14 April 2026
Beranda blog Halaman 42609

Ramalan Cuaca Jabodetabek Untuk Hari Ini

Jakarta, Aktual.co — Walaupun sudah memasuki bulan Oktober, yang biasanya ditandai dengan musim penghujan, namun tidak berlaku untuk tahun ini. Ada sejumlah daerah yang masih mengalami kemarau. Walaupun ada pula daerah di indonesia yang sudah diguyur hujan.
Bagi Anda warga Jabodetabek, yang akan beraktifitas pada hari ini, Kamis (30/10), tidak ada salahnya untuk mengecek kondisi cuaca yang terjadi sehari ini. Berikut ini kami sertakan prakiraan cuaca untuk hari Kamis, 30 Oktober 2014 yang dikutip dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). 
Kepulauan Seribu, Pagi hingga siang hari akan diguyur hujan ringan, sedangkan malam kondisinya berawan. 
Jakarta Utara akan memiliki cuaca yang sama dengan Kepulauan Seribu, Pagi dan Siang Hari Hujan Ringan, sedangkan Malam Berawan.
Jakarta Pusat, selama seharian ini, keadaan cuaca di Jakarta Pusat akan sama yaitu Berawan.
Jakarta Selatan, Pagi hari akan Cerah Berawan. Siang dan Malam hari akan Hujan Ringan.
Jakarta Timur, Pagi hari akan Hujan Ringan. Untuk Siang sampai Malam hari akan Berawan.
Jakarta Barat, bagi Anda di daerah ini, bersiaplah, sebab Pagi hari akan Cerah Berawan. Siang hingga Malam akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Depok, Kondisi cuaca Depok sama dengan Jakarta Barat. 
Tangerang, Kondisi pagi hari akan Cerah Berawan, Siang Hari akan Hujan Sedang. Malam harinya akan diguyur Hujan Ringan.
Bekasi, Pagi hari akan diguyur Hujan Ringan. Untuk Siang hingga Malam hari kondisinya Berawan.
Bogor, Pagi hari Bogor akan Cerah Berawan. Siang hari diguyur Hujan Sedang. Dan Malam hari cuacanya Berawan.

Ahok Mau Masjid di Jakarta Terpasang Internet

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Provinsi DKI berencana melengkapi fasilitas di masjid-masjid di Jakarta, agar memberikan kenyamanan bagi para jemaah.
Nantinya, masjid bakal dilengkapi fasilitas seperti lahan parkir, taman, perpustakaan, hingga akses internet gratis. 
“Kalau kita lihat masjid di Jakarta banyak yang kecil sempit. Nah, itu biasanya ada lahan kosong di sekitar mesjid. Karena itu Pemprov DKI mau bantu untuk beli tanah itu biar kita buat lahan terbuka hijau, dan parkir lebih luas,” ujar Plt Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balaikota DKI, Rabu (29/10).
Ahok mengatakan untuk masjid yang di sekitarnya terdapat lahan kosong, dapat ditawarkan atau dijual ke pihak Pemprov DKI dengan harga yang sesuai NJOP untuk kemudian dibangun fasilitas-fasilitas yang sesuai dengan luas lahan tersebut.
“Kita harapkan masjid-masjid bapak ibu di kiri dan kanan maunya mau kita beli sesuai NJOP atau appraisal, nanti kita jadikan taman supaya anak-anak muda bisa senang berkumpul,” ujarnya.
Ahok mengatakan rencana tersebut sudah mulai dilakukan di Masjid Luar Batang di Muara Baru, Jakarta Utara.
“Saya lagi cari siapa pemilik lahan perumahan di sana. Karena Masjid Luar Batang menjadi tanda ketika Jakarta merebut kembali Batavia. Nanti di depannya kita buat plaza yang baik dengan batu-batu andesit, seperti di depan museum Fatahillah, jadi di depannya bukan kawasan kumuh,” ujarnya.
Untuk fasilitas akses internet gratis, Pemprov mengaku mencontek dari kebijakan yang telah diterapkan oleh Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung sejak 2013 lalu.
“Anak-anak kalau mau pakai password wifi-nya untuk baca harus sholat dulu, kira-kira begitu. Kita siapkan juga perpustakaan yang bisa diakses dengan internet,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

1.000 Seniman Pamerkan Karyanya di Pameran Sculpture by The Sea

Jakarta, Aktual.co — Pameran patung tahunan yang bernama Sculpture by the Sea dilakukan di area secara terbuka. Acara terbesar dari negara Australia, Diselenggarakan di kawasan pantai di Sydney dan Perth, pameran ini dimulai sejak tahun 1996. Dan tahun ini, Sculpture by the Sea telah memasuki tahun ke-18.
Sculpture by the Sea memajang semua karya seniman lokal dan internasional di sepanjang 2 kilometer dari Bondi Beach hingga ke Pantai Tamarama. 
Pameran ini menampilkan lebih dari 100 patung yang merupakan karya dari seniman yang berasal dari 16 negara. Beberapa patung yang berhasil menjadi perhatian pengunjung tahun ini, termasuk counter dari Geoffrey Drake-Brockman, yang dapat menghitung jumlah pengunjung saat mereka berjalan melalui itu, dan wajan raksasa buatan Andrew Hankin.
Tahun ini, Sculpture by the Sea menampilkan karya dari 1000 seniman. Pameran ini akan berlangsung dari 23 Oktober sampai 9 November mendatang.

Soal Hukuman PSIS, Wali Kota Semarang Jadwalkan ke Kantor PSSI Pusat

Jakarta, Aktual.co — Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, berencana mendatangani kantor PSSI Pusat di Jakarta. Hal itu dilakukannya, untuk meminta keringan hukuman bagi PSIS Semarang oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

PSIS Semarang dan PSS Sleman, diberikan hukuman diskualifikasi oleh Komdis PSSI, terkait praktek “sepakbola gajah” dalam pertandingan terakhir babak delapan besar Divisi Utama, Minggu (26/10) lalu.

“Saya merencanakan dengan Kepala Dinas Pemuda, Sosial, dan Olahraga (Disospora) dalam 1-2 hari ini akan ke Jakarta. Kemungkinan akan mampir ke PSSI untuk menanyakan apakah diskualifikasi sudah final,” katanya di Semarang, Rabu (29/10).

Hendi berharap ada kebijaksanaan lain atas sanksi yang bisa diberikan pada PSIS, semisal didenda atau dikenai sanksi beberapa kali pertandingan tanpa adanya penonton.

Hendi menilai, sanksi denda atau pertandingan tanpa penonton lebih bijaksana diberikan, ketimbang harus didiskualifikasi yang membuat seolah-olah perjalanan dari awal sampai sekarang tidak dihargai.

“Saya ‘pengin’ klarifikasi, sekaligus meminta kebijaksanaan kepada Komdis PSSI. Walaupun, saya tidak tahu berhasil atau tidak hukuman diskualifikasi diubah dengan hukuman yang lainnya,” katanya.

Pertandingan babak delapan besar kompetisi sepak bola Divisi Utama PSIS melawan PSS Sleman, Minggu (26/10), ditandai kejadian lima gol bunuh diri dan kedudukan akhir pertandingan 3-2 untuk PSS Sleman.

Artikel ini ditulis oleh:

Wali Kota Semarang Minta Keringanan Hukuman PSIS

Jakarta, Aktual.co — Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, meminta kebijaksanaan Komisi Disiplin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) atas sanksi diskualifikasi terhadap PSIS Semarang.

“Jadi ‘eman-eman’ (disayangkan). Artinya, perjalanan dari awal melihat persiapan PSIS, timnya semakin hari semakin matang. Sudah lolos semifinal, kurang satu tahap,” katanya di Semarang, Rabu (29/10).

Akan tetapi, kata dia, karena strategi keliru atau emosi yang tidak bisa diredam membuat PSIS harus didiskualifikasi dari babak delapan besar Kompetisi Sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia 2014.

“Saya merencanakan dengan Kepala Dinas Pemuda, Sosial, dan Olahraga (Disospora) dalam 1-2 hari ini akan ke Jakarta. Kemungkinan akan mampir ke PSSI untuk menanyakan apakah diskualifikasi sudah final,” katanya.

Seandainya belum final, kata dia, barangkali ada kebijaksanaan lain atas sanksi yang bisa diberikan pada PSIS, semisal didenda atau dikenai sanksi beberapa kali pertandingan tanpa adanya penonton.

Hendi menilai sanksi denda atau pertandingan tanpa penonton lebih bijaksana diberikan, ketimbang harus didiskualifikasi yang membuat seolah-olah perjalanan dari awal sampai sekarang tidak dihargai.

“Saya ‘pengin’ klarifikasi, sekaligus meminta kebijaksanaan kepada Komdis PSSI. Walaupun, saya tidak tahu berhasil atau tidak hukuman diskualifikasi diubah dengan hukuman yang lainnya,” katanya.

Dari pihak manajemen PSIS, kata dia, sudah menyampaikan laporan dalam dua hari ini untuk menjelaskan kondisi tersebut, yang akhirnya justru membuat PSIS didiskualifikasi karena dinilai tidak sportif.

“Kalau ‘ga’ nanti (29/10) sore, ya besok (30/10) ke Jakarta, bisanya ketemu kapan. Kami menyampaikan keinginan warga Kota Semarang. Nantinya, tergantung hasil dari Jakarta (bertemu PSSI),” katanya.

Jika ternyata diskualifikasi sudah final, Hendi mengakui sanksi itu menjadi pembelajaran yang berat bagi PSIS yang menegaskan jangan sampai pertandingan olahraga dinodai oleh ketidak-sportifan.

Pertandingan babak delapan besar kompetisi sepak bola Divisi Utama PSIS melawan PSS Sleman, Minggu (26/10), ditandai kejadian lima gol bunuh diri dan kedudukan akhir pertandingan 3-2 untuk PSS Sleman.

Atas kejadian pada pertandingan untuk menentukan juara grup yang maju babak empat besar itu, Komdis PSSI di Jakarta, Selasa (28/10) memutuskan dua klub, yakni PSS Sleman dan PSIS didiskualifikasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Penangkapan Dramatis Sejumlah Artis yang Terjerat Narkoba

Jakarta, Aktual.co — Jika membahas mengenai penangkapan artis Indonesia karena terjerat kasus narkoba, mungkin Tessy Srimulat bukanlah artis pertama dalam kasus tersebut. Puluhan nama artis telah terjerat karena barang haram tersebut. Ada yang bisa bebas, namun ada pula yang setelah bertahun-tahun kembali tertangkap karena kasus yang sama.
Ada juga beberapa artis yang terjerat seperti Sammy Simorangkir, Yoyo Padi, Roy Marten, Gary Iskak, Revaldo, Doyok, Gogon dan Andika Mahesa, dan masih ada beberapa yang lain. 
Namun diantara kasus tersebut terjadi penangkapan yang begitu mengejutkan atau dramatis, diantaranya.
1. TessyTessy ditangkap di kampung Rawa Bugel, Bekasi, setelah mobil Mercy Benz B 165 JP yang ia kendarai diikuti pihak kepolisian. Ia ditahan bersama dua rekannya yaitu Pudji Sapto dan Ahmad Jamhari. Dan insiden mengejutkannya adalah saat tessy meminta izin untuk ke kamar kecil, dan di dalam kamar kecil tersebut ia meminum cairan pembersih toilet hingga dilarikan ke rumah sakit. Tessy yang melakukan percobaan bunuh diri akhirnya gagal.
2. Raffi AhmadRaffi yang digerebek langsung dirumahnya pada tanggal 27 Januari 2013 silam sekitar pukul 05.00 WIB. Dalam penggerebekan besar tersebut 17 orang, 13 laki-laki dan 4 wanita. Selain itu empat orang di antara mereka artis.
Ditemukan barang bukti berupa ganja dan MDMA, Raffi sendiri sempat menghilang selama beberapa waktu dan terjadi tarik ulur antara BNN dan pihak pengacaranya. Raffi akhirnya bebas karena belum ada UU yang memperkarakan pengguna narkoba jenis Kathinone seperti yang dipakainya. Meski demikian BNN tampaknya tida melepas Raffi Ahmad begitu saja, dan menyebut statusnya masih tersangka.
3. Roger DanuartaSaat ditemukan oleh pihak kepolisian, keadaan artis Roger Danuarta ini cukup ekstrem. Ia tertidur di mobil Mercy B 368 RY, dengan jarum suntik masih melekat di tangannya. Mobil tersebut berhenti di tengah jalan, dan membuat orang-orang curiga dan melaporkannya. 
Tertangkap tangan sedang mengonsumsi narkoba, Roger Danuarta harus menjalani berbagai proses hukum yang berbelit. Akhirnya ia dibebaskan dari hukuman yang seharusnya dijalani karena faktor kesehatan, dan harus menjalani pembinaan di BNN, di Desa Wates, Cikopo.
4. RevaldoKasus artis Revaldo juga cukup lama ditangain, pasalnya saat penangkapan sempat terjadi kejar-kejaran antara Revaldo dengan kepolisian mulai dari Tebet hingga S Parman.  
Ia pernah ditangkap pada 7 September 2007 silam, dan kembali ditangkap pada tanggal 20 Juli 2010. Revaldo dan dua temannya AM dan AR ditangkap di pinggir jalan S Parman, persis di depan Polres pada pukul 16.00 WIB. 
Artis tersebut tertangkap dengan barang bukti 50 gram sabu, 1 paket ganja, 1 unit alat isap, dan beberapa bekas isap sabu. Karena ia sudah dua terjerat kasus yang sama, akhirnya Revaldo mendapat vonis 7 tahun penjara.

Berita Lain