Bangun Pencegahan, Dirut Pertamina Ogah Bicara Pemberantasan Mafia
Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama Pertamina yang baru saja ditunjuk, Dwi Soetjipto, menyatakan pihaknya akan menjalin kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna membangun sistem yang baik ditubuh perusahaan minyak dan gas plat merah tersebut.
“Tadi kita audiensi dengan pak ketua dan beberapa jajaran yang tadi empat, kami sebagai pengurus Pertamina yang baru berharap mendapat support untuk bagaimana membangun Pertamina ke depan yang lebih baik,” kata Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta selatan, Senin (22/12).
Soetjipto mengatakan, dari pihak KPK, mendukung penuh dengan permintaan bantuan yang disampaikan oleh Dwi. “Sangat wellcome dalam rangka kegiatan pencegahan, sesuai dengan kedatangan kami ke KPK,” beber Dwi.
Saat disinggung apakah termasuk pemberantasan mafia migas di PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral), menurut Dwi, “kita tidak berbicara sesuatu, tapi bicara bagaimana membenahi sistem secara keseluruhan,” kata dia.
Diketahui, Dwi didapuk menjadi Direktur Utama Pertamina pada 28 November 2014, Dwi Soetjipto dipilih Presiden Joko Widodo untuk memimpin PT Pertamina, sebelumnya pria 59 tahun tersebut menjabat sebagai Direktur Utama PT Semen Indonesia, perusahaan induk usaha semen nasional dengan operasi pabrik terbesar di Asia Tenggara.
Artikel ini ditulis oleh:
Nebby











