6 April 2026
Beranda blog Halaman 40320

Pendaki Hilang, 13 Tim Dikerahkan

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 13 tim dikerahkan untuk mencari pendaki Gunung Kerinci yang berada di perbatasan Sumatera Barat (Sumbar) dan Jambi. 
Kepala Seksi pengelolaan Taman Nasional (SPTN) I Sungai Penuh Agusman menyatakan 13 tim tersebut terdiri dari Basarnas Sumbar, Walhi, kelompok pecinta alam setempat serta kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sungai Penuh.
“13 tim tersebut mulai melakukan pencarian sejak Senin (29/12), sedangkan pada hari pertama dan kedua hanya dilakukan oleh petugas Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) setempat juga ada relawan dari berbagai pihak yang ikut dalam pencarian Setiawan Maulana,” kata dia.
Dia menyebutkan, pencarian pendaki yang berenama Setiawan Maulana, warga Bekasi, terkendala cuaca buruk di puncak sehingga tim pencari tidak bisa bergerak.
“Saat ini petugas masih menunggu di selter II dan saat cuaca membaik maka pencarian akan dilanjutkan kembali,” kata dia.
Kondisi di selter II atau tempat tim menunggu terjadi badai dan awan yang tebal sehingga menyulitkan petugas dalam melakukan pencarian.
Setiawan Maulana diketahui hilang pada Sabtu (27/12) pukul 22.00 WIB setelah temannya melaporkan ke posko TNKS Sungai Penuh.
Saat pendakian pada Kamis (25/12) rombongan Setiawan beranggotakan 12 orang dan ketika sampai selter II cuaca tidak bersahabat dan terjadi awan tebal sehingga 10 orang memutuskan membuat pos peristirahatan.
Akan tetapi Setiawan Maulana tidak menurutinya dan bersama satu orang lainnya melanjutkan pendakian hingga selter III.
Pendakian sampai selter III berjalan lancar dan saat turun Setiawan Maulana terpisah sementara temannya sudah sampai di bawah pada Sabtu (278/12) malam.
Setelah menunggu, Setiawan Maulana tidak kunjung datang maka rekannya melapor pada Sabtu pukul 22.00WIB ke Posko TNKS.

Artikel ini ditulis oleh:

Komandan Lanud Iskandar: Tidak Ada Penerbangan Malam Ini

Jakarta, Aktual.co — Komandan Lapangan Udara Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Letkol Penerbang Jhonson H Simatupang mengatakan, Rabu (31/12) malam ini, tidak ada jadwal penerbangan.

Dengan demikian, kata Jhonson, jika ada jasad penumpang pesawat AirAsia yang kembali ditemukan, maka tidak akan langsung dibawa ke bandara di Surabaya.

“Malam ini tidak ada jadwal penerbangan,” tegasnya kepada wartawan, di Pangkalan Bun, Kalteng.

“Kalau pun ada jasad, diinapkan dulu di RSUD Imanuddin, baru besok (Kamis, 1/1/2015) akan dilanjutkan proses pengiriman jenazah,” tambahnya.

Jhonson menegaskan, malam ini area sekitar Lanud Iskandar akan disterilkan dan tidak ada aktivitas apapun.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemerintah Isyaratkan Privatisasi Merpati Tahun Depan

Jakarta, Aktual.co — Kementerian BUMN menyatakan bahwa kepemilikan saham pemerintah di PT Merpati Nusantara Airlines/MNA (Persero) akan segera dijadikan minoritas.

Hal ini disebabkan oleh jumlah utang Merpati yang lebih besar dari aset yang dimiliki perusahaan. Hal tersebut dinyatakan oleh Deputi Bidang Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi dan Jasa Lain Kementerian BUMN Gatot Trihargo.

“Ada dua investor yang serius berminat untuk berinvestasi di Merpati. Namun syarat yang harus dipenuhi oleh investor adalah memenuhi hak normatif perusahaan. Saat ini Kementerian BUMN sudah menunjuk PT Danareksa (Persero) dan PT Perusahaan Pengelola Aset/PPA (Persero) untuk melakukan seleksi terhadap investor yang akan berinvestasi di Merpati,” kata Gatot saat ditemui di Kementerian BUMN, Rabu (31/12).

Dikatakannya bahwa kedua investor tersebut menginginkan agar saham pemerintah tetap ada di Merpati. Namun akibat kendala keuangan, teknikal dan aset yang sudah diagunkan oleh perusahaan, pemerintah harus rela menjadi pemilik saham minoritas di Merpati. “Kalau valuasi aset Merpati hasilnya minus besar. Aset sudah diagunkan. Utang Merpati ke Pertamina tidak ada agunan”.

Ia menuturkan bahwa saat ini pemerintah tengah mengejar waktu untuk pembenahan Merpati sebab Air Operation Certificate (AOC) akan habis masa berlakunya pada 1 Februari 2015. Jika sudah habis masa berlakunya maka AOC Merpati akan dibekukan dan Merpati tidak bisa beroperasi. Oleh karena itu, Gatot mengungkapkan Merpati sudah mengirimkan surat kepada Kementerian Perhubungan untuk meminta perpanjangan AOC.

“Penyelesaian Merpati akan selesai di bulan Januari 2015 sebelum AOC Merpati dibekukan. Oleh karena itu, PPA dan Danareksa diminta untuk merinci dan memastikan kandidat investor untuk memenuhi syarat pembelian Merpati. AOC Merpati bisa diperpanjang asal sudah ada rencana bisnis kedepan dari perusahaan,” kata Gatot.

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno memiliki syarat mutlak bagi investor yang ingin membeli Merpati, yakni harus membayar gaji karyawan. Saat ini jumlah utang Merpati sendiri terhadap gaji karyawan sebesar Rp1 triliun, namun jika mengacu kepada UU No 13 Tahun 2003 sebesar Rp600 miliar.

“Mau beli Merpati, oke. Minimal utang karyawan harus bisa terselesaikan,” kata Rini.

Artikel ini ditulis oleh:

Meski Hujan, Pantai Kuta Dipadati Wisatawan Jelang Pergantian Tahun

Jakarta, Aktual.co — Wisatawan lokal maupun mancanegara, memadati Pantai Kuta, Bali, jelang pergantian tahun 2014/2015, Rabu (31/12), meski diguyur hujan.

Meskipun tidak ada panggung hiburan di pantai yang siang harinya digunakan wisatawan untuk berjemur sambil menikmati deburan ombak itu, tidak menyurutkan minat wisatawan menikmati suasana malam pergantian tahun.

Wisatawan asal Palembang, Rita mengatakan bahwa dirinya sudah berada di pantai berpasir putih itu sejak pukul 15.30 Wita.

“Saya sengaja liburan di Bali hanya ingin menyaksikan kemeriahan malam pergantian tahun sambil menikmati ‘sunset’ di Pantai Kuta,” ujarya.

Macel, warga negara Australia yang sudah beberapa kali datang ke Pulau Dewata, mengatakan bahwa dirinya ingin menikmati malam pergantian tahun di Pantai Kuta.

“Saya sudah sering ke Bali dan kali ini saya bersama teman-teman untuk berlibur,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengunjung Setuju Perayaan JNF Hormati Korban Bencana

Jakarta, Aktual.co — Para pengunjung acara Jakarta Night Festival (JNF) atau malam pergantian tahun baru 2015 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Rabu malam (31/12), menyetujui pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat tentang perayaan tahun baru juga harus menghormati korban-korban bencana.

“Mungkin baiknya ada semacam zikir bersama. Sebagian lain bisa menggalang dana atau bantuan bagi korban,” kata Siti Hadijah (28) warga Cililitan yang dijumpai di lokasi JNF Jalan Thamrin, Jakara.

Siti berharap pada 2015 bangsa Indonesia lebih siap menghadapi bencana dengan mengubah perilaku terutama banjir, selain harapan tentang harga barang-barang kebutuhan pokok yang lebih terjangkau.

Pengunjung lain Legiyanto (21) mengatakan kegiatan amal dalam JNF 2015 akan lebih menunjukkan rasa simpati kepada para korban bencana, baik longsor, banjir, kebakaran, maupun pesawat jatuh.

“Doa bersama bagus, tapi acara amal akan lebih baik. Tapi kalau tidak dapat memberi sumbangan ya minimal doa,” kata Legiyanto yang juga warga Semarang.

Legiyanto berharap 2015 menjadi tahun perbaikan bagi Indonesia seperti penindakan korupsi yang lebih kencang dari Komisi Pemberantasan Korupsi, kemajuan bidang olahraga terutama sepak bola, dan perbaikan ekonomi.

Warga Lenteng Agung Jakarta Selatan, Ari (42) mengatakan perayaan malam tahun baru sebaiknya tidak terlalu meriah meskipun sudah menjadi tradisi tahunan.

“Iya, mestinya ada doa bersama. Lebih bagus lagi jika ada acara amal bagi para korban,” kata Ari yang mengajak keluarganya menikmati malam pergantian tahun di Bundaran HI.

Ari berharap Indonesia akan lebih aman dan maju dengan peningkatan kesejahteraan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiagakan lebih dari 200 petugas kesehatan, lebih dari 30 mobil ambulan, dan dua pos besar di sepanjang jalan penyelenggaraan JNF 2015.

Puluhan personil dari Polda Metro Jaya juga tampak berpatroli di sekitar bundaran HI selain jalur evakuasi dari pagar besi di sekeliling kolam Bundaran HI.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan malam pergantian tahun tetap dapat dirayakan, tapi tidak diisi dengan acara hura-hura.

Djarot meminta warga yang datang untuk ikut mendoakan korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501.

“Ini Indonesia dalam suasana duka, bencana habis di Banjarnegara, sekarang jatuhnya pesawat AirAsia. Ini suasana penuh duka. Jadi dirancang doa bersama di setiap panggungnya,” kata Djarot.

Artikel ini ditulis oleh:

Pertamina Wajib Jual Premium di Seluruh Wilayah Dengan Harga Sama

Jakarta, Aktual.co — Menteri BUMN Rini Soemarno menegaskan bahwa PT Pertamina wajib menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di seluruh Indonesia dengan harga yang sama.

Rini juga menyatakan, pihaknya siap memberikan sanksi kepada PT Pertamina (Persero) jika masih terdapat kelangkaan BBM baik subsidi atau non subsidi di Indonesia.

Seperti diketahui, Pemerintah per 1 Januari 2015 telah merealisasikan kebijakan baru mengenai BBM subsidi. Di mana, pemerintah menghapus subsudi terhadap BBM jenis Premium dan hanya memberikan subsidi tetap kepada solar sebesar Rp1.000 per liter.

“Tanpa subsidi, premium harganya 7.600 dan pertamina harus mampu menyediakan premium di seluruh Indonesia dengan harga yang sama, Kalau ada kelangkaan, Pertamina digetok,” kata Rini saat bincang-bincang dengan wartawan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (31/12).

Sementara itu, terkait soal pendistribusian keseluruh pelosok Indonesia memang diakui Rini menjadi tantangan terberat bagi Pertamina.

“Biaya distribusi premium ditanggung Pertamina, di seluruh daerah harganya harus sama. Tapi kan pertamina pendistribusi tunggal dari BBM subsidi, karena itu mereka harus memiliki tanggung jawab dengan harga 7.600,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain