Sejumlah pengendara menuntun motornya yang mogok setelah nekat menerobos banjir yang menggenangi kawasan jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (22/2/2014). Hujan yang turun sejak pagi dan tidak berfungsinya saluran air dengan baik menyebabkan sebagian jalan di Jakarta tergenang air. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah pengendara menuntun motornya yang mogok setelah nekat menerobos banjir yang menggenangi kawasan jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (22/2/2014). Hujan yang turun sejak pagi dan tidak berfungsinya saluran air dengan baik menyebabkan sebagian jalan di Jakarta tergenang air. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah pengendara menuntun motornya yang mogok setelah nekat menerobos banjir yang menggenangi kawasan jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (22/2/2014). Hujan yang turun sejak pagi dan tidak berfungsinya saluran air dengan baik menyebabkan sebagian jalan di Jakarta tergenang air. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah pengendara menuntun motornya yang mogok setelah nekat menerobos banjir yang menggenangi kawasan jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (22/2/2014). Hujan yang turun sejak pagi dan tidak berfungsinya saluran air dengan baik menyebabkan sebagian jalan di Jakarta tergenang air. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah pengendara menuntun motornya yang mogok setelah nekat menerobos banjir yang menggenangi kawasan jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (22/2/2014). Hujan yang turun sejak pagi dan tidak berfungsinya saluran air dengan baik menyebabkan sebagian jalan di Jakarta tergenang air. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah pengendara menuntun motornya yang mogok setelah nekat menerobos banjir yang menggenangi kawasan jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (22/2/2014). Hujan yang turun sejak pagi dan tidak berfungsinya saluran air dengan baik menyebabkan sebagian jalan di Jakarta tergenang air. Aktual/Tino Oktaviano
Politisi PDIP Budiman Sujatmiko, bersama Tokoh Betawi Ridwan Saidi, Pengamat Politik Charta Politica Yunarto Wijaya dan Founder Politicawave Yose Rizal menjadi pembicara dalam diskusi polemik di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (22/2/2014). Dalam kesempatan tersebut Budiman mengatakan soal penyadapan itu sendiri tindak lanjutnya diserahkan kepada Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo. Namun Jokowi sebagai pihak yang disadap pun masih enggan membawa kasus ini ke ranah hukum. Aktual/Tino Oktaviano
Politisi PDIP Budiman Sujatmiko, bersama Tokoh Betawi Ridwan Saidi, Pengamat Politik Charta Politica Yunarto Wijaya dan Founder Politicawave Yose Rizal menjadi pembicara dalam diskusi polemik di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (22/2/2014). Dalam kesempatan tersebut Budiman mengatakan soal penyadapan itu sendiri tindak lanjutnya diserahkan kepada Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo. Namun Jokowi sebagai pihak yang disadap pun masih enggan membawa kasus ini ke ranah hukum. Aktual/Tino Oktaviano
Politisi PDIP Budiman Sujatmiko, bersama Tokoh Betawi Ridwan Saidi, Pengamat Politik Charta Politica Yunarto Wijaya dan Founder Politicawave Yose Rizal menjadi pembicara dalam diskusi polemik di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (22/2/2014). Dalam kesempatan tersebut Budiman mengatakan soal penyadapan itu sendiri tindak lanjutnya diserahkan kepada Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo. Namun Jokowi sebagai pihak yang disadap pun masih enggan membawa kasus ini ke ranah hukum. Aktual/Tino Oktaviano
Politisi PDIP Budiman Sujatmiko, bersama Tokoh Betawi Ridwan Saidi, Pengamat Politik Charta Politica Yunarto Wijaya dan Founder Politicawave Yose Rizal menjadi pembicara dalam diskusi polemik di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (22/2/2014). Dalam kesempatan tersebut Budiman mengatakan soal penyadapan itu sendiri tindak lanjutnya diserahkan kepada Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo. Namun Jokowi sebagai pihak yang disadap pun masih enggan membawa kasus ini ke ranah hukum. Aktual/Tino Oktaviano
Politisi PDIP Budiman Sujatmiko, bersama Tokoh Betawi Ridwan Saidi, Pengamat Politik Charta Politica Yunarto Wijaya dan Founder Politicawave Yose Rizal menjadi pembicara dalam diskusi polemik di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (22/2/2014). Dalam kesempatan tersebut Budiman mengatakan soal penyadapan itu sendiri tindak lanjutnya diserahkan kepada Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo. Namun Jokowi sebagai pihak yang disadap pun masih enggan membawa kasus ini ke ranah hukum. Aktual/Tino Oktaviano
Jakarta, Aktual.co — Bank Indonesia dan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim POLRI ) memusnahkan temuan uang rupiah palsu, pada Kamis 20 Februari 2014 di Gedung BI. Disaksikan oleh Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Lambok Antonius Siahaan dan Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigadir jendral Polisi Arief Sulistyanto. Pemusnahan uang palsu tersebut menggunakan Mesin Racik Uang Kertas yang dimiliki oleh BI. Uang palsu yang dimusnahkan sebanyak 135.110 lembar:
a. Pecahan Rp100.000 sebanyak 67.278 lembar b. Pecahan Rp50.000 sebanyak 56.764 lembar c. Pecahan Rp20.000 sebanyak 5.033 lembar d. Pecahan Rp10.000 sebanyak 3.553 lembar e. Pecahan Rp5.000 sebanyak 2.460 lembar f. Pecahan Rp2.000 sebanyak 19 lembar, dan g. Pecahan Rp1.000 sebanyak 3 lembar.
Uang rupiah palsu yang dimusnahkan ini merupakan hasil temuan sekaligus proses penyortiran uang kertas di BI dan laporan masyarakat kepada Kepolisian serta Perbankan, yang kemudian diserahkan kepada Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim POLRI. Temuan uang rupiah palsu itu terkumpul sejak 2008 sampai 2013. Dan saat ini tersimpan di Bareskrim POLRI. Praktek pemalsuan uang rupiah bukan hanya merugikan masyarakat, namun juga merendahkan Rupiah sebagai salah satu simbol Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Semoga Anda lebih waspada dan lebih berhati-hati dalam menerima uang saat melakukan transaksi jual beli . Namun jika anda belum memahami ciri-ciri dan praktik menganalisis uang palsu. Bank Indonesia juga menyediakan laboratorium Conterfeit Analysis Centre (BICAC) untuk melakukan pemeriksaan laboratoris terhadap barang bukti uang rupiah yang diduga palsu. Disamping itu, Bank Indonesia dan Bareskrim POLRI juga melakukan kerjasama pengajaran pada program pendidikan yang dilaksanakan baik di Bank Indonesia maupun di Kepolisian Republik Indonesia.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) mengecek persiapan Apel Siaga Perubahan dan Pelantikan Dewan Pengurus Ranting se-Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2014). Acara yang rencananya dihadiri lebih dari 100 ribu kader dan simpatisan Partai NasDem itu akan berlangsung pada hari Minggu 23 Februari 2014. Aktual/Tino Oktaviano
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) mengecek persiapan Apel Siaga Perubahan dan Pelantikan Dewan Pengurus Ranting se-Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2014). Acara yang rencananya dihadiri lebih dari 100 ribu kader dan simpatisan Partai NasDem itu akan berlangsung pada hari Minggu 23 Februari 2014. Aktual/Tino Oktaviano
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) mengecek persiapan Apel Siaga Perubahan dan Pelantikan Dewan Pengurus Ranting se-Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2014). Acara yang rencananya dihadiri lebih dari 100 ribu kader dan simpatisan Partai NasDem itu akan berlangsung pada hari Minggu 23 Februari 2014. Aktual/Tino Oktaviano
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) mengecek persiapan Apel Siaga Perubahan dan Pelantikan Dewan Pengurus Ranting se-Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2014). Acara yang rencananya dihadiri lebih dari 100 ribu kader dan simpatisan Partai NasDem itu akan berlangsung pada hari Minggu 23 Februari 2014. Aktual/Tino Oktaviano
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) mengecek persiapan Apel Siaga Perubahan dan Pelantikan Dewan Pengurus Ranting se-Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2014). Acara yang rencananya dihadiri lebih dari 100 ribu kader dan simpatisan Partai NasDem itu akan berlangsung pada hari Minggu 23 Februari 2014. Aktual/Tino Oktaviano
Salah satu peserta konvensi calon presiden dari Partai Demokrat, Jend. Purn. H. Pramono Edhie Wibowo saat sholat jumat berjamaah bersama warga di Mesjid Besar Al-Ikhlas, Jl. Jend. Sudirman RT.45, Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/2/2014). Rencananya Pramono akan menyampaikan gagasan tersebut pada “Debat Bernegara” bersama sebelas Peserta Konvensi Capres Partai Demokrat yang akan diselenggarakan di Hotel Novotel, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (22/2) besok. Aktual/Rumgawo
Salah satu peserta konvensi calon presiden dari Partai Demokrat, Jend. Purn. H. Pramono Edhie Wibowo saat sholat jumat berjamaah bersama warga di Mesjid Besar Al-Ikhlas, Jl. Jend. Sudirman RT.45, Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/2/2014). Rencananya Pramono akan menyampaikan gagasan tersebut pada “Debat Bernegara” bersama sebelas Peserta Konvensi Capres Partai Demokrat yang akan diselenggarakan di Hotel Novotel, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (22/2) besok. Aktual/Rumgawo
Salah satu peserta konvensi calon presiden dari Partai Demokrat, Jend. Purn. H. Pramono Edhie Wibowo saat sholat jumat berjamaah bersama warga di Mesjid Besar Al-Ikhlas, Jl. Jend. Sudirman RT.45, Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/2/2014). Rencananya Pramono akan menyampaikan gagasan tersebut pada “Debat Bernegara” bersama sebelas Peserta Konvensi Capres Partai Demokrat yang akan diselenggarakan di Hotel Novotel, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (22/2) besok. Aktual/Rumgawo
Salah satu peserta konvensi calon presiden dari Partai Demokrat, Jend. Purn. H. Pramono Edhie Wibowo saat sholat jumat berjamaah bersama warga di Mesjid Besar Al-Ikhlas, Jl. Jend. Sudirman RT.45, Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/2/2014). Rencananya Pramono akan menyampaikan gagasan tersebut pada “Debat Bernegara” bersama sebelas Peserta Konvensi Capres Partai Demokrat yang akan diselenggarakan di Hotel Novotel, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (22/2) besok. Aktual/Rumgawo
Salah satu peserta konvensi calon presiden dari Partai Demokrat, Jend. Purn. H. Pramono Edhie Wibowo saat sholat jumat berjamaah bersama warga di Mesjid Besar Al-Ikhlas, Jl. Jend. Sudirman RT.45, Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/2/2014). Rencananya Pramono akan menyampaikan gagasan tersebut pada “Debat Bernegara” bersama sebelas Peserta Konvensi Capres Partai Demokrat yang akan diselenggarakan di Hotel Novotel, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (22/2) besok. Aktual/Rumgawo
Salah satu peserta konvensi calon presiden dari Partai Demokrat, Jend. Purn. H. Pramono Edhie Wibowo saat sholat jumat berjamaah bersama warga di Mesjid Besar Al-Ikhlas, Jl. Jend. Sudirman RT.45, Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/2/2014). Rencananya Pramono akan menyampaikan gagasan tersebut pada “Debat Bernegara” bersama sebelas Peserta Konvensi Capres Partai Demokrat yang akan diselenggarakan di Hotel Novotel, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (22/2) besok. Aktual/Rumgawo
Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso (kanan) menerima Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (kiri), di Ruang Kerja Wakil Ketua DPR Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2014). Pertemuan antara Priyo Budi Santoso, dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, antara lain untuk untuk mengklarifikasi proses pemilihan Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang dinilai tidak sesuai prosedur, sehingga memunculkan wacana rencana mundurnya Tri Rismaharini dari jabatannya. Aktual/Tino Oktaviano
Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso (kanan) menerima Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (kiri), di Ruang Kerja Wakil Ketua DPR Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2014). Pertemuan antara Priyo Budi Santoso, dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, antara lain untuk untuk mengklarifikasi proses pemilihan Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang dinilai tidak sesuai prosedur, sehingga memunculkan wacana rencana mundurnya Tri Rismaharini dari jabatannya. Aktual/Tino Oktaviano
Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso (kanan) menerima Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (kiri), di Ruang Kerja Wakil Ketua DPR Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2014). Pertemuan antara Priyo Budi Santoso, dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, antara lain untuk untuk mengklarifikasi proses pemilihan Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang dinilai tidak sesuai prosedur, sehingga memunculkan wacana rencana mundurnya Tri Rismaharini dari jabatannya. Aktual/Tino Oktaviano
Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso (kanan) menerima Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (kiri), di Ruang Kerja Wakil Ketua DPR Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2014). Pertemuan antara Priyo Budi Santoso, dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, antara lain untuk untuk mengklarifikasi proses pemilihan Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang dinilai tidak sesuai prosedur, sehingga memunculkan wacana rencana mundurnya Tri Rismaharini dari jabatannya. Aktual/Tino Oktaviano
Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso (kanan) menerima Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (kiri), di Ruang Kerja Wakil Ketua DPR Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2014). Pertemuan antara Priyo Budi Santoso, dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, antara lain untuk untuk mengklarifikasi proses pemilihan Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang dinilai tidak sesuai prosedur, sehingga memunculkan wacana rencana mundurnya Tri Rismaharini dari jabatannya. Aktual/Tino Oktaviano