2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42383

Untuk Internet Kecepatan Tinggi, Objek Wisata Pangandaran Dipasang Serat Optik

Jakarta, Aktual.co — Telkom melakukan restrukturisasi jaringan telekomunikasi di kawasan obyek wisata Pangandaran dengan serat optik untuk kebutuhan layanan internet berkecepatan tinggi.
“Tahun ini program pemasangan serat optik dilakukan di obyek wisata Pangandaran. Diharapkan peningkatan layanan telekomunikasi ini bisa meningkatkan nilai tambah di kawasan wisata itu,” kata Deputi EGM Telkom Regional III Jawa Barat, Soendoyoadi, di Bandung, Jumat (24/10).
Meski bentangan serat optik yang harus dipasang cukup panjang, lebih dari 30 kilometer di sepanjang kawasan pantai selatan itu. Program penggantian jaringan kabel dengan serat optik di kawasan itu dimulai sejak Mei 2014.
“Target pertama adalah di kawasan Pantai Pananjung Pangandaran, untuk hotel-hotel dan fasilitas umum di sana. Selain itu kami juga pasang akses point WiFi I di sejumlah titik,” imbuhnya.
Peningkatan kapasitas layanan broadband juga disinergikan dengan program Telkomsel di kawasan itu yang menyediakan acces point yang memungkinkan untuk dimanfaatkan oleh pengunjung.
“Bagi yang belum terakses serat optik, kita berkolaborasi dengan Telkomsel,” katanya.
Sementara itu General Manager Wilayah Telekomunikasi Jabar Timur Selatan (Tasikmalaya) Harry Afiadi Achmad menyebutkan Telkom Jabar bagian timur dan selatan itu juga menempatkan WiFi ID dan speedy hotspot di sejumlah titik.
Sampai saat ini sudah ada 1.802 access point yang ditempatkan. Di antaranya sebanyak 419 di sekolah, 362 di hotel, 295 di kantor, 168 di kampus, 107 di rumah sakit, 55 di publik area, 42 di mall atau toko, dan 38 di restoran.
“Sampai akhir tahun ditargetkan terpasang 2.000 access point,” ucap Harry menambahkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Simpan Ganja 24 Kilo, Kakek Dibekuk Polisi

Jakarta, Aktual.co —Kepolisian Sektor Cipayung Jakarta Timur menangkap seorang kakek berinisial YA berumur 61 tahun lantaran menyimpan ganja seberat 24 kilogram di rumah kontrakannya.
Dia ditangkap 8 Oktober lalu di Jalan Pagelarang RT07/03 No 04 kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
“Dari penggeledahan tersebut diamankan tersangka YA, dengan barang bukti 24 kilogram ganja kering yang dibagi jadi lima bal,” kata Kasatres narkoba Polres Jakarta Timur, AKBP Afrisal , Kamis (24/10).
Lima bal itu terdiri dari empat bal daun ganja kering yang dibalut lakban warna cokelat yang disimpan di kardus rokok dan satu baal disimpan di kardus helm.
Dari hasil pemeriksaan, kata dia, YA ternyata bertindak sebagai kurir narkotika jenis ganja.  
Dalam pengakuannya dia disuruh oleh TJ (DPO) untuk menerima daun ganja yang dikirim melalui Y yang datang menggunakan bus Damri di dekat terminal stasiun Gambir, sekitar awal Oktober 2014. 
Untuk jadi kurir ganja, Y mendapat uang Rp150ribu tiap kilogramnya. “Rencananya YA akan mengirim paket daun ganja kering ke daerah Bekasi , namun belum sempat diantarkan tersangka sudah tertangkap anggota reskrim Polsek Cipayung,” ungkapnya.
Total barang bukti. Yang didapat dari tersangka berupa ganja kering seberat 24 kilogram dengan nilai nominal sebesar Rp72juta. Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 111 ayat (1) UU RI. No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ia mendapat ancaman hukuman paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Artikel ini ditulis oleh:

Polda Aceh Buru Kelompok Bersenjata

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian Daerah Aceh hingga kini masih memburu tiga kelompok kriminal bersenjata yang diduga kerap melakukan aksi kejahatan di kawasan Kabupaten Aceh Timur.
“Polisi terus mengejar keberadaan kelompok kriminal bersenjata tersebut. Keberadaan mereka meresahkan masyarakat,” kata Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi di Banda Aceh, Jumat (24/10).
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi usai memimpin apel gabungan pembubaran pasukan pengamanan pemilu 2014 yang tergabung dalam Operasi Mantap Bharata di Markas Polda Aceh.
Namun jenderal berbintang dua tersebut tidak menyebutkan nama-nama tiga kelompok kriminal bersenjata di Aceh Timur itu. Hanya saja, ia menyebutkan, kejahatan yang mereka lakukan di antaranya pemerasan, perampokan, ancaman, dan kriminalitas lainnya.
Irjen Pol Husein Hamidi menegaskan, kepolisian sudah mengidentifikasi tiga kelompok kriminal bersenjata api tersebut, termasuk para anggotanya. Karena itu, mereka diminta segera menyerahkan diri secepatnya.
“Kami mengimbau para anggota ke tiga kelompok kriminal bersenjata tersebut segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatan secara hukum. Kalau tidak, polisi akan terus mengejar sampai kapan pun,” pungkas Kapolda Aceh.

Artikel ini ditulis oleh:

Ketum Golkar Datangi Jusuf Kalla

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (24/10).
Ical datang ke Kantor Wapres jam 12.50 WIB disampingi ketua DPP Golkar Fuad Hasan Mansur. Mereka langsung diterima oleh Jusuf Kalla di ruang kerjanya.
Sesaat kemudian mereka duduk bersama di ruang kerja Jusuf Kalla dan melakukan obrolan ringan dan selanjutnya makan siang bersama.
Namun belum diketahui agenda apa yang akan dibicarakan oleh JK dan ARB. Ikut dalam pertemuan itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Kapolda Jawa Tengah: Panpel Persis Solo Bertanggung Jawab

Jakarta, Aktual.co — Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Nur Ali meminta panitia penyelenggara pertandingan antara Persis Solo melawan Martapura FC yang berakhir rusuh hingga menewaskan satu orang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Kapolres sudah diarahkan untuk meminta pertanggungjawaban penyelenggara pertandingan,” kata Kapolda di Semarang, Jumat (24/10).
Termasuk, lanjut dia, mengusut kematian salah seorang penonton yang disebabkan oleh tusukan benda tajam.
Ia menuturkan korban dalam kerusuhan tersebut, Joko Riyanto warga Ngaliyan, Simo, Kabupaten Boyolali tewas karena tusukan benda tajam.
Selain itu, korban juga terinjak-injak oleh penonton lainnya.
“Hasil autopsi menyatakan meninggal karena tusukan benda tajam, bukan karena tembakan senjata api,” katanya.
Adapun berkaitan dengan adanya sanksi akibat kerusuhan yang terjadi tersebut, ia meminta PSSI tegas dalam menegakkan aturan.
“Saya dengar ada larangan menggelar pertandingan selama enam bulan, aturan itu harus ditegakkan,” katanya.
Menurut dia, pertandingan yang berakhir ricuh tersebut juga tidak mengaontongi izin dari kepolisian.
Sebelumnya, pertandingan antara Persis Solo melawan Martapura FC di Stadion Manahan Solo pada Rabu (22/10) berakhir rusuh.
Dalam kerusuhan tersebut seorang penonton yang bernama Joko Riyanto warga Ngaliyan, Simo, Kabupaten Boyolali tewas.
Joko tewas akibat tusukan benda tajam di bagian dada yang menembus hingga paru-paru.

Artikel ini ditulis oleh:

Golkar Tegaskan KIH Meminta Jatah Pimpinan Komisi

Jakarta, Aktual.co — Ketua DPP Partai Golkar bidang Sumber Daya Manusia Muhammad Aziz Syamsuddin mengatakan, Koalisi Indonesia Hebat yang meminta jatah pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan kepada Koalisi Merah Putih.
Hal itu dikatakan Aziz menanggapi kabar soal KMP yang memberikan KIH jatah pimpinan dan alat kelengkapan dewan.
“Mereka (KIH/PDIP Cs) yang meminta ke kita (KMP),” kata Aziz saat dihubungi, Jumat (24/10).
Karena adanya permintaan itu, maka KMP pun memberikan kepada KIH. “Diminta, ya dikasih,” kata dia. (Baca: Jatah Pimpinan Komisi untuk PDIP, Golkar Tak Satu Suara)
Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Ade Komaruddin mengatakan, KMP memberikan jatah pimpinan Komisi ke fraksi PDI Perjuangan. 
“Kita musyawarah mufakatkan. Dari proses musyawarah itulah (PDIP cs dikasih jatah pimpinan Komisi) kita kan sama-sama di sini (DPR),” kata Ade di gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/10).
Namun dirinya enggan mengatakan, PDIP Cs akan dapat jatah Komisi mana saja. Dia juga tak mau menjelaskan, apakah pimpinan komisi itu hanya diberikan kepada PDIP saja atau juga PKB, NasDem, Hanura ataupun PPP.
Yang jelas, pihaknya akan membicarakan ini kepada PDIP. Soal pembagian di antara partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat, hal itu diserahkan kepada PDIP.
Sedangkan menurut politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo, KMP tidak memberikan jatah pimpinan komisi ke Koalisi Indonesia Hebat. Melainkan KIH yang meminta pada KMP.
“Jadi, KIH atau PDIP (pimpinan KIH) mendesak KMP (memberikan jatah komisi), awalnya minta 10 pimpinan komisi (termasuk AKD), (lalu) berkurang menjadi 5. 4 untuk komisi dan 1 AKD. Jadi bukan kita yang memberikan,” kata Bambang.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain