18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42876

Parabowo – Hatta Nomor Satu, Jokowi – JK Nomor Dua

Dua pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, serta Joko Widodo dan Jusuf Kalla, memperlihatkan no urut capres di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Minggu (1/6/2014). KPU telah menetapkan pasangan Prabowo – Hatta mendapat no urut 1, sedangkan pasangan Jokowi – JK mendapatkan no urut 2. penetapan nomor ini sebagai penentu poster daftar pasangan calon tetap. Poster itu akan memuat nama, foto, dan partai pengusung. Aktual/Tino Oktaviano

Pancasila Sebagai Rancangan Dasar dan Falsafah Negara



Jakarta, Aktual.co —Dalam pidatonya pada 1 Juni 1945 Soekarno mengusulkan lima prinsip dasar Negara yang didasarkan atas karakteristik bangsa Indonesia yakni Gotong Royong. Lima Prinsip itu diantaranya :

(1) Nasionalisme atau kebangsaan Indonesia .
(2) Internasionalisme atau peri kemanusiaan
(3) Mufakat atau demokrasi.
(4) Kesejahteraan sosial.
(5) Ketuhanan yang berkebudayaan.

Dari lima dasar Pancasila, selanjutnya Soekarno mengusulkan Trisila, yang merupakan perasan dari Pancasila, yaitu: socio-nationalism, socio-democratie, dan Ketuhanan, dan dari Trisila ini kemudian Soekarno juga mengusulkan Ekasila, yaitu Gotong Royong”.

Pada 22 Juni 1945 Panitia Sembilan yang dibentuk oleh Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) merumuskan kembali secara bersama-sama konsep Pancasila usulan Soekarno. Panitia itu berhasil menyusun sebuah naskah yang oleh Mohammad Yamin dinamakan “Piagam Jakarta”. Naskah itu menetapkan Pancasila sebagai rancangan Dasar dan Falsafah Negara RI.

Dalam Piagam Jakarta, Panitia Sembilan menyepakati Pancasila adalah sebagai berikut :

(1) Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
(2) Kemanusiaan yang adil dan beradab.
(3) Persatuan Indonesia
(4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
(5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sejarah juga mencatat, terjadi perdebatan sengit di rumusan pertama Pancasila yang menyebut “…kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Akhirnya terjadi kesepakatan bahwa rumusannya cukup “Ketuhanan Yang Maha Esa” mengingat kalimat ini lebih universal dan bisa diterima oleh semua agama dan kepercayaan yang hidup di Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Warnoto

Hatta Rajasa didampingi Istri Silaturahmi Kerumah Gus Dur

Cawapres Hatta Rajasa ditemani istrinya Oke Hatta Rajasa berbincang saat bertemu Istri (Alm) Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Sinta Nuriyah, didampingi putri Gus Dur, Yenny Wahid di kediamannya Jalan Warung Silah, Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (31/5/2014). Selain meminta restu, Hatta juga meminta doa agar dimudahkan jalan dalam menghadapi pemilihan presiden 9 Juli mendatang. Dan minta didoakan agar Indonesia dapat menjalani pilpres dengan lancar dan tak ada bentrok. Aktual/Tino Oktaviano

Deklarasi Aktivis Muda Muhammadiyah Dukung Jokowi-JK

Cawapres Jusuf Kalla (tengah) mengangkat tangan bersama saat acara Deklarasi “Gerakan Nasional Relawan Matahari Indonesia” untuk kemenangan Jokowi-JK di Gedung Perwari, Jakarta, Sabtu (31/5/2014). RMI yang terdiri atas aktivis muda Muhammadiyah ini menyatakan dukungan mereka kepada pasangan capres-cawapres Jokowi-JK. Aktual/Tino Oktaviano

Ormas Pemuda Panca Marga Deklarasikan Dukung Prabowo Capres 2014

Capres Prabowo Subianto, mendapat dukungan dari Pemuda Panca Marga (PPM), sebuah organisasi kemasyarakatan yang dipimpin Abraham Lunggana atau lulung saat deklarasi di Jakarta, Jumat (30/5/2014). PPM mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo-Hatta di Pilpres 9 Juli mendatang. Aktual/Tino Oktaviano

Keterangan Plt Menteri Agama Terkait Penguduran Diri Anggito sebagai Dirjen PHU

Pelaksana Tugas Menteri Agama Agung Laksono (kanan) bersama Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar (kiri) bersiap melakukan jumpa pers di Kementrian Agama terkait mundurnya Dirjen Penyelenggara Haji & Umrah (PHU) Anggito Abimanyu, Jumat (30/5/2014). Anggito digantikan Abdul Jamil yang sebelumnya menjabat Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag. Aktual/Tino Oktaviano

Berita Lain