14 April 2026
Beranda blog Halaman 41281

DPRD Kritik Besaran PMP ke BUMD DKI

Jakarta, Aktual.co —Setelah alat kelengkapan dewan dibentuk oleh DPRD DKI Jakarta, mereka segera membahas mengenai Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dengan Pemprov DKI. 
Hari ini, Rabu (10/12), DPRD DKI dan Pemprov DKI melaksanakan rapat mengenai rancangan KUA-PPAS APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2015. 
Dalam rapat tersebut, pihak DPRD DKI mengkritik mengenai rencana penyertaan modal pemerintah (PMP) kepada 14 BUMD yang dianggap terlalu besar. Adanya kritik yang dilontarkan DPRD, diakui Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
“Iya mereka mengkritik dana PMP yang terlalu besar,” ujarnya, di DPRD DKI Jakarta.
Yang menjadi kritikan, kata Heru, lantaran DPRD DKI ragu dana PMP hingga triliunan rupiah untuk tiap BUMD akan digunakan sepenuhnya oleh BUMD.  “Mereka takutnya kalau PMP misalkan Rp 1 triliun, mereka tidak melakukan pembangunan sebesar itu, misalkan nyatanya hanya Rp 50 miliar.”
Namun dipastikannya, BUMD tetap akan diberikan PMP. Hanya saja besarannya masih akan dibicarakan lebih lanjut dengan pihak DPRD DKI.
Sebagai informasi, dana PMP yang diajukan Pemprov DKI untuk 14 BUMD adalah Rp 11,3 triliun. Di mana jumlah PMP tersebut meningkat Rp4,2 triliun dibanding PMP tahun 2014 Rp 7,1 triliun. 
Total dana PMP akan diberikan kepada 14 BUMD. Dengan rincian PT MRT Jakarta mendapatkan Rp 4,7 triliun, PT Jakarta Propertindo mendapat Rp 550 miliar, PD Pengelolaan Air Limbah (PAL) Jaya mendapat Rp 270 miliar, PT Bank DKI mendapat Rp 1,5 triliun, PT Transportasi Jakarta mendapat Rp 2 triliun, PD Pasar Jaya mendapat Rp 1,08 triliun, PT Jakarta Tourisindo mendapat Rp 500 miliar, dan PT Pembangunan Jaya Ancol mendapat Rp 500 miliar.
Sementara itu, 6 BUMD yang sudah dipastikan akan menerima PMP namun belum ditentukan besarannya adalah PT Penjamin Kredit Daerah, PD Dharma Jaya, PT Food Station Tjipinang, PT Pembangunan Sarana Jaya, PT Kawasan Berikat Nusantara, dan PT Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Mantan Menneg BUMN Laksamana Sukardi Diperiksa KPK Seputar Kasus BLBI

Mantan Menteri Negara BUMN di era Megawati Soekarnoputri, Laksamana Sukardi saat keluar dari Loby Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (10/12/2014) malam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Laksamana Sukardi terkait penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) penyelesaian Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Demi Miras, Anak Bau Kencur Nekat Bobol Sekolah

Malang, Aktual.co — Seorang remaja di Malang nekat melakukan aksi kriminal dengan membobol dan mencuri pompa air di sekolah dasar, demi membeli minuman keras.
MR (16) yang mengaku baru pertama kali mencuri itu, diajak temannya bernama Dicky (19), teman sekampungnya.
“Saya sudah menolak ketika Dicky mengajak, tetapi saya tidak tega melihat teman saya melakukan itu sendiri, akhirnya saya mau,” Kata MR, di Malang, Rabu (10/12).
MR yang hanya lulusan sekolah dasar ini mengaku hasil curian digunakan untuk membeli minuman keras. Pelaku yang masih bau kencur ini ditangkap Satreskrim Polres Malang berdasarkan laporan masyarakat yang mengetahui aksi kedua pelaku.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat, menuturkan, kedua tersangka melakukan pencurian di sekolah dengan cara masuk melalui atap gedung. Keduanya menggasak satu unit pompa air, dan satu buah elpiji ukuran 3 kilogram. 
“Yang dicuri tabung elpiji dan pompa air,” ungkap Wahyu.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman 7 tahun penjara.

Artikel ini ditulis oleh:

Demi Miras, Anak Bau Kencur Nekat Bobol Sekolah

Malang, Aktual.co — Seorang remaja di Malang nekat melakukan aksi kriminal dengan membobol dan mencuri pompa air di sekolah dasar, demi membeli minuman keras.
MR (16) yang mengaku baru pertama kali mencuri itu, diajak temannya bernama Dicky (19), teman sekampungnya.
“Saya sudah menolak ketika Dicky mengajak, tetapi saya tidak tega melihat teman saya melakukan itu sendiri, akhirnya saya mau,” Kata MR, di Malang, Rabu (10/12).
MR yang hanya lulusan sekolah dasar ini mengaku hasil curian digunakan untuk membeli minuman keras. Pelaku yang masih bau kencur ini ditangkap Satreskrim Polres Malang berdasarkan laporan masyarakat yang mengetahui aksi kedua pelaku.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat, menuturkan, kedua tersangka melakukan pencurian di sekolah dengan cara masuk melalui atap gedung. Keduanya menggasak satu unit pompa air, dan satu buah elpiji ukuran 3 kilogram. 
“Yang dicuri tabung elpiji dan pompa air,” ungkap Wahyu.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman 7 tahun penjara.

Artikel ini ditulis oleh:

Persija Janji Lunasi Tunggakan Gaji Pemain

Jakarta, Aktual.co — Manajemen klub Persija Jakarta, berjanji akan segera melunasi tunggakan gaji pemain sebagai salah satu syarat untuk bisa menjadi salah satu peserta kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014/2015.

Tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Asosiasi Persepakbola Profesional Indonesia (APPI) menunggak pembayaran gaji pemain musim lalu selama empat bulan.

“Kami akan segera menyelesaikan itu. Yang jelas, sebelum kompetisi musim depan dimulai semuanya sudah tuntas,” kata Presiden Klub Persija, Ferry Paulus di Jakarta, Rabu (10/12).

Menurut dia, total tunggakan gaji pemain musim lalu, yang hingga saat ini belum bisa diberikan oleh manajemen Persija kepada yang berhak, kurang lebih mencapai Rp3 miliar.

Pembayaran tunggakan gaji pemain musim lalu merupakan salah satu syarat mutlak yang harus diselesaikan oleh tim. PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator kompetisi di Tanah Air, tidak akan segan untuk mendiskualifikasi jika tunggakan tidak diselesaikan.

Meski belum melunasi semua tunggakan gaji pemain, manajemen Persija ternyata sudah bergerak jauh dalam hal membentuk tim untuk menghadapi kompetisi bergengsi musim depan. Bahkan telah mengontrak dua pemain asing yang nilainya ditaksir hampir Rp9 miliar.

Selain itu, manajemen Macan Kemayoran juga mengontrak beberapa pemain lokal seperi Bambang Pamungkas, Muhammad Ilham, Greg Nwokolo dan Rendi Irawan. Persija juga sukses membawa kembali pelatih kenyang pengalaman, Rahmad Darmawan.

Sebelumnya, Ferry Paulus menegaskan, guna mengarungi kompetisi musim depan pihaknya membutuhkan dana yang cukup besar yaitu Rp40 miliar. Dana tersebut diharapkan berasal dari dukungan sponsor dan penonton.

“Sekitar 70 persen dana yang dibutuhkan akan ditutup dari sponsor. Untuk yang 30 persen termasuk dari penonton,” kata Ferry menambahkan.

Kasus tunggakan gaji pemain Persija bukan barang baru karena hampir terjadi setiap musim kompetisi. Kasus yang sedikit mencuat terjadi pada musim 2011/2012. Banyak pemain bahkan hengkang termasuk sang ikon tim, Bambang Pamungkas.

Persija bukan satu-satunya tim yang belum melunasi gaji pemain. APPI merilis jika ada tujuh klub ISL musim lalu yang lain dalam kondisi sama diantaranya Persebaya, Pelita Bandung Raya, Mitra Kukar dan Persiba Balikpapan.

Khusus untuk Persebaya, tunggakan gaji pemain yang belum dibayar selama tiga bulan. Hanya saja untuk besarannya lebih tinggi dibandingkan Persija yaitu kurang lebih Rp3,9 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Persija Janji Lunasi Tunggakan Gaji Pemain

Jakarta, Aktual.co — Manajemen klub Persija Jakarta, berjanji akan segera melunasi tunggakan gaji pemain sebagai salah satu syarat untuk bisa menjadi salah satu peserta kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014/2015.

Tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Asosiasi Persepakbola Profesional Indonesia (APPI) menunggak pembayaran gaji pemain musim lalu selama empat bulan.

“Kami akan segera menyelesaikan itu. Yang jelas, sebelum kompetisi musim depan dimulai semuanya sudah tuntas,” kata Presiden Klub Persija, Ferry Paulus di Jakarta, Rabu (10/12).

Menurut dia, total tunggakan gaji pemain musim lalu, yang hingga saat ini belum bisa diberikan oleh manajemen Persija kepada yang berhak, kurang lebih mencapai Rp3 miliar.

Pembayaran tunggakan gaji pemain musim lalu merupakan salah satu syarat mutlak yang harus diselesaikan oleh tim. PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator kompetisi di Tanah Air, tidak akan segan untuk mendiskualifikasi jika tunggakan tidak diselesaikan.

Meski belum melunasi semua tunggakan gaji pemain, manajemen Persija ternyata sudah bergerak jauh dalam hal membentuk tim untuk menghadapi kompetisi bergengsi musim depan. Bahkan telah mengontrak dua pemain asing yang nilainya ditaksir hampir Rp9 miliar.

Selain itu, manajemen Macan Kemayoran juga mengontrak beberapa pemain lokal seperi Bambang Pamungkas, Muhammad Ilham, Greg Nwokolo dan Rendi Irawan. Persija juga sukses membawa kembali pelatih kenyang pengalaman, Rahmad Darmawan.

Sebelumnya, Ferry Paulus menegaskan, guna mengarungi kompetisi musim depan pihaknya membutuhkan dana yang cukup besar yaitu Rp40 miliar. Dana tersebut diharapkan berasal dari dukungan sponsor dan penonton.

“Sekitar 70 persen dana yang dibutuhkan akan ditutup dari sponsor. Untuk yang 30 persen termasuk dari penonton,” kata Ferry menambahkan.

Kasus tunggakan gaji pemain Persija bukan barang baru karena hampir terjadi setiap musim kompetisi. Kasus yang sedikit mencuat terjadi pada musim 2011/2012. Banyak pemain bahkan hengkang termasuk sang ikon tim, Bambang Pamungkas.

Persija bukan satu-satunya tim yang belum melunasi gaji pemain. APPI merilis jika ada tujuh klub ISL musim lalu yang lain dalam kondisi sama diantaranya Persebaya, Pelita Bandung Raya, Mitra Kukar dan Persiba Balikpapan.

Khusus untuk Persebaya, tunggakan gaji pemain yang belum dibayar selama tiga bulan. Hanya saja untuk besarannya lebih tinggi dibandingkan Persija yaitu kurang lebih Rp3,9 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain