7 April 2026
Beranda blog Halaman 41324

Ekonom: Kerjasama Tiongkok Hanya B to B, Nanti ke AS Lagi

Jakarta, Aktual.co —  Kerjasama pemerintah Indonesia dengan Tiongkok dalam berbagai sektor dikhawatirkan mengancam ketahanan geopolitik Indonesia. Pasalnya, selama ini arah kerjasama Indonesia lebih banyak pada pihak Amerika Serikat (AS).

Pengamat ekonomi Universitas Indonesia (UI), Lana Soelistianingsih mengatakan bahwa arah geopolitik Indonesia pada Tiongkok nampaknya tidak akan terjadi. Menurutnya, Indonesia dan Tiongkok hanya menjalankan business to business.

“Ya ke Tiongkok karena siapa yang punya uang saja. Saat ini kan Tiongkok sedang bagus-bagusnya. Kalau AS sedang masa pemulihan. Ini hanya business to business saja. Kalau AS nanti ekonominya sudah bagus lagi, kita juga pasti akan ke sana lagi,” ujar Lana ketika dihubungi wartawan Aktual, Selasa (9/12).

Lebih lanjut dikatakan Lana, kerjasama antar Indonesia dan Tiongkok ada hal positif dan negatifnya. Misalnya, dengan pertumbuhan Tiongkok yang saat ini 7,5 persen, memiliki cadangan devisa Rp4,2 triliun akan menguntungkan Indonesia.

“Ada hal positif dan negatifnya juga. Misalnya liquiditas kita akan membaik. Pertumbuhan Tiongkok saat ini 7,5 persen dan cadangan devisanya Rp4,2 triliun ini menggiurkan Indonesia,” kata dia.

Dari segi kekurangan, Lana mengatakan bahwa dari segi kualitas produk, Tiongkok jauh dibandingkan dengan AS, uni Eropa, dan yang lainnya.

“Tapi kekurangan produk Tiongkok dari segi kualitas. Kualitas produk Tiongkok jika dibandingkan dengan AS, Uni Eropa atau yang lainnya itu jauh sekali. Contohnya itu PLN yang proyek 10.000 mega watt itu jaman SBY Jilid 1 itu kan dari Tiongkok produknya, tapi katanya sekarang banyak yang sudah rusak,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Golkar Terbagi Dua, Agung Laksono: Mudah-mudahan Bisa Cepat Selesai

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono menunjuk Ketua Fraksi baru di MPR dan DPR RI. Selain perombakan di parlemen, DPP versi Presidium Penyelamat Partai juga rencananya menunjuk Siswono Yudhohusodo sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPP Golkar.

“Pak Siswono kelihatannya, tetapi kan keputusannya besok (rapat pleno),” kata Agung usai konpers di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (9/12).

Siswono, kata dia, sudah dihubungi dan sudah menyatakan kesiapannya menjadi Ketua Wantim. Namun sekali lagi, kata Agung, keputusannya baru akan disampaikan besok.

Mengenai kemungkinan dua kubu melakukan islah dengan kubu Ketum Aburizal Bakrie, Agung menekankan bahwa dalam politik itu bersifat dinamis. Dinamika yang berkembang ke depan, tidak menutup kemungkinan tersebut.

Terlebih, sebagai partai senior yang menjadi panutan partai lain dalam berpolitik.

“Kita lihat saja nanti, perkembangannya, sangat dinamis sekali. Kita lihat saja nanti, mudah-mudahan bisa cepat selesai,” kata Agung.

Artikel ini ditulis oleh:

Golkar Terbagi Dua, Agung Laksono: Mudah-mudahan Bisa Cepat Selesai

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono menunjuk Ketua Fraksi baru di MPR dan DPR RI. Selain perombakan di parlemen, DPP versi Presidium Penyelamat Partai juga rencananya menunjuk Siswono Yudhohusodo sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPP Golkar.

“Pak Siswono kelihatannya, tetapi kan keputusannya besok (rapat pleno),” kata Agung usai konpers di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (9/12).

Siswono, kata dia, sudah dihubungi dan sudah menyatakan kesiapannya menjadi Ketua Wantim. Namun sekali lagi, kata Agung, keputusannya baru akan disampaikan besok.

Mengenai kemungkinan dua kubu melakukan islah dengan kubu Ketum Aburizal Bakrie, Agung menekankan bahwa dalam politik itu bersifat dinamis. Dinamika yang berkembang ke depan, tidak menutup kemungkinan tersebut.

Terlebih, sebagai partai senior yang menjadi panutan partai lain dalam berpolitik.

“Kita lihat saja nanti, perkembangannya, sangat dinamis sekali. Kita lihat saja nanti, mudah-mudahan bisa cepat selesai,” kata Agung.

Artikel ini ditulis oleh:

Djarot Dilantik Sebagai Wagub DKI Sebelum 19 Desember

Jakarta, Aktual.co —Pelantikan mantan Walikota Blitar Djarot Saiful Hidayat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta akan dilakukan sebelum tanggal 19 Desember di Balai Kota DKI.
“Di Balai Kota atau di Balai Agung paling. Rencananya sebelum tanggal 19 ini,” ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota, Selasa (9/12).
Untuk pelantikan Djarot, Ahok mengatakan saat ini masih menunggu surat keputusan  Presiden RI Joko Widodo. 
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan sudah berkoordinasi dengan Ahok soal pelantikan Djarot. Kata dia, pelantikan Djarot tidak akan melebihi batas waktu yaitu 15 hari dari masa kerja Ahok sebagai Gubernur. 
“Tadi malam bilang pelantikannya di Balai Kota,” ujar Tjahjo di Jakarta, Selasa (9/12).
Presiden Joko Widodo, diakuinya juga sudah menyetujui Djarot sebagai Wagub DKI dan telah menandatangani surat keputusannya. “Suratnya baru ditandatangani, tetapi belum terbit.”
Djarot sendiri diketahui beberapa waktu lalu sudah bertandang ke Balaikota DKI dan DPRD DKI, setelah dirinya resmi diajukan oleh PDI-P sebagai Wagub DKI. 

Artikel ini ditulis oleh:

Djarot Dilantik Sebagai Wagub DKI Sebelum 19 Desember

Jakarta, Aktual.co —Pelantikan mantan Walikota Blitar Djarot Saiful Hidayat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta akan dilakukan sebelum tanggal 19 Desember di Balai Kota DKI.
“Di Balai Kota atau di Balai Agung paling. Rencananya sebelum tanggal 19 ini,” ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota, Selasa (9/12).
Untuk pelantikan Djarot, Ahok mengatakan saat ini masih menunggu surat keputusan  Presiden RI Joko Widodo. 
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan sudah berkoordinasi dengan Ahok soal pelantikan Djarot. Kata dia, pelantikan Djarot tidak akan melebihi batas waktu yaitu 15 hari dari masa kerja Ahok sebagai Gubernur. 
“Tadi malam bilang pelantikannya di Balai Kota,” ujar Tjahjo di Jakarta, Selasa (9/12).
Presiden Joko Widodo, diakuinya juga sudah menyetujui Djarot sebagai Wagub DKI dan telah menandatangani surat keputusannya. “Suratnya baru ditandatangani, tetapi belum terbit.”
Djarot sendiri diketahui beberapa waktu lalu sudah bertandang ke Balaikota DKI dan DPRD DKI, setelah dirinya resmi diajukan oleh PDI-P sebagai Wagub DKI. 

Artikel ini ditulis oleh:

Hingga November, Jaksa Aceh Utara Tangani 14 Kasus Korupsi

Banda Aceh, Aktual.co — Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhoksukon, Aceh Utara menangani sebanyak 14 kasus dugaan korupsi, sepanjang tahun 2014. 
Kasus itu umumnya dugaan penyelewengan dana APBD di kabupaten tersebut. Sedangkan tahun sebelumnya Kejari setempat mengungkap lima kasus korupsi.
“Kasus yang ditangani saat itu sebagian dalam penyidikan, sebagian lagi telah dilimpahkan ke pengadilan. Umumnya karena pejabat terkait menyalahgunakan kewenangannya dalam menggunakan dana APBD,” kata Kajari Lhoksukon, T Rahmatsyah kepada Aktual.co, Selasa (9/12).
Pada puncak peringatan hari anti korupsi internasional, Kejari setempat menggelar apel bersama yang dihadiri siswa SMA, Muspida dan perwakilan masyarakat. Setelah itu, pegawai Kejari membagikan striker anti korupsi ke sejumlah pengguna jalan di Simpang Empat, Lhoksukon.
Hal yang sama dilakukan oleh Kejari Lhokseumawe dan Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya. Mereka membagikan stiker berisi tentang ancaman tindak pidana korupsi di Simpang Taman Riyadah Kota Lhokseumawe.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain