11 April 2026
Beranda blog Halaman 40657

IPW Nilai Warga Masih Trauma Bentrok Oknum Polisi di Diskotek Batam

Jakarta, Aktual.co — Indonesia Police Watch (IPW) menilai oknum polisi yang terlibat perkelahian di Batam belum lama ini mengabaikan traumatis warga.
Ketua Presidium IPW Neta S Pane menilai, warga Batam masih mengalami trauma akibat bentrokan antara aparat kepolisian dengan TNI beberapa waktu lalu itu.
Oleh karena itu, dia mengatakan terjadinya kembali bentrokan personel kepolisian akan mengusik kembali ketentraman warga. 
“Bentrokan itu menjadi teror baru bagi warga Batam di tengah belum tuntasnya kasus bentrokan TNI-Polri beberapa hari lalu,” kata Neta dalam siaran persnya, Minggu (21/12). 
Pada Rabu (17/12) terjadi insiden saling pukul pada pukul 3 dini hari antara oknum polisi dengan pengunjung diskotek di Harbour Bay, Batam. 
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono insiden tersebut bermula dari saling senggol di dalam tempat karaoke dengan pengunjung. Lalu, aksi berujung pada saling pukul. 
Dalam bentrok tersebut fasilitas seperti portal parkir di kawasan Harbour Bay dirusak. Selain itu, diduga anggota Polisi menganiaya seorang juru parkir.
Neta menilai bentrokan yang terjadi di diskotek di Harbour Bay menunjukkan lemahnya pengawasan atasan terhadap bawahannya. 
“Bentrokan itu menunjukkan sikap arogan, superioritas, dan ketidakpedulian anggota kepolisian yang seharusnya menciptakan rasa aman bagi publik,” kata dia. 
Menurut Neta, atas bentrokan tersebut pihak kepolisian semestinya bisa bertindak dengan memberikan sanksi tegas pemecatan. 
“Anggota polisi yang terlibat bentrokan harus dipecat dan pimpinan kepolisian di Kepri dicopot dari jabatannya,” kata dia. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

IPW Nilai Warga Masih Trauma Bentrok Oknum Polisi di Diskotek Batam

Jakarta, Aktual.co — Indonesia Police Watch (IPW) menilai oknum polisi yang terlibat perkelahian di Batam belum lama ini mengabaikan traumatis warga.
Ketua Presidium IPW Neta S Pane menilai, warga Batam masih mengalami trauma akibat bentrokan antara aparat kepolisian dengan TNI beberapa waktu lalu itu.
Oleh karena itu, dia mengatakan terjadinya kembali bentrokan personel kepolisian akan mengusik kembali ketentraman warga. 
“Bentrokan itu menjadi teror baru bagi warga Batam di tengah belum tuntasnya kasus bentrokan TNI-Polri beberapa hari lalu,” kata Neta dalam siaran persnya, Minggu (21/12). 
Pada Rabu (17/12) terjadi insiden saling pukul pada pukul 3 dini hari antara oknum polisi dengan pengunjung diskotek di Harbour Bay, Batam. 
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono insiden tersebut bermula dari saling senggol di dalam tempat karaoke dengan pengunjung. Lalu, aksi berujung pada saling pukul. 
Dalam bentrok tersebut fasilitas seperti portal parkir di kawasan Harbour Bay dirusak. Selain itu, diduga anggota Polisi menganiaya seorang juru parkir.
Neta menilai bentrokan yang terjadi di diskotek di Harbour Bay menunjukkan lemahnya pengawasan atasan terhadap bawahannya. 
“Bentrokan itu menunjukkan sikap arogan, superioritas, dan ketidakpedulian anggota kepolisian yang seharusnya menciptakan rasa aman bagi publik,” kata dia. 
Menurut Neta, atas bentrokan tersebut pihak kepolisian semestinya bisa bertindak dengan memberikan sanksi tegas pemecatan. 
“Anggota polisi yang terlibat bentrokan harus dipecat dan pimpinan kepolisian di Kepri dicopot dari jabatannya,” kata dia. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Dua Anggota NYPD Tewas ‘Didor’ Saat Melakukan Patroli

Jakarta, Aktual.co — Dua Anggota New York Police Department (NYPD) harus meregang nyawa, karena ditembak saat melakukan patroli rutin. 
Namun sayang, setelah melakukan penembakan terhadap dua polisi itu, si pelaku malah bunuh diri setelah melakukan tindakan keji itu.
Berdasarkan yang dikutip Reuters dan New York Times, Minggu (21/12), dua petugas itu sedang berpatroli di Bedford-Stuyvesant, Brooklyn, New York, sebelum penembakan terjadi. 
Wakil Kepala NYPD Kim Royster mengatakan, peluru menembus tubuh bagian atas dua polisi tersebut setelah pria bersenjata melepaskan tembakan dari sisi pintu belakang.
“Lalu dia berlari ke stasiun kereta bawah tanah di dekat lokasi. Kemudian pria tersebut menembak kepalanya sendiri,” kata Kim.
Juru bicara kepolisian setempat mengatakan, pelaku adalah pria berusia 28 tahun dan telah dibawa ke Brooklyn Hospital Center. Senjata api yang digunakan juga ditemukan di dekat mayat pelaku.
NYPD tengah menghadapi tekanan setelah aksi protes terus terjadi pasca dewan juri pengadilan setempat memutuskan seorang petugas tidak bersalah dalam penembakan pemuda kulit hitam beberapa waktu lalu. Namun motif serangan 2 polisi itu belum diketahui.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Dua Anggota NYPD Tewas ‘Didor’ Saat Melakukan Patroli

Jakarta, Aktual.co — Dua Anggota New York Police Department (NYPD) harus meregang nyawa, karena ditembak saat melakukan patroli rutin. 
Namun sayang, setelah melakukan penembakan terhadap dua polisi itu, si pelaku malah bunuh diri setelah melakukan tindakan keji itu.
Berdasarkan yang dikutip Reuters dan New York Times, Minggu (21/12), dua petugas itu sedang berpatroli di Bedford-Stuyvesant, Brooklyn, New York, sebelum penembakan terjadi. 
Wakil Kepala NYPD Kim Royster mengatakan, peluru menembus tubuh bagian atas dua polisi tersebut setelah pria bersenjata melepaskan tembakan dari sisi pintu belakang.
“Lalu dia berlari ke stasiun kereta bawah tanah di dekat lokasi. Kemudian pria tersebut menembak kepalanya sendiri,” kata Kim.
Juru bicara kepolisian setempat mengatakan, pelaku adalah pria berusia 28 tahun dan telah dibawa ke Brooklyn Hospital Center. Senjata api yang digunakan juga ditemukan di dekat mayat pelaku.
NYPD tengah menghadapi tekanan setelah aksi protes terus terjadi pasca dewan juri pengadilan setempat memutuskan seorang petugas tidak bersalah dalam penembakan pemuda kulit hitam beberapa waktu lalu. Namun motif serangan 2 polisi itu belum diketahui.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Aksi Tanda Tangan Peringatan Hari AIDS Se dunia

Puluhan aktivis Karisma recovery society melakukan aksi petisi tanda-tangan dalam memperingati hari AIDS Sedunia 2014, dalam acara Car Free Day di Bunderan HI, Jakarta, Minggu (20/12/204). Aksi ini dalam rangka memperingati Hari Aids Sedunia dengan mengajak masyarakat untuk peduli terhadap Adiksi dan HIV – AIDS. AKTUAL/MUNZIR

Pemprov Bali Larang Warga Main Petasan di Pergantian Tahun

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Provinsi Bali mengimbau masyarakat untuk tidak meramaikan pergantian tahun baru dengan cara menyalakan petasan. Karena hal tersebut dinilai membahayakan keselamatan warga.
“Polisi sudah menyampaikan larangan membunyikan dan menjual petasan. Itu harus dipatuhi dan menjadi perhatian oleh masyarakat,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat Pemprov Bali Dewa Mahendra di Denpasar, Minggu (21/12).
Menurut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk aparat desa seperti Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) agar memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak menyulut petasan atau mercon.
Dia menjelaskan, perayaan tahun baru tidak harus dengan membunyikan petasan, namun masyarakat diimbau untuk lebih introspeksi dan evaluasi menghadapi tahun baru. Apalagi, lanjut dia, sudah banyak kejadian yang menimpa warga akibat terkena ledakan petasan sehingga harus mendapat perawatan medis.
“Merayakan tahun baru tidak harus dengan menyalakan petasan karena sudah banyak kejadian akibat petasan baik korban luka-luka atau kebakaran.”
Tak hanya itu, suara petasan yang cukup keras dapat mengganggu kenyamanan wisatawan yang berlibur di Pulau Dewata. “Suara petasan juga memengaruhi kenyamanan dan keamanan wisatawan.”
Peredaran dan penggunaan petasan dan kembang api atau bunga api telah diatur dalam Undang-undang tentang Bunga APi 1932. Dalam aturan itu, petasan dilarang dijual dan dibunyikan dan kembang api dengan ukuran lebih dari dua inchi dilarang diedarkan dan dibunyikan.
Untuk kegiatan tertentu yang menggunakan kembang api dengan ukuran delapan inchi harus mendapat izin dari Mabes Polri.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain