12 April 2026
Beranda blog Halaman 41387

Angin Kencang Terbangkan Atap Lima Rumah Warga di Bambu Apus

Jakarta, Aktual.co —Hujan yang turun disertai angin kencang menghancurkan lima atap rumah kontrakan di sekitar Jalan Bambu Apus RT 01/RW 09, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Warli (34) salah satu penghuni rumah kontrak mengatakan, kejadian pada saat hujan pukul 16.00 yang disertai angin kencang langsung mengangkat atap rumah yang ada di sekitarnya.
“Kejadian cepet, hujan turun gak lama langsung ke angkat smua atap-atap sampe jebol plaponnya,” kata Warli di Jakarta, Senin (8/12).
Lanjut Warli, para penghuni kontarakan tersebut langsung membereskan barang-barang yang ada di dalam untuk dipindahkan ke kontrakan yang aman.
“Kita mau pindah aja, dah ga bisa ditempatin lagi plafon dah jebol gini, sekarang juga kita pindah,” ungkapnya.
Selain Warli yang pindah penghuni kontrakan yang atapnya juga terbawa angin ikut pindah lantaran atap-atap plapon hancur dan sudah tidak bisa di tempati lagi. Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Artikel ini ditulis oleh:

Angin Kencang Terbangkan Atap Lima Rumah Warga di Bambu Apus

Jakarta, Aktual.co —Hujan yang turun disertai angin kencang menghancurkan lima atap rumah kontrakan di sekitar Jalan Bambu Apus RT 01/RW 09, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Warli (34) salah satu penghuni rumah kontrak mengatakan, kejadian pada saat hujan pukul 16.00 yang disertai angin kencang langsung mengangkat atap rumah yang ada di sekitarnya.
“Kejadian cepet, hujan turun gak lama langsung ke angkat smua atap-atap sampe jebol plaponnya,” kata Warli di Jakarta, Senin (8/12).
Lanjut Warli, para penghuni kontarakan tersebut langsung membereskan barang-barang yang ada di dalam untuk dipindahkan ke kontrakan yang aman.
“Kita mau pindah aja, dah ga bisa ditempatin lagi plafon dah jebol gini, sekarang juga kita pindah,” ungkapnya.
Selain Warli yang pindah penghuni kontrakan yang atapnya juga terbawa angin ikut pindah lantaran atap-atap plapon hancur dan sudah tidak bisa di tempati lagi. Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Artikel ini ditulis oleh:

Hapus Kupon, DKI Genjot Sumbangan Pengusaha di Bulan PMI

Jakarta, Aktual.co —Pemprov DKI Jakarta akan menghapus cara menghimpun dana sumbangan Palang Merah Indonesia (PMI) dari masyarakat lewat kupon. Disinyalir kupon-kupon itu banyak yang dipalsukan. Untuk itu, Pemprov DKI akan menyiasati kebutuhan dana PMI dengan menyertakan pengusaha-pengusaha di Jakarta untuk menyumbang.
“Kadang ada yang suka bohong, palsukan kupon tapi bilangnya kupon PMI. Makanya saya bilang kumpulkan pengusaha saja biar jelas,” ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat acara Jamuan Makan Malam Bulan Dana PMI di Balai Kota, Senin (8/12).
Ia mengatakan dana yang dibutuhkan PMI sebanyak 41,7 miliar rupiah sangat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan. “Rp 41 miliar walaupun menurut bapak gak banyak, tetapi buat rakyat itu banyak sekali manfaatnya.”
Namun jika program bulan dana PMI dari pengusaha gagal, Pemprov DKI memilih untuk meminta bantuan Bank DKI. “Tulis surat Bank DKI untuk buat form kesediaan autodebet. Jadi seperti sumbangan Unicef, Unesco atau WWF,” ujarnya.
Pemprov DKI pun berencana untuk menyumbang sebesar Rp 40 miliar untuk PMI. “DKI kasih Rp 40 miliar. Tadi sudah bilang dengan Bu Rini (Sutiyoso),” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Hapus Kupon, DKI Genjot Sumbangan Pengusaha di Bulan PMI

Jakarta, Aktual.co —Pemprov DKI Jakarta akan menghapus cara menghimpun dana sumbangan Palang Merah Indonesia (PMI) dari masyarakat lewat kupon. Disinyalir kupon-kupon itu banyak yang dipalsukan. Untuk itu, Pemprov DKI akan menyiasati kebutuhan dana PMI dengan menyertakan pengusaha-pengusaha di Jakarta untuk menyumbang.
“Kadang ada yang suka bohong, palsukan kupon tapi bilangnya kupon PMI. Makanya saya bilang kumpulkan pengusaha saja biar jelas,” ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat acara Jamuan Makan Malam Bulan Dana PMI di Balai Kota, Senin (8/12).
Ia mengatakan dana yang dibutuhkan PMI sebanyak 41,7 miliar rupiah sangat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan. “Rp 41 miliar walaupun menurut bapak gak banyak, tetapi buat rakyat itu banyak sekali manfaatnya.”
Namun jika program bulan dana PMI dari pengusaha gagal, Pemprov DKI memilih untuk meminta bantuan Bank DKI. “Tulis surat Bank DKI untuk buat form kesediaan autodebet. Jadi seperti sumbangan Unicef, Unesco atau WWF,” ujarnya.
Pemprov DKI pun berencana untuk menyumbang sebesar Rp 40 miliar untuk PMI. “DKI kasih Rp 40 miliar. Tadi sudah bilang dengan Bu Rini (Sutiyoso),” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemenpora Tak Tepati Janji Soal Dana PON Remaja 2014

Jakarta, Aktual.co — Kecilnya pendanaan untuk menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja Satu membuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tidak bisa leluasa mempertandingkan berbagai cabang olahraga (cabor).

Dikatakan oleh Wakil Ketua Satu KONI, Suharno, dana besar yang semula diharapkan akan datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), ternyata tinggal kenangan. Pasalnya, pengajuan dana sebesar Rp120 miliar kepada pemerintah, hanya cair Rp10 miliar.

“Kemenpora janji akan cairkan (dana) Rp30 miliar, tapi yang cair cuma Rp10 miliar,” ungkap Suharno di kantor KONI, ditulis Selasa (9/12).

Oleh karena itu, akibat minimnya dana penyelenggaraan, KONI Pusat hanya memperlombakan 15 cabor dan 133 nomor. Semua cabor tersebut juga telah disesuaikan dengan cabor yang akan dipertandingkan pada Asian Youth Games 2017 dan Olympic Youth Games 2018.

“Pemilihan cabang disesuaikan dengan cabor dan nomor yang dipertandingkan di Asian Youth Games dan Youth Olympic Games. Tidak ada diskriminasi dalam pemilihan cabor dan nomor, karena sebenarnya kami juga ingin mempertandingkan semua cabor,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pendanaan kejuaraan yang akan digelar pada 9-15 Desember 2014 bukan hanya tanggung jawab Kemenpora. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) sebagai kota penyelenggara juga ikut andil dalam pendanaan.

Minimnya dana dari pemerintah juga membuat Pemprov Jawa Timur harus merogoh kocek lebih besar. Anggaran yang disiapkan Pemprov Jatim diambil melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Artikel ini ditulis oleh:

Kemenpora Tak Tepati Janji Soal Dana PON Remaja 2014

Jakarta, Aktual.co — Kecilnya pendanaan untuk menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja Satu membuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tidak bisa leluasa mempertandingkan berbagai cabang olahraga (cabor).

Dikatakan oleh Wakil Ketua Satu KONI, Suharno, dana besar yang semula diharapkan akan datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), ternyata tinggal kenangan. Pasalnya, pengajuan dana sebesar Rp120 miliar kepada pemerintah, hanya cair Rp10 miliar.

“Kemenpora janji akan cairkan (dana) Rp30 miliar, tapi yang cair cuma Rp10 miliar,” ungkap Suharno di kantor KONI, ditulis Selasa (9/12).

Oleh karena itu, akibat minimnya dana penyelenggaraan, KONI Pusat hanya memperlombakan 15 cabor dan 133 nomor. Semua cabor tersebut juga telah disesuaikan dengan cabor yang akan dipertandingkan pada Asian Youth Games 2017 dan Olympic Youth Games 2018.

“Pemilihan cabang disesuaikan dengan cabor dan nomor yang dipertandingkan di Asian Youth Games dan Youth Olympic Games. Tidak ada diskriminasi dalam pemilihan cabor dan nomor, karena sebenarnya kami juga ingin mempertandingkan semua cabor,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pendanaan kejuaraan yang akan digelar pada 9-15 Desember 2014 bukan hanya tanggung jawab Kemenpora. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) sebagai kota penyelenggara juga ikut andil dalam pendanaan.

Minimnya dana dari pemerintah juga membuat Pemprov Jawa Timur harus merogoh kocek lebih besar. Anggaran yang disiapkan Pemprov Jatim diambil melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain