15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41110

Kejanggalan Kerjasama Sonangol, DPR akan Cecar Sudirman Said

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi VII DPR RI Aryo Djojohadikusumo mengatakan, DPR RI akan melakukan konfirmasi kepada Menteri ESDM Sudirman Said terkait kejanggalan kerjasama impor minyak antara pemerintah dan Sonagol EP. 
Aryo mengatakan proses konfirmasi itu akan dilakukan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan komisi VII selaku mitra.
“Jadi beliau (menteri ESDM) mau bicara apapun di media, kita harus konfirmasi kepada mereka, padahal begitu banyak informasi yang perlu kita konfirmasi kepada pihak-pihak terkait,” tukasnya.
Seperti diketahui, pernyataan pemerintah jika kerjasama dengan Sonangol akan memberikan keuntungan berupa diskon sebesar USD 15/barel, ternyata dibantah oleh Sonangol tidak ada pemberian diskon tersebut yang tercantum dalam surat balasan Sonangol Asia ke pemerintah.
Grup Sonangol adalah kongsi lama Surya Paloh. Sonangol ini dikuasai oleh oleh konglomerasi China yang diketahui bernama Sam Pa. Sam Pa dianggap media-media Barat sebagai pemilik CIF. Di Angola, tangannya melalui China Sonangol. Dan Sam Pa ini memiliki koneksi sangat kuat dengan para kepala negara di Afrika dan Amerika Latin.
Kritikan tajam terkait kerjasama itu muncul dari berbagai kalangan, termasuk dari akademisi.
Seperti pakar energi dari Universitas Indonesia, Prof. Iwa Garniwa menilai pemerintah telah melakukan kebohongan publik terkait kerjasama Goverment to Goverment dengan Sonangol EP. 
Pasalnya, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri ESDM Sudirman Said sebelum kontrak ditandatangani sudah melakukan pencitraan ke publik dengan mengatakan ada diskon USD15bbl atau penghematan Rp30 miliar per hari.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pencarian Hari Ke-6, Korban Pesawat Jatuh di Sulut Belum Ditemukan

Jakarta, Aktual.co — Pencarian korban pesawat Elang Nusantara, yang jatuh di perairan Kema, Sulut, pada Selasa (2/12), belum ditemukan.
Pencarian korban yang sudah memasuki hari keenam belum ada tanda-tanda ditemukannya dua korban yang berada di pesawat tersebut.
Deputi Operasi Badan SAR, Mayjen TNI Tatang Z, mengatakan bahawa pencarian dilakukan pada hari ini, Senin (8/12), berkoordinasi dengan KNKT.
Pencarian dilakukan berdasarkan penyelidikan tim KNKT, yang menemukan serpihan pesawat jatuh.

Artikel ini ditulis oleh:

Pencarian Hari Ke-6, Korban Pesawat Jatuh di Sulut Belum Ditemukan

Jakarta, Aktual.co — Pencarian korban pesawat Elang Nusantara, yang jatuh di perairan Kema, Sulut, pada Selasa (2/12), belum ditemukan.
Pencarian korban yang sudah memasuki hari keenam belum ada tanda-tanda ditemukannya dua korban yang berada di pesawat tersebut.
Deputi Operasi Badan SAR, Mayjen TNI Tatang Z, mengatakan bahawa pencarian dilakukan pada hari ini, Senin (8/12), berkoordinasi dengan KNKT.
Pencarian dilakukan berdasarkan penyelidikan tim KNKT, yang menemukan serpihan pesawat jatuh.

Artikel ini ditulis oleh:

Pushep: Perizinan Migas Daerah Rawan Praktik Korupsi

Jakarta, Aktual.co — Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP) meminta agar pemerintah memperbaiki perizinan sektor migas di daerah karena selama ini menjadi salah satu pintu masuk terjadinya korupsi.

“Banyak faktor yang menyebabkan dan memberikan peluang terjadinya korupsi sektor migas di daerah, salah satunya adalah proses perizinan industri hulu migas di daerah. Proses perizinan inilah yang merupakan pintu masuk bagi elit di daerah untuk terlibat dan merupakan proses awal korupsi migas di daerah,” kata Direktur Eksekutif PUSHEP, Bisman Bhaktiar di Jakarta, dalam siaran pers yang diterima, Senin (8/12).

Menurut Bisman, izin adalah persetujuan dari pemerintah menurut peraturan perundang-undangan untuk melakukan perbuatan atau tindakan yang tidak boleh menjadi boleh.

Izin juga merupakan salah satu instrumen pengawasan oleh pemerintah. Namun yang terjadi, izin menjadi sarana bagi pihak yang berwenang untuk terlibat dan mendapat bagian dari suatu izin yang diprosesnya.

“Lewat proses perizinan inilah keterlibatan pelaku di daerah dimulai, ada yang transaksi langsung pada saat proses perizinan tersebut, tetapi juga ada pemberian perizinan disertai keharusan adanya komitmen tertentu agar pada saat beroperasi nantinya elit di daerah dilibatkan dalam pengadaan barang dan jasa serta mendapatkan bagian tertentu dari hasilnya setelah nanti berproduksi,” katanya.

Bisman menambahkan, izin disamping menjadi pintu masuk korupsi, selama ini juga dikeluhkan oleh kalangan industri hulu migas, karena banyak operasi industri migas terhambat disebabkan permasalahan ini.

Menurut dia, sudah saatnya Pemerintah memperbaiki regulasi perizinan dengan menjadikan perizinan satu atap dalam satu proses yang lebih sederhana, mengatur tata waktu proses perizinan yang jelas dan mengatur standar pembiayaan yang jelas.

“Ini harus jadi perhatian serius Tim Reformasi Tata Kelola Migas agar dapat kurangi potensi korupsi kegiatan hulu migas,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pushep: Perizinan Migas Daerah Rawan Praktik Korupsi

Jakarta, Aktual.co — Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP) meminta agar pemerintah memperbaiki perizinan sektor migas di daerah karena selama ini menjadi salah satu pintu masuk terjadinya korupsi.

“Banyak faktor yang menyebabkan dan memberikan peluang terjadinya korupsi sektor migas di daerah, salah satunya adalah proses perizinan industri hulu migas di daerah. Proses perizinan inilah yang merupakan pintu masuk bagi elit di daerah untuk terlibat dan merupakan proses awal korupsi migas di daerah,” kata Direktur Eksekutif PUSHEP, Bisman Bhaktiar di Jakarta, dalam siaran pers yang diterima, Senin (8/12).

Menurut Bisman, izin adalah persetujuan dari pemerintah menurut peraturan perundang-undangan untuk melakukan perbuatan atau tindakan yang tidak boleh menjadi boleh.

Izin juga merupakan salah satu instrumen pengawasan oleh pemerintah. Namun yang terjadi, izin menjadi sarana bagi pihak yang berwenang untuk terlibat dan mendapat bagian dari suatu izin yang diprosesnya.

“Lewat proses perizinan inilah keterlibatan pelaku di daerah dimulai, ada yang transaksi langsung pada saat proses perizinan tersebut, tetapi juga ada pemberian perizinan disertai keharusan adanya komitmen tertentu agar pada saat beroperasi nantinya elit di daerah dilibatkan dalam pengadaan barang dan jasa serta mendapatkan bagian tertentu dari hasilnya setelah nanti berproduksi,” katanya.

Bisman menambahkan, izin disamping menjadi pintu masuk korupsi, selama ini juga dikeluhkan oleh kalangan industri hulu migas, karena banyak operasi industri migas terhambat disebabkan permasalahan ini.

Menurut dia, sudah saatnya Pemerintah memperbaiki regulasi perizinan dengan menjadikan perizinan satu atap dalam satu proses yang lebih sederhana, mengatur tata waktu proses perizinan yang jelas dan mengatur standar pembiayaan yang jelas.

“Ini harus jadi perhatian serius Tim Reformasi Tata Kelola Migas agar dapat kurangi potensi korupsi kegiatan hulu migas,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tanggal 8 Desember: Ditemukan Asteroid Pertama Asteria

Jakarta, Aktual.co — Sebuah Asteroid, Astraea ditemukan manusia pada 8 Desember 1845 silam.  Ya seorang peneliti Karl Ludwig Hencke yang menemukan dan menamai asteroid itu sebagai Asteria atau Dewi Keadilan. Astraea merupakan astroid pertama dari dua asteroid yang ia temukan. Yang kedua bernama 6 Hebe.

Padahal Hencke yang berprofesi sebagai astronom amatir dan pegawai kantor itu sedang mencari 4 Vesta, sebelum ia menemukan Astraea. Akhirnya, Raja Prussia menghadiahkan dia uang tahunan senilai 1,200 Mark atas penemuannya tersebut.

Astraea secara fisik tidak terlalu memiliki ciri khas. Namun, asteroid ini terkenal karena selama 38 tahun (setelah penemuan asteroid Vesta pada tahun 1807, red), hanya ditemukan dan diperkirakan terdapat empat asteroid.

Dari segi warna, Astraea merupakan asteroid yang berada di urutan ke-17 dari gugusan bintang galaksi. Asteroid ini lebih redup dari asteroid 192 Nausikaa dan lebih dekat dari 324 Bamberga. Astraea akan kembali muncul ke dalam galaksi Bimasakti, dan dapat dilihat di Bumi, pada 15 Februari 2016 mendatang.

Usai penemuan Astraea, ribuan asteroid lainnya ditemukan oleh manusia. Penemuan Astraea terbukti menjadi titik mula di mana kepercayaan bahwa hanya ada empat asteroid asli (yang dianggap Planet pada saat itu, red) akhirnya dipatahkan.

Sekedar informasi, Karl Ludwig Hencke lahir di Brandenburg, 8 April 1793. Ilmuwan itu wafat di Marienwerder, pada 21 September 1866 di usia 73 tahun. Hencke merupakan seorang astronom amatir asal Jerman. Dia menemukan dua buah asteroid dari observatorium miliknya di kota Kietz, Jerman.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain