17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41466

Bocoran Konser Michael Learns To Rock di Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Grup musik asal Denmark, Michael Learns To Rock (MLTR) akan menghibur para fans-nya pada malam pergantian tahun di Indonesia. Konser MLTR bertajuk ‘A Night To Remember With Michael Learns To Rock’ rencana akan digelar di Trans Grand Ballroom, Bandung, pada 31 Desember 2014 mendatang.

Anggia Elgana selaku pihak penyelanggara menjelaskan, alasan dipilihnya MLTR, karena band tersebut pernah populer di tanah air pada era 90-an.

“Kalau Tahun Baru biasanya semua orang maunya sing a long. Jadi hafal semua lagu-lagunya MLTR. Mereka salah satu band yang paling sering muncul, dan kebetulan Michael Learns To Rock baru aja meluncurkan album barunya. Jadi bener-bener pas dengan konsep yang kami tawarkan,” urai Anggia, dalam preskon di Menara Bank Mega, jalan Kapten Tandean, Jakarta Selatan, Kamis (27/11).

Gala dinner bersama para personilnya seperti, Jascha Richter, Mikkel Lentz dan Kare Wanscher akan memanjakan para tamu sambil mendendangkan hits lawas dan album terbarunya pada malam tahun baru 2015 nanti.

Sekedar informasi, Michael Learns to Rock (MLTR), merupakan grup musik sweet pop atau soft rock Denmark. Grup musik ini didirikan pada 21 Maret 1988 silam oleh penyanyi dan pemain keyboard Jascha Richter (24 Juni 1963), drummer Kåre Wanscher (14 Juni 1969), gitaris Mikkel Lentz (20 Desember 1968) serta pemain bas dan gitar Søren Madsen (23 April 1967). Pada 2000 Madsen meninggalkan grup musik ini untuk mengembangkan karier solo, sehingga grup musik ini berubah menjadi tiga personel.

Artikel ini ditulis oleh:

Singapura Lirik Investasi Infrastruktur Kelautan Indonesia

Jakarta, Aktual.co —  Pemerintah Singapura berminat berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur kelautan di Indonesia. Hal tersebut terungkap dari pertemuan Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi dengan Menteri Luar Negeri Singapura K Shanmugam.

“Dalam hal investasi, pemerintah Singapura menyatakan minat untuk berpartisipasi dalam upaya pemerintah Indonesia membangun infrastruktur, terutama infrastruktur kelautan,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Michael Tene di Jakarta, Kamis (27/11).

Michael menyebutkan, Menlu Retno LP Marsudi melakukan kunjungan kerja ke Singapura dan bertemu dengan Menlu dan Perdana Menteri Singapura.

“Ini bagian dari format pertemuan antar Menlu yang dilakukan setiap enam bulan sekali untuk meninjau hubungan kerja sama bilateral maupun upaya peningkatan kerja sama,” ujar dia.

Menurut dia, dalam pertemuan tersebut, kedua Menlu membahas upaya dan peluang untuk peningkatan kerja sama ekonomi, terutama di bidang perdagangan dan infrastruktur.

“Kedua Menlu membahas peluang-peluang kerja sama ekonomi, misalnya di bidang perdagangan. Kami meninjau produk-produk pertanian Indonesia yang berpeluang untuk dipasarkan di Singapura,” ungkap dia.

Selain itu, kata Michael, ada juga pembahasan mengenai peluang investasi Singapura ke Indonesia, termasuk di dalam pembangunan infrastruktur kelautan, seperti yang sedang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia saat ini.

“Hal ini masih akan dibahas lebih lanjut, dan ini sesuai dengan visi-misi ekonomi kemaritiman dari Bapak Presiden (Joko Widodo),” ucapnya.

Indonesia memang sedang mendorong peningkatan kerja sama internasional terutama untuk bidang infrastruktur dan kemaritiman, yang merupakan prioritas pembangunan ekonomi yang diusung pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Baleg Setuju DPD Dilibatkan untuk Revisi UU MD3

Jakarta, Aktual.co — Ketua Badan Legislasi DPR Sareh Wiyono menegaskan, DPD akan dilibatkan dalam revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3).

“Pembahasan di tingkat I (DPD) akan dilibatkan karena kalau tidak dilibatkan akan salah (menyalahi undang-undang),” kata Sareh di gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/11).

Dia mengatakan DPD akan dimintai masukan mengenai revisi Pasal 74 dan Pasal 98 UU MD3. Dia berharap ada masukan yang bagus dari DPD terkait revisi kedua pasal itu.

“Nanti kami umumkan Selasa (2/12) atau Rabu (3/12),” kata dia.

Sareh meyakini proses revisi UU MD3 tidak lama dan selesai sesuai target yaitu tanggal 5 Desember 2014.

Menurut dia, pada Selasa (2/11) dilaksanakan sidang paripurna DPR RI ke-11 yang akan membahas revisi UU MD3.

Terkait permintaan agar revisi UU MD3 dimasukkan ke Prolegnas, menurut dia akan diputuskan pada Senin (1/12).

Dalam sidang paripurna DPR RI ke-10, beberapa fraksi seperti PKS, Golkar, Demokrat, dan PAN menolak revisi UU MD3 masuk Prolegnas 2014 dan menjadi usul inisiatif DPR.

Alasan yang dikemukakan masing-masing perwakilan fraksi beragam, antara lain revisi itu seharusnya masuk Prolegnas 2015 dan harus melibatkan DPD.

“Kita sepakat dikembalikan ke Badan Musyawarah sampai Badan Legislasi menyelesaikan,” kata Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam Sidang Paripurna ke-10 di gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/11).

Fahri mengatakan keputusan mengenai revisi UU tentang MD3 ada dua kemungkinan, diterima atau ditolak. Menurut dia, apabila ditolak maka tidak bisa diajukan kembali dan proses pengajuannya menjadi rumit.

“Jadi, kami mengambil jalan tengah yaitu ditunda dan dijadwalkan dalam Bamus,” kata Fahri.

Artikel ini ditulis oleh:

ASCOPE Gelar Pertemuan di Bali Bahas Peta “Trans ASEAN Gas Pipeline’s”

Jakarta, Aktual.co — Perusahaan migas nasional (National Oil Company/NOC) negara-negara ASEAN komit untuk memperkuat konektivitas energi di kawasan sebagai upaya bersama untuk menjaga ketahanan, aksesibilitas, keterjangkauan, dan keberlanjutan energi di negara-negara anggota ASEAN.

“Sektor energi akan memiliki peranan penting bagi terciptanya proses integrasi kawasan melalui agenda besar Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” ujar Plt. Direktur Utama Pertamina Muhamad Husen di Denpasar, Kamis (27/11).

Dalam upaya memperkuat sektor energi di kawasan, katanya, diperlukan konektivitas dan integrasi pasar energi sehingga ASEAN dapat mencapai ketahanan energi, aksesibilitas, daya beli, serta keberlanjutan energinya.

“Sejalan dengan ini, NOC negara-negara ASEAN, termasuk Pertamina berkomitmen untuk dapat mewujudkan ketahanan energi di kawasan ASEAN sehingga memudahkan masing-masing negara, termasuk Indonesia mendapatkan akses sumber-sumber energi untuk memperkuat ketahanan energi nasional,” terang Husen.

ASCOPE akan membahas penyusunan Peta Trans ASEAN Gas Pipeline’s (TAGP) yang telah memiliki jaringan transportasi gas sekitar 3.377 km, dan dilengkapi dengan informasi baru berupa LNG Terminal di beberapa Negara anggota ASEAN. ASCOPE telah menjadi jembatan bagi terciptanya aktivitas perdagangan minyak dan produk di antara sesama anggota ASCOPE. Selain itu, kesempatan ini menjadi momentum yang baik bagi Pertamina dan anak perusahaan untuk memperkenalkan sekaligus menawarkan jasa dan teknologi migas yang telah dikuasai perusahaan kepada forum ASCOPE.  

Melalui ASCOPE pula NOC negara-negara ASEAN dapat bertukar informasi dan bekerjasama dalam hal pengembangan sumber daya manusia melalui program-program pelatihan dengan menggandeng agency, seperti PETRAD – International Programme for Petroleum Management and Administration in Norway, Coordinating Committee of Geosciences in East and Southeast Asia (CCOP), International Energy Agency (IEA), Economic Research Institute for ASEAN & East Asia (ERIA) dan the Asia Pacific Energy Research Centre (APERC).

Untuk diketahui, perusahaan-perusahaan migas nasional dari Negara-negara anggota ASEAN yang tergabung dalam ASCOPE (ASEAN Council on Petroleum) hari ini melakukan pertemuan di Denpasar Bali. ASCOPE menyelenggarakan pertemuan anggota yang ke-40 di Denpasar, Bali dihadiri oleh para CEO NOC dan 40th ASCOPE Council Member, di mana Pertamina bertindak selaku tuan rumah penyelengga.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tunda Pengganti Busyro, KPK Usulkan Pergantian Komisioner Dilakukan Serentak

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi mengharapkan untuk seleksi calon pengganti Busyro Muqodas dilakukan tahun depan saja, selain serentak dengan empat pimpinan KPK lainya dimana masa jabatanya habis pada Desember 2015, juga untuk efisiensi anggaran.
Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, KPK pernah menyampaikan keinginan itu melalui surat yang disampaikan secara resmi kepada Presiden Susilo Bambang Ydhoyono, dalam surat itu terdapat dua alasan mengapa pemilihan pimpinan KPK harus dilaksanakan serentak pada 2015.
Yang pertama, kata Johan menimbang soal  efektifitas dari sisi anggaran dan waktu dan kedua, “sebentar lagi yang empat habis, melihat itu bagaimana kalau diundur Desember 2015 agar pemilihannya serentak,” ujar Johan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/11).
“Tapi kemudian surat itu tidak diindahkan kemudian dibentuk Pansel (Panitia Seleksi) lalu kemudian pansel bertemu pimpinan KPK. Pendapat pimpinan masih sama,” terang Johan.
Meskipun demikian kata Johan, saat ini KPK tidak memiliki wewenang memilih calon pengganti Busyro, karena kewenangan sepenuhnya ada di Pemerintah dan DPR.
“Kalau KPK ditanya, KPK tidak menentukan, sekarang tergantung DPR, maunya apa, dipilih silahkan tidak juga silakan,” kata Jubir yang merangkap jabatan sebagai Deputi Pencegahan KPK itu.
“Jika ditanya apa kemauan KPK, pemilihan diundur saja tahun depan,  yang dua sekarang dibarengin dengan nanti yang lain,” tutup Johan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Penunjukkan RD Sebagai Pelatih Persija “Dadakan”

Jakarta, Aktual.co — Penunjukkan Rahmad Darmawan sebagai pelatih baru klub Persija Jakarta, memang menjadi sebuah kejutan. Pasalnya, dari beberapa nama yang digadang-gadang, pelatih yang biasa disapa “coach” RD, tidak masuk ke dalam daftar kandidat pelatih Persija.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus akhirnya membeberkan alasan mengapa manajemen menunjuk mantan pelatih Persebaya Surabaya itu sebagai pelatih pengganti Benny Dollo.

“Perhelatan untuk mendapatkan pelatih itu keras. Bahwa memang Dejan Antonic terikat kontrak dengan Pelita Bandung Raya (PBR). Dinamika yang ada supaya mendapatkan pelatih yang ideal. Beberapa pelatih lain yang kita bidik masih terikat kontrak,” ungkap Ferry kepada wartawan di Sekretaris Persija, Senayan, Jakarta Kamis (27/11).

Lebih lanjut disampaikan Ferry, penunjukkan mantan pelatih Timnas U-23 SEA Games 2013 itu, didasarkan pada satu prinsip yaitu kesamaan visi dan misi. Oleh karena itu, Ferry pun tak berpaling jika proses kesepakatan dengan RD tidak berlangsung lama.

Hal senada juga diungkapkan Rahmad Darmawan. Disampaikan oleh RD bahwa, untuk merampungkan kesepakatan dengan klub berjuluk Macan Kemayoran itu hanya membutuhkan waktu dua hari.

“Tidak ada sesuatu yang direncanakan. Tapi kadang-kadang ada kesempatan di depan mata, hanya dua hari negosiasi,” ungkapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain