11 April 2026
Beranda blog Halaman 41312

Gelapkan Ratusan juta, Kepala Sekolah Dilaporkan ke Polda Jatim

Surabaya, Aktual.co — Seorang kepala sekolah taman kanak-kanak di kabupaten Malang, Ika widyawati, dilaporkan ke Polda Jatim. 
Hal ini menyusul dugaan penipuan senilai 750 juta rupiah yang dilaporkan tetangganya sendiri, Yuliana, warga Desa Ngabab, Kecamatan Pujon.
Menurut Yuliana, modus yang dilakukan Ika adalah berpura-pura mengggelar seminar sertifikasi guru dengan barang bukti surat perjanjian dan kuitansi peminjaman uang.
Terlapor Ika Widyawati meminjam uang kepadanya pada Februari lalu sebesar Rp 755 juta, untuk biaya penyelenggaraan seminar sertifikasi guru TK.  Bahkan,  yang bersangkutan menjanjikan bunga 18 persen selama 15 hari.
“Namun sampai saat ini  ini tidak pernah terealisasi,” ujar Yuliana. (9/12)
Yuliana sudah mencoba menagih, namun  terlapor belum juga membayar hutang dan bunganya dengan berbagai alasan. Bahkan sudah beberapa minggu ini Ika dan keluarganya sudah tidak ada di rumah.

Artikel ini ditulis oleh:

Gelapkan Ratusan juta, Kepala Sekolah Dilaporkan ke Polda Jatim

Surabaya, Aktual.co — Seorang kepala sekolah taman kanak-kanak di kabupaten Malang, Ika widyawati, dilaporkan ke Polda Jatim. 
Hal ini menyusul dugaan penipuan senilai 750 juta rupiah yang dilaporkan tetangganya sendiri, Yuliana, warga Desa Ngabab, Kecamatan Pujon.
Menurut Yuliana, modus yang dilakukan Ika adalah berpura-pura mengggelar seminar sertifikasi guru dengan barang bukti surat perjanjian dan kuitansi peminjaman uang.
Terlapor Ika Widyawati meminjam uang kepadanya pada Februari lalu sebesar Rp 755 juta, untuk biaya penyelenggaraan seminar sertifikasi guru TK.  Bahkan,  yang bersangkutan menjanjikan bunga 18 persen selama 15 hari.
“Namun sampai saat ini  ini tidak pernah terealisasi,” ujar Yuliana. (9/12)
Yuliana sudah mencoba menagih, namun  terlapor belum juga membayar hutang dan bunganya dengan berbagai alasan. Bahkan sudah beberapa minggu ini Ika dan keluarganya sudah tidak ada di rumah.

Artikel ini ditulis oleh:

Craig Stewart Ditunjuk Sebagai Presiden Asosiasi Migas Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama Salamander Energy PTE Ltd, Craig Stewart secara resmi menduduki jabatan Presiden Asosiasi Migas Indonesia (Indonesian Petroleum Association/IPA) menggantikan Lukman Mahfoedz.

“Tugas mereka adalah mendorong kemajuan pengembangan industri hulu migas bersama para pemangku kepentingan utama lainnya,” ujar Direktur Eksekutif IPA Dipnala Tamzil dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (10/12).

Menurut Dipnala, dalam rapat tahunan kali inj, pihaknya mendorong pemerintah baru yang dipimpin Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk membuat terobosan kebijakan guna meningkatkan investasi hulu migas di Indonesia.

Pasalnya, cadangan dan produksi migas nasional terus menurun dalam waktu belakangan ini.

“Ditambah dengan fakta tingkat penemuan cadangan minyak baru yang lebih tendah dari jumlah produksi, Indonesia diprediksi menjadi importir minyak terbesar dunia pada 2019,” katanya.

Untuk itulah, asosiasi yang mewakili 58 perusahaan migas nasional dan internasional itu, mendorong anggotanya untuk meningkatkan partisipasi dalam kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan.

Presiden IPA Craig Stewart mendesak pemerintah untuk menarik investor yang baik dan kompeten di bidangnya dengan menciptakan iklim investasi yang baik dan proses persetujuan proyek yang efisien.

“Meningkatkan pasokan energi mogas melalui eksplorasi dan optimisasi produksi juga memerlukan kejelasan, kepastian dan konsistensi peraturan serta skema fiskal yang menarik,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Craig Stewart Ditunjuk Sebagai Presiden Asosiasi Migas Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama Salamander Energy PTE Ltd, Craig Stewart secara resmi menduduki jabatan Presiden Asosiasi Migas Indonesia (Indonesian Petroleum Association/IPA) menggantikan Lukman Mahfoedz.

“Tugas mereka adalah mendorong kemajuan pengembangan industri hulu migas bersama para pemangku kepentingan utama lainnya,” ujar Direktur Eksekutif IPA Dipnala Tamzil dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (10/12).

Menurut Dipnala, dalam rapat tahunan kali inj, pihaknya mendorong pemerintah baru yang dipimpin Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk membuat terobosan kebijakan guna meningkatkan investasi hulu migas di Indonesia.

Pasalnya, cadangan dan produksi migas nasional terus menurun dalam waktu belakangan ini.

“Ditambah dengan fakta tingkat penemuan cadangan minyak baru yang lebih tendah dari jumlah produksi, Indonesia diprediksi menjadi importir minyak terbesar dunia pada 2019,” katanya.

Untuk itulah, asosiasi yang mewakili 58 perusahaan migas nasional dan internasional itu, mendorong anggotanya untuk meningkatkan partisipasi dalam kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan.

Presiden IPA Craig Stewart mendesak pemerintah untuk menarik investor yang baik dan kompeten di bidangnya dengan menciptakan iklim investasi yang baik dan proses persetujuan proyek yang efisien.

“Meningkatkan pasokan energi mogas melalui eksplorasi dan optimisasi produksi juga memerlukan kejelasan, kepastian dan konsistensi peraturan serta skema fiskal yang menarik,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Bamus Betawi Ajak FBR Kembali Bergabung

Jakarta, Aktual.co —Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi berharap Forum Betawi Rempug (FBR) kembali bergabung. Kepada Aktual.co, Ketua Umum Bamus Betawi, Zainuddin mengatakan akan melakukan konsolidasi dengan imam besar FBR Lufti Hakim untuk kembali masuk dalam jajaran Bamus Betawi yang terdiri dari 98 ormas tersebut.
“Saya bisa menerima kalau ada organisasi yang merasa kecewa, tapi saya menghormati Kiai Lutfi Hakim. bamus akan upaya menarik FBR dan jajarannya kembali ke Bamus,” ujarnya, di DPRD DKI, Selasa (9/12).
Mengenai alasan FBR hengkang dari Bamus Betawi lantaran tidak sepakat dengan sikap Bamus yang mendukung naiknya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI definitif dan bahkan mengajukan Nachrowi Ramli sebagai cawagub, Zainuddin mencoba meluruskan.
Kata dia, pengajuan nama Nachrowi sebagai cawagub sah-sah saja dilakukan Bamus Betawi. Meski kemudian pengajuan tersebut ditolak Ahok. 
Dikatakan Haji Oding, sapaan akrab ketua DPD Golkar ini, Bamus Betawi yang sudah ada sejak jaman tahun 1980 sudah menjadi bagian yang diperhitungkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Yakni sebagai penyeimbang pemerintahan yang datangnya dari masyarakat inti kota Jakarta.
“Sah-sah saja, dari dulu Bamus sudah bisa mengusulkan Wagub-wagub sebelumnya dari Betawi, bahkan pernah mengisi posisi Gubernur, persolan itu ditolak atau tidaknya juga bukan persoalan kan kewenangan memang di tangan gubernur,” kata Zainuddin. 
Seperti diberitakan sebelumnya FBR menyatakan sikap keluar dari Bamus Betawi. Karena Bamus Betawi yang menyatakan dukungan terhadap dilantiknya Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 
Imam besar FBR Luthfi Hakim bahkan sempat mengeluarkan pernyataan keras saat menyatakan FBR keluar dari Bamus.  Kata dia, sikap Bamus yang mendukung Ahok dengan berharap diangkatnya salah satu putra Betawi, yakni Nachrowi Ramli, sebagai cawagub merupakan bentuk menghina diri di kaki Ahok. “Di saat seluruh elemen masyarakat Jakarta sedang melakukan penolakan terhadap pengangkatan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta,” ujarnya. 
Dijelaskannya, sikap Bamus Betawi yang mendukung Ahok bermula dari pertemuan segelintir Majelis Tinggi dan pengurus Bamus Betawi di sebuah tempat bernama “Central Aljazeera”. Hasil pertemuan itulah yang kemudian dijadikan sebagai keputusan resmi institusi Bamus Betawi mendukung Ahok. Harusnya, ujar Luthfi, Ahok lah yang mengemis kepada warga Betawi. 
“Bukan sebaliknya kita yang mengemis ke Ahok,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Bamus Betawi Ajak FBR Kembali Bergabung

Jakarta, Aktual.co —Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi berharap Forum Betawi Rempug (FBR) kembali bergabung. Kepada Aktual.co, Ketua Umum Bamus Betawi, Zainuddin mengatakan akan melakukan konsolidasi dengan imam besar FBR Lufti Hakim untuk kembali masuk dalam jajaran Bamus Betawi yang terdiri dari 98 ormas tersebut.
“Saya bisa menerima kalau ada organisasi yang merasa kecewa, tapi saya menghormati Kiai Lutfi Hakim. bamus akan upaya menarik FBR dan jajarannya kembali ke Bamus,” ujarnya, di DPRD DKI, Selasa (9/12).
Mengenai alasan FBR hengkang dari Bamus Betawi lantaran tidak sepakat dengan sikap Bamus yang mendukung naiknya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI definitif dan bahkan mengajukan Nachrowi Ramli sebagai cawagub, Zainuddin mencoba meluruskan.
Kata dia, pengajuan nama Nachrowi sebagai cawagub sah-sah saja dilakukan Bamus Betawi. Meski kemudian pengajuan tersebut ditolak Ahok. 
Dikatakan Haji Oding, sapaan akrab ketua DPD Golkar ini, Bamus Betawi yang sudah ada sejak jaman tahun 1980 sudah menjadi bagian yang diperhitungkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Yakni sebagai penyeimbang pemerintahan yang datangnya dari masyarakat inti kota Jakarta.
“Sah-sah saja, dari dulu Bamus sudah bisa mengusulkan Wagub-wagub sebelumnya dari Betawi, bahkan pernah mengisi posisi Gubernur, persolan itu ditolak atau tidaknya juga bukan persoalan kan kewenangan memang di tangan gubernur,” kata Zainuddin. 
Seperti diberitakan sebelumnya FBR menyatakan sikap keluar dari Bamus Betawi. Karena Bamus Betawi yang menyatakan dukungan terhadap dilantiknya Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 
Imam besar FBR Luthfi Hakim bahkan sempat mengeluarkan pernyataan keras saat menyatakan FBR keluar dari Bamus.  Kata dia, sikap Bamus yang mendukung Ahok dengan berharap diangkatnya salah satu putra Betawi, yakni Nachrowi Ramli, sebagai cawagub merupakan bentuk menghina diri di kaki Ahok. “Di saat seluruh elemen masyarakat Jakarta sedang melakukan penolakan terhadap pengangkatan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta,” ujarnya. 
Dijelaskannya, sikap Bamus Betawi yang mendukung Ahok bermula dari pertemuan segelintir Majelis Tinggi dan pengurus Bamus Betawi di sebuah tempat bernama “Central Aljazeera”. Hasil pertemuan itulah yang kemudian dijadikan sebagai keputusan resmi institusi Bamus Betawi mendukung Ahok. Harusnya, ujar Luthfi, Ahok lah yang mengemis kepada warga Betawi. 
“Bukan sebaliknya kita yang mengemis ke Ahok,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain