4 April 2026
Beranda blog Halaman 41306

Dituding Angkut Imigran Gelap, Puluhan WNI Ditahan di Malaysia

Jakarta, Aktual.co — Satuan Pengamanan Maritim Malaysia menahan kapal berpenumpang puluhan WNI di sekitar 43 mil dari barat daya Pulau Pangkor, Perak, Malaysia, Minggu (7/12).
Kapal tersebut diduga akan menuju perairan Indonesia tanpa melalui jalur resmi.
Sebanyak 36 WNI, termasuk diantaranya 6 perempuan dan seorang bayi berumur 1 bulan, ditahan di kantor polisi Manjung, Perak.
Kedutaan Besar RI di Malaysia sudah menugaskan tim satgas perlindungan KBRI Kuala Lumpur untuk menemui da memastikan kondisi kesehatan WNI tersebut.
Menurut pihak kepolisian Malaysia, pemilik kapal beserta anak buah kapal terbukti bersalah melakukan pengangkutan imigran gelap. Sesuai aturan yang berlaku, mereka akan dikenakan denda maksimal 250.000 ringgit atau hukuman penjara maksimal 5 tahun.
TIM Satgas KBRI melakukan negosiasi agar bayi beserta ibunya dan perempuan yang sedang hamil dibebaskan dan dipulangkan, atas dasar keselamatan bayi.

Artikel ini ditulis oleh:

Dituding Angkut Imigran Gelap, Puluhan WNI Ditahan di Malaysia

Jakarta, Aktual.co — Satuan Pengamanan Maritim Malaysia menahan kapal berpenumpang puluhan WNI di sekitar 43 mil dari barat daya Pulau Pangkor, Perak, Malaysia, Minggu (7/12).
Kapal tersebut diduga akan menuju perairan Indonesia tanpa melalui jalur resmi.
Sebanyak 36 WNI, termasuk diantaranya 6 perempuan dan seorang bayi berumur 1 bulan, ditahan di kantor polisi Manjung, Perak.
Kedutaan Besar RI di Malaysia sudah menugaskan tim satgas perlindungan KBRI Kuala Lumpur untuk menemui da memastikan kondisi kesehatan WNI tersebut.
Menurut pihak kepolisian Malaysia, pemilik kapal beserta anak buah kapal terbukti bersalah melakukan pengangkutan imigran gelap. Sesuai aturan yang berlaku, mereka akan dikenakan denda maksimal 250.000 ringgit atau hukuman penjara maksimal 5 tahun.
TIM Satgas KBRI melakukan negosiasi agar bayi beserta ibunya dan perempuan yang sedang hamil dibebaskan dan dipulangkan, atas dasar keselamatan bayi.

Artikel ini ditulis oleh:

Persija Datangkan Amrizal dan Dirga Lasut

Jakarta, Aktual.co — Klub Persija Jakarta telah mengakhiri aktifitas belanja pemain. Selain dua pemain asing yang telah resmi bergabung, klub berjuluk Macan Kemayoran juga kedatangan dua pemain lokal.

Diungkapkan Presiden Persija, Ferry Paulus, kedua pemain lokal yang baru bergabung ialah Amrizal dari Persebaya Surabaya dan Dirga Lasut dari Persita Tanggerang.

“Amrizal dan Dirga telah menyusul lima pemain lokal lainnya,” ungkap Ferry ketika ditemui di kantor Persija, Selasa (9/12).

Selain Amrizal dan Dirga, lanjut Ferry, ada satu pemain lokal yang sebentar lagi akan bergabung dengan Persija. Dia adalah seorang pemain yang berposisi sebagai bek kanan yakni Alfin Tuasalamony.

“Alfin akan tiba pada Sabtu (13/12). Itu jadi pembelian terakhir Persija,” tandasnya.

Persija melakukan hal ini sebagai strategi untuk mengarungi musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015, dengan target meraih juara.

Artikel ini ditulis oleh:

Persija Datangkan Amrizal dan Dirga Lasut

Jakarta, Aktual.co — Klub Persija Jakarta telah mengakhiri aktifitas belanja pemain. Selain dua pemain asing yang telah resmi bergabung, klub berjuluk Macan Kemayoran juga kedatangan dua pemain lokal.

Diungkapkan Presiden Persija, Ferry Paulus, kedua pemain lokal yang baru bergabung ialah Amrizal dari Persebaya Surabaya dan Dirga Lasut dari Persita Tanggerang.

“Amrizal dan Dirga telah menyusul lima pemain lokal lainnya,” ungkap Ferry ketika ditemui di kantor Persija, Selasa (9/12).

Selain Amrizal dan Dirga, lanjut Ferry, ada satu pemain lokal yang sebentar lagi akan bergabung dengan Persija. Dia adalah seorang pemain yang berposisi sebagai bek kanan yakni Alfin Tuasalamony.

“Alfin akan tiba pada Sabtu (13/12). Itu jadi pembelian terakhir Persija,” tandasnya.

Persija melakukan hal ini sebagai strategi untuk mengarungi musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015, dengan target meraih juara.

Artikel ini ditulis oleh:

Ferry Sambut Baik Rencana Pemrpov untuk Beli Saham Persija

Jakarta, Aktual.co — Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus menyambut positif rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, untuk mengambil alih wewenang pengelolaan klub berjuluk Macan Kemayoran.

Seperti berita Aktual.co pada Selasa (9/12) dengan judul “Pemprov DKI Siap Beli Saham Persija, Jika ….”, memberitakan bahwa Pemprov DKI Jakarta melalui Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengungkapkan keinginannya untuk mengambil kepemilikan Persija.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Persija mengatakan bahwa pihaknya menantikan komunikasi lanjutan dari Pemprov DKI.

“Keinginan Pemprov sangat bagus. Kami (manajemen Persija) menanti sekali. Sangat berdosa jika ada yang mau bantu tapi ditolak,” ungkap Ferry di kantor Persija, Jakarta, Selasa (9/12).

Meski begitu, lanjut Ferry, untuk mengambil sebagian besar saham Persija Jakarta, tidak bisa dilakukan dengan mudah. Pemprov DKI harus bisa menunjukkan program-program yang berdampak positif bagi prestasi Persija.

“50-60 persen saham diambil “its okay”. Tapi, semua tergantung finalisasi dari Pemprov, yang penting komitmennya dan bentuknya seperti apa,” pungkasnya.

Selain itu, Ferry pun mengatakan bahwa pihaknya sangat menunggu langkah lebih lanjutt dari Pemprov DKI. Hingga kini, kedua lembaga tersebut belum ada komunikasi lebih lanjut.

Artikel ini ditulis oleh:

Ferry Sambut Baik Rencana Pemrpov untuk Beli Saham Persija

Jakarta, Aktual.co — Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus menyambut positif rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, untuk mengambil alih wewenang pengelolaan klub berjuluk Macan Kemayoran.

Seperti berita Aktual.co pada Selasa (9/12) dengan judul “Pemprov DKI Siap Beli Saham Persija, Jika ….”, memberitakan bahwa Pemprov DKI Jakarta melalui Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengungkapkan keinginannya untuk mengambil kepemilikan Persija.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Persija mengatakan bahwa pihaknya menantikan komunikasi lanjutan dari Pemprov DKI.

“Keinginan Pemprov sangat bagus. Kami (manajemen Persija) menanti sekali. Sangat berdosa jika ada yang mau bantu tapi ditolak,” ungkap Ferry di kantor Persija, Jakarta, Selasa (9/12).

Meski begitu, lanjut Ferry, untuk mengambil sebagian besar saham Persija Jakarta, tidak bisa dilakukan dengan mudah. Pemprov DKI harus bisa menunjukkan program-program yang berdampak positif bagi prestasi Persija.

“50-60 persen saham diambil “its okay”. Tapi, semua tergantung finalisasi dari Pemprov, yang penting komitmennya dan bentuknya seperti apa,” pungkasnya.

Selain itu, Ferry pun mengatakan bahwa pihaknya sangat menunggu langkah lebih lanjutt dari Pemprov DKI. Hingga kini, kedua lembaga tersebut belum ada komunikasi lebih lanjut.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain