3 April 2026
Beranda blog Halaman 41292

Akibat Puting Beliung, Siswi SMA Tewas Tertimpa Pohon

Surabaya, Aktual.co — Banyaknya pohon tumbang di Surabaya akibat hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan seorang siswi SMA tewas.
Ika Ariyanti Putri (17), seorang siswi   Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Surabaya, tewas setelah tertimpa pohon. Ika tewas tertimpa pohon saat berada  di parkiran motor Plaza Surabaya.
Saat itu  korban bersama teman-temannya sepulang sekolah hendak menuju ke Plaza Surabaya. Ketika tiba di area  parkiran motor, tiba-tiba terjadi hujan deras disertai angin kencang. Pelajar  yang merupakan warga Jalan  kalijudan VIIC ini memilih berteduh di bawah pohon bambu bersama rekannya.
Pohon bambu yang jadi pelindung itu tak kuat menahan kencangnya angin. Akar bambu terangkat naik dan menimpah korban yang tidak bisa menghidar.
“Jadi korban ini meninggal setelah  tertimpa pohon bambu yang roboh,” ujar Kanit Reskrim Polsek Genteng AKP Subiyantana, Selasa (9/12).
Selain menimpa korban, satu rumpun pohon bambu itu juga mengenai delapan motor yang ada di sekitar.
Begitu mengetahui adanya korban tertimpa diarea parkiran, pelajar tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dr Soetomo guna mendapat pertolongan. Sayang, pelajar kelas XII ini tidak tertolong, dan meninggal saat perjalanan menuju Rumah Sakit Dr Soetomo. 
“Jadi, korban ini meninggal karena mengalami luka-luka di bagian kepala setelah tertimpa pohon,” lanjut  Subiyantana.

Artikel ini ditulis oleh:

Agung dan Priyo Tipu Peserta Munas Ancol

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono dan Priyo Budi Santoso membohongi peserta munas Ancol.
Akibatnya, beberapa pengurus DPD I dan II dari beberapa daerah masih bertahan di Hotel Mercure.
Berikut isi SMS kepada salah satu pengurus DPP Golkar hasil Munas Bali yang beredar di kalangan wartawan, Jakarta, Selasa (9/12)
“Ass mohon dibantu no.hp Priyo, AL karena ada DPD PG yang masih terkapar diancol karena janji-janji mereka berdua. Mereka mau maki-maki nagih ke AL n Priyo tolong ya mas tks. Tim AL, Priyo dan Yoris janji ke utusan DPD prov/kab/kota Uang muka Rp200jt dan Sisa Rp300jt (penutupan) tapi baru dibayar dp nya 100jt. Kalau Ormas sudah selesai. Munas tutup semua kabur, sebagian masih bertahan di hotel,” demikian pesan singkat yang beredar.
Ketika dikonfirmasi kepada Wakil Ketua Umum Golkar versi Ancol, Priyo Budi Santoso, melalui ponsel dan BBM, tidak menjawab sama sekali.
Laporan: Adi Adrian

Artikel ini ditulis oleh:

Agung dan Priyo Tipu Peserta Munas Ancol

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono dan Priyo Budi Santoso membohongi peserta munas Ancol.
Akibatnya, beberapa pengurus DPD I dan II dari beberapa daerah masih bertahan di Hotel Mercure.
Berikut isi SMS kepada salah satu pengurus DPP Golkar hasil Munas Bali yang beredar di kalangan wartawan, Jakarta, Selasa (9/12)
“Ass mohon dibantu no.hp Priyo, AL karena ada DPD PG yang masih terkapar diancol karena janji-janji mereka berdua. Mereka mau maki-maki nagih ke AL n Priyo tolong ya mas tks. Tim AL, Priyo dan Yoris janji ke utusan DPD prov/kab/kota Uang muka Rp200jt dan Sisa Rp300jt (penutupan) tapi baru dibayar dp nya 100jt. Kalau Ormas sudah selesai. Munas tutup semua kabur, sebagian masih bertahan di hotel,” demikian pesan singkat yang beredar.
Ketika dikonfirmasi kepada Wakil Ketua Umum Golkar versi Ancol, Priyo Budi Santoso, melalui ponsel dan BBM, tidak menjawab sama sekali.
Laporan: Adi Adrian

Artikel ini ditulis oleh:

Menpora Janji Danai PON Remaja Berikutnya?

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, berjanji untuk mendanai seluruh kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja di tahun-tahun berikutnya, jika perhelatan even olahraga nasional tahun ini di Surabaya, Jawa Timur, berhasil.

“Jika saat ini biaya yang digunakan sebanyak Rp10 miliar dari Kementerian Olahraga dan sebanyak Rp20 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, maka pada PON Remaja berikutnya akan ditanggung seluruhnya dari Kemenpora,” katanya, dalam pidato pembukaan PON Remaja 1 di Lapangan DBL, Surabaya, Jatim, Selasa (9/12) malam.

Namun hal ini patut dipertanyakan, karena, anggaran dana yang diminta oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk menyelenggarakan PON Remaja kali ini sebesar Rp120 miliar, tidak diberikan seluruhnya. Kemenpora hanya mau mengeluarkan dana sebesar Rp10 miliar.

“Kemenpora janji akan cairkan (dana) Rp30 miliar, tapi yang cair cuma Rp10 miliar,” ungkap Wakil Ketua Umum Satu KONI, Suharno di kantor KONI, Jakarta, ditulis Selasa (9/12).

Dengan dana yang dikeluarkan oleh Kemenpora sebesar Rp10 miliar, secara tidak langsung Menpora Imam Nahrawi mengisyaratkan pembebanan kepada panitia penyelenggara, untuk bisa menyelenggarakan PON Remaja tahun ini bisa berjalan sukses dan meriah.

“Dengan dana terbatas, saya rasa kalau ada kemauan yang tinggi pasti hasilnya bagus. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa memunculkan atlet-atlet bagus,” ujar Imam Nahrawi kepada Aktual.co ketika melakukan pantauan di lapangan Semanor, Sidoarjo, Jawa Timur.

Artikel ini ditulis oleh:

Menpora Janji Danai PON Remaja Berikutnya?

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, berjanji untuk mendanai seluruh kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja di tahun-tahun berikutnya, jika perhelatan even olahraga nasional tahun ini di Surabaya, Jawa Timur, berhasil.

“Jika saat ini biaya yang digunakan sebanyak Rp10 miliar dari Kementerian Olahraga dan sebanyak Rp20 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, maka pada PON Remaja berikutnya akan ditanggung seluruhnya dari Kemenpora,” katanya, dalam pidato pembukaan PON Remaja 1 di Lapangan DBL, Surabaya, Jatim, Selasa (9/12) malam.

Namun hal ini patut dipertanyakan, karena, anggaran dana yang diminta oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk menyelenggarakan PON Remaja kali ini sebesar Rp120 miliar, tidak diberikan seluruhnya. Kemenpora hanya mau mengeluarkan dana sebesar Rp10 miliar.

“Kemenpora janji akan cairkan (dana) Rp30 miliar, tapi yang cair cuma Rp10 miliar,” ungkap Wakil Ketua Umum Satu KONI, Suharno di kantor KONI, Jakarta, ditulis Selasa (9/12).

Dengan dana yang dikeluarkan oleh Kemenpora sebesar Rp10 miliar, secara tidak langsung Menpora Imam Nahrawi mengisyaratkan pembebanan kepada panitia penyelenggara, untuk bisa menyelenggarakan PON Remaja tahun ini bisa berjalan sukses dan meriah.

“Dengan dana terbatas, saya rasa kalau ada kemauan yang tinggi pasti hasilnya bagus. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa memunculkan atlet-atlet bagus,” ujar Imam Nahrawi kepada Aktual.co ketika melakukan pantauan di lapangan Semanor, Sidoarjo, Jawa Timur.

Artikel ini ditulis oleh:

Menpora Berencana Hidupkan Kembali SKJ

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, menyatakan akan menghidupkan kembali senam kesehatan jasmani (SKJ) pada sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesehatan siswa.

“Saya melihat penyelenggaraan kurikulum usia dini untuk kelas olahraga perlu ditingkatkan, salah satunya dengan menggiatkan kembali senam kesehatan jasmani,” katanya saat memberikan sambutan pada pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I di gedung DBL Surabaya, Jaqwa Timur, Selasa malam (9/12).

Ia mengatakan, saat ini olahraga tersebut sudah mulai ditinggalkan, padahal olahraga tersebut sangat bagus untuk tingkat sekolah dasar (SD).

“Kami akan meminta kepada sekolah-sekolah untuk menggalakkan kegiatan senam tersebut untuk menjaga kesehatan dan menjaga hasanah lokal,” katanya.

Ia mengatakan, PON Remaja yang berlangsung kali ini akan menjadi sejarah baru PON Remaja, dan kegiatan itu akan terus ditingkatkan pada perhelatan PON Remaja kedua dan seterusnya.

“Jika saat ini biaya yang digunakan sebanyak Rp10 miliar dari Kementerian Olahraga dan sebanyak Rp20 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, maka pada PON Remaja berikutnya akan ditanggung seluruhnya dari Kemenpora,” katanya.

Ia mengatakan, sangat cocok untuk kegiatan PON Remaja ini dilakukan di Jatim, karena sudah banyak menghasilkan atlet-atlet yang berjuang untuk tingkat nasional dan juga tingkat internasional.

“Saya berpesan supaya kegiatan ini berlangsung kondusif dan menciptakan permainan yang sportif, tidak menggunakan dopping serta menjaga etika dengan tidak meminjam atlet dari provinsi lain karena putra daerah merupakan atlet terbaik,” katanya.

Ia menambahkan, selain menggalakkan kembali SKJ di sekolah-sekolah pihaknya akan menghidupkan kembali sekolah guru olahraga (SGO).

“Hal itu perlu dilakukan untuk membimbing calon-calon atlet dan juga menjadi seorang pelatih yang handal di masing-masing daerah,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain