16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42901

Anggoro Jalani Sidang Perdana

Terdakwa perkara suap proyek pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT), Anggoro Widjojo, duduk di kursi persidangan saat menjalani sidang perdana di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu (23/4/2014). Perkara suap SKRT ini menyeret sejumlah anggota dewan. Beberapa anggota komisi IV DPR saat itu disebut menerima uang suap dari Anggoro. Suap diberikan agar anggaran proyek SKRT bisa dicairkan dan PT Masaro Radiokom, perusahaan milik Anggoro bisa menggarap proyek itu. Aktual/Tino Oktaviano

Jam Tangan Sang Jenderal

Panglima TNI Jenderal Moeldoko, menunjukan jam tangan yang dipakainya kepada media usai pertemuan Philipina-Indonesia (Philindo) Military Corporation digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (23/04/2014). Jenderal Moeldoko menjelaskan seputar pemberitaan Media Singapura yang mengupas soal koleksi jam tangannya. Dalam berita itu ditulis soal harga jam belasan ribu dollar US yang dipakai Moeldoko. Namun Moeldoko menepis pemberitaan itu dengan menyebut jam tangannya seharga Rp 5 juta. Aktual/Tino Oktaviano

Baliho Raksasa Roboh

Sejumlah anggota pemadam kebakaran membongkar baliho raksasa yang roboh di kawasan jalan S Parman, Jakarta Barat, Selasa (22/4/2014). Hujan deras yang melanda Jakarta membuat sejumlah pohon dan baliho roboh. Baliho ini menimpa tiga buah mobil dan satu buah motor. Aktual/Tino Oktaviano

Relawan Suara Hati Rakyat Deklarasikan Duet Prabowo – JK

Relawan yang mengatasnamakan Suara Hati Rakyat mendukung Jusuf Kalla (JK) sebagai pendamping capres dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, membagi bagikan stiker kepada warga di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (22/2014. Dukungan itu, diberikan kepada Prabowo – JK sebagai pasangan ideal. Prabowo-JK merupakan dua tokoh yang diharapkan bangsa Indonesia. Aktual/Tino Oktaviano

HMI Desak KPU bertanggung jawab Terhadap Kecurangan Pemilu 2014

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Progresif melakukan aksi di depan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2014). Mereka meminta KPU harus bertanggung jawab dibalik kecurangan dan manipulasi dalam penyelenggaraan Pemilu 2014. Juga mendesak DPR untuk meninjau hasil kerja KPU yang cacat. Aktual/Tino Oktaviano

Penjelasan BCA Soal Kasus Pajak yang Membelitnya

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Jahja Setiaatmadja didampingi para direksi menyampaikan informasi kasus perpajakan yang terjadi pada tahun 1999 di kantor BBCA, Jakarta, Selasa (22/4/2014). Kronologis perpajakan BCA untuk tahun fiskal 1998, BCA mengalami kerugian fiskal sebesar Rp29,2 triliun yang merupakan akibat dari krisis ekonomi. Berdasarkan UU yang berlaku, maka kerugian dimaksud dapat dikompensasikan dengan penghasilan (tax loss carry forward) mulai tahun pajak berikutnya berturut-turut sampai dengan lima tahun. Selanjutnya, pada 1999 BCA sudah mulai membukukan laba fiskal pada 1999 sebesar Rp174 miliar. Namun, pada 2002, Ditjen Pajak telah melakukan koreksi laba fiskal periode 1999 menjadi Rp 6,78 triliun. Di dalam nilai tersebut terdapat koreksi yang terkait dengan transaksi pengalihan aset termasuk jaminan sebesar Rp5,77 triliun yang dilakukan dengan proses jual beli dengan BPPN yang tertuang dalam perjanjian jual beli dan penyerahan piutang. Aktual/Aktual/Tino Oktaviano

Berita Lain