13 April 2026
Beranda blog Halaman 40284

Pengamat: Janganlah Pemerintahan Jokowi Abaikan Amanat Konstitusi

Jakarta, Aktual.co — Di penghujung tahun 2014 tepatnya pada 31 Desember 2014, Pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk menghapus subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan menurunkan harganya menjadi Rp7.600 per liter dari sebelumnya sebesar Rp8.500 per liter. Dengan begitu, maka Pemerintah telah melepas harga Premium kepada pasar minyak dunia dan akan dibiarkan berfluktuatif seperti halnya harga Pertamax.
Menanggapi hal itu, Energy Watch menyebut bahwa dengan begitu Pemerintah telah melanggar hukum dan melawan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang harga diserahkan pada mekanisme pasar.
“Tapi ada baiknya Pemerintah menjelaskan lebih terbuka pada masyarakat, supaya hal ini tidak menjadi perdebatan di tengah publik,” kata Direktur Eksekutif Energy Watch Ferdinand Hutahaean kepada Aktual.co, Jakarta, Jumat (2/1).
Menurutnya, masalah tersebut telah menjadi perdebatan karena sebagaimana diketahui bahwa MK telah memutus uji materi UU Migas, yang menyatakan bahwa harga BBM kita tidak boleh diserahkan pada mekanisme pasar karena bertentangan Konstitusi yang memerintahkan agar kekayaan alam harus dipergunakan sebesar-sebesarnya bagi kemakmuran rakyat.
“Nah yang menjadi perdebatan adalah, BBM yang dijual Pemerintah di pasar tidak lagi murni sebagai kekayaan alam kita tapi sudah bercampur dengan minyak impor. Akan tetapi meski kondisinya sekarang tidak mutlak lagi bahwa BBM kita 100% hasil kekayaan alam kita, janganlah Pemerintah mengabaikan begitu saja amanat konstitusi,” jelasnya.
Dikatakannya, Indonesia seharusnya bisa saja tidak impor minyak andai sejak dulu Pemerintah membangun kilang minyak, membangun infrastruktur gas, dan membangun energi lain untuk kebutuhan Nasional.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Harga BBM Turun, Angkot di Bekasi Mulai Sesuaikan Tarif

Jakarta, Aktual.co —Harga BBM turun, langsung disambut kalangan pengusaha angkutan umum di Kota Bekasi, Jawa Barat. Yakni dengan memberlakukan tarif baru mulai 1 Januari 2015.
Johan (30) sopir angkutan umum K19A trayek Terminal Bekasi-Pondok Timur, mengatakan tarif sudah turun dari Rp6.000 per orang untuk trayek terjauh menjadi Rp5.500 per orang. Atau turun Rp1.000.
Keputusan menurunkan tarif, diakuinya, dilakukan setelah dirinya menerima surat edaran dari Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) setempat. Yakni agar seluruh anggotanya melakukan penyesuaian tarif seiring telah turunnya harga BBM.
Sopir K09 trayek Bekasi-Pondokgede, Jaya (28), mengaku telah menurunkan tarifnya sebesar 5 persen sebagai penyesuaian penurunan harga BBM.
“Memang turunnya tidak seberapa karena saya juga harus jaga-jaga takutnya harga suku cadang tidak ikut turun,” katanya.
Untuk itu dia berharap agar penurunan harga BBM ini juga diikuti oleh harga-harga kebutuhan masyarakat lainnya.
“Kalau yang turun hanya BBM saja, sama juga bohong karena harga-harga masih pada mahal,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Permen Soal Jabatan Fungsional Pelatih Olahraga Salah Sasaran

Jakarta, Aktual.co — Kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) terkait jabatan fungsional pelatih olahraga, ternyata bukan untuk pelatih atlet di setiap cabang olahraga (cabor) yang ada di Indonesia.

Dikatakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, kebijakan tersebut hanya akan diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah diangkat.

“Jadi, setiap pejabat Kemenpora atau PNS di suatu instansi yang punya prestasi kepelatihan maupun sempat jadi atlet berprestasi, akan kami (Kemenpora) dorong menjadi tenaga di lapangan (pelatih olahraga),” papar Imam kepada Aktual.co, di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (2/1).

Bukti kebijakan Kemenpan-RB tersebut hanya untuk PNS yang telah diangkat, juga tertulis jelas di dalam peraturan tersebut.

Tertulis dalam Peraturan Menpan-RB Nomor 40 tahun 2014 Tentang Jabatan Fungsional Pelatih Olahraga Pasal 1 butir 9 menjelaskan bahwa, yang dimaksud Pelatih Olahraga adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab dan wewenang untuk melaksanakan pelatihan keolahragaan pada Pusat Pembinaan dan Latihan Olahraga Mahasiswa (PPLM), Prima Muda, Prima Utama dan Program Pelatihan yang setara lainnya dalam lingkungan instansi Pusat dan Daerah.

Selain itu, dalam Permen tersebut juga tidak menjelaskan apa saja syarat untuk pelatih pelatnas jika ingin diangkat sebagai PNS. Yang tertera malah syarat untuk PNS dari jabatan lain, tetapi ingin menjadi pelatih olahraga. Persyaratan untuk PNS tersebut tertulis di Pasal 16 ayat 1.

Berikut bunyi Pasal 16 ayat 1 Permenpan-RB Nomor 40 tahun 2014:

1. Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dari jabatan lain ke jabatan Pelatih Olahraga dapat dipertimbangkan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. tersedia lowongan formasi untuk jabatan Pelatih Olahraga;
b. berijazah paling rendah Sarjana (S-1) / Diploma IV (D-IV) Bidang Kepelatihan Olahraga;
c. pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a;
d. telah mengikuti dan lulus pelatihan fungsional untuk Pelatih Olahraga;
e. memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang pelatihan keolahragaan paling kurang lima tahun; dan
f. nilai kerja paling kurang bernilai baik dalam dua tahun terakhir; dan
g. usia paling tinggi 45 tahun.

Artikel ini ditulis oleh:

Polri Akan Kerja Sama dengan Interpol Cari Data Kopilot AirAsia

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian RI, akan menggandeng Interpol untuk menemukan data “Antemortem” kopilot AirAsia QZ8501, Remi Emmanuel Plesel, yang diketahui berasal dari Kepulauan Karibia, sebab data mengenai korban itu hingga kini belum masuk ke tim identifikasi korban.

“Hingga laporan terakhir, tim “disaster victim identification” masih belum mengantongi data antemortem dari Remi Emmanuel Plesel, karena kesulitan, sebab keluarganya berdomisili di Kepulauan Karibia, sehingga kita akan bekerja sama dengan Interpol,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono dalam keterangan persnya, Jumat (2/1).

Dengan kerja sama Interpol itu, ia mengharapkan dalam kurun dua hingga tiga hari, tim DVI bisa memiliki data antemortem atau data anggota keluarga yang diperlukan tim identifikasi untuk dicocokkan dengan data korban kecelakaan dari kopilot AirAsia.

Sebelumnya, tim DVI mengaku masih mengantongi data antemortem dari 161 keluarga korban, dan kurang satu yang belum menyerahkan, yakni dari keluarga Remi Emmanuel Plesel.

Sementara untuk DNA keluarga korban yang sudah diterima Tim DVI hingga Jumat malam sebanyak 128 dan kurang 34 DNA.

Dalam waktu dekat, ia berharap semua data mengenai antermortem dan DNA keluarga korban bisa didapat tim DVI, sehingga akan membantu tim identifikasi dalam mencocokkan data korban dengan keluarga korban.

“Antemortem” merupakan kegiatan “profiling” yakni menyiapkan data orang, seperti rekam medis, sidik jari, DNA, termasuk ciri-ciri fisik seperti tahi lalat, tato dan tanda-tanda khusus di tubuh lainnya.

Berikutnya, semua data sekunder itu ditindaklanjuti atau masuk dalam proses ‘postmortem’ setelah teridentifikasi dan disampaikan kepada pihak keluarga.

Artikel ini ditulis oleh:

Sering Rotasi Pegawai, Pemkot Tangerang Dapat Sorotan

Jakarta, Aktual.co —Lembaga swadaya masyarakat Tangerang Raya Institute (Trains) menyoroti seringnya mutasi atau rotasi pegawai di jajaran Pemerintah Kota Tangerang. 
Dikutip dari Tangerangnews, salah seorang anggota Trains, Yudhistira Prasasta, menilai rotasi yang dilakukan dalam jeda waktu singkat akan menyulitkan pegawai.
“Apakah produktivitas bisa diukur dengan waktu yang amat singkat, bagaimana pola adaptasinya dengan lingkungan dan posisi yang baru,” ujar dia, Jumat (2/1).  
Kinerja pegawai juga akan terganggu, sebab selalu dibayang-bayangi ‘ancaman’ mutasi. Yudhis juga mempertanyakan penilaian yang dilakukan dalam melakukan mutasi.
“Faktor like or dislike biasanya lebih mendominasi d iwilayah otoritas prerogratif semacam ini jika dibandingkan dengan faktor good or not good,” ujar dia. Trains mencatat di periode Wali Kota Arief R Wismansyah dan Wakil Wali Kota Sachrudin sudah dilakukan beberapa kali mutasi. Mutasi pertama dilakukan Arief pada 6 Januari 2014. Dimana ada 10 orang yang kena mutasi. Untuk mutasi kedua yang dilakukan pada 27 Januari 2014. Menurut dia Arief kembali memutasi 7 orang pegawainya. Untuk mutasi ketiga dilakukan Arief pada 13 Februari 2014 dimana 65 orang dimutasi. Sementara untuk mutasi keempat dilakukan Arief pada 11 Maret 2014 ada 46 pegawai yang dimutasi. Mutasi kelima 12 maret 2014 secara besar-besaran, setidaknya ada 86 orang pegawai dijajarannya dimutasi Arief. Mutasi keenam saat Hari pertama kerja saat puasa, Arief R Wismanyah langsung melakukan rotasi sejumlah pejabat pejabat esselon II, III dan IV pada Senin (30/6). Mutasi ketujuh terjadi di penghujung 2014 jumlahnya ratusan untuk pejabat esselon II, III, dan IV. “Mutasi ini juga karena alasan adanya perubahan SOTK. Masyarakat Kota Tangerang, silahkan menilai.”

Artikel ini ditulis oleh:

Polres Bangka Siagakan 67 Personel Amankan Maulid Nabi

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 67 personel polisi Polres Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di enam titik di daerah itu.

Kapolres Bangka AKBP I Bahus Rai Erlyanto melalui Kabag Ops Polres Bangka Kompol Joko Isnawan mengatakan, 67 personel polisi tersebut akan ditugaskan mengamankan pelaksanaan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di enam titik.

“Mulai Sabtu (3/1) pagi semua personel yang ditugaskan harus sudah berada ditempat seperti di Desa Kemuja, Desa Zed Kecamatan Medo Barat, Desa Balun Ijuk Kecamatan Merawang dan Tanjung Ratu Kecamatan Sungailiat,” katanya di Sungailiat, Jumat (2/1).

Menurutnya, pengamanan pelaksanaan perayaan Maulid Nabi Muhammad perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtimbas dimana pada perayaan itu di sejumlah desa masyarakatnya mengelar tradisi silaturhami seperti halnya perayaan lebaran.

“Biasanya di desa yang menyelenggaran perayaan Maulid Nabi Muhammad, pengunjung desa bertambah banyak karena berasal dari desa lainnya,” ujarnya.

Hanya saja kata dia, pengamanan pada perayaan Maulid Nabi Muhammad akan lebih difokuskan di dua desa yakni Desa Kemuja dan Desa Zed dimana kedua desa itu biasanya lebih banyak didatangi masyarakat daerah-daerah lain termasuk terjadinya kemacetan kendaraan.

“Saya imbau seluruh masyarakat agar dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat dilaksanakan dengan lancar tanpa menganggu kamtimbas,” ujarnya.

Sementara menurut salah satu warga desa Zed, Adhan mengatakan perayaan Maulid Nabi Muhammad di desanya seperti pada tahun sebelumnya sangat meriah, seperti halnya perayaan lembaran Idul Fitri.

“Warga masyarakat saling bersilaturahmi untuk saling maaf memaafkan dengan suguhan sejumlah jenis makan kue termasuk ketupat dan jenis makanan lainnya,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain