3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41063

Usai Reses, DPR akan “Seret” Sudirman Said Hadiri Rapat

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra,Aryo Djojohadikusumo mengatakan bahwa usai reses anggota dewan akan kembali memanggil Menteri ESDM, Sudirman Said yang sudah dua kali diundang secara patut namun mangkir.
Aryo pun mengatakan bila dalam pemanggilan yang ketiga ini menteri kabinet kerja Jokowi tetap tidak mengindahkaannya, maka komisi pun tak segan melakukan panggil paksa.
“Sudah dua kali diundang, dan apabila ketiga kali kami undang, dan kami akan melakukan ini di awal sidang berikutnya yang di mulai tanggal 11 Januari 2015, apabila ketiga kali diundang dia (menteri ESDM,red) tidak datang, maka kami punya kekuatan secara hukum untuk panggil paksa atau jemput paksa bila perlu dilakukan,” ucap Aryo kepada wartawan, di Jakarta, Senin (8/12).
Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Mulyadi mengatakan, Komisi VII DPR akan memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said. Pasalnya, Komisi VII DPR RI sudah dua kali mengundang Menteri ESDM untuk menghadiri rapat, tapi tidak mau hadir alias mangkir.
“Seharusnya sebagai pembantu presiden, Menteri ESDM pilar utama memberikan penjelasan kepada DPR. DPR tidak habis pikir sudah dua kali Menteri ESDM mangkir ketika diundang raker,” kata Mulyadi di Gedung DPR, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Kepsek SMP Satu Atap Bantah Korupsikan Dana BSM

Medan, Aktual.co — Kepala Sekolah SMP Negeri Satu Atap Hutaraja, Kabupaten Tapteng, Darlin Simanullang membantah bahwa dirinya melakukan korupsi dengan memotong dana Bantuan Siswa Miskin (BSM).
Hal itu dikatakan Darlin saat mencoba memberikan klarifikasi melalui seluler kepada Aktual.co, Minggu (7/12). 
“Saya tidak ada korupsi (Dana BSM), saya ngga korupsi,” ujar Darlin.
Menurut Darlin, selaku kepala Sekolah hanya mengusulkan adanya pengadaan lahan sekolah, dan bukan usulan pembangunan fasilitas sekolah.
“Itu bulan agustus, ada rapat untuk memperluas lahan sekolah, hasil rapat kemarin adalah partisipasi orang tua untuk pembelian lahan,” katanya.
Dalam pertemuan itu, diakui Komite Sekolah memang memanggil sebanyak 41 orangtua siswa penerima BSM.
“Jadi bulan ini, Desember dikumpulkan lagi orang tua yang dapat BSM. Jadi bukan inisiatif sekolah itu pak, cuma sekolah memberitahukan kepada Komite untuk pembelian lahan, jadi bukan untuk bangunan. Bukan untuk membangun, tapi memperluas lahan sekolah, mana tau nanti ada bantuan,” kata dia.
Dirinya tak mengetahui bila ada patokan besaran dana yang diajukan kepada orangtua murid untuk pembelian lahan itu.
“Soal patok-patokan saya nggak tau, tapi yang pastinya ada lahan diminta.”
Darlin menuturkan, usai dikonfirmasi terkait mencuatnya dugaan pemotongan dana BSM, dirinya telah menghubungi Komite Sekolah dan mengungkapkan bahwa dana itu masih banyak yang belum membayarkan.
Meski mengetahui bahwa dilakukan pengutipan dana atas dasar rapat Komite Sekolah untuk kebutuhan pembelian lahan sekolah termasuk kepada penerima BSM, Darlin tak membantah, bahwa sebenarnya dana BSM itu tak boleh dipotong dengan alasan apapun.
“Saya luruskan, uang BSM tidak ada hak komite memotong. Tidak boleh (dipotong). Tetapi begini pak, bukan hanya penerima BSM yang memberikan, bahkan yang tidak ada anaknya pun membantu,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, orangtua murid di SMP Satu Atap Desa Huraba, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng, Faozanolo Halawa mengeluhkan keputusan pemotongan  dana BSM itu. Tak tanggung-tanggun pemotongan mencapai ratusan ribu rupiah.
Faozanolo bahkan mengaku pasrah, apalagi dana BSM yang telah diterima anaknya sudah habis terpakai untuk keperluan sekolah. Faozanolo juga mengaku pasrah jika sikapnya dengan tak membayar uang yang diminta akan berdampak pada sekolah anaknya.
“Hampir semua sebenarnya tidak setuju, tapi mereka takut bicara. Kalaupun anak saya nanti di pecat gak mengapalah, apalagi senin nanti akan ujian dan katanya siapa yang gak bayar tidak bisa ikut ujian, biarlah dia bersabar dulu untuk tidak sekolah,” ujar Faozanolo di Tapteng, Sabtu (6/12).

Artikel ini ditulis oleh:

Kepsek SMP Satu Atap Bantah Korupsikan Dana BSM

Medan, Aktual.co — Kepala Sekolah SMP Negeri Satu Atap Hutaraja, Kabupaten Tapteng, Darlin Simanullang membantah bahwa dirinya melakukan korupsi dengan memotong dana Bantuan Siswa Miskin (BSM).
Hal itu dikatakan Darlin saat mencoba memberikan klarifikasi melalui seluler kepada Aktual.co, Minggu (7/12). 
“Saya tidak ada korupsi (Dana BSM), saya ngga korupsi,” ujar Darlin.
Menurut Darlin, selaku kepala Sekolah hanya mengusulkan adanya pengadaan lahan sekolah, dan bukan usulan pembangunan fasilitas sekolah.
“Itu bulan agustus, ada rapat untuk memperluas lahan sekolah, hasil rapat kemarin adalah partisipasi orang tua untuk pembelian lahan,” katanya.
Dalam pertemuan itu, diakui Komite Sekolah memang memanggil sebanyak 41 orangtua siswa penerima BSM.
“Jadi bulan ini, Desember dikumpulkan lagi orang tua yang dapat BSM. Jadi bukan inisiatif sekolah itu pak, cuma sekolah memberitahukan kepada Komite untuk pembelian lahan, jadi bukan untuk bangunan. Bukan untuk membangun, tapi memperluas lahan sekolah, mana tau nanti ada bantuan,” kata dia.
Dirinya tak mengetahui bila ada patokan besaran dana yang diajukan kepada orangtua murid untuk pembelian lahan itu.
“Soal patok-patokan saya nggak tau, tapi yang pastinya ada lahan diminta.”
Darlin menuturkan, usai dikonfirmasi terkait mencuatnya dugaan pemotongan dana BSM, dirinya telah menghubungi Komite Sekolah dan mengungkapkan bahwa dana itu masih banyak yang belum membayarkan.
Meski mengetahui bahwa dilakukan pengutipan dana atas dasar rapat Komite Sekolah untuk kebutuhan pembelian lahan sekolah termasuk kepada penerima BSM, Darlin tak membantah, bahwa sebenarnya dana BSM itu tak boleh dipotong dengan alasan apapun.
“Saya luruskan, uang BSM tidak ada hak komite memotong. Tidak boleh (dipotong). Tetapi begini pak, bukan hanya penerima BSM yang memberikan, bahkan yang tidak ada anaknya pun membantu,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, orangtua murid di SMP Satu Atap Desa Huraba, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng, Faozanolo Halawa mengeluhkan keputusan pemotongan  dana BSM itu. Tak tanggung-tanggun pemotongan mencapai ratusan ribu rupiah.
Faozanolo bahkan mengaku pasrah, apalagi dana BSM yang telah diterima anaknya sudah habis terpakai untuk keperluan sekolah. Faozanolo juga mengaku pasrah jika sikapnya dengan tak membayar uang yang diminta akan berdampak pada sekolah anaknya.
“Hampir semua sebenarnya tidak setuju, tapi mereka takut bicara. Kalaupun anak saya nanti di pecat gak mengapalah, apalagi senin nanti akan ujian dan katanya siapa yang gak bayar tidak bisa ikut ujian, biarlah dia bersabar dulu untuk tidak sekolah,” ujar Faozanolo di Tapteng, Sabtu (6/12).

Artikel ini ditulis oleh:

Ridwan Kamil Dukung Pemberhentian Kurikulum 2013

Bandung, Aktual.co — Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan menghentikan kurikulum 2013 bagi sekolah yang baru menerapkan 1 semester.
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan bahwa pemerintah Kota Bandung siap melaksanakan pemberlakuan yang diterapkan oleh pemerintah pusat.
Pria yang akrab disapa Emil ini menilai pemberhentian ini layaknya kenaikan bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu. Pemerintah memberlakukan kebijakan tersebut karena mempunyai pertimbangan sendiri.
“Saya dukung saja. Itu hak kewenangan pemerintah pusat. Pemkot hanya mendukung dan menyampaikan aspirasi,” katanya di Bandung, Minggu (7/12).
Dikatakan, bukan perkara yang mudah untuk menghentikan sistem ini. Pasalnya ada beberapa konsekuensi yang harus dijalani seperti buku pelajaran yang telah beredar tidak akan terpakai.
“Kalau diberlakukan, tentu harus dipersiapkan. Kalau dicabut juga harus dipersiapkan gimana buku-buku yang sudah keluarkan. Tidak mudah, tidak sesederhana yang dibayangkan,” 
“Kami berharap pemerintah segera mengeluarkan juklak dan junisnya seperti apa untuk follow up di level bawah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ridwan Kamil Dukung Pemberhentian Kurikulum 2013

Bandung, Aktual.co — Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan menghentikan kurikulum 2013 bagi sekolah yang baru menerapkan 1 semester.
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan bahwa pemerintah Kota Bandung siap melaksanakan pemberlakuan yang diterapkan oleh pemerintah pusat.
Pria yang akrab disapa Emil ini menilai pemberhentian ini layaknya kenaikan bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu. Pemerintah memberlakukan kebijakan tersebut karena mempunyai pertimbangan sendiri.
“Saya dukung saja. Itu hak kewenangan pemerintah pusat. Pemkot hanya mendukung dan menyampaikan aspirasi,” katanya di Bandung, Minggu (7/12).
Dikatakan, bukan perkara yang mudah untuk menghentikan sistem ini. Pasalnya ada beberapa konsekuensi yang harus dijalani seperti buku pelajaran yang telah beredar tidak akan terpakai.
“Kalau diberlakukan, tentu harus dipersiapkan. Kalau dicabut juga harus dipersiapkan gimana buku-buku yang sudah keluarkan. Tidak mudah, tidak sesederhana yang dibayangkan,” 
“Kami berharap pemerintah segera mengeluarkan juklak dan junisnya seperti apa untuk follow up di level bawah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rupiah Melemah 35 Poin ke Level R12.330

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah 35 poin menjadi Rp12.330 dibanding posisi sebelumnya Rp12.295 per dolar AS.

“Mata uang dolar AS kembali mendapatkan momentum untuk kembali bergerak menguat setelah data perubahan non-farm payrolls (data yang melaporkan jumlah upah yang dibayarkan kepada tenaga kerja) Amerika Serikat naik cukup tinggi,” Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Senin (8/12).

Menurutnya, Nonfarm Payrolls AS naik menjadi 312.000 dari 243.000. Membaiknya data AS itu menjadi salah satu sentimen pelemahan bagi rupiah hari ini. Cadangan devisa Indonesia yang mengalami penurunan menjadi 111,14 miliar dolar AS per akhir November 2014 dari 111,97 miliar dolar AS dari bulan sebelumnya menambah sentimen negatif bagi kurs rupiah.

“Penurunan ini dipicu oleh pengeluaran untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan intervensi Bank Indonesia untuk mencegah pelemahan rupiah yang semakin gencar,” katanya.

Meski cadangan rupiah menurun, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara mengatakan bahwa posisi cadangan devisa per akhir November 2014 tersebut dapat membiayai 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

“Bank Indonesia menilai level cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain