5 April 2026
Beranda blog Halaman 40333

Perayaan Tahun Baru, Polres Bekasi Rekasaya Lalu Lintas

Jakarta, Aktual.co — Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah lintasan jalan guna mengantisipasi kemacetan selama perayaan tahun baru.
“Kita akan lihat situasi lapangan. Kalau memang rekayasa ini dibutuhkan, baru diterapkan,” kata Kapolresta Bekasi Kota Kombes Pol Rudi Setiawan di Bekasi, Rabu (31/12).
Menurut dia, agenda perayaan malam tahun baru diperkirakan akan terpusat di lima kawasan yang menjadi tujuan masyarakat. Pusat keramaian tersebut di antaranya kawasan Summarecon Bekasi, Perumahan Harapan Indah, Pasar Proyek Jalan Ir H Djuanda, Mega Bekasi Hypermall Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Raya Cibubur Kecamatan Jatisampurna.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Satuan Lalu Lintas Polresta Bekasi Kota kelima di tempat tersebut akan diberlakukan pengalihan arus kendaraan bila terjadi kemacetan parah.
Di kawasan Summarecon Mal Bekasi, petugas akan memberlakukan sistem katup di depan kantor Samsat Jalan Ahmad Yani yang mengarah ke Summarecon Mal Bekasi. Kendaraan di lokasi itu akan dialihkan lewat lampu lalu lintas bawah Jembatan Layang Summarecon mulai pukul 22.30 WIB.
Petugas juga akan menutup bundaran depan Pos Pol Summarecon Mal Bekasi mulai pukul 22.30 WIB bila arus kendaraan sudah sangat padat. Bila terjadi kemacetan di kawasan bundaran Summarecon, arus lalin juga akan dialihkan ke perempatan Hotel Harris, kemudian melalui pintu masuk mal depan Emerald.
Pengalihan lalu lintas di Perumahan Harapan Indah berlaku mulai dari Jalan Sultan Agung ke arah Harapan Indah. Arus lalu lintas di lokasi itu akan diluruskan ke Jalan Raya Bekasi arah ke Cakung, Jakarta Timur.
Untuk mencegah terjadi crossing di bundaran, akan dilakukan penutupan jalur putaran mulai pukul 17.00 WIB. Rekayasa lalu lintas di Bekasi Junction akan diterapkan satu arah mulai dari Jalan M Oking ke Jalan Agus Salim akan dibelokan ke arah bulan-bulan dan ke jalan underpass.
Sementara lalu lintas di Jalan H Djuanda yang mengarah ke pasar lama atau proyek di pertigaan Futsal Champion akan dibelokkan ke Jalan RA Kartini mengarah ke Jalan M Hasibuan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

EWI: Masuknya Daniel Purba Bukti Adanya Intervensi Mafia Migas

Jakarta, Aktual.co — Pengangakatan salah satu anggota tim reformasi tata kelola migas (RTKM) Daniel Purba sebagai vice presiden Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina menimbulkan kecaman publik. Terlebih, pengangkatan tersebut tidak diketahui oleh Direktur Pertamina Dwi Sutjipto.
Direktur Eksekutif Energy Wacth Indonesia (EWI) Ferdinan Hutahea mengataan bahwa pengangkatan Daniel itu, lantaran adanya intervensi dari pihak berkepentingan untuk meletakan Daniel pada posisi tersebut. Menyusul, rekomendasi tim pimpinan Faisal Basri untuk mengalihkan impor minyak dari Petral ke ISC.
“Kejadian ini bentuk dari adanya intervensi dan tekanan dari pihak yang berkepentingan dalam permainan mafia. Ada yang ditutupi disini, ini sungguh luar biasa,” ucap dia ketika dihubungi, di Jakarta, Rabu (31/12).
“Ini bagian dari skenario besar dari Soemarno brothers untuk menguasai tata niaga migas kita. Ini perebutan kekuasaan dalam proses pengadaan bbm kita,” imbuhnya.
Ia berpandangan, tidak mungkin Dirut Pertamina tidak tahu soal pengangkatan itu. Sebab, pengangkatan itu harus ada tanda tangan dari Dirut Pertamina.
Oleh karena itu, sambung dia, kebijakan pengangkatan yang menimbulkan kontroversi itu haruslah diusut secara tuntas.
“Jangan sampai pejabat asal bicara yang membuat situasi tidak kondusif di publik. Jangan sampai publik melihat kabinet ini kerjanya tidak benar dan kerja asal,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

FPKS: 2015 Pemerintah Harus Tunjukkan Kualitas Kepemimpinan

Jakarta, Aktual.co — Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini mengatakan tahun 2015 merupakan momentum bagi pemerintah untuk menunjukkan kualitas kepemimpinan dengan membuat kebijakan yang terus maju.
“Tahun 2015 adalah momentum awal pemerintah baru untuk konsolidasi dan tunjukkan kualitas kepemimpinan,” kata Jazuli melalui pesan Blackberry di Jakarta, Rabu (31/12).
Jazuli mengatakan pemerintah jangan memat kebijakan yang regresif atau mundur, sehingga arah kebijakan harus jelas terukur, dan bukan lagi banyak janji tapi tindakan nyata realisasikan nawacita.
Dia menjelaskan reformasi birokrasi harus dilakukan secara sistematis, terencana, dan terukur serta jangan sporadis apalagi sloganistik.
“Jangan pula terkesan melakukan demotivasi bagi aparatur dengan kebijakan instan dan menyalahkan PNS sama rata sarat nuansa pencitraan. Janji revolusi mental harus dimulai dari atasan,” ujarnya.
Jazuli mengatakan terkait sistem checks and balances, pemerintah harus menjaga hubungan konstruktif dengan parlemen. Menurut dia, konsultasi dan mekanisme akuntabilitas kepada parlemen harus dijaga dan diperkuat kedepan.
“Jangan pemerintah mengambil kebijakan strategis tanpa pelibatan dan pengawasan parlemen,” katanya.
Menurut dia, jika kebijakan positif bagi rakyat pasti didukung oleh DPR, namun apabila negatif akan dikoreksi. Menurut dia, pemerintah jangan phobia dan takut dengan DPR karena sistem bernegara sudah berdasarkan konstitusi dan undang-undang.
“Bangsa ini cukup besar dengan masalah yang juga besar maka dalam penyelesainnya, pemerintah juga harus melibatkan seluruh ‘stakeholder’ bangsa ini. Disini pentingnya membangun komunikasi yang baik antar lembaga negara,” katanya.
Selain itu dia menilai pemerintah dalam mengeluarkan kebijakannya harus imparsial pada kepentingan politik atau partisan. Kebijakan pemerintah menurut dia harus merepresentasikan negara bukan kepentingan politik tertentu.

Artikel ini ditulis oleh:

Cantik Alami dengan Make Up Air

Jakarta, Aktual.co —  Seperti yang kita ketahui, bahwa manfat air sangat berguna bagi manusia, khususnya bagi kesehatan. Apakah Anda juga tahu bahwa air juga sangat bermanfaat bagi make up? Berikut adalah lima cara bagaimana Anda dapat menggunakan air untuk make up, demikian Stylecraze melaporkan, Selasa (31/12).

Pakai sebagai semprotan
Anda bisa menaruh air suling bersih di dalam botol apa saja yang steril. Lalu gunakanlah semprotan air tersebut setelah Anda beres make up pada wajah Anda. Ini bermanfaat untuk memberikan penyegaran untuk wajah Anda, dan membuat riasan make up Anda tampak alami.

Tingkatkan eyeshadows Anda
Sebelum Anda menggunakan eyeshadows pada mata Anda, sebaiknya Anda membasahinya terlebih dahulu dengan sikat eyeshadows. Ingat untuk tidak membasahinya terlalu banyak karena mungkin eyeshadows akan luntur. Manfaatnya yaitu, untuk terlihat lebih mencerahkan.

Eyeliners
Anda bisa mencampurkan sendiri warna eyeliners dengan air di dalam wadah bersih.  Anda akan memiliki eyeliner cair intens  biasa dan berwarna cerah alami.

Kuas
Kuas yang selalu Anda gunakan sebagai alat make up Anda juga harus diperhatikan kebersihannya. Pasalnya, kuas make up ini sangat rentan untuk terkena kotoran, debu maupun bekas pemakaian. Cara pembersihannya yang benar yakni, semprotkan air di atas tisu bersih. Lalu, mulailah menggosokannya pada kuas Anda. Kemudian, tunggulah 2-3 menit untuk mengeringkannya secara alami.

Pensil alis
Memang di zaman sekarang sudah jarang sekali yang memakai pensil alis untuk mempertebal bulu alis tersebut. Tetapi, jangan salah karena masih banyak juga yang memakainya, bahkan ampuh menghidupkan kembali bulu alis tersebut di area mata. Jika Anda ingin masih terlihat tebal, maka Anda bisa mencampurkannya dengan air, dengan cara mencelupkannya sekali.

 

Artikel ini ditulis oleh:

Awali Tahun 2015, Bupati Bojonegoro akan Pukul Gong Sebanyak 15 Kali

Jakarta, Aktual.co — Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto berencana memukul gong sebanyak 15 kali di lokasi obyek wisata api abadi Kahyangan Api di Desa Sendangharjo, dalam menyambut perayaan awal Tahun Baru 2015.

“Bupati Bojonegoro Suyoto akan memukul gong sebanyak 15 kali di obyek wisata Kahyangan Api di Kecamatan Ngasem, hari ini pukul 24.00 WIB, sebagai tanda mengawali tahun baru 2015,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Amir Syahid, di Bojonegoro, Rabu (31/12).

Ia menjelaskan puncak perayaan menyambut Tahun Baru 2015 di daerahnya itu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya dilakukan dengan menyalakan petasan dan kembang api.

“Sesuai instruksi Gubernur Jatim, Soekarwo, agar daerah melaksanakan perayaan menyambut tahun baru 2015 secara sederhana, sebab masih dalam suasana berkabung tragedi kecelakaan pesawat AirAsia,” jelas dia.

Oleh karena itu, menurut dia, perayaan menyambut tahun baru 2015 di daerahnya tidak dipusatkan di alon-alon, tetapi di obyek wisata Kahyangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem.

Menurut dia, pemusatan menyambut tahun baru 2015 di obyek wisata Kahyangan Api tersebut sejalan dengan program pemkab, yang akan menjadi obyek wisata setempat sebagai lokasi wisata malam.

“Sesuai data jumlah pengunjung Kahyangan Api lebih banyak pada malam hari,” tuturnya.

Sesuai rencana, lanjut dia, di Kahyangan Api, juga digelar berbagai pergelaran seni, mulai pembacaan puisi, demontrasi 14 pelukis yang akan merefleksikan perjalanan selama 2014, dan pertunjukkan seni lainnya.

Namun, menurut dia, Bupati Bojonegoro Suyoto, dengan jajaran muspida, juga yang lainnya, sebelumnya, akan menggelar doa bersama di pendopo pemkab, sebelum nantinya mengunjungi 13 lokasi hiburan menyambut Tahun Baru 2015.

“Hiburan di 13 lokasi bermacam-macam, mulai dangdut, band, campursari, juga wayang kulit,” jelasnya.

Sesuai data, hiburan menyambut perayaan Tahun Baru 2015 akan digelar di Stadion Letjen H. Soedirman, Terminal Bus Rajekwesi, alon-alon, juga berbagai lokasi lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Soal Mobil Sapu, Djarot: Dinas Kebersihan Harus Bersinergi Dengan Dinas PU dan Pertamanan

Jakarta, Aktual.co — Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan dengan adanya mobil sapu otomatis, maka sampah-sampah dapat dikumpulkan dan langsung diangkut, sehingga tidak ada yang tercecer.
“Kendati demikian, dalam penyelesaian masalah sampah, tetap dibutuhkan sinergi dengan jajaran pemerintahan, terutama Dinas Pertamanan dan Dinas Pekerjaan Umum,” ujarnya, Rabu (31/12). 
Dikatakan Djarot untuk itu Dinas Kebersihan akan berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Pertamanan dan Pemakaman serta dengan Dinas Pekerjaan Umum. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kebersamaan antar dinas.
“Dinas Kebersihan tidak bisa bekerja sendirian,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain