18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41156

Jelajah ke Museum Olahraga Terbesar di Asia Tenggara

Jakarta, Aktual.co — Museum Olahraga Nasional (MON) yang berada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII)  menjadi Museum khusus olahraga dan terbesar di Asia Tenggara (ASEAN). 
Ide pembangunan Museum ini berasal dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX saat menjabat sebagai ketua Koni Pusat tahun 1981 silam. Presiden Soeharto meresmikan MON pada 20 April 1989 yang bertepatan dengan HUT TMII ke-14. 
Museum yang berdiri di atas tanah seluas 1,5 hektar dengan luas bangunan 3000 meter persegi tersebut sangat menarik, karena bentuknya menyerupai bola. 
MON terbagi menjadi tiga lantai. Ruang pameran berada di lantai satu yang memaparkan tentang moto olahraga, sejarah olahraga nasional serta antar bangsa, tokoh-tokoh olahraga, ekspedisi Everest (Kopassus), dan perahu pinisi (kapal layar tradisional indonesia).  
Sementara itu, alur kisah (story line) MON itu bersifat linear. Hal tersebut lebih disebabkan oleh kondisi struktur fisik bangunan yang futuristik (existing).  
“Pertama masuk itu ruang pengantar, ruang cakrawala olahraga, ruang interaktif, ruang olahraga permainan dan petualangan, ruang ajang dan arena olahraga, ruang legenda olahraga nasional, ruang bulutangkis dan hibah, ruang sepakbola dan cabang olahraga, ruang sang juara dunia, ruang olahraga tradisional, dan ruang penutup,” kata Windria Setiatama, kepala seksi pameran dan edukasi MON, di Jakarta. 
“Sedangkan di lantai 2 itu berisi olahraga prestasi dan tradisional, serta Pekan Olahraga Nasional (PON). Kemudian pada lantai 3 itu diorama (permainan tradisional),” katanya lagi. 
Sekedar informasi, MON dibuka setiap Selasa sampai dengan Minggu dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dengan harga tiket masuk Rp5.000. “Di sini juga ada fasilitas ruang fitness, perpustakaan, ruang serba guna, ruang auditorium, lapangan tenis dan futsal, ruang bilyar, kantin, mushola, wall climbing dan plat ground,” terangnya kembali. 
Pengunjung yang datang ke MON, kata Windria, mayoritas adalah berstatus pelajar dan Mahasiswa. “Selain melihat mereka juga banyak minta data. Paling ramai Sabtu dan Minggu. Jumlah 200 dari sehari. Biasanya mereka booking kunjungan,” urainya.  
Disana tersimpan alat peraga dan barang-barang atlet maupun mantan atlet yang pernah dipakai dalam pertandingan ketika mereka mengharumkan dan menorehkan prestasi untuk Indonesia. “Kita tiap tahun ada penambahan pengadaan koleksi. Jadi tiap tahun kita berusaha menambah koleksi,” tandasnya. 

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Dokter Sierra Leone Meninggal Terserang Virus Ebola dalam Sehari

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Dua dokter meninggal akibat Ebola di Sierra Leone Jumat, kata pemerintah dan sumber rumah sakit, sehingga menjadikan 10 dokter tewas di negara itu oleh virus mematikan tersebut.

Wabah terburuk Ebola pada catatan telah merobek beberapa sistem kesehatan negara terlemah Afrika Barat itu, menewaskan hampir 350 personel medis, termasuk 106 di Sierra Leone, yang masih membangun kembali dari tahun-tahun perang pada 1990-an.
 
“Kami hancur akibat pendarahan pada pekerja kesehatan kita ini,” kata seorang pejabat senior kementerian kesehatan kepada Reuters, meminta tidak disebutkan namanya.

Tidak ada komentar segera dari pemerintah, tetapi sumber-sumber menyebut dua dokter yang meninggal adalah Dr Dauda Koroma dan Dr Thomas Rogers.

Tidak jelas bagaimana orang-orang itu terinfeksi karena mereka tidak bekerja di garis depan dalam klinik Ebola itu.
 ambil menanggapi parlemen sebelumnya pada Jumat, Presiden Ernest Bai Koroma menelepon tenaga medis yang berjuang untuk memberantas Ebola sebagai “patriot terbesar” negara itu.

Sierra Leone telah berjanji untuk membayar keluarga dari semua staf medis yang meninggal berjuang melawan Ebola 5.000 dolar AS sebagai kompensasi.

Angka-angka terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan Ebola telah menewaskan hampir 6.200 orang, terutama di Liberia, Sierra Leone dan Guinea, sejak dikonfirmasi di wilayah tersebut sebelumnya tahun ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Dokter Sierra Leone Meninggal Terserang Virus Ebola dalam Sehari

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Dua dokter meninggal akibat Ebola di Sierra Leone Jumat, kata pemerintah dan sumber rumah sakit, sehingga menjadikan 10 dokter tewas di negara itu oleh virus mematikan tersebut.

Wabah terburuk Ebola pada catatan telah merobek beberapa sistem kesehatan negara terlemah Afrika Barat itu, menewaskan hampir 350 personel medis, termasuk 106 di Sierra Leone, yang masih membangun kembali dari tahun-tahun perang pada 1990-an.
 
“Kami hancur akibat pendarahan pada pekerja kesehatan kita ini,” kata seorang pejabat senior kementerian kesehatan kepada Reuters, meminta tidak disebutkan namanya.

Tidak ada komentar segera dari pemerintah, tetapi sumber-sumber menyebut dua dokter yang meninggal adalah Dr Dauda Koroma dan Dr Thomas Rogers.

Tidak jelas bagaimana orang-orang itu terinfeksi karena mereka tidak bekerja di garis depan dalam klinik Ebola itu.
 ambil menanggapi parlemen sebelumnya pada Jumat, Presiden Ernest Bai Koroma menelepon tenaga medis yang berjuang untuk memberantas Ebola sebagai “patriot terbesar” negara itu.

Sierra Leone telah berjanji untuk membayar keluarga dari semua staf medis yang meninggal berjuang melawan Ebola 5.000 dolar AS sebagai kompensasi.

Angka-angka terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan Ebola telah menewaskan hampir 6.200 orang, terutama di Liberia, Sierra Leone dan Guinea, sejak dikonfirmasi di wilayah tersebut sebelumnya tahun ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Tanggal 7 Desember: Kisah Museum Madame Tussauds Dimulai

Jakarta, Aktual.co — Sejarah mencatat perjalanan penting, pada tanggal 7 Desember sebagai berdirinya Museum Madame Tussauds.  Madame Tussauds adalah sebuah Museum lilin terkenal di kota London, Inggris. Museum ini tersebar di beberapa kota besar di dunia. Museum tersebut pertama kali didirikan oleh pematung lilin, Marie Tussaud.

Untuk diketahui, Marie Tussaud lahir 7 Desember 1761 dan wafat 1850. Lahir sebagai Marie Grosholtz di Strasbourg, Perancis. Ibunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk Dr. Phillippe Curtius, seorang dokter yang mahir dalam pembuatan patung lilin.

Curtius mendidik Tussaud dalam seni patung lilin. Pada tahun 1765, Curtius membuat patung lilin Marie-Jeanne du Barry, selir dari Raja Louis XV dari Perancis. Cetakan dari patung tersebut adalah benda tertua yang masih ada dari sejarah museum patung lilin ini.

Pameran pertama dari karya lilin Curtius diadakan tahun 1770 dan menarik perhatian banyak orang. Pameran tersebut pindah ke Palais Royal di Paris pada tahun 1776. Curtius membuka tempat kedua untuk karya-karyanya ini di Boulevard du Temple pada tahun 1782 dengan nama “Caverne des Frands Voleurs”, asal muasal dari bagian Museum yang dikenal saat ini sebagai Chamber of Horrors (arti harafiah Kamar Horor).

Ketika Curtius meninggal pada 1794 silam, ia meninggalkan koleksi patung-patung lilinnya pada Tussaud. Pada tahun 1802, Marie Tussaud pindah ke London. Sebagai konsekuensi Perang Inggris-Perancis, ia tidak bisa kembali ke Perancis.

Sehingga untuk hidup ia harus berkeliling Inggris dan Irlandia memamerkan karya-karyanya. Sekali waktu karya-karyanya itu pernah dipamerkan di Lyceum Theatre.

Ia akhirnya memiliki tempat pameran permanen untuk memamerkan karya-karyanya di Baker Street, London, pada tahun 1835 di tempat yang disebut “Baker Street Bazaar”.

Artikel ini ditulis oleh:

Tanggal 7 Desember: Kisah Museum Madame Tussauds Dimulai

Jakarta, Aktual.co — Sejarah mencatat perjalanan penting, pada tanggal 7 Desember sebagai berdirinya Museum Madame Tussauds.  Madame Tussauds adalah sebuah Museum lilin terkenal di kota London, Inggris. Museum ini tersebar di beberapa kota besar di dunia. Museum tersebut pertama kali didirikan oleh pematung lilin, Marie Tussaud.

Untuk diketahui, Marie Tussaud lahir 7 Desember 1761 dan wafat 1850. Lahir sebagai Marie Grosholtz di Strasbourg, Perancis. Ibunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk Dr. Phillippe Curtius, seorang dokter yang mahir dalam pembuatan patung lilin.

Curtius mendidik Tussaud dalam seni patung lilin. Pada tahun 1765, Curtius membuat patung lilin Marie-Jeanne du Barry, selir dari Raja Louis XV dari Perancis. Cetakan dari patung tersebut adalah benda tertua yang masih ada dari sejarah museum patung lilin ini.

Pameran pertama dari karya lilin Curtius diadakan tahun 1770 dan menarik perhatian banyak orang. Pameran tersebut pindah ke Palais Royal di Paris pada tahun 1776. Curtius membuka tempat kedua untuk karya-karyanya ini di Boulevard du Temple pada tahun 1782 dengan nama “Caverne des Frands Voleurs”, asal muasal dari bagian Museum yang dikenal saat ini sebagai Chamber of Horrors (arti harafiah Kamar Horor).

Ketika Curtius meninggal pada 1794 silam, ia meninggalkan koleksi patung-patung lilinnya pada Tussaud. Pada tahun 1802, Marie Tussaud pindah ke London. Sebagai konsekuensi Perang Inggris-Perancis, ia tidak bisa kembali ke Perancis.

Sehingga untuk hidup ia harus berkeliling Inggris dan Irlandia memamerkan karya-karyanya. Sekali waktu karya-karyanya itu pernah dipamerkan di Lyceum Theatre.

Ia akhirnya memiliki tempat pameran permanen untuk memamerkan karya-karyanya di Baker Street, London, pada tahun 1835 di tempat yang disebut “Baker Street Bazaar”.

Artikel ini ditulis oleh:

Marak Penembakan, Komnas HAM: Pemkab Bangun Komunikasi dengan KKB

Jakarta, Aktual.co —  Plt Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM di Papua Frits Ramandey mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Puncak membangun komunikasi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah itu karena telah menewaskan dua anggota Brimob pada Rabu (3/12).
“Saya berulang kali mengemukakan bahwa orang daerah di Pemkab Puncak punya link ke kelompok itu, ini sebaiknya bisa dijadikan jalan untuk dialog, mengajak mereka untuk tidak melakukan kekerasan di wilayah itu,” kata Frits Ramandey di Kota Jayapura, Sabtu (06/12).
Pernyataan ini disampaikan Frits Ramandey karena keprihatinnanya menyusul telah terjadi tindak kekerasan penembakan dengan pemotongan tubuh dua anggota Brimob yang sedang membantu mengangkat kursi untuk perayaan Natal daerah setempat.
“Saya pikir, pemerintah daerahlah yang paling bertanggungjawab soal peristiwa itu. Dan saya sekali lagi berkeyakinan bahwa ada orang pemerintah daerah yang punya link untuk berkomunikasi dengan KKB,” katanya.
Mengenai adanya denda adat berupa uang senilai Rp4 miliar kepada pelaku KKB dan yang ikut membantu karena telah melakukan kekerasan (membunuh) diwilayah itu sebagaimana disampaikan oleh Bupati Puncak Willem Wandik pada Jumat (5/12) siang, Frits berpendapat bahwa yang menjadi persoalannya adalah kelompok itu selalu berpindah tempat atau bergerilya dalam melakukan aksinya.
“Problemnya mereka (KKB) itu tidak di satu wilayah, mereka tidak hanya di Puncak, dalam waktu tertentu mereka ada di tempat lain. Seperti Mulia, Lanny Jaya, atau di Jayawijaya dan lainya. Jadi mereka KKB sudah bergerilya kemana-mana,” katanya.
Karena itu, Frits yang juga mantan wartawan disalah satu harian lokal Jayapura itu, mengemukakan dengan cara merangkul KKB dan kepedulian masyarakat setempat bisa dipastikan tidak lagi terjadi aksi kekerasan. “Nah, di sini masyarakat setempat juga harus proaktif, membantu pemerintah bukan malah membela kelompok tersebut. Jika itu terjadi kan sangat disayangkan, apa lagi sudah ada pernjanjian atau kesepakatan abadi tidak ada lagi kekerasan,” katanya.
“Mestinya masyarakat setempat diajak untuk berpegang pada perjanjian itu, langsung membela dan memberikan pertolongan bukan malah dibiarkan. Karena itu sebenarnya Pemda setempat, sekali lagi harus lakukan pendekatan persuasive dan itu harus diwujudkan,” tambahnya.
Pendekatan lainya juga bisa dilakukan lewat LSM, Ormas, dan pihak gereja melalui tokoh agama yang berpengaruh. “Selaian itu bersama lembaga lainya di kabupaten tersebut seperti gereja, LSM, atau struktur dibawah pemerintahan sipil itu punya peran juga, mereka ini punya kewajiban untuk membantu,” katanya.
Frits juga menekankan agar pemerintah daerah tidak saja menyerahkan hak sepenuhnya kepada TNI-Polri terkait situasi kekinian, karena bisa diprediksikan akan muncul permasalahan dan potensi korban yang baru lagi, tetapi pemerintah daerah harus jalan seiring dan mengawal kasus ini bersama aparat keamanan.
Yang berikut adalah TNI-Polri lewat sejumlah orang pilihannya bisa bangun komunikasi dengan KKB. “KKB atau orang-orang ini sebenarnya sudah dipetakan, siapa kelompoknya, dan siapa pimpinannya. Dan untuk mendukung operasi pengamanan itu diharapkan TNI-Polri tidak boleh melakukan melakukan upaya-upaya represif yang berlebihan karena itu akan mengundang persoalan baru,” harap Frits.
Pada Rabu (3/12) pagi, dua anggota Brimob Papua yaitu Aipda Thompson dan Bripda Everson dikabarkan ditembak mati dan dipotong oleh KKB Lhekaka Telenggen dan Tengahmati Telenggen. Kedua Brimob itu disergap, diserang dan ditembak ketika membantu mengangkat kursi untuk perayaan Natal daerah setempat

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain