9 April 2026
Beranda blog Halaman 40646

Rencana Jokowi Impor Ribuan Kapal Dari China Dipertanyakan

Surabaya, Aktual.co — Rencana presiden Joko Widodo untuk mengimpor kapal sebanyak 1500 unit dari Cina mendapat penolakan dari berbagai pihak.

Anggota Komisi VI DPR RI, Bambang Haryo, mengatakan bahwa rencana tersebut sungguh diluar nalar. Seharusnya pemerintah lebih mengarah ke industri dalam negeri. Sebab, kebijakan impor dari luar negeri justru akan memperburuk keadaan ekonomi indonesia.

“Ini kebijakan yang salah. Maka saya akan mendorong pemerintah untuk membatalkan rencana tersebut,” ujar Bambang Haryo kepada aktual.co saat memantau kondisi pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (21/12).

Industri galangan kapal seperti PT PAL, PT Adiluhung, dan PT Dhumas merupakan salah satu industri kapal nasional terbaik di Asia Tenggara, bahkan di dunia. Seharusnya, pemerintah memanfaatkannya dan tidak keburu mengimpor kapal dalam jumlah banyak dengan anggaran miliaran dolar.

Hal senada juga dikatakan  Ketua DPC INSA (National Ship-Owner Asociation) Surabaya, Steven H Lasawengen. Jika 1500 kapal itu tiba di Indonesia, maka akan terjadi over suplay dan mengakibatkan perang tarif, bahkan merugikan pelayaran nasional.

“Kapal-kapal kami sudah ada dimana-mana dan kondisinya over suplay. Jika ada 1500 lagi, apa nantinya justru tidak berlebihan. Seharusnya, pemerintah lebih fokus memperbaiki dan menambah infrastruktur yang ada. Bayangkan, antrean kapal saat bongkar muat itu menunggu sampai mingguan,” ujar Steven.

 Jumlah armada saat ini mencapai 13.800 kapal. Jika ditambah 1500 kapal, lanjutnya, maka akan menambah antrean panjang. Seharusnya, pemerintah harus membangun industri kemaritiman di luar Jawa. Sebab, pelabuhan besar di pulau Jawa seperti Jakarta, Surabaya dan Semarang sudah tidak memadahi. Nah, lanjutnya, dalam waktu dekat INSA akan berkomunikasi kepada pemerintah untuk membatalkan rencana tersebut. Sebab, sampai saat ini pemerintah belum berkomunikasi dengan para owner kapal di Indonesia.

Sementara salah satu pemilik galangan kapal di Indonesia, Yance Gunawan, juga mengaku tidak habis pikir dengan rencana tersebut. Di Indonesia sendiri sudah banyak galangan kapal yang tutup. Seharusnya presiden bisa memanfaatkan galangan tersebut. Selain mengurangi impor, juga bisa menyerap tenaga kerja.

“Galangan di Indonesia cukup banyak. Kalau yang tutup itu dimanfaatkan, justru akan menyerap tenaga kerja daripada mengirim warga kita menjadi TKI. Yang patut diingat, bahwa galangan seperti PT PAL, merupakan salah satu galangan terbaik secara internasional. Banyak negara lain yang import kapal dari PT PAL. Belum tahu kondisi galangan dan pelayaran di Indonesia kok sudah keburu import kapal” kata Yance kepada aktual.co.

Yance mengungkapkan, bahwa keputusan untuk mengimport kapal adalah justru sebuah kebijakan yang berbuah musibah bagi industri kemaritiman.

Sementara salah satu pengusaha jasa pelayaran nasional, Khoriri Sutomo, juga kaget dengan keputusan tersebut. Seharusnya pemerintah melihat keseimbangan dengan pengusaha pelayaran nasional. Seharusnya, pemerintah turun langsung ke pelayaran nasional dan melihat kondisinya yang begitu semrawut. Apalagi, jika pesanan kapal itu sudah tiba, maka akan ada persaingan harga dengan swasta yang merupakan milik warga negara sendiri.

Seperti diketahui Presiden Jokowi akan melakukan pengadaan 1500 unit kapal yang di impor dari Cina dan Myanmar dengan jangka waktu lima tahun sebesar USD5 miliar .

Kapal-kapal tersebut nantinya akan digunakan untuk mengangkut distribusi logistik, diantaranya elpiji, minyak, semen, dan ternak.

Artikel ini ditulis oleh:

Rencana Jokowi Impor Ribuan Kapal Dari China Dipertanyakan

Surabaya, Aktual.co — Rencana presiden Joko Widodo untuk mengimpor kapal sebanyak 1500 unit dari Cina mendapat penolakan dari berbagai pihak.

Anggota Komisi VI DPR RI, Bambang Haryo, mengatakan bahwa rencana tersebut sungguh diluar nalar. Seharusnya pemerintah lebih mengarah ke industri dalam negeri. Sebab, kebijakan impor dari luar negeri justru akan memperburuk keadaan ekonomi indonesia.

“Ini kebijakan yang salah. Maka saya akan mendorong pemerintah untuk membatalkan rencana tersebut,” ujar Bambang Haryo kepada aktual.co saat memantau kondisi pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (21/12).

Industri galangan kapal seperti PT PAL, PT Adiluhung, dan PT Dhumas merupakan salah satu industri kapal nasional terbaik di Asia Tenggara, bahkan di dunia. Seharusnya, pemerintah memanfaatkannya dan tidak keburu mengimpor kapal dalam jumlah banyak dengan anggaran miliaran dolar.

Hal senada juga dikatakan  Ketua DPC INSA (National Ship-Owner Asociation) Surabaya, Steven H Lasawengen. Jika 1500 kapal itu tiba di Indonesia, maka akan terjadi over suplay dan mengakibatkan perang tarif, bahkan merugikan pelayaran nasional.

“Kapal-kapal kami sudah ada dimana-mana dan kondisinya over suplay. Jika ada 1500 lagi, apa nantinya justru tidak berlebihan. Seharusnya, pemerintah lebih fokus memperbaiki dan menambah infrastruktur yang ada. Bayangkan, antrean kapal saat bongkar muat itu menunggu sampai mingguan,” ujar Steven.

 Jumlah armada saat ini mencapai 13.800 kapal. Jika ditambah 1500 kapal, lanjutnya, maka akan menambah antrean panjang. Seharusnya, pemerintah harus membangun industri kemaritiman di luar Jawa. Sebab, pelabuhan besar di pulau Jawa seperti Jakarta, Surabaya dan Semarang sudah tidak memadahi. Nah, lanjutnya, dalam waktu dekat INSA akan berkomunikasi kepada pemerintah untuk membatalkan rencana tersebut. Sebab, sampai saat ini pemerintah belum berkomunikasi dengan para owner kapal di Indonesia.

Sementara salah satu pemilik galangan kapal di Indonesia, Yance Gunawan, juga mengaku tidak habis pikir dengan rencana tersebut. Di Indonesia sendiri sudah banyak galangan kapal yang tutup. Seharusnya presiden bisa memanfaatkan galangan tersebut. Selain mengurangi impor, juga bisa menyerap tenaga kerja.

“Galangan di Indonesia cukup banyak. Kalau yang tutup itu dimanfaatkan, justru akan menyerap tenaga kerja daripada mengirim warga kita menjadi TKI. Yang patut diingat, bahwa galangan seperti PT PAL, merupakan salah satu galangan terbaik secara internasional. Banyak negara lain yang import kapal dari PT PAL. Belum tahu kondisi galangan dan pelayaran di Indonesia kok sudah keburu import kapal” kata Yance kepada aktual.co.

Yance mengungkapkan, bahwa keputusan untuk mengimport kapal adalah justru sebuah kebijakan yang berbuah musibah bagi industri kemaritiman.

Sementara salah satu pengusaha jasa pelayaran nasional, Khoriri Sutomo, juga kaget dengan keputusan tersebut. Seharusnya pemerintah melihat keseimbangan dengan pengusaha pelayaran nasional. Seharusnya, pemerintah turun langsung ke pelayaran nasional dan melihat kondisinya yang begitu semrawut. Apalagi, jika pesanan kapal itu sudah tiba, maka akan ada persaingan harga dengan swasta yang merupakan milik warga negara sendiri.

Seperti diketahui Presiden Jokowi akan melakukan pengadaan 1500 unit kapal yang di impor dari Cina dan Myanmar dengan jangka waktu lima tahun sebesar USD5 miliar .

Kapal-kapal tersebut nantinya akan digunakan untuk mengangkut distribusi logistik, diantaranya elpiji, minyak, semen, dan ternak.

Artikel ini ditulis oleh:

Sejarawan: Lucunya Penanganan Banjir di Jakarta Ketika Musim Hujan Tiba

Jakarta, Aktual.co — Untuk mengantisipasi musim penghujan Ibu Kota Jakarta terus melakukan pembenahan, terutama datangnya banjir terus menghantui sejumalah wilayah di ibu kota. Banjir merupakan suatu kejadian yang akrab di telinga warga Jakarta. Sepertinya, banjir memang sudah menjadi langganan Jakarta setiap tahunnya.
Dalam menghadapi musim banjir, Pemprov DKI dari tahun ke tahun sudah melaksanakan berbagai program untuk mengendalikan musibah tersebut. Namun, program tersebut belum dapat menuntaskan permasalahan banjir sehingga hal tersebut pun masih terus terjadi.
Sejarawan JJ Rizal mengatakan, salah satu kelemahan pemerintah, khususnya Pemprov DKI Jakarta dalam upaya penanganan banjir adalah program tersebut baru dilakukan ketika memasuki musim penghujan. 
Ketika musim penghujan, lanjut Rizal barulah Pemprov DKI memusatkan perhatiannya kepada masalah banjir yang memang sudah menghantui warga Jakarta sejak puluhan tahun itu.
“Lucunya orang baru memikirkan masalah banjir dan dampak ketika musim hujan tiba. Padahal, ini kan merupakan pekerjaan yang harus dilakukan sepanjang tahun, termasuk musim kemarau,” kata Rizal ketika dihubungi, Minggu (21/12).
Bukan hanya itu saja, menurut dia Depok sebagai daerah hulu seharusnya menjadi kawasan biru yang menjadi ruang bertahanan air bagi Kota Jakarta. “Depok itu kota biru, bukan hanya karena banyak situ, juga sebagai pertahanan Kota Jakarta untuk resapan air dan juga penampungan air bagi Jakarta,” ujarnya.
Lebih jauh dia mengatakan, pemprov harus menyikapi hal tersebut lebih dini. Apalagi cuaca saat ini sudah semakin ekstrim. Rizal kemudian menceritakan riset yang dilakukan oleh JICA terkait master plan Ali Sadikin pada tahun 1976 yang mengatakan bahwa Jakarta sudah tidak memungkinkan untuk membenahi banjir. Dalam hal ini, Jakarta memerlukan daerah sekitar untuk membantu pembenahan banjir, termasuk Depok.
“Di Jakarta, tata ruang dan penduduk semakin padat. Untuk membenahi banjir harus meliputi Jabodetabek. Ini yang harus disadari,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Sejarawan: Lucunya Penanganan Banjir di Jakarta Ketika Musim Hujan Tiba

Jakarta, Aktual.co — Untuk mengantisipasi musim penghujan Ibu Kota Jakarta terus melakukan pembenahan, terutama datangnya banjir terus menghantui sejumalah wilayah di ibu kota. Banjir merupakan suatu kejadian yang akrab di telinga warga Jakarta. Sepertinya, banjir memang sudah menjadi langganan Jakarta setiap tahunnya.
Dalam menghadapi musim banjir, Pemprov DKI dari tahun ke tahun sudah melaksanakan berbagai program untuk mengendalikan musibah tersebut. Namun, program tersebut belum dapat menuntaskan permasalahan banjir sehingga hal tersebut pun masih terus terjadi.
Sejarawan JJ Rizal mengatakan, salah satu kelemahan pemerintah, khususnya Pemprov DKI Jakarta dalam upaya penanganan banjir adalah program tersebut baru dilakukan ketika memasuki musim penghujan. 
Ketika musim penghujan, lanjut Rizal barulah Pemprov DKI memusatkan perhatiannya kepada masalah banjir yang memang sudah menghantui warga Jakarta sejak puluhan tahun itu.
“Lucunya orang baru memikirkan masalah banjir dan dampak ketika musim hujan tiba. Padahal, ini kan merupakan pekerjaan yang harus dilakukan sepanjang tahun, termasuk musim kemarau,” kata Rizal ketika dihubungi, Minggu (21/12).
Bukan hanya itu saja, menurut dia Depok sebagai daerah hulu seharusnya menjadi kawasan biru yang menjadi ruang bertahanan air bagi Kota Jakarta. “Depok itu kota biru, bukan hanya karena banyak situ, juga sebagai pertahanan Kota Jakarta untuk resapan air dan juga penampungan air bagi Jakarta,” ujarnya.
Lebih jauh dia mengatakan, pemprov harus menyikapi hal tersebut lebih dini. Apalagi cuaca saat ini sudah semakin ekstrim. Rizal kemudian menceritakan riset yang dilakukan oleh JICA terkait master plan Ali Sadikin pada tahun 1976 yang mengatakan bahwa Jakarta sudah tidak memungkinkan untuk membenahi banjir. Dalam hal ini, Jakarta memerlukan daerah sekitar untuk membantu pembenahan banjir, termasuk Depok.
“Di Jakarta, tata ruang dan penduduk semakin padat. Untuk membenahi banjir harus meliputi Jabodetabek. Ini yang harus disadari,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Pemkot Ternate Siapkan 15 Titik Pengungsian

Jakarta, Aktual.co — Semenjak meletusnya Gunung Gamalama pada Sabtu (20/12) sore pukul 15.05 WIT. Gunung yang berada pada wilayah Utara ini terus mengeluarkan abu vulkanik dan asap putih disertai dengan debu setinggi 500 meter. 
Debu tersebut terbawa angin hingga mengarah sejumlah wilayah pemukiman warga padat penduduk yang berada di Timur. Tepatnya pada kelurahan Tobololo, dan Kulaba, Kecamatan Pulau Ternate.
Saat ini status Gunung Gamalam itu masih siaga level tiga. Data pos pemantauan terekam gempa tremor hembusan terjadi terus menerus, dengan amplitudo 0.5 sampai 6 milimeter. Minggu (21/12).
Hingga pukul 06.00 waktu setempat data seismograf menunjukan terus terjadi gempa tremor hembusan sepanjang Minggu dinihari, antara pukul 00.30 hingga pukul 06.00.
Dan gempa vulkanik meningkat pagi ini hingga pukul 11.00 WIT. Hingga saat ini, ribuan warga Kota Ternate yang berada di kaki Gunung Gamalama, belum diungsikan, dengan alasan situasi yang ada saat ini belum membahayakan.
Pemerintah Kota Ternate telah menyediakan 15 titik tempat pengungsian jika keadaan membahayakan. Dan hanya mengeluarkan himbauan pada warga yang masuk dalam wilayah rawan bencana gamalama terus waspada.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Pemkot Ternate Siapkan 15 Titik Pengungsian

Jakarta, Aktual.co — Semenjak meletusnya Gunung Gamalama pada Sabtu (20/12) sore pukul 15.05 WIT. Gunung yang berada pada wilayah Utara ini terus mengeluarkan abu vulkanik dan asap putih disertai dengan debu setinggi 500 meter. 
Debu tersebut terbawa angin hingga mengarah sejumlah wilayah pemukiman warga padat penduduk yang berada di Timur. Tepatnya pada kelurahan Tobololo, dan Kulaba, Kecamatan Pulau Ternate.
Saat ini status Gunung Gamalam itu masih siaga level tiga. Data pos pemantauan terekam gempa tremor hembusan terjadi terus menerus, dengan amplitudo 0.5 sampai 6 milimeter. Minggu (21/12).
Hingga pukul 06.00 waktu setempat data seismograf menunjukan terus terjadi gempa tremor hembusan sepanjang Minggu dinihari, antara pukul 00.30 hingga pukul 06.00.
Dan gempa vulkanik meningkat pagi ini hingga pukul 11.00 WIT. Hingga saat ini, ribuan warga Kota Ternate yang berada di kaki Gunung Gamalama, belum diungsikan, dengan alasan situasi yang ada saat ini belum membahayakan.
Pemerintah Kota Ternate telah menyediakan 15 titik tempat pengungsian jika keadaan membahayakan. Dan hanya mengeluarkan himbauan pada warga yang masuk dalam wilayah rawan bencana gamalama terus waspada.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain