13 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40325

Pemain Bajul Ijo Ini Milih Melanjutkan Karir di Malaysia

Jakarta, Aktual.co — Onorionde Kughegbe John yang biasa disapa OK John akhirnya memilih hijrah ke negeri jiran Malaysia dan bergabung dengan klub Polis Di-Raja Malaysia (PDRM) FA ketimbang bermain dengan klub papan atas Liga Super Indonesia pada musim depan.
OK John yang pernah berkostum Persiwa Wamena itu mengakui, jika Ia telah menandatanganikontrak untuk satu musim ke depan di Kuala Lumpur dengan klub PDRM FA.
“Saya sudah tandatangan kontrak dengan klub PDRM, klub asal Malaysia untuk satu musim kedepan,” katanya, ketika dihubungi, Sabtu (20/12).
Pemain tengah asal Nigeria itu di LSI 2014 berkostum Bajul Ijo, Persebaya Surabaya dan bersama Ricardo Salampessy mantan defender Persipura Jayapura bahu-membahu mengawal lini belakang tim tersebut.
Di tim yang dibesut pelatih kawakan Rahmad Darmawan, OK John dan kawan-kawan hanya mampu berlaga di delapan besar LSI, padahal sejumlah pemain asal klub Jawa Timur itu terbilang mentereng. Sebut saja, Manahati Lestusen, Greg Nwokolo, Ricardo Salampessy dan beberapa pemain asal Jawa Timur yang memiliki keahlian yang mumpuni.
Sejumlah pemain Persebaya seangkatan OK John pun telah memilih hengkang ke sejumlah klub LSI, diantaranya ke Persija Jakarta. “Saya tidak lagi bersama Persebaya. Saya akan bermain dengan PDRM pada musim depan dan di Malaysia saya akan bertemu dengan Zah Rahan, meski kita beda klub,” katanya.
Ok John tidak menyampaikan alasan apa sehingga Ia memilih bermain dengan klub asal negara tetangga itu, tetapi Ia mengakui banyak pengalaman yang didapatkan selama beberapa musim bermain di klub-klub ternama di Indonesia.
Pada musim lalu, Emmanuel “Pacho” Kenmogne dan Isaac Pupo dikabarkan pernah bermain di Malaysia dengan klub yang sama, yang akan dibela oleh OK John. “Saya ingin mencari suasana baru, pengalaman yang terutama,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

POM ASEAN , Timnas Futsal Indonesia Digilas Thailand

Jakarta, Aktual.co — Tim Thailand berhasil menaklukan tuan rumah Indonesia dalam pertandingan cabang olahraga Futsal Pekan Olahraga Mahasiswa ASEAN di Palembang, Sabtu (20/12), dengan skor 4- 0.
Tim Thailand mampu memasukan empat gol ke gawang Indonesia, sementara tim merah putih tidak mampu membalas sama sekali.
Gol Thailand dilakukan Nawin Rattanawongswas dimenit ke-12 dan kedua dipersembahkan Pornmongkol pada menit ke-29 pertandingan berlangsung.
Dengan kemasukan dua gol itu membuat tim Indonesia meningkatkan tempo dan taktik permainan, namun belum juga membuahkan hasil.
Bahkan, beberapa detik setelah gol kedua tim Thailand kembali memasukan bola ketiga melalui tendangan Warut.
Dalam pertandingan yang cukup menegangkan itu memang tim Thailand selalu menguasai bola sehingga pemain Indonesia sering kewalahan.
Sementara gol keempat untuk Thailand dipersembahkan melalui tendangan Na Tee Thusiri pada menit ke-39.
Dalam pertandingan itu tim Indonesia antara lain diperkuat Alit Tri Rahmadi, Ilham, Farhan, Indra Rukmana dan Reza Yamani.
Sementara Thailand diperkuat pemain antara lain Arut Senbat, Nawin Rattanawongswas, Aref Ahamah, Ampol dan Porawit M.
POM ASEAN di Palembang mempertandingkan 20 cabang olahraga diantaranya Futsal, renang, bulutangkis, catur, sepak bola, panahan, takraw, taekwondo, karate dan voli.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

POM ASEAN , Timnas Futsal Indonesia Digilas Thailand

Jakarta, Aktual.co — Tim Thailand berhasil menaklukan tuan rumah Indonesia dalam pertandingan cabang olahraga Futsal Pekan Olahraga Mahasiswa ASEAN di Palembang, Sabtu (20/12), dengan skor 4- 0.
Tim Thailand mampu memasukan empat gol ke gawang Indonesia, sementara tim merah putih tidak mampu membalas sama sekali.
Gol Thailand dilakukan Nawin Rattanawongswas dimenit ke-12 dan kedua dipersembahkan Pornmongkol pada menit ke-29 pertandingan berlangsung.
Dengan kemasukan dua gol itu membuat tim Indonesia meningkatkan tempo dan taktik permainan, namun belum juga membuahkan hasil.
Bahkan, beberapa detik setelah gol kedua tim Thailand kembali memasukan bola ketiga melalui tendangan Warut.
Dalam pertandingan yang cukup menegangkan itu memang tim Thailand selalu menguasai bola sehingga pemain Indonesia sering kewalahan.
Sementara gol keempat untuk Thailand dipersembahkan melalui tendangan Na Tee Thusiri pada menit ke-39.
Dalam pertandingan itu tim Indonesia antara lain diperkuat Alit Tri Rahmadi, Ilham, Farhan, Indra Rukmana dan Reza Yamani.
Sementara Thailand diperkuat pemain antara lain Arut Senbat, Nawin Rattanawongswas, Aref Ahamah, Ampol dan Porawit M.
POM ASEAN di Palembang mempertandingkan 20 cabang olahraga diantaranya Futsal, renang, bulutangkis, catur, sepak bola, panahan, takraw, taekwondo, karate dan voli.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

MPR: Pentingnya BNPP Cegah Warga Perbatasan Diiming-imingi Negara Tetangga

Jakarta, Aktual.co —Kebijakan Pemerintah Indonesia membentuk Badan Nasional Pembangunan Perbatasan (BNPP) mutlak sebagai jaminan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) berkewajiban secara konstitusi untuk memastikan NKRI utuh. Negara ini berdaulat sehingga apa pun dipertaruhkan demi keutuhan bangsa yang kita cintai,” kata Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nurwahid di Kendari, Sabtu (20/12).
Pemerintah Indonesia harus menjaga kesenjangan pembangunan dan kesejahteraan warga negaranya yang berada di wilayah perbatasan sehingga tidak diremehkan negara-negara tetangga.
BNPP sebagai salah satu solusi strategis untuk mendorong percepatan pembangunan pada wilayah perbatasan yang selama ini terkesan ketinggalan perhatian.
Sejumlah titik perbatasan Indonesia dengan negara tetangga, yakni Entikong, Kalimnatan Barat, Nunukan, Kalimatan Utara berbatasan dengan Malaysia dan Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) berbatasan dengan Timor Leste.
Penempatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada wilayah-wilayah perbatasan diperlukan namun harus didukung dengan penyelenggaraan pembangunan yang optimal.
“Agar warga negara Indonesia tidak mudah diiming-imingi negara tetangga maka pembangunan infrastruktur harus diwujudkan dan memperoleh kesejahteraan,” kata Hidayat yang juga mantan Ketua MPR RI.
Ia menambahkan penjagaan wilayah batas dengan Malaysia harus diseriusi karena sudah ada fakta terjadinya perpindahan patok batas bergeser masuk ke dalam wilayah Indonesia.
Fakta adanya rumah warga negara Indonesia sudah berada dalam wilayah Malaysia tidak sepenuhnya mereka disebut hijrah secara illegal.
“Sangat mungkin patok batas yang digeser masuk ke dalam wilayah Indonesia sehingga tanpa disadari rumah warga negara Indonesia sudah berada dalam wilayah negara tetangga,” kata Hidayat, politisi PKS.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

MPR: Pentingnya BNPP Cegah Warga Perbatasan Diiming-imingi Negara Tetangga

Jakarta, Aktual.co —Kebijakan Pemerintah Indonesia membentuk Badan Nasional Pembangunan Perbatasan (BNPP) mutlak sebagai jaminan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) berkewajiban secara konstitusi untuk memastikan NKRI utuh. Negara ini berdaulat sehingga apa pun dipertaruhkan demi keutuhan bangsa yang kita cintai,” kata Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nurwahid di Kendari, Sabtu (20/12).
Pemerintah Indonesia harus menjaga kesenjangan pembangunan dan kesejahteraan warga negaranya yang berada di wilayah perbatasan sehingga tidak diremehkan negara-negara tetangga.
BNPP sebagai salah satu solusi strategis untuk mendorong percepatan pembangunan pada wilayah perbatasan yang selama ini terkesan ketinggalan perhatian.
Sejumlah titik perbatasan Indonesia dengan negara tetangga, yakni Entikong, Kalimnatan Barat, Nunukan, Kalimatan Utara berbatasan dengan Malaysia dan Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) berbatasan dengan Timor Leste.
Penempatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada wilayah-wilayah perbatasan diperlukan namun harus didukung dengan penyelenggaraan pembangunan yang optimal.
“Agar warga negara Indonesia tidak mudah diiming-imingi negara tetangga maka pembangunan infrastruktur harus diwujudkan dan memperoleh kesejahteraan,” kata Hidayat yang juga mantan Ketua MPR RI.
Ia menambahkan penjagaan wilayah batas dengan Malaysia harus diseriusi karena sudah ada fakta terjadinya perpindahan patok batas bergeser masuk ke dalam wilayah Indonesia.
Fakta adanya rumah warga negara Indonesia sudah berada dalam wilayah Malaysia tidak sepenuhnya mereka disebut hijrah secara illegal.
“Sangat mungkin patok batas yang digeser masuk ke dalam wilayah Indonesia sehingga tanpa disadari rumah warga negara Indonesia sudah berada dalam wilayah negara tetangga,” kata Hidayat, politisi PKS.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Lima Desa di Aceh Terendam Banjir, DPRK: Ini Ulah Ilegal Loging

Banda Aceh, Aktual.co — Pengungsi korban banjir di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara hingga Sabtu (20/12) terus bertambah. Selain itu, banjir semakin meluas. 
Jika sebelumnya banjir hanya merendam dua desa di kecamatan itu, kini lima desa terendam banjir. Data yang diperoleh Aktual.co, menyebutkan lima desa terendam banjir dan terdapat pengungsi yaitu Desa Leubok Pusaka pengungsi sebanyak 87 kepala keluarga, Buket Linteung 62 kepala keluarga, Desa Rayeuk sebanyak 35 kepala keluarga, Desa Langkahan sebanyak 30 kepala keluarga dan Desa Alue Mirah sebanyak 45 kepala keluarga.
Sebagian besar mereka mengungsi di SDN 8 Langkahan, Pustu Langkahan, dan sejumlah tenda yang didirikan di Desa Alue Mirah. Salah seorang masyarakat di Desa Rayeuk, Tgk Ramli (40) menyebutkan curah hujan semakin tinggi. Sehingga, air Sungai Ara Kundo meluap ke pemukiman warga. Ketinggian banjir bervariasi dari satu sampai dua meter di pemukiman penduduk.
“Untuk sementara, bantuan masa panik berupa beras, mie instan dan telur sudah mencukupi,” sebut Tgk Ramli.
Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Utara, Ismail A Jalil didampingi wakilnya Abdul Mutalib menyebutkan banjir yang terjadi di pedalaman Aceh Utara itu diduga kuat ekses dari maraknya ilegal loging di kawasan itu. 
Disebutkan, pihaknya telah mendesak agar Dinas Kehutanan dan Perkebunan setempat melakukan upaya kongkrit untuk mengatasi pembalakan liar di kawasan pedalaman tersebut.
“Kami terus memantau kebutuhan pengungsi. Bantuan masa panik telah disalurkan. Kita harap, semua pihak sigap membantu pengungsi di Langkahan,”pungkasnya.  

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain