3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41526

BBM Naik, Kunjungan Wisatawan ke Sabang Belum Terpengaruh

Banda Aceh, Aktual.co —Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi belum mempengaruhi minat wisatawan nusantara untuk menyambangi Pulau Sabang, di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. 
Padahal, tarif transportasi laut dari Banda Aceh – Sabang atau sebaliknya naik sekitar Rp 15.000.
“Kenaikan BBM tidak mempengaruhi minat wisatawan ke Sabang. Mungkin, karena kenaikan transportasinya tidak begitu mahal. Sehingga, wisatawan masih ‘fine’ saja,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Sabang, Zulfi kepada Aktual.co, Minggu (23/11).
Disebutkan, untuk kapal cepat harga tiket kelas bisnis kini Rp 65.000 naik menjadi Rp 75.000. Sedangkan kelas ekonomi dari Rp 75.000 menjadi Rp 90.000. Dan kelas VIP dari Rp 95.000 menjadi Rp 110.000 per orang. 
Khusus untuk kapal fery harga tiket naik dari Rp 25.00 menjadi Rp 35.000 per orang.
Disebutkan, sejumlah obyek wisata di Sabang seperti Pulau Weh, Tugu Nol Kilometer, dan lain sebagainya masih sangat diminati wisatawan nusantara. 
Keindahan panorama alam bawah laut pulau itu membuat wisatawan betah berlama-lama di pulau tersebut.“Semoga ke depan, wisatawan semakin ramai di Sabang.” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Polisi Ringkus Tersangka Pembunuh Pelatih Tari

Jakarta, Aktual.co — Petugas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan meringkus tersangka Mkh (18) warga Pondok Bekala Simalingkar A yang diduga pembunuh pelatih tari, Hendra Tumanggor (40) di Kompleks Golden Vista Jalan Letjen Djamin Ginting, Medan.

Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta Karokaro mengatakan tersangka ditangkap pihak berwajib di kawasan Jalan Letjen Djamin Ginting Simpang Gardu, Kecamatan Pancur Batu.

“Motif pembunuhan yaitu tersangka merasa marah diajak oleh korban untuk melakukan hubungan intim yang tidak disukai pelaku Mkh. Tersangka akhirnya marah terhadap korban,” ujarnya di Medan, Minggu (23/11).

Saat tersangka berada di rumah Hendra dan melihat sepeda motor, timbul niat pelaku untuk memilikinya. Kemudian, tersangka melihat sebilah parang di rumah korban dan mengambilnya, serta mendatangi Hendra di kamarnya yang sedang lagi tertidur dengan polisi telungkup.

“Tersangka langsung mengayunkan parang tersebut sebanyak tiga kali kebagian punggung korban, sehingga Hendra tidak bernyawa lagi di tempat kejadian,” katanya.

Akibat perbuatan tersangka yang membunuh dan menghilangkan nyawa korban tersebut, dijerat melalui pasal berlapis, yakni Pasal 338, Pasal 340 dan Pasal 365 dengan ancaman hukuman seumur hidup.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Batu Mulia Halmahera Tembus Pasar Ekspor

Jakarta, Aktual.co —   Batu mulia dengan nama batu maba asal Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara (Malut), semakin diminati di pasaran domestik. Bahkan menembus pasar ekspor seperti ke Tiongkok dan Taiwan.

“Permintaan batu maba dari Halmahera Timur berdatangan dari para pengusaha batu permata di Jakarta, Makassar dan Balikpapan. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor,” kata salah seorang pengusaha batu maba, Ifan di Ternate, Minggu (23/11).

Batu maba diminati pasar domestik dan ekspor karena memiliki corak warna yang khas dan beragam. Secara keseluruhannya memiliki 25 corak warna, seperti hijau, hitam, kuning dan loreng. Selain itu ada jenis batu jahanam yang dikenal memiliki khasiat sebagai terapi penyembuhan.

Permintaan batu maba saat ini mencapai 100 kg per tiga hari dan jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah karena permintaan serupa juga mulai berdatangan dari berbagai kota lainnya di Indonesia.

Batu maba tersebut dikirim dalam bentuk setengah jadi (potongan segi empat), namun ke depan diupayakan dalam bentuk jadi, misalnya berupa batu cincin atau bahan aksesori lainnya sehingga bisa memiliki nilai jual lebih tinggi.

Batu maba, semula tidak dikenal luas karena kurangnya keseriusan Pemkab Halmahera Timur untuk memromosikan potensi batu mulia di daerah itu. Padahal dari segi corak warna tidak kalah bersaing jika dibandingkan dengan batu mulia lainnya dari Malut, seperti batu Bacan dan batu Obi di Halmahera Selatan.

Batu maba dari daerah penghasil nikel itu, mulai dikenal luas setelah perajin mencoba memperkenalkannya kepada para pengusaha batu permata di sejumlah kota di Indoensia, seperti Jakarta, Makassar dan Balikpapan.

“Mereka kemudian menawarkannya kepada para pelanggannya di dalam dan luar negeri dan ternyata sangat diminati. Sejak saat itu, saya diminta untuk mengirim batu maba kepada mereka secara rutin setiap minggunya, bahkan sekarang dalam setiap tiga hari mengirim sedikitnya 100 kg,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Geolog: Blok Mahakam Simpan Cadangan Migas Besar

Jakarta, Aktual.co — Geolog Rovicky Dwi Putrohari mengungkapkan cadangan minyak dan gas bumi (Migas) di Blok Mahakam, Kalimantan Timur, masih cukup besar.

“Cadangan migas Mahakam masih besar. ‘Upside potential’ atau lapangan yang belum dikembangkan di sekitar Mahakam masih menyimpan potensi besar,” ujar Rovicky di Jakarta, Minggu (23/11).

Pemerintah berencana menyerahkan pengelolaan Mahakam ke Pertamina pascahabis kontrak dengan Total E&P Indonesie pada 2017. Pertamina bisa mengelola 100 persen Mahakam atau mengajak Total dengan kompensasi memperoleh blok milik perusahaan asal Perancis tersebut di luar negeri.

Menurut Rovicky, mantan Ketua Umum Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) itu, saat ini, Mahakam belum dikembangkan secara optimal. Wilayah tersebut, dalam istilah geologi belum dilakukan “go deeper” atau upaya mencari migas di “reservoir” yang lebih dalam lagi atau di bawah yang ada saat ini. Teknologi “go deeper” yang biasa dipakai adalah tekanan tinggi temperatur tinggi (high pressure high temperature/HPHT).

“Mahakam belum dieskplorasi ‘reservoir’ yang lebih dalam lagi dan menyimpan potensi yang besar. Kalau itu dilakukan, ditemukan cadangan migas yang besar,” katanya.

Ia mencontohkan, Blok Cepu yang sebenarnya lapangan tua, namun setelah dilakukan “go deeper” dengan teknologi HPHT ditemukan cadangan besar.

“Nah, di Mahakam ini belum dilakukan HPHT,” ujarnya.

Hanya saja, teknologi HPHT memiliki risiko tinggi dengan biaya besar. Opsi kolaborasi Pertamina bersama Total dengan skema pertukaran (swap) aset, bisa menjadi pertimbangan, sehingga dapat berbagi risiko dan biaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Dua Polisi Ditetapkan Tersangka Penganiaya Wartawan

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian Resor Kota Besar Makassar menetapkan dua orang anggota Brimob Polda Sulselbar sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan sejumlah wartawan saat bentrokan antarmahasiswa dan polisi.

“Untuk kasus penganiayaan terhadap rekan-rekan jurnalis itu, penyidik sudah menetapkan dua orang tersangka dan keduanya dari satuan Brimob,” ujar Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Endi Sutendi di Makassar, Minggu (23/11).

Kedua oknum anggota Brimob Polda Sulselbar yang ditetapkan menjadi tersangka penganiaya sejumlah wartawan itu yakni berinisial Bripda YP dan Bripda FA.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah dinyatakan terbukti menganiaya dua wartawan televisi yakni Vincent Waldy dari Metro TV dan seorang wartawan Celebes TV, Ikrar Assegaf.

Kombes Pol Endi Sutendi menyatakan, bahwa keduanya dikenakan pasal Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers dan KUHP dengan ancaman hukuman dua tahun sampai empat tahun penjara.

“Jadi kedua tersangka itu dikenakan pasal UU tentang Pers dan KUH-Pidana. Mereka juga akan dikenakan sanksi disiplin sesuai dengan pasal 9 PP Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Disiplin Anggota Polri,” tegas mantan Wakapolrestabes Makassar tersebut.

Sementara itu, Koordinator Koalisi Jurnalis Makassar (KJM) Adam Djumadin memberikan apresiasi kepada kepolisian setelah ditetapkannya dua orang tersangka dalam kasus itu.

“Yang pastinya, kita tidak akan berhenti melakukan pengawalan terhadap kasus penganiayaan yang dialami teman-teman dan kita memberikan apresiasi kepada penyidik karena sudah menggunakan Undang Undang Pers terhadap tersangka,” katanya.

Namun meskipun memberikan apresiasi, Ketua Bidang Advokasi Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) itu mengaku jika pelaku penganiayaan sesuai dengan kesaksian sejumlah wartawan bukanlah dua orang polisi.

“Kami meminta keadilan atas tindakan aparat kepada rekan-rekan kami. Kami ingin sampaikan kepada semua aparat, kalau kerja-kerja wartawan dilindungi oleh undang-undang, apalagi banyak masyarakat membutuhkan informasi. Kami ingin dihargai dalam menjalankan tugas, bukannya dianiaya,” ujarnya.

Sebelumnya, penganiayaan terhadap sejumlah wartawan itu terjadi ketika para juru foto dan juru kamera yang berada di belakang aparat kepolisian menjadi sasaran saat bentrokan mahasiswa dan polisi. Bahkan para wartawan yang menjadi sasaran bukan cuma dianiaya tetapi sejumlah kamera dirusak dan kartu memori penyimpanannya juga dirampas oleh aparat.

Dari tujuh wartawan yang menjadi korban, tiga diantaranya telah melapor masing-masing Ikhsan Arham alias Asep (Harian Rakyat Sulsel), Iqbal Lubis (Koran Tempo Makassar), dan Vincent Waldy (Metro TV).

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Dua Kampung Bentrok di Buleleng

Denpasar, Aktual.co — Warga dua kampung Banjar Tengah dan Banjar Jero Agung, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng terlibat bentrok. Bahkan, Kapolsek Seririt, Komisaris Ida Bagus Dedy menjadi korban dari kebrutalan bentrok dua kampung tersebut. Kapolesk terkena lemparan batu.

Hal itu terjadi saat petugas gabungan TNI/Polri berupaya membubarkan massa yang bringas. Tembakanpun dilepaskan ke udara.

“Kedua warga terlibat aksi lempar batu. Kami berupaya melerai bentrokan,” kata Dedy, Minggu (23/11).

Saat berupaya dilerai aparat keamanan, warga yang beringas justru malah balik menyerang polisi.

“Tadi kami dilempari banyak sekali batu. Tangan saya terkena lemparan batu,” tutur Dedy.

Dua orang pemuda diamankan. Mereka adalah I Gusti Agung TA (22) dan Kadek Agung Kariawan (22). Keduanya diduga sebagai provokator bentrokan dua warga kampung tersebut.

Hingga kini, petugas masih berjaga-jaga mengantisipasi kembali pecah bentrok susulan. Dedy sendiri belum mengetahui asal muasal bentrokan pecah.

“Kami masih selidiki penyebabnya. Dua pemuda sudah kita amankan untuk kita periksa intensif,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain