18 April 2026
Beranda blog Halaman 40473

Sambut Piala Wali Kota Padang, Persib Targetkan Seluruh Pemain Komplit

Jakarta, Aktual.co —  Persib Bandung menargetkan seluruh pemainnya komplit pada awal tahun 2015, termasuk pemain asing barunya, Aaron da Silva.

“Akhir bulan Desember ini pemain bisa lengkap, paling telat awal Januari 2015 semuanya sudah masuk mess. Kami butuh tim untuk persiapan pertandingan terdekat,” kata Manajer Persib Bandung H Umuh Muhtar di Bandung, Minggu (28/12).

Pemain baru asal Brazil, Aron Da Silva pun belum berada di Bandung. Pemain itu masih menyelesaikan syarat-syarat administrasi.

“Dia sudah menandatangani kontrak untuk kepastian kapan datangnya, kita masih menunggu,” katanya.

Persib masih menunggu pemainnya sampai akhir bulan ini untuk persiapan Turnamen Piala Wali kota Padang yang rencananya akan digelar 4-8 Januari 2015.

“Kita masih menunggu kedatangan pemain sampai akhir bulan ini, dengan waktu yang mepet pemain masih belum lengkap,” katanya.

Sementara itu, Djadjang Nurdjaman, pelatih Persib mengatakan latihan timnya fokus untuk meningkatkan kondisi fisik sebelum berlaga pada pertandingan terdekat.

“Latihan ini belum diikuti semua pemain, Konate dan Vladimir hari ini, Senin besok akan latihan,” katanya.

Ia juga mengatakan target Persib di AFC, minimal bisa menyamai Persipura di tahun sebelumnya. Sedangkan di ISL bisa mempertahankan gelar juara.

Artikel ini ditulis oleh:

Hilang di Utara Semarang, Data Air Asia: 16 Anak, Bayi & Kargo 1,305 Ton

Surabaya, Aktual.co — Pesawat Air Asia AQ 8501 yang hilang kontak dari Surabaya tujuan Singapura, terakhir pada posisi di sebelah utara Semarang, Jawa Tengah.

“Kita juga masih mengumpulkan data-data terupdate. Terakhir hilang kontak ada di posisi sebelah utara Semarang, Jawa Tengah. Tapi kita masih menunggu kepastiannya,” ujar GM PT Angkasa Pura 1 Bandara Juanda, Trikora Hardjo, Minggu (28/12).

Dari data yang masuk ada 138 penumpang dewasa, 16 anak dan seorang bayi, serta membawa kargo seberat 1,305 ton.

Pihak Angkasa Pura sendiri sudah menyiapkan posko pengaduan bagi keluarga penumpang atau menghubungi kantor Airline di Terminal 2, atau dapat menghubungi (031) 8690945 dan (031) 8690855.

Sementara itu, sampai siang ini, pihak keluarga penumpang yang berada di bandara Juanda juga belum mendapatkan informasi pasti dari pihak-pihak yang terkait.

“Saya sudah telpon tadi, makanya saya langsung ke sini. Tapi kita belum dapatkan informasi yang pasti. Ya, berdoa saja biar semuanya selamat,” harap Hendrian, salah satu keluarga penumpang pesawat Air Asia.

Artikel ini ditulis oleh:

Pesawat Air Asia Hilang, Keluarga Penumpang Panik

Surabaya, Aktual.co — 154 penumpang pesawat Air Asia dengan nomer penerbangan AWQ 8501, dengan tujuan Singapura dari Surabaya yang tiba-tiba hilang kontak dengan pihak Bandara Juanda Surabaya, sampai saat ini masih ‘Misterius’.

Pihak Angkasa Pura 1 Juanda Surabaya serta beberapa keluaraga korban pun kebingungan. Bahkan, dari salah satu keluarga korban yang bernama Rudy warga Surabaya. Ketika dihubungi Aktual,  mengatakan, bingung dan shock begitu dirinya mendapatkan informasi tersebut.

“Saya sangat kebingungan begitu mendengar pesawat yang ditumpangi 4 keluarga saya hilang. Bahkan begitu mendapatkan informasi tersebut saya langsung menuju ke bandara  Juanda mencari informasi. HP keluaraga saya saya hubungi tidak bisa semua,” ujarnya sambil menagis, Minggu (28/12).

Sementara itu, terkait hilangnya kontak antara pesawat Air Asia dengan pihak Bandara juanda tersebut, sampai saat ini masih didatangi oleh pihak keluarga korban.

Kedatangan keluarga korban ini untuk mencari daftar-daftar nama yang sudah diberikan oleh pihak Angkasa Pura Juanda Surabaya, sekaligus status perkembangan terakhir.

Artikel ini ditulis oleh:

Pihak Air Asia Pantau Kondisi Terkini Penumpang, Ini No Call Emergency

Jakarta, Aktual.co — Pihak Air Asia Indonesia dengan menyesal mengonfirmasikan, bahwa pesawat dengan nomer QZ8501 dari Surabaya menuju Singapura hilang kontak dengan air traffic control pada pukul 07.24 waktu Singapura pagi ini.

Saat ini, pihak Air Asia sedang melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengetahui kondisi terkini mengenai status penumpang dan crew member dari pesat tersebut, dan kami akan memberikan informasi terkini jika sudah mendapatkan informasi lebih lanjut.

Pesawat ini adalah Airbus A320-200 dengan nomer registrasi PK-AXC. Saat ini, tim SAR (search and rescue) sudah beroperasi dan Air Asia telah berkooperasi dengan pihak-pihak terkait.

Bagi para keluarga dan kerabat dapat menghubungi nomer call Emergency Call Centre Air Asia di +622129270811. AirAsia akan terus memberikan informasi lebih lanjut dengan situasi terkini. Informasi terkini juga tersedia di website AirAsia, www.airasia.com.

AirAsia Emergency Call Centre, nomer ini hanya diperuntukkan bagi keluarga dan kerabat dari penumpang yang terkena dampak dari kejadian ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Basarnas: Air Asia Dikabarkan Jatuh di Sekitar Perairan Belitung

Jakarta, Aktual.co — Pesawat Air Asia jenis air bus A320 dengan nomor penerbangan QZ 8501 yang berangkat dari Surabaya-Singapura dikabarkan jatuh di perairan Belitung dengan titik koordinat 03.22.46LS dan 108.50.07 BT atau sekitar 80 hingga 100 mil di perairan laut daerah itu.
Kepala Bagian Komunikasi Basarnas Pangkalpinang, Supriandi, Minggu (28/12), membenarkan informasi tersebut dan saat ini tim sedang bergerak menuju Belitung.
Diduga pesawat mengalami turbelensi setelah sebelumnya sempat berputar-putar di atas perairan untuk menghindari badai dan kemudian jatuh.
Pesawat tersebut membawa sebanyak 155 penumpang dan 16 orang dikabarkan terdiri penumpang anak-anak, sisanya orang dewasa.

Artikel ini ditulis oleh:

Pesawat Air Asia Airbus A320 Hilang? Inilah Kronologis Sebenarnya

Jakarta, Aktual.co — Pesawat Indonesia, Air Asia Pesawat type Airbus A320 mengalami hilang kontak.  Namun pertanyaannya, mengapa itu bisa terjadi? Berikut kronologis sebenarnya.

“Pesawat itu belum ketemu. Masih hilang kontak,” ungkap Dirut Airnav Ignatius Bambang Tjahjono, kepada wartawan,  Minggu (28/12).

Ignatius menjelaskan, bahwa pada pukul 06.16 WIB pagi, pesawat masih terpantau oleh radar, selanjutnya pada 06.17 WIB. Kemudian, pesawat hilang kontak dengan ATC. Lalu, pukul 06.18 WIB target hilang dari radar.

Ignatius menerangkan, awalnya pesawat sempat melakukan komunikasi ATC Jakarta, pukul 06.12 WIB pada ketinggian 140320.

“Pada saat kontak ATC radar Jakarta mengidentifikasi pesawat pada layar radar, pada saat kontak (pilot) pesawat menyatakan ingin menghindari awan ke arah kiri, dari rute M635 dan minta naik ke tinggian ke 38 ribu kaki,”.

Dia melanjutkan, pada pukul 06.16 WIB, pesawat masih terlihat di layar radar, kendati pukul 06.17 WIB, pesawat hanya nampak sinyal. Ketika itu, sekaligus pesawat hilang kontak dengan ATC.

“Pukul 06.18 target hilang dari radar, hanya tampak flight name trek,” katanya lagi.

“Dari ATC, kami sudah menyatakan interval, jadi tahap hilang kontak pada pukul 07.08 WIB, jadi alerva tahap lanjutan pesawat pada 07.28, kemudian pernyataan pesawat hilang pada 77.55 WIB.

Ia menambahkan, bahwa hingga saat ini, Tim Basarnas tengah terinformasi dan sedang melakukan pencarian lebih mendalam. “Basarnas sedang mencari,” tambahnya.

Pesawat jenis Airbus A320-200 ini membawa 155 penumpang yakni, 138 penumpang dewasa, 16 anak dan satu bayi, dua pilot, empat awak kabin dan satu teknisi. Pesawat tersebut diterbangkan oleh Kapten Irianto.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain