13 April 2026
Beranda blog Halaman 40494

Sebanyak 45 Napi Lapas Bulak Kapal Bekasi Dapat Remisi Natal

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 45 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Bulak Kapal Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, memperoleh remisi Natal 2014.

“Dari total 1.500 warga binaan kami, sebanyak 45 di antaranya memperoleh remisi Natal,” kata Kepala Lapas Bulak Kapal Bekasi, Waskito, di Bekasi, Kamis (25/12).

Menurutnya, remisi yang diberikan secara umum hanya mengurangi masa tahanan rata-rata 15 hari hingga dua bulan.

“Remisi ini khusus bagi narapidana beragama Nasrani karena bertepatan dengan Natal,” katanya.

Menurut dia, para penerima remisi itu telah berperilaku baik selama menjalani masa tahanan.

“Pemberian remisi ini rutin dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM,” katanya.

Menurut dia, penilaian perilaku dilakukan pihaknya berdasarkan laporan pegawai serta pemantauan aktivitas sehari-hari.

Penilaian dilakukan dalam kurun satu tahun terakhir berdasarkan jenis pelanggaran disiplin yang dilakukan.

“Semua yang mendapat remisi sudah memenuhi persyaratan, di antaranya para narapidana yang beragama Kristen atau Katolik,” katanya.

Sebelumnya, Lapas Bulak Kapal Bekasi pada Agustus 2014 lalu memberikan remisi pada 788 narapidana, 30 di antaranya langsung bebas.

“Namun pada Natal kali ini tidak ada remisi yang langsung bebas,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Serakah Tanam Benih Hasud Terhadap Orang Lain, Ini Kiat Menjauhinya

Jakarta, Aktual.co — Anda pernah menemui teman atau kerabat yang tamak atau serakah?. Orang serakah selalu mengharap pemberian orang lain, namun dia sendiri justru bersikap pelit atau bakhil. Ia ingin mengumpulkan harta untuk kepentingan diri sendiri tanpa memperhatikan aturan.

Selain tidak beriman terhadap qadha dan qadar Allah SWT, orang yang tamak ini juga akan menanam benih hasud terhadap orang lain.

Serakah atau tamak berasal dari bahasa arab Al-Hirshu atau Ath-Thama’u yaitu suatu sikap yang tidak pernah merasa cukup, sehingga selalu ingin menambah apa yang seharusnya ia miliki, tanpa memperhatikan hak-hak orang lain. Hal ini, termasuk kebalikan dari rasa cukup (Al-Qonaa’ah) dan merupakan akhlak buruk terhadap Allah, karena melanggar ketentuan larangan-Nya

Sifat ini sebagai sebab timbulnya rasa dengki, hasud, permusuhan dan perbuatan keji dan mungkar lainnya, yang kemudian pada penghujungnya mengakibatkan manusia lupa kepada Allah SWT, kehidupan akhirat serta menjauhi kewajiban agama.

Dalam Al-Qur’an, banyak terdapat  keterangan masalah rakus atau tamak, antara lain pada surah Al-Baqarah ayat 96 yaitu,
 
ولتجنهم احرص الناس علي حيوة ومن الذين اشركوا يود احدهم لو يعمر الف سنة وما هو بمزحزحه من العذاب ان يعمر والله بصيربما يعملون ( البقرة :96 )

Artinya : “Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari pada orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al-Baqarah : 96)

Begitu juga dalam hadits, antara lain disebutkan,

قال رسول الله صلي الله عليه وسلم : ايها الناس, اجملوا في الطلب, فانه ليس  لعبد الا ما كتب له. (الحديث)

Artinya : “ Rasulullah SAW bersabda: Hai manusia, berbaik-baiklah dalam mencari (nafkah); karena sesungguhnya hamba tidak mendapatkan (sesuatu), kecuali apa yang telah ditakdirkan padanya.” (Al-Hadits)

Allah melarang hambanya melakukan tindakan yang rakus, dan termasuk akhlak buruk terhadap-Nya, karena perbuatan ini dapat menyebabkan seseorang lupa menyembah kepada-Nya, dapat berlaku kikir, memeras serta merampas hak-hak orang lain. Maka, agama islam memberikan tuntutan kepada manusia, agar tidak terlalu mengejar nafkah yang seharusnya bukan ia yang pantas memilikinya.

Artikel ini ditulis oleh:

PM Thailand Beri Bonus Tim Sepak Bola Thailand

Jakarta, Aktual.co — Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha memberikan bonus uang sebesar lima juta baht (Rp1,8 miliar) untuk anggota tim sepak bola nasional negaranya yang baru-baru ini meraih juara Piala AFF.

Seperti dikutip Bangkok Post, Kamis (25/12,) selain hadiah uang dari perdana menteri, timnas Thailand juga dijanjikan bonus senilai total 35 juta bath (Rp13,2 miliar) dari berbagai kalangan, termasuk kementerian pariwisata dan olahraga, Asosiasi Sepak Bola Thailand, dan para sponsor.

PM Prayut juga berjanji akan membantu penggalangan tambahan dana bagi tim nasional.

Thailand meraih juara turnamen antarbangsa Asia Tenggara itu setelah di final menang agregat 4-3 atas Malaysia.

Setelah menang 2-0 pada laga pertama di Bangkok 17 Desember, Thailand sempat tertinggal 0-3 pada leg kedua di Kuala Lumpur Sabtu (20/12) sebelum dapat membalas dua gol untuk memastikan gelar juara.

“Saat pertandingan Sabtu lalu timnas Thailand mendapat dukungan moral dari Raja. Yang Mulia Raja tidak mengatakan tim harus menang, tapi beliau meminta tim untuk berkonsentrasi pada pertandingan, dan akhirnya menang,” kata Perdana Menteri Prayut.

PM mengungkapkan bahwa ketika tim Thailand ketinggalan dari Malaysia, saat jeda jelang babak kedua, Raja Thailand Bhumibol Adulyadej yang sedang sakit itu meminta sekretaris pribadinya menelpon pelatih Kiatisak Senamuang untuk memberi dorongan moral.

Artikel ini ditulis oleh:

Wali Kota Akan Bantu PSM Makassar

Jakarta, Aktual.co — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto berjanji akan membantu mencarikan solusi terhadap sejumlah masalah yang dihadapi PSM Makassar.

Salah satunya mencarikan sponsor untuk klub sepak bola kebanggan warga Sulawesi Selatan.

“PSM adalah kebanggaan kita semua, saya mau klub kebanggan kita ini kembali berjaya seperti dulu dan saya pasti akan mensupport PSM,” ujarnya saat menerima kunjungan manajemen PSM Makassar di rumah dinasnya, Kamis (25/12).

Ramdhan mengatakan, PSM Makassar yang selama satu dekade terakhir ini tidak lagi mendapatkan gelar serta banyaknya permasalahan yang dihadapinya membuatnya prihatin, apalagi dengan para penggemarnya.

Dia mengaku, sejak dirinya menjabat wali kota yang baru enam bulan itu belum pernah melakukan pertemuan langsung dengan manajemen hanya memantaunya dari media massa.

“Kepemimpinan saya masih baru dan saya adalah salah satu penggemar berat dari PSM Makassar. Saya seorang atlet dan saya tahu bagaimana jika kita tidak mendapatkan prestasi. Makanya, saya akan mensupport penuh tim ini,” katanya.

Dikatakannya, sejak dikeluarkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 tahun 2011, tentang larangan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk membiayai klub sepakbola profesional membuat sejumlah klub harus berusaha keras.

Aturan Permendagri itu juga melarang para wali kota maupun bupati untuk menggelontorkan anggaran besar untuk membiayai keuangan PSM Makassar.

Untuk itu, cara yang dilakukan Danny, sapaan akrabnya, adalah dengan mempromosikan tim ayam jantan tersebut dalam mendapatkan bantuan sponsor.

“Insya Allah, Pemkot akan membantu PSM sesuai dengan aturan karena adanya larangan pakai uang negara. Maka, kita akan himpun kekuatan swasta untuk membatu PSM,” terangnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Perayaan Natal di Bekasi Kondusif

Jakarta, Aktual.co — Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memastikan perayaan Natal umat Nasrani di wilayah setempat, Kamis, berjalan kondusif dan lancar.

“Hasil pantauan dan laporan yang saya terima perayaan Natal kali ini tidak ada gangguan yang merusak kekhusyukan umat,” katanya di Bekasi, Kamis malam (25/12).

Menurut dia, laporan terkait jalannya perayaan Natal 2014 itu datang dari 12 perwakilan aparatur kecamatan, kepolisian, dan TNI.

“Bahkan pemantauan saya pribadi di sejumlah gereja yang menggelar perayaan Natal seluruhnya berjalan kondusif,” katanya.

Menurut Rahmat, kondisi itu menunjukkan semakin matangnya sikap toleransi antarumat beragama di wilatah setempat.

“Ini adalah bukti bahwa masyarakat kita bisa menerima keberagaman satu dengan yang lain,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tampil Percaya Diri di Hari Pernikahan?, Ini Solusi Alami Rawat Rambut

Jakarta, Aktual.co —  Bagi Anda yang sedang melakukan persiapan pernikahan, pastinya sangat menggebu-gebu untuk menunggunya. Sementara, Anda dilarang untuk keluar rumah. Pastinya Anda bingung bagaimana cara merawat rambut dengan baik di dalam rumah?
 
Ingin tahu bagaimana sederhana perawatan rambut buatan sendiri. Tujuannya, dapat membuat Anda percaya diri serta tampil menarik di hari pernikahan Anda, demikian lapor laman Stylecraze.
 
Persiapan mental
Setelah tanggal pernikahan Anda ditetapkan, maka janganlah buang waktu. Gunakan itu untuk sedikitnya merawat diri Anda. Karena pengobatan buatan sendiri tidak dapat bekerja secara ajaib dalam semalam.
 
Deep conditioning
Untuk perawatan deep conditioning, campur telur dengan yoghurt. Lalu, kocok  untuk membuat campuran halus dan menerapkannya pada rambut Anda. Lakukan setidaknya sekali dalam dua minggu untuk menyuburkan rambut Anda dan biarkan menyerap. Dan, biasakan juga sekali dalam sepekan untuk merawat rambut Anda dengan campuran minyak almond, minyak kelapa, dan minyak zaitun.
 
Obati masalah rambut
Peertama-tama yang harus dilakukan adalah mengobati terlebih dahulu masalah utama dalam rambut. Misalnya, jika Anda menderita ketombe, menerapkan ramuan jus minyak kelapa dan lemon secara teratur untuk menghilangkan masalah itu. Jika Anda mengalami kerontokan rambut, gunakan jus bawang untuk mencegah hal yang sama. Dan, ini harus dilakukan rutin dan teratur untuk selamanya.
 
Hindari bahan kimia
Katakanlah ‘No’ untuk semua produk berbasis perawatan rambut kimia dan styling rambut. Sebaliknya, pilihlah buatan alami sendiri ‘reetha’ atau sampo sabun-kacang. Anda juga bisa memilih metode ‘No-Poo’ dan menggunakan ramuan baking soda dan air sebagai sampo. Ikuti ini dengan menggunakan cuka sari apel sebagai kondisioner alami.
 
Katakan tidak untuk pewarna rambut
Lupakan mewarnai dan mengeriting rambut Anda. Memilih campuran henna untuk mewarnai rambut Anda sebagai gantinya. Idealnya, mencuci rambut dengan sampo kacang sabun tiga kali dalam seminggu dan gunakan apel jika Anda memiliki rambut berminyak. Dan, madu bilas jika rambut Anda kering.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain