnamakan jihad, agama atau Islam, sebenarnya menyulut Islamophobia,” ujar Rouhani.

Rouhani tampaknya menyinggung hal itu terkait serangan pada Rabu di Paris, yaitu ketika pria-pria bersenjata membantai tewas 12 orang, termasuk delapan jurnalis, di kantor pusat majalah mingguan satiris Charlie Hebdo.

Namun, Rouhani dalam pernyatannya tidak menyebut nama majalah tersebut. Pria-pria bersenjata dan bertopeng ketika melancarkan pembantaian itu meneriakkan “Allahu Akbar” dan mengatakan bahwa mereka melakukan pembalasan bagi Nabi Muhammad.

Charlie Hebdo dikenal karena mengejek Islam radikal dan telah beberapa kali membuat marah kalangan Muslim, terutama ketika majalah itu pada 2006 menerbitkan kartun-kartun bergambar Nabi Muhammad, termasuk salah satunya yang memperlihatkan sebuah sorban sebagai bom.

Iran pada Rabu mengecam serangan tersebut. Juru bicara kementerian luar negeri Iran, Marzieh Afkham, mengatakan, “Semua aksi terorisme terhadap orang-orang tak berdosa adalah hal yang keluar dari ajaran Islam.” Imam Ahmad Khatami, pemimpin utama shalat Jumat, menegaskan pandangan itu dalam khutbah migguannya.

“Islam tidak membolehkan siapapun untuk membunuh orang-orang yang tidak bersalah, apakah itu di Paris, Suriah, Irak, Yaman, Pakistan atau Afghanistan,” katanya. Ia menambahkan bahwa ia “sangat mengutuk” pembunuhan besar-besaran di Paris itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain