12 April 2026
Beranda blog Halaman 40662

Warga Berharap Ahok Tidak Hilangkan Budaya Betawi

Jakarta, Aktual.co — Pesatnya perkembangan kKota Jakarta membuat warga Betawi khawatir kebudayaan nenek moyang mereka hilang dan digantikan oleh budaya yang lebih modern.

“Kami sangat mengharapkan kepada Bapak Gubernur Ahok agar kebudayaan kami terus dilestarikan. Jangan sampai anak cucu kami tak lagi mengenal kebudayaan nenek moyangnya,” kata KH. Amirulloh, salah seorang sesepuh Betawi di wilayah Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (21/12).

Kekhawatiran yang dirasakan oleh Ketua Front Betawi Bersatu itu cukup beralasan, lantaran selama ini dirinya melihat beberapa kegiatan yang tak lagi menampilkan tradisi tersebut.Salah satu contohnya, seperti pada ulang tahun Jakarta tahun ini, yang dinilai kurang menampilkan berbagai keseniannya.

“Masa di tanah betawi yang ditampilkan, kebudayaan dari daerah lain, ya Kebudayaan Betawi dong,” kata dia.Selain itu, tidak adanya Tokoh Betawi yang menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta periode sekarang, menjadi ketakutan tersendiri bagi warga. Pasalnya karena bukan warga Jakarta, ditakutkan Ahok akan menyingkirkan kebudayaan Betawi.

“Jangan sampai mentang-mentang tak ada lagi orang Betawi yang memimpin, semuanya akan ikut hilang pula,” tandas dia.

Oleh karena itu, Amirulloh mengimbau kepada Ahok agar jangan mencoba menyingkirkan budaya Betawi, karena menurutnya, jika sekali saja Ahok melakukan demikian, maka warga Jakarta terutama masyarakat Betawi akan berkurang simpatinya.

 “Pak Ahok kalau mau mendapat banyak dukungan dari warga Betawi, lestarikan kebudayaan Betawi”.

Artikel ini ditulis oleh:

Warga Berharap Ahok Tidak Hilangkan Budaya Betawi

Jakarta, Aktual.co — Pesatnya perkembangan kKota Jakarta membuat warga Betawi khawatir kebudayaan nenek moyang mereka hilang dan digantikan oleh budaya yang lebih modern.

“Kami sangat mengharapkan kepada Bapak Gubernur Ahok agar kebudayaan kami terus dilestarikan. Jangan sampai anak cucu kami tak lagi mengenal kebudayaan nenek moyangnya,” kata KH. Amirulloh, salah seorang sesepuh Betawi di wilayah Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (21/12).

Kekhawatiran yang dirasakan oleh Ketua Front Betawi Bersatu itu cukup beralasan, lantaran selama ini dirinya melihat beberapa kegiatan yang tak lagi menampilkan tradisi tersebut.Salah satu contohnya, seperti pada ulang tahun Jakarta tahun ini, yang dinilai kurang menampilkan berbagai keseniannya.

“Masa di tanah betawi yang ditampilkan, kebudayaan dari daerah lain, ya Kebudayaan Betawi dong,” kata dia.Selain itu, tidak adanya Tokoh Betawi yang menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta periode sekarang, menjadi ketakutan tersendiri bagi warga. Pasalnya karena bukan warga Jakarta, ditakutkan Ahok akan menyingkirkan kebudayaan Betawi.

“Jangan sampai mentang-mentang tak ada lagi orang Betawi yang memimpin, semuanya akan ikut hilang pula,” tandas dia.

Oleh karena itu, Amirulloh mengimbau kepada Ahok agar jangan mencoba menyingkirkan budaya Betawi, karena menurutnya, jika sekali saja Ahok melakukan demikian, maka warga Jakarta terutama masyarakat Betawi akan berkurang simpatinya.

 “Pak Ahok kalau mau mendapat banyak dukungan dari warga Betawi, lestarikan kebudayaan Betawi”.

Artikel ini ditulis oleh:

BMKG Kepri Perkirakan Gelombang Laut Capai 3,5 Meter

Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Batam memprakirakan gelombang laut di perairan Kepri, Minggu (21/12) mencapai 3,5 meter dengan arus laut hingga 85 cm per detik.
Prakirawan BMKG Debora Trully Marpaung mengimbau, agar kapal yang melintasi perairan tersebut berhati-hati.
Dia memprakirakan gelombang tinggi akan terjadi di seluruh wilayah perairan Kepri, sedangkan arus kencang terjadi di wilayah Bintan, Lingga, Natuna, dan Anambas.
Apalagi lanjut dia, adanya pusaran udara tertutup di perairan Natuna menyebabkan pola belokan angin di wilayah Kepri sehingga terjadi perlambatan kecepatan angin dan berpotensi dalam pengumpulan massa udara, kemudian menjadi pertumbuhan awan.
“Prakiraan nilai kandungan kelembapan udara pada lapisan atas yang basah makin mendukung proses terbentuknya awan, serta sumber massa udara yang berasal dari udara bersifat basah dan dingin juga membantu pembentukan awan-awan,” kata dia, Minggu (21/12).
Menurut dia, kondisi itu masih kondusif untuk transportasi darat dan udara. Secara detail, BMKG memprakirakan cuaca wilayah Kota Batam pada Minggu pagi berawan, sedangkan siang hingga malam berawan hujan ringan. Kecepatan angin diprakirakan 5-40 kilometer per jam arah utara.
Suhu udara di Batam antara 24 dan 30 derajat Celsius dengan kelembapan 73-95 persen, sementara gelombang laut di perairan Batam diperkirakan 1-3 meter.
Cuaca di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan pada Minggu pagi berawan dan siang hingga malam berawan hujan ringan. Kecepatan angin diprakirakan 5-35 km/jam arah barat laut.
Suhu udara Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan antara 24 dan 30 derajat Celsius dengan kelembapan 75-99 persen, sementara gelombang laut di perairan Pulau Bintan diperkirakan 1-3,5 meter.
Karimun pada Minggu pagi berawan, siang berawan hujan ringan, kemudan malam hari kembali berawan. Kecepatan angin mencapai 5-33 km/jam arah utara.
Suhu udara di Karimun antara 24 dan 30 derajat Celsius dengan kelembapan 72-94 persen, sementara gelombang laut di perairan Karimun diperkirakan 0,7-2 meter.
Cuaca di Lingga Minggu pagi berawan, sedangkan siang hingga malam berawan hujan ringan. Kecepatan angin diprakirakan 5-34 km/jam arah barat. Suhu udara di Lingga antara 24 dan 30 derajat Celsius dengan kelembapan 78-98 persen, sementara gelombang laut diperkirakan 1-3 meter.
Kabupaten Natuna pada Minggu pagi berawan, sedangkan siang hingga malam berawan hujan ringan. Kecepatan angin diprakirakan 5-40 km/jam arah timur laut. Suhu udara di Natuna antara 24 dan 31 derajat Celsius dengan kelembapan 76-95 persen, sementara gelombang laut diperkirakan 1-3,5 meter.
Sementara itu, Kabupaten Anambas, Minggu pagi hingga siang, berawan hujan ringan dan malam berawan. Kecepatan angin diprakirakan 5-36 km/jam arah utara. Suhu udara Anambas antara 24 dan 30 derajat Celsius dengan kelembapan 75-95 persen, sementara gelombang diperkirakan 1-3,5 meter.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

BMKG Kepri Perkirakan Gelombang Laut Capai 3,5 Meter

Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Batam memprakirakan gelombang laut di perairan Kepri, Minggu (21/12) mencapai 3,5 meter dengan arus laut hingga 85 cm per detik.
Prakirawan BMKG Debora Trully Marpaung mengimbau, agar kapal yang melintasi perairan tersebut berhati-hati.
Dia memprakirakan gelombang tinggi akan terjadi di seluruh wilayah perairan Kepri, sedangkan arus kencang terjadi di wilayah Bintan, Lingga, Natuna, dan Anambas.
Apalagi lanjut dia, adanya pusaran udara tertutup di perairan Natuna menyebabkan pola belokan angin di wilayah Kepri sehingga terjadi perlambatan kecepatan angin dan berpotensi dalam pengumpulan massa udara, kemudian menjadi pertumbuhan awan.
“Prakiraan nilai kandungan kelembapan udara pada lapisan atas yang basah makin mendukung proses terbentuknya awan, serta sumber massa udara yang berasal dari udara bersifat basah dan dingin juga membantu pembentukan awan-awan,” kata dia, Minggu (21/12).
Menurut dia, kondisi itu masih kondusif untuk transportasi darat dan udara. Secara detail, BMKG memprakirakan cuaca wilayah Kota Batam pada Minggu pagi berawan, sedangkan siang hingga malam berawan hujan ringan. Kecepatan angin diprakirakan 5-40 kilometer per jam arah utara.
Suhu udara di Batam antara 24 dan 30 derajat Celsius dengan kelembapan 73-95 persen, sementara gelombang laut di perairan Batam diperkirakan 1-3 meter.
Cuaca di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan pada Minggu pagi berawan dan siang hingga malam berawan hujan ringan. Kecepatan angin diprakirakan 5-35 km/jam arah barat laut.
Suhu udara Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan antara 24 dan 30 derajat Celsius dengan kelembapan 75-99 persen, sementara gelombang laut di perairan Pulau Bintan diperkirakan 1-3,5 meter.
Karimun pada Minggu pagi berawan, siang berawan hujan ringan, kemudan malam hari kembali berawan. Kecepatan angin mencapai 5-33 km/jam arah utara.
Suhu udara di Karimun antara 24 dan 30 derajat Celsius dengan kelembapan 72-94 persen, sementara gelombang laut di perairan Karimun diperkirakan 0,7-2 meter.
Cuaca di Lingga Minggu pagi berawan, sedangkan siang hingga malam berawan hujan ringan. Kecepatan angin diprakirakan 5-34 km/jam arah barat. Suhu udara di Lingga antara 24 dan 30 derajat Celsius dengan kelembapan 78-98 persen, sementara gelombang laut diperkirakan 1-3 meter.
Kabupaten Natuna pada Minggu pagi berawan, sedangkan siang hingga malam berawan hujan ringan. Kecepatan angin diprakirakan 5-40 km/jam arah timur laut. Suhu udara di Natuna antara 24 dan 31 derajat Celsius dengan kelembapan 76-95 persen, sementara gelombang laut diperkirakan 1-3,5 meter.
Sementara itu, Kabupaten Anambas, Minggu pagi hingga siang, berawan hujan ringan dan malam berawan. Kecepatan angin diprakirakan 5-36 km/jam arah utara. Suhu udara Anambas antara 24 dan 30 derajat Celsius dengan kelembapan 75-95 persen, sementara gelombang diperkirakan 1-3,5 meter.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

TNI AL Bakal Tenggelamkan Dua Kapal di Teluk Ambon

Jakarta, Aktual.co — Dua kapal asing, Minggu (21/12) pagi bakal kembali ditenggelamkan dengan cara diledakkan dan saat ini posisi kapal sudah berada di tengah laut Teluk Ambon.
Kapal besar yang akan ditenggelamkan pada pukul 10.00 WIT, merupakan 2 dari 8 kapal yang ditangkap di Laut Arafura dengan berbendera Papua Nugini. 
Saat ini posisi Kapal bernama KIA Century 4 dan Century 7 sudah berada 2 mil dari Pantai di sekitar Amahusu dan siap ditenggelamkan.
Selaku eksekusi, Anggota TNI AL Pangkalan Utama (Lantamal) IX Ambon sudah menepatkan kedua kapal itu ditengah perlautan. “Kami sudah siap, tinggal pelaksanaan saja. Kapal sudah berada sekitar 2 mil lebih dari pinggir pantai. Sudah di tengah laut dari jam 5 subuh tadi bergerak,” kata Kadispen Lantamal IX Ambon Mayor Laut Eko Budimansyah saat dihubungi wartawan, Minggu (21/12).
Eko mengatakan, dua kapal yang sudah dikosongkan dari bahan bakar dan muatannya ini akan ditenggelamkan dengan cara yang sama seperti penenggelaman 3 kapal ikan Vietnam di Anambas, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu. Kapal akan diledakkan hingga hancur hingga akhirnya tenggelam.
“Sama seperti di Anambas, nanti diledakkan. Ada tim amunisi untuk teknisnya dan sudah siap.”
Dari informasi yang didapat, kapal Cenruty 4 berbobot 250 grosston dan Century 7 memiliki bobot 200 grosston. Saat ditangkap pada 9 Desember lalu, Century 4 memiliki muatan 43 ton ikan sementara Century 7 membawa 20 ton ikan.
Meski berbendera Papua Nugini, seluruh ABK 2 kapal Century ini berkewarganegaraan Thailand. Cenrtuy 4 membawa 45 ABK dengan nahkoda bernama Thanaphom Pamnisti, dan Century 7 dinakhodai oleh Thong Ma Lapho dengan ditumpangi oleh 17 ABK.
Dua kapal berwarna biru dengan lambung hijau ini biasa berlabuh di Port Reg Bangkok, Thailand, dan hanya memiliki dokumen Papua Nugini. Meski tak memiliki dokumen Indonesia, mereka nekat menangkap ikan dengan tujuan komersil di Laut Arafura, Maluku. Tindakan penenggelaman kapal sudah sesuai dengan aturan dan dikabulkan oleh pengadilan setempat.
“Menyatakan memberikan izin kepada Komando Armada RI kawasan Timur Pangkalan Utama TNI AL IX untuk melakukan pemusnahan atau penenggelaman barang bukti kapal KM Century 7/PNG-064,” seperti yang dikutipan surat penetapan penenggelaman Kapal Century 4 dan Century 7 yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Ambon.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

TNI AL Bakal Tenggelamkan Dua Kapal di Teluk Ambon

Jakarta, Aktual.co — Dua kapal asing, Minggu (21/12) pagi bakal kembali ditenggelamkan dengan cara diledakkan dan saat ini posisi kapal sudah berada di tengah laut Teluk Ambon.
Kapal besar yang akan ditenggelamkan pada pukul 10.00 WIT, merupakan 2 dari 8 kapal yang ditangkap di Laut Arafura dengan berbendera Papua Nugini. 
Saat ini posisi Kapal bernama KIA Century 4 dan Century 7 sudah berada 2 mil dari Pantai di sekitar Amahusu dan siap ditenggelamkan.
Selaku eksekusi, Anggota TNI AL Pangkalan Utama (Lantamal) IX Ambon sudah menepatkan kedua kapal itu ditengah perlautan. “Kami sudah siap, tinggal pelaksanaan saja. Kapal sudah berada sekitar 2 mil lebih dari pinggir pantai. Sudah di tengah laut dari jam 5 subuh tadi bergerak,” kata Kadispen Lantamal IX Ambon Mayor Laut Eko Budimansyah saat dihubungi wartawan, Minggu (21/12).
Eko mengatakan, dua kapal yang sudah dikosongkan dari bahan bakar dan muatannya ini akan ditenggelamkan dengan cara yang sama seperti penenggelaman 3 kapal ikan Vietnam di Anambas, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu. Kapal akan diledakkan hingga hancur hingga akhirnya tenggelam.
“Sama seperti di Anambas, nanti diledakkan. Ada tim amunisi untuk teknisnya dan sudah siap.”
Dari informasi yang didapat, kapal Cenruty 4 berbobot 250 grosston dan Century 7 memiliki bobot 200 grosston. Saat ditangkap pada 9 Desember lalu, Century 4 memiliki muatan 43 ton ikan sementara Century 7 membawa 20 ton ikan.
Meski berbendera Papua Nugini, seluruh ABK 2 kapal Century ini berkewarganegaraan Thailand. Cenrtuy 4 membawa 45 ABK dengan nahkoda bernama Thanaphom Pamnisti, dan Century 7 dinakhodai oleh Thong Ma Lapho dengan ditumpangi oleh 17 ABK.
Dua kapal berwarna biru dengan lambung hijau ini biasa berlabuh di Port Reg Bangkok, Thailand, dan hanya memiliki dokumen Papua Nugini. Meski tak memiliki dokumen Indonesia, mereka nekat menangkap ikan dengan tujuan komersil di Laut Arafura, Maluku. Tindakan penenggelaman kapal sudah sesuai dengan aturan dan dikabulkan oleh pengadilan setempat.
“Menyatakan memberikan izin kepada Komando Armada RI kawasan Timur Pangkalan Utama TNI AL IX untuk melakukan pemusnahan atau penenggelaman barang bukti kapal KM Century 7/PNG-064,” seperti yang dikutipan surat penetapan penenggelaman Kapal Century 4 dan Century 7 yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Ambon.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain