9 April 2026
Beranda blog Halaman 42644

Menteri BUMN Ingin Bangun Sekolah Perawat

Jakarta, Aktual.co —Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno mengungkapkan bahwa dirinya memiliki rencana untuk membangun sekolah perawat mengingat banyaknya BUMN yang memiliki Rumah Sakit (RS).

“Saya melihat kemungkinan untuk BUMN membangun sekolah perawat,” kata Rini saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/10).

Ia mejelaskan bahwa tujuan dari pembangunan sekolah perawat ini adalah guna meningkatkan jumlah perawat handal di dalam negeri. Kemudian nantinya para pelajar dapat melakukan magang di setiap rumah sakit BUMN.

“Nanti mereka magang di RS mereka, lalu menjadi pekerja handal yang bisa bekerja di dalam dan luar negeri,” jelasnya.

Rini menilai pembangunan sekolah perawat tersebut amat sangat penting mengingat sangat dibutuhkan dan sudah menjadi tanggung jawab pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN sebagai agen pembangunan pemerintah.

“Kami mempunyai tanggung jawab bersama bilamana kita mengirimkan tenaga-tenaga pekerja ke luar adalah tenaga kerja yang berkualitas. sehingga mereka di sana tidak diperlakukan seenaknya. Inilah yang dimaksud BUMN sebagai agen pembangunan,” cetusnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pemain PSIS Mengaku Gol Bunuh Diri Karena Emosi

Jakarta, Aktual.co — Pencetak dua gol bunuh diri dari klub PSIS Semarang, Komedi, mengaku bahwa dirinya emosi ketika melihat pemain PSS Sleman melakukan gol bunuh diri.

“Emosi saat itu mas. PSIS Semarang seperti diremehin,” tutur Komedi kepada Aktual.co, di sekretariat PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (28/10).

Dikatakan Komedi, jika dirinya akan bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukan.

Komedi juga mengatakan, bahwa gol bunuh diri tersebut, bukan atas intervensi siapapun. Disampaikan Komedi, bahwa peristiwa tersebut murni karena spontanitas.

“Siap tanggung jawab mas. Tidak ada yang menyuruh, itu spontas terjadi setelah melihat pemain Sleman melakukan gol bunuh diri,” tegasnya.

Seperti diketahui, gol bunuh diri yang dilakukan oleh Komedi terjadi saat klubnya, PSIS Semarang tengah bertanding melawan PSS Sleman pada laga pamungkas kedua tim di pentas kompetisi Divisi Utama (DU) Liga Indonesia, Minggu (26/10).

“Sepakbola gajah” yang ditampilkan oleh kedua klub mengundang amarah semua pecinta sepakbola di Indonesia.

Akibatnya, Komedi harus menjalani sidang yang digelar oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI pada Selasa (28/10).

Artikel ini ditulis oleh:

Menkeu Imbau Seluruh Kementerian Untuk Berhemat

Jakarta, Aktual.co — Belum ditentukannya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro mengajak setiap kementerian untuk melakukan penghematan sebagai antisipasi penerimaan pajak yang berkurang.

“Untuk itu setiap kementerian diimbau melakukan penghematan secara natural. Ini bentuk antisipasi terhadap penerimaan pajak yang berkurang, meskipun akan tetap diupayakan agar penerimaan pajak maksimal,” ujar Bambang di Jakarta, Selasa (28/10).

Selain itu Bambang mengajak setiap kementerian untuk lebih efisien terhadap anggaran beberapa bulan terakhir.

“Kita harapkan setiap kementerian untuk mengefisiensikan anggaran yang beberapa bulan terakhir ini. Pokoknya kita ingin jaga defisit,” imbuhnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

A Yani: Menkum HAM Langgar UU

Jakarta, Aktual.co — Munculnya surat keputusan dari menteri hukum dan HAM bernomor M.HH-07.AH.11.01 tahun 2014 tentang status kepengurusan DPP yang sah diketuai oleh Romahurmziy (Romi) menjadi pertanyaan politisi PPP lainnya.

Salah satunya, dipertanyakan oleh  Sekretaris Majelis Pakar PPP, Ahmad Yani, menurut dia kalau SK itu benar ada maka pelanggaran pertama yang dilakukan Menkum HAM di pertama kerjanya.

“Kalau itu terjadi (terbitnya SK)  saya belum tahu, tapi kalau itu terjadi itu pelanggaran pertama yang dilakukan oleh Kemenkum HAM dan melanggar juga surat yang diterbitkan oleh dirjen AHU,” ucap Yani yang didampingi Fahri Hamzah, di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (28/10).

Ia pun menjelaskan, konflik internal yang dialami oleh PPP, sebenarnya sudah mendapat tindak lanjut dari Dirjen AHU. Menyusul terbitnya, surat yang memerintahkan agar menyelesaikan konflik yang ada di PPP ini melalui makmah partai dan sudah memutuskan rentan waktu tujuh hari, dari tanggal 11-18 Oktober 2014 untuk melaksanakan islah.

“Surat presiden yang kemarin itu, kita ingat adala betul-betul mentaati konstitusi, UU dengan sungguh-sungguh, kalau ada menteri Hukum dan HAM yang baru dilantik dengan menerbitkan SK muktamar PPP Surabaya sah, itu awal bisa dilakukan interpelasi. Paling tidak interplasi atau bisa ditingkatkan kepada hak menyatakan pendapat,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Wasit Pertandingan PSS Sleman vs PSIS Semarang Mengaku Tidak Tau Apa-apa

Jakarta, Aktual.co — Wasit kepala yang memimpin pertandingan antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang pada Minggu (26/10), Hulman Simangunsong, mengaku bahwa dirinya tidak tahu apakah lima gol bunuh diri yang terjadi pada laga tersebut merupakan rekayasa atau tidak.

Seperti diketahui, laga babak delapan besar Divisi Utama (DU) Liga Indonesia, yang mempertemukan PSS Sleman kontra PSIS Semarang, yang diselenggarakan di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, meninggalkan bekas yang memalukan.

Bagaimana tidak, kemenangan 3-2 untuk PSS Sleman, akibat tiga gol bunuh diri pemain PSIS. Begitu juga dengan dua gol milik klub kebanggaan rakyat Semarang.

“Saya tidak bisa menghentikan pertandingan, karena sudah sesuai peraturan dan tidak ada kejadian yang force majuer,” ujar Hulman ketika di temui di sekretariat PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (28/10).

“Soal gol bunuh diri atau proses terjadinya gol, itu masing-masing tim yang melakukan, saya menjalankan pertandingan sesuai peraturan,” ungkapnya.

Alhasil, kejadian janggal itu, mengharuskan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memanggil semua pihak yang terkait, termasuk Hulman sebagai pengadil lapangan.

Sementara itu, Hulman juga sebenarnya tidak mengira hasil pertandingan bisa seperti itu. Dari menit pertama ‘kick off’ Hulman merasa jalannya laga akan baik-baik saja, mengingat kedua tim sudah memastikan lolos ke babak berikutnya.

“Babak pertama tak ada masalah pertandingan berjalan santai mngkin karena kedua tim sudah dipastikan lolos. Hingga babak kedua hingga menit 78 tetap aman,” jelas Hulman.

Artikel ini ditulis oleh:

CEO PSIS Semarang Berdalih Tidak Atur Pertandingan Lawan PSS Sleman

Semarang, Aktual.co — CEO PSIS Semarang, AS Sukawijaya, berdalih jika gol bunuh diri yang dilakukan pemainnya, karena terprovokasi dari pemain PSS Sleman, yang lebih dulu melakukan gol bunuh diri.

“Mereka (PSS Sleman) melakukan bunuh diri, suporter mereka justru senang. Itu yang membuat pemain kami tersulut emosi,” kata dia dihubungi dari Semarang, Selasa (28/10).

Selain itu, Yoyok, panggilan akrab Sukawijaya, menuding pihak PSS Sleman lah yang melakukan pengaturan pertandingan dengan gol bunuh diri.

“PSS Sleman tiba-tiba melakukan aksi bunuh diri sebanyak dua kali. Padahal timnya justru bermain seperti biasa di babak pertama,” tegasnya.

Seperti diketahui, dalam pertandingan babak delapan besar Divisi Utama, antara PSS Sleman kontra PSIS Semarang, yang berakhir dengan skor 3-2, di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Minggu (26/10), dihujani dengan gol-gol bunuh diri dari masing-masing pemain.

Dan hal itu, dianggap mencederai azas fair play olahraga, khususnya sepakbola.

Ditegaskan Yoyok, jika pihaknya telah mengatur pertandingan untuk tidak menang, lebih baik pihaknya tidak berangkat ke Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara.

“Lho, kalau PSIS ingin hindari Borneo FC, kan mending kita tidak berangkat.  Kami tidak peduli mau lawan siapa saja,” tegas dia.

Kendati demikian, hasil akhir di pertandingan ini tak mempengaruhi peringkat di klasemen akhir. Karena kedua tim telah lolos ke semi final babak delapan besar Divisi Utama.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain